
Leon terdiam sejenak mendengar permintaan Nico yang menuntutnya untuk menyebutkan nama wanita yang di duga menjadi duri di dalam rumah tangganya.
"Kiara, wanita yang di curigai istri ku menjadi selingkuh ku itu adalah Kiara, mantan kekasih ku," jawab Leon sembari menatap Anna yang terus menundukkan pandangannya, jawaban Leon seketika itu juga membuat kedua adiknya bertanduk.
"Cinta lama belum kelar rupanya, humm," ucap Endah dengan tatapan sinisnya.
Mendengar Endah bicara seperti itu, Leon pun mengalihkan pandangannya pada adiknya itu.
"Tak ada cinta diantara kami, aku hanya membantunya," sanggah Leon yang kembali membuat Endah tersenyum sinis padanya.
"Ya betul kau hanya membantunya Bang, lebih tepatnya kau membantunya merusak rumah tanggamu sendiri, bukan begitu Bang?" Sindir Endah yang memancing emosi Leon.
"Endah! tutup mulut mu, jangan terlalu ikut campur dengan rumah tangga ku!" Bentak Leon yang ingin menampar wajah sang adik, namun dengan sigap Endah yang selalu membawa pistol kemanapun ia pergi langsung menodongkan pistolnya tepat di kepala Leon. Leon pun segera menurunkan tangannya.
Jangan tanya bagaimana respon Lestari, Nico dan Anna saat melihat Leon di todongkan pistol oleh Endah. Mereka sudah menjerit histeris, meminta Endah menurunkan senjatanya dan menghentikan perdebatan mereka.
Sedang Jimmy tak sama sekali menuruti permintaan sang Ayah mertua yang memintanya untuk merebut senjata yang ada di tangan sang putri. Jimmy tak ingin mencari masalah dengan sang istri yang akan berujung penyiksaan diatas ranjangnya nanti. Biarlah dia menjadi menantu pembangkang asalkan ia dalam posisi yang aman dari siksaan sang istri yang selalu menuntut di puaskan setiap malam.
__ADS_1
"Kau ... Sampai hati kau ingin menembakku, Ndah? Aku ini Kakak kandung mu," tanya Leon dengan suara yang bergetar. Karena Endah tak main-main dengan senjatanya.
"Kau memang kakak kandungku Bang, tapi Anna adalah segalanya bagiku, dialah bidadari tak bersayap dimasa kelamku, jika ada yang menyakitinya sama saja dengan menyakiti ku, aku tak perduli jika harus menghabisi nyawa kakak kandung ku yang tak memiliki kontribusi apapun di dalam hidupku," jawab Endah dengan kalimat yang menohok.
"Baiklah, lakukan apa mau mu, jika kau memangau menghabisi nyawaku, tolong jaga dengan baik kedua calon anak kembar ku nanti, katakan pada mereka aku sangat menyayangi mereka,"
"Cih, menyayangi mereka tapi kau bermain api," sanggah Endah dengan sinis.
"Ya betul, kalau Abang sayang sama calon anak abang, abang jangan selingkuh dong, dasar sok ganteng, sok laku, udah tembak saja Ndah, gak usah ragu-ragu," tambah Jessica dengan umpatannya.
"Abang gak selingkuh, Abang hanya dijadikan penanggung jawabnya di rumah sakit, dia koma, beberapa kali abang datang kerumah sakit hanya karena untuk menyelesaikan administrasi, bertemu dan melihat kondisinya pun tidak, kalau kalian tidak percaya kalian bisa lihat CCTV, Abang sudah bawa rekaman itu untuk Anna lihat, tapi dia terus marah dan tak mau melihatnya," terang Leon yang membuat semuanya menjadi jelas.
"Bagaimana jika melihatnya di ruang nonton Tv saja?" ucap Nico yang memberi saran pada anggota keluarganya. Mereka oun menyetujui dan pergi ke ruang Tv.
Sesampainya disana rekeman pun di putar, semua rekaman CCTV membuktikan Leon sama sekali tak menemui Kiara. Melihat semua ini harapan Leon masalah akan selesai tapi ternyata tidak. Endah segera menghubungi Ferdy asisten sang Paman untuk kembali mengecek ke aslian rekaman yang ia lihat.
"Ann, sambil menunggu rekaman ini asli atau bukan, Lo mau tinggal sama siapa gue atau Kak Andre?" tanya Endah yang membuat raut wajah Leon terlihat sedih da lesu.
__ADS_1
"Gue tinggal di tempat Kak Andre saja Ndah," jawab Anna yang diikuti Lestari.
"Ibu juga akan ikut tinggal di tempat Andre, Ibu kecewa sama kamu Leon, pantas saja kamu sering pulang larut malam beberapa hari ini ternyata ..., seharusnya kamu itu tidak usah memperdulikan dia, perdulikanlah istri dan kedua calon anakmu yang sedang istri mu kandung saat ini. Ibu pun pasti akan marah seperti Anna jika suami Ibu lebih memperdulikan mantan kekasihnya daripada Ibu yang tengah mengandung benihnya." Ucap Lestari denanraut wajah kecewa.
"Bu ..." Panggil Leon yang seakan ingin menjelaskan namun tangan Lestari keburu menyuruhnya untuk berhenti bicara. Lestari sama sekali tak memberikan kesempatannya untuk kembali menjelaskan.
"Simpan saja penjelasan tak berguna mu itu Leon!" Ucap Lestari dengan ketus.
Ia kemudian melangkah mendekati menantunya, ia mengajak sang menantu untuk merapikan pakaian yang ingin dibawa ke Mansion Andre.
Melihat punggung Anna yang lama-kelamaan pergi menjauh membuat hati Leon teriris perih.
"Sabarkan hatimu Kakak Ipar, kau akan merasakan apa yang aku rasakan dulu, berdoalah ini tak berlangsung lama," ledek Jimmy semabari menepuk pundak Leon berkali-kali dengan senyum tengilnya.
"Adik ipar sialan," umpat Leon pada Jimmy yang kemudian pergi bersama sang istri meninggalkan dirinya sendiri.
Jangan di tanya dimana Nico, Jessica dan Andre. Nico terus mengekor kemanapun sang istri pergi, pengalaman di tinggalkan sang istri berbulan-bulan membuatnya tak mau di pisahkan sedikitpun oleh sang istri.
__ADS_1
Sedangkan Jessica, ia sudah di bawa pergi oleh sang suami, ketika rekaman CCTV yang di putar telah selesai di tayangkan.