Cinta Jessika

Cinta Jessika
Payah


__ADS_3

Andre menurunkan istri yang digendongnya di ranjang tidur mereka. Ia membaringkan istrinya kemudian ikut naik ke atas ranjang. Ia ikut berbaring didekat istrinya. Andre berbaring menghadap istrinya dengan kepalanya yang ia topang dengan sebelah tangannya.


"Tadinya aku ingin melihat seberapa besar usahamu untuk menggoda diriku sayang, tapi sayangnya kamu tak pandai dalam menggodaku apalagi merayuku. Payah sekali istriku ini." ucap Andre tersenyum sembari menggoyangkan dagu lamcip milik istrinya.


Jessica terlihat memanyunkan bibirnya karena tidak terima dikatakan payah oleh suaminya sendiri. Andre yang melihat Jessica memanyunkan bibirnya langsung mencapit bibir Jessica dengan kedua jemarinya.


"Auu...sakit Kak. Tunggu - tunggu dari mana kamu tahu aku mau menggodamu? Jangan-jangan Kak Andre menguping pembicaraanku dengan Mami di telepon tadi ya?" Jessica bertanya dengan menatap wajah suaminya.


"Hemmm tentu... tadinya ekspektasiku tinggi pada mu sayang, tapi ternyata kamu begitu payah dalam merayuku." jawab Andre sembari membelai rambut istrinya.


"Aishh... Ganteng-ganteng selain mesum ternyata kamu seperti Carlota juga Kak." balas Jessica yang tidak terima terus di sebut payah oleh suaminya.


"Carlota??" tanya Andre.


"Iya Carlota. Jangan bilang Kak Andre tidak kenal siapa Carlota itu! Dia itu artis terkenal kak. Payah sekali suamiku tak mengenalnya." Jessica membalas mengumpati Andre sekarang.


"Aku memang tak mengenalnya sayang, bagus dong jika suami mu ini mirip artis terkenal." sahut Andre yang membuat Jessica tersenyum mengejek suaminya.


Andre memang benar tidak mengetahui siapa Carlota yang dimaksud Jessica.


"Ck..Kak Andre apa kau benar-benar tidak tahu Carlota itu siapa? Dia itu pelayan yang sukanya menguping pembicaraan orang di serial tv telenovela tahun 90an dan asal Kak Andre tau ya aku ini memang tak pandai menggoda dan merayumu karena aku ini bukan wanita yang berpengalaman dalam hal cinta dan bercinta Kak, tapi Kak Andre tenang saja aku ini orangnya mudah belajar kok. Bukannya Kak Andre sendiri yang bilang aku ini istri yang dalam masa training. Jadi tolong ya Coach, Coaching istrimu ini dengan benar. Jangan asal mengatakan aku ini payah, jika aku ini payah itu artinya suaminya juga payah bukan? Suaminya tidak bisa mengajari istrinya dengan baik." terang Jessica yang membuat Andre pada awalnya mengerutkan alisnya kemudian tersenyum nakal mendengar kalimat terakhir yang diucapkan istrinya.


"Rupanya kamu tak terima aku katakan payah sayang, baiklah maafkan mulut nakalku ini ya. Sekarang bagaimana kalau kita mulai sesi pelajaran bercinta kita malam ini. Aku akan mengajari mu bagaimana cara menggoda suami yang baik. Tidak perlu pakai teori kita langsung praktek saja. Bukankah pelajaran praktek lebih menyenangkan daripada teori?"sahut Andre dengan tatapan mesumnya.


"Jangan sekarang kak, aku nggantuk! Besok aja oke?!" tolak Jessica.


"Jangan suka menunda - nunda sesuatu sayang! Kunci orang sukses itu tidak suka menunda-nunda sesuatu sayang." balas Andre kemudian ia mulai mengikis jarak diantara mereka.


"Ahh... Jangan deket-deket Kak, please Kak Andre jangan sekarang!" tolak Jessica dengan mendorong pelan tubuh suaminya.


Andre tak perduli ia terus mendekat. Ia mendekatkan wajahnya ke leher jenjang Jessica. Ia menciumi area leher Jessica yang membuat empunya tak bisa diam karena kegelian.


"Ah...kak udah geli!" ucap Jessica namun kedua tangannya merangkul kepala suaminya. Mulut dan bahasa tubuhnya berkata lain.

__ADS_1


Andre terus menyiumi leher istrinya mencium aroma vanila tubuh Jessica sesekali ia menyesap dalam leher istrinya, ia membuat tanda kepemilikan disana. Jangan ditanya kemana tangan Andre. Tangan itu sudah bergeriliya meraba setiap lekuk tubuh istrinya dan berhenti tepat di tempat yang begitu empuk dan kenyal.


