Cinta Jessika

Cinta Jessika
Siapa wanita itu


__ADS_3

"Mommy tolong duduklah! Tenangkan dirimu! Ada apa sebenarnya? Kenapa Mommy seterkejut ini hum?" ucap Andre yang kemudian merangkul tubuh sang istri yang terlihat begitu marah, Jessica terus menatap Leon dengan tatapan tajam meskipun Andre terus memalingkan wajah sang istri untuk menatap dirinya.


"Hai Mommy, kamu kenapa hum? Lihat aku, katakan ada apa?" Tanya Andre sekali lagi dengan menangkupkan wajah sang istri. Namun Jessica malah diam dan melepaskan tangan Andre yang sedang menangkupkan wajahnya.


Andre sungguh tak mengetahui penyebab apa yang membuat sang istri semarah itu pada Leon, hingga sang istri sama sekali tak mau melepaskan tatapan tajamnya terhadap Kakak ipar yang sangat menyebalkannya itu. Andre berkali-kali memainkan matanya, seakan bertanya pada Leon, Endah dan juga Jimmy penyebab apa yang membuat istrinya terlihat emosional. Tapi semuanya kompak menggerakkan bahunya seakan menjawab ketidak tahuan mereka.


Nico yang tak sengaja melihat putrinya tengah berdiri dalam keadaan marah pun segera membuka kapas penutup telinganya. Ia ingin mengetahui ada keributan apa yang menyebabkan putrinya marah. Ia juga melakukan hal yang sama seperti Andre, ia bertanya melalui sorot matanya kepada istri, anak dan juga menantunya, namun nihil, tak ada satu pun dari mereka yang mengetahui penyebab kemarahan Jessica. Akhirnya ia memutuskan untuk menunggu dengan diam agar ia mengetahui pasti jawaban dari pertanyaannya.


"Aku paling tidak suka dengan pengkhianatan," Jessica membuka suaranya kembali dengan pandangan mata yang fokus menatap Leon. Kalimat yang baru saja Jessica lontarkan, membuat Leon sulit menelan salivanya.


"Sial, kesalah pahaman ini akan berlanjut dan semakin runyam karena Jessica sudah mengetahuinya dan tak lama lagi pasti Endah mengetahuinya dan aghhh .... dasar wanita sulit sekali untuk mengerti dengan penjelasan ku," umpat Leon dalam hatinya.


"Kak Andre selingkuh Jess?" tanya Endah dengan mata membola menatap Andre. Pertanyaan Endah seakan menuduh Andre yang berselingkuh. Andre yang tak terima dengan tuduhan Endah segera membantahnya.


"Apa? Aku selingkuh? Tidak, aku masih sayang nyawa ku, tidak pernah terbesit di pikiran dan hatiku untuk berselingkuh dari istri tercintaku, mendapatkannya saja sulit, tidak mungkin aku sia-siakan begitu saja istri tercinta ku," bantah Andre dengan cepat sambil menggerakkan kedua tangannya di depan dadanya.


Semua anggota keluarga terkecuali Leon yang mendengar ucapan Jessica di buat bingung dengan apa yang dimaksud Jessica dengan ucapannya. Endah yang dalam mode kekenyangan merasa sangat sulit untuk berpikir maksud dari ucapan adiknya itu. Ia masih membutuhkan clue untuk mengerti maksud dari ucapan adiknya agar tak salah menuduh lagi.


"Haddoh kalau kenyang kenapa otak gue mendadak bodoh 'sih? Kenapa gue jadi nuduh Kak Andre, dia mana berani selingkuh?" umpat Endah dengan suara pelannya. Jimmy sedikit menyunggingkan senyumnya mendengar umpatan istrinya pada dirinya sendiri.

__ADS_1


"Kemasi barang-barang mu Ann, pulanglah! Jika keberadaan mu tidak lagi di hargai disini!" Ucap Jessica lagi dengan melirik Anna yang duduk tenang di sampingnya.


Seketika Endah paham dengan apa yang dimaksud adiknya itu, ia langsung berdiri dari duduknya sambil menggebrak meja makan tentunya. Tak perduli dengan kehamilannya, ia berjalan dengan cepat ke arah Leon, meskipun tadi perut buncitnya itu sedikit menghantam meja yang membuat Andre dan Jimmy yang melihatnya terasa ngilu, tapi Endah mana bisa di hentikan jika sudah berapi-api seperti ini.


Dengan berkacak pinggang, ibu hamil yang satu ini berdiri menatap Leon yang mulai terlihat jengah dengan keributan karena salah paham antara dirinya dan sang istri.


"Katakan wanita busuk mana yang menarik perhatian mu, bang? Bisa-bisanya istri sedang hamil kau main gila, kamu sudah bosan hidup hah?" tanya Endah yang membuat Nico menyembur minumannya karena terkejut.


Lestari segera memberikan tissue pada Nico dan menepuk pelan punggung sang suami yang baru saja tersedak. Kata-kata yang di lontarkan Endah tak hanya membuat Nico terkejut tapi juga dengan Andre dan Jimmy. Ini bukan sekedar tuduhan jika istri-istri mereka sudah berapi-api seperti ini.


Kedua pria itu kini menatap Leon dengan rasa penuh amarah, namun kedua pria itu tak meluapkan amarahnya seperti istri - istri mereka. Tatapan ketiganya pun bertemu, tatapan Andre dan Jimmy seakan meminta penjelasan dari Leon dan Leon pun menjawab dengan tatapannya, bahwa nanti ia akan menjelaskannya pada mereka duduk persoalan yang sebenarnya.


Ia berdiri bersandar dengan tangan kanan yang ia topangkan di atas meja dan tangan kirinya mengangkat dagu Leon untuk menatap dirinya.


"Aku harus jawab apa?" Jawab Leon yang malah bertanya, membuat Endah naik pitam.


"Jawab apa kau bilang? Jadi benar kau selingkuh Bang?" Tanya Endah lagi dengan penekanan.


"Menurut sudut pandang kakak iparmu aku selingkuh, tapi menurut sudut pandangku, aku tidak selingkuh," jawab Leon dengan santainya.

__ADS_1


Endah membalikkan tubuhnya dan meminta sang ibu untuk pindah tempat duduk, karena perutnya mulai keram.


"Bu, duduklah di bangku lain! Aku dan cucu-cucu mu ingin duduk," pinta Endah dengan wajah sedikit meringis.


Lestari segera bangkit dari kursi duduknya dan memberikan kursi itu pada Endah. Endah kemudian duduk tepat di samping Leon dengan posisi kursi yang menghadap Leon.


"Kau mau apa duduk disini? Mau mengintrogasi diriku?" Tanya Leon dengan tatapan sinisnya. Jujur Leon paling tidak suka masalah rumah tangganya dicampuri oleh orang lain meskipun itu adalah saudaranya sendiri.


"Menghabisi nyawamu lebih tepatnya," jawab Endah asal.


"Ck, kau pikir, kau ini malaikat pencabut nyawa?" Balas Leon dengan tatapan sengitnya.


"Sudah jangan banyak omong, katakan saja apa benar kau selingkuh? Siapa wanita busuk yang menjadi selingkuhan mu?" Cecar Endah pada Leon yang membuat Leon tersenyum sinis menatap Anna kemudian beralih pada Jessica dan Endah.


"Aku sudah bilang tadi, aku merasa tidak selingkuh tapi menurut kakak ipar tercintamu aku ini selingkuh," jawaban Leon sama sekali tak membuat Endah maupun Jessica puas. Keduanya ingin kembali melontarkan pertanyaan pada Leon namun mereka kalah cepat, karena Nico sudah lebih mendahului mereka.


"Leon, maaf jika Ayah ikut campur urusan rumah tangga mu, bisakah kamu menjawab pertanyaan kami siapa wanita yang menyelinap di rumah tangg mu Nak?" tanya Nico dengan hati-hati.


"Ayah, tidak ada satu orang wanita pun yang menyelinap di rumah tanggaku. Anna sudah salah paham dengan ku, aku sudah coba menjelaskan pada Anna tapi Anna tak mau percaya padaku." Jawab Leon yang masih saja tak mau menyebutkan nama wanita itu.

__ADS_1


"Baiklah jika katamu Anna yang salah paham dengan mu, tapi tolong sebutkan siapa nama wanita itu, Leon!" pinta Nico yang sama penasaran dengan siapa wanita yang menjadi duri dalam rumah tangga putranya.


__ADS_2