
Andre menikmati sarapan pagi bersama keluarga Nico untuk ke dua kalinya dan untuk kedua kalinya pula Andre menyuapini sarapan pagi untuk Jessica. Andre menyuapini sarapan pagi Jessica dengan tangannya sendiri. Jessica terlihat begitu manja padanya sekarang. Keromantisan yang mereka perlihatkