Cinta Jessika

Cinta Jessika
Tertidur di mobil


__ADS_3

Setelah kejadian di toilet Andre dan Jessica memutuskan untuk kembali pulang ke rumah, tidak melanjutkan lagi acara pesta.


Andre melajukan mobilnya membelah keramaian kota J di malam hari. Jessica yang lelah menangis pun nampak sudah tertidur di kursi samping kemudi. Andre dengan Setia terus memegangi tangan Jessica. Dia menyetir dengan satu tangannya. Jessica seperti orang ketakutan yang tidak mau ditinggalkan sedikitpun oleh Andre sehingga terus memegangi tangan Andre.


Mobil yang dikendarai Andre pun telah tiba di dalam pekarangan rumah Jessica. Andre mematikan mesin mobilnya. Lalu ia melihat pergelangan tangannya, dia melihat jam mewah yang dikenakannya sudah menunjukkan pukul 23.30. Andre berdiam diri sejenak dan berpikir bagaimana cara memindahkan Jessica yang tengah tertidur di dalam mobilnya itu tanpa harus membangunkannya.


Andre merasa tidak enak jika harus membangunkan Nico dan juga Lestari Karena waktu sudah sangat larut malam. Akhirnya Andre memutuskan untuk menghubungi Leon.


"Tut...tut..tut" suara dering telepon memanggil.


"Hallo" suara barito Leon menyapa di ujung telepon.


"Kau ada dimana?" tanya Andre.


"Ada apa kau menanyakan beradaan ku?" tanya Leon dengan sinisnya.


" Jessica sudah tertidur di dalam mobilku seperti biasanya dan rumahmu sudah nampak sepi dan ruang tamu sudah gelap aku tidak enak jika harus membangunkan kedua orang tuamu" jawab Andre.


" Jadi maksud mu, kau sedang menungguku untuk membawa adikku masuk ke dalam rumah begitu?" tanya Leon lagi yang mengerti maksud Andre.


" Betul calon kakak ipar, Kau sangat cerdas sekali seperti cenayang yang selalu tahu isi jalan pikiran yang ada di kepalaku." jawab Andre ketika Leon mengerti maksudnya.


" Aku baru saja masuk ke dalam mobilku dan aku baru ingin mengantarkan Anna pulang terlebih dahulu. Jadi sabarlah menunggu ku disana!" ucap Leon lalu menutup panggilan telepon Andre begitu saja.


Apa yang dilakukan Leon barusan sungguh membuat Andre kesal. Calon kakak iparnya itu selalu membuat emosinya naik turun. Dengan sikap Leon yang semaunya memperlakukan dirinya tanpa memandang dan memperdulikan siapa Andre sebenarnya.


" Leon kau benar-benar keterlaluan, aku belum selesai bicara kau sudah tutup panggilan teleponnya, awas saja nanti akan ku balas perbuatan mu pada ku Leon!" ucap Andre kesal.


Setelah memasukkan ponselnya ke dalam saku celana. Andre memperhatikan wajah Jessica yang tengah tertidur di kursi samping kemudi.


Andre menatap dalam wajah wanita yang ia cintai itu, yang tengah tertidur begitu lelap dengan pipi yang terlihat masih basah karena air mata. Di usapnya pipi mulus Jessica. Andre merapikan anak rambut yang menutupi wajah cantik Jessica. Ia pandangi wajah cantik Jessica lebih dalam.

__ADS_1


"Besok aku akan meninggalkan mu jauh ke negri orang, baik-baiklah disini sayang. Semoga kau bisa menjaga dirimu untuk ku" ucap Andre dengan suara yang berbisik.


Cup!


Andre kembali mendaratkan kecupannya di kening Jessica.


"Kak, jangan tinggalkan aku hmmm" ucap Jessica dengan mata yang tertutup seperti sedang mengigau.


Jessica kemudian mengalungkan lengannya sangat kuat dan erat di leher Andre dengan mata yang masih tertutup, membuat Andre sulit melepaskannya kalungan lengan Jessica di lehernya.


"Kak jangan tinggalkan aku ya!" ucap Jessica lagi saat Andre berusaha melepaskan lengan Jessica yang menjerat di lehernya.


Posisi ini sangat tidak nyaman bagi Andre. Ia pun memutuskan untuk membangunkan Jessica saja. Daripada ia terus diposisi seperti ini akan membuat orang yang melihatnya akan salah paham padanya.


Andre mulai membangunkannya dengan memangil-manggil nama Jessica sampai menggelitiknya. Namun Jessica tetap tidak bangun dan tidak melepaskan lengannya yang bergelayut di leher Andre.


"Kau tertidur seperti orang mati yang tidak bisa dibangunkan sayang" ucap Andre pelan.


"Kau yang memaksa ku membangunkan mu dengan cara ini sayang" ucap Andre yang memandang wajah Jessica yang tengah tertidur dihadapannya itu.


Jessica yang tengah tertidur pun tanpa sadar membalas ciuman yang diberikan Andre. Membuat Andre meneruskan lum*tan di bibir Jessica. Dalam tidurnya Jessica juga masih bisa mendes*h ketika tangan Andre mulai nakal menggerayangi tubuh indahnya.


Ya tangan nakal Andre mulai menggerayangi tubuh indah Jessica yang masih menggunakan gaun pesta itu. Tangannya berhenti di tempat yang begitu empuk dan kenyal seperti squishy. Ia meremasnya perlahan dan makin memperdalam ciumannya. Membuat ia makin bergairah.


Kini tangan nakal Andre mencoba membuka resleting gaun pesta yang berada di belakang pundak Jessica. Ia menarik sedikit gaun pesta di bagian depan Jessica. Ia melihat sesuatu yang indah yang baru saja ia remas tadi.


Andre mulai mengecup leher jenjang Jessica dan mencium wangi khas tubuh wanita yang sangat ia cintai itu. Kecupannya makin kebawah dan mendekati buah d*da Jessica yang masih tertutup oleh Br* yang digunakan Jessica. Andre terus mengecup tubuh Jessica dan meninggalkan beberapa tanda ke pemilikan disana. Tidak ada pergerakan yang berarti dari Jessica. Dia benar-benar tidur seperti orang mati.


Tangan Andre yang mulai nakal membuka sedikit penutup bukit kembar yang di gunakan Jessica. Andre mulai menghisap ujung bukit milik Jessica. Apa yang di lakukan Andre saat ini membuat Jessica mengeluarkan suara kenikmatan di dalam tidurnya dan tanpa sadar Jessica meremas rambut Andre dan menekannya seakan tak ingin Andre mengakhiri apa yang ia lakukan sekarang padanya.


Namun Andre mengakhiri permainannya ketika ia sadar tak bisa meneruskan semua ini sebelum ia menikahi Jessica. Andre kembali merapikan gaun pesta yang dikenakan Jessica dan merutuki dirinya yanh sudah ke bablasan.

__ADS_1


Kini Andre memilih untuk ikut pergi tidur di dibalik kemudinya sambil menunggu kedatangan Leon. Tak lupa Andre membuka sedikit kaca jendela mobilnya. Agar ada sirkulasi udara yang keluar masuk ke dalam mobilnya.


Jessica yang masih tertidur, baru saja ia merasakan sedang bermimpi bercumbu dengan Andre yang membuat bagian bawahnya sedikit basah.


Andre berusaha memejamkan matanya membiarkan juniornya yang mengeras begitu saja. Walaupun dengan cara mendiamkannya sungguh membuatnya tersiksa malam ini karena tidak bisa menuntaskan hasratnya yang hampir saja kebablasan itu. Untung Imannya masi kuat menahannya. Dan Hampir saja ia merusak Jessica sebelum waktunya dan untungnya dia masih bisa tersadar dan menghentikan permainannya sebelum lebih jauh.


Tak berapa lama Andre pun masuk kedalam alam tidurnya. Jessica dan Andre tertidur didalam mobil begitu pulas hingga tidak menyadari kedatangan mobil Leon terparkir disamping mobil Andre.


"Hah... bisa-bisanya kau ikut tertidur. Biarkan saja aku tak akan membangunkan kalian berdua. Selamat tidur di luar yah!" ucap Leon dengan tersenyum jahil kemudian masuk kedalam rumah.


Hingga waktu subuh hampir datang. Ketika Nico hendak berangkat ke Mesjid untuk melaksanakan sholat Subuh berjamaah. Nico dikejutkan dengan keberadaan dua mobil mewah yang terparkir di pekarangan rumahnya yang luas itu.


"Mobil siapa ini?" tanya Nico pada dirinya sendiri.


Dia mendekati dua mobil sedan mewah keluaran negara Eropa itu. Betapa terkejutnya ia melihat putrinya dan Andre tengah tertidur didalam mobil.


Nico begitu khawatir dengan kondisi Andre dan juga Jessica. Ia segera mengetuk kaca pintu mobil Andre.


"Tok...tok..tok" suara ketukan pintu mobil. Berkali-kali Nico mengetuk kaca pintu mobil Andre. Andre tak kunjung bangun. Nico tak menyerah ia terus mencoba dan akhirnya Andrepun terbangun dan mendapati wajah calon mertuanya sedang mengintip kedalam mobil.


"Ayah..." ucap Andre ketika melihat Nico di depan kaca pintu mobilnya. Ia keluar membuka pintu kemudian mencium tangan Nico. Nico terus menatapnya seakan meminta penjelasan.


"Maaf Ayah. Aku ketiduran.. semalam kami pulang begitu larut. Jessica tertidur seperti biasa di dalam mobil. Aku menghubungi Leon unyuk segera pulang membantuku, tapi Leon memintaku untuk sabar menunggunya karena dia masi ada keperluan untuk mengantar Anna ke rumahnya. Akhirnya aku ketiduran karena terlalu lama menunggu" ucap Andre menjelaskan pada Nico yang membuat Nico hanya tersenyum.


"Bawa masuklah Jessica kedalam Nak, dan bersihkan diri mu, pinjamlah baju ganti pada Leon, Ayah akan menunggu mu untuk Sholat Subuh berjamah di Mesjid ya" pinta Ayah pada Andre.


Andre pun mengikuti apa yang dikatakan Nico kepadanya. Membawa masuk Jessica ke dalam kamarnya. Ia menghampiri Leon yang baru keluar dari kamarnya dengan baju Koko hendak menyusul Nico ke depan.


"Tega sekali kau tidak membangunkan ku" ucap Andre kesal


"Hahaha... Bagaimana rasanya tidur diluar enak?" tanya Leon meledek Andre.

__ADS_1


"Ahhh... Kau ini senang sekali mengerjai ku, sekarang pinjamkan aku baju koko, aku sudah ditunggu Ayah di depan!" ucap Andre pada Leon.


Leon pun kembali masuk ke kamar pribadinya bersama Andre. Andre membersihkan dan menggunakan baju koko milik Leon. Mereka bertiga pergi ke Mesjid bersama-sama menunaikan kewajibannya.


__ADS_2