Jessica begitu menikmati permainan Andre. Hingga ia tak sabar meminta Andre segera memasuki gua kenikmatan miliknya.


"Kak...ughhh...ayo aku sudah gak tahan." Jessica menghentikan aktivitas Andre di bawah sana dengan tangan nakalnya. Ia membantu suaminya membuka pakaian suaminya.


"Tadinya katanya ngantuk tapi sekarang bilang gak tahan." cibir Andre ketik Jessica begitu semangat membantunya membuka pakaiannya.


"Kak Andre terlalu banyak cincau." ucap Jessica seketka itu juga ia mendorong tubuh suaminya hingga jatuh terlentang di atas kasur.


"Cincau??" Andre membeo tak mengerti bahasa istrinya.


Jessica tak menanggapi ke-tak mengertian suaminya dengan gaya bahasanya. Ia malah memilih sibuk memainkan junior milik Andre. Malam ini Jessica kembali memimpin permainan hingga ia jatuh tertidur lemas diatas tubuh suaminya.


"Aku tak menyangka istriku begitu agresif jika di atas ranjang sayang." batin Andre yang sibuk membelai rambut istri kesayangannya.


*


*


*


Mbok Tina nama pelayan yang kini berada di dalam kamar pribadi Tuan dan Nyonya-nya ini. Ia melihat sepasang suami istri ini masih tertidur lelap di dalam selimut saling berpelukan.


Mbok Tina menghampiri Andre yang tidur di tepi ranjang sebelah kanan.


"Tuan...Tuan...Maaf Tuan...Tuan Jimmy sudah datang menjemput Anda." Mbok Tina mengguncang kaki Tuannya.


Andre mengerjapkan matanya melihat Mbok Tina yang berada di dalam kamarnya.


"Ada apa Mbok?" tanya Andre dengan suara paraunya.


"Maaf Tuan saya tidak sopan dan lancang membangunkan Tuan."jawab Mbok Tina sembari menundukan wajahnya.

__ADS_1


"Ya tidak apa-apa Mbok, saya tidak akan marah. Katakan ada apa?"


"Maaf Tuan, saya ingin memberitahukan bahwa Tuan Jimmy sudah datang dari dua jam yang lalu untuk menjemput Tuan dan Nyonya."


Andre segera melihat jam dinding di kamarnya. Nampak jam sudah menunjukan pukul 08.30 pagi.


"Oh.. Astaga... Terima kasih sudah membangunkan saya Mbok. Sekarang Mbok boleh keluar saya akan bersiap-siap untuk turun kebawah. Tolong siapkan sarapan untuk kami ya Mbok. Jangan lupa susu coklat hangat untuk istri saya ya Mbok!"


"Baik Tuan, saya keluar dulu." Mbok Tina pun keluar dari kamar pribadi Tuan dan Nyonya-nya itu.


Setelah Mbok Tina keluar Andre segera membangunkan istri tercintanya yang masih tertidur begitu pulas. Andre membangunkan istrinya dengan menghujani ciuman di wajah istrinya.


"Kak... Jangan ganggu aku masih ngantuk." ucap Jessica dengan suara seraknya dan mata yang masih terpejam.


"Bangun sayang ini sudah cukup siang untuk kamu terus tidur seperti ini. Kita sudah harus bersiap-siap untuk berangkat ke Paris." ucap Andre berbisik di telinga Jessica yang terlihat masih enggan untuk bangun dari tidurnya.


"Lima menit lagi kak please!"


"Tidak sayang lima menit mu itu satu jam, kamu ini benar-benar putri tidur."


"Hemmm...Kak...Jangan kak!!"pekik Jessica ketika Andre menggendong tubuhnya.


Jessica segera bangun dan turun dari gendongan Andre. Ia sudah tahu pasti Andre akan membawanya ke kamar mandi dan menurunkannya di bathtub yang berisi air dingin didalamnya. Seperti yang pernah dilakukan Andre saat Jessica tinggal di apartemen Andre pada waktu lalu.


"Suami kejam." Gerutu Jessica sembari memegang erat selimut yang menutupi tubuh polosnya.


"Ayo jangan ngambek, kita harus segera mandi, tidak enak dengan Jimmy yang sudah dua jam menunggu kita di bawah." ucap Andre ketika merangkul tubuh istrinya untuk pergi bersama ke kamar mandi.


"Kita mandi bareng kak?"


"Iya biar cepat."


"Hah... gak mungkin pasti makin lama."

__ADS_1


"Tidak sayang pasti cepet kok, memang mau ngapain di kamar mandi lama- lama hemmm?" Andre mengerakan alisnya sembari tersenyum penuh arti.


__ADS_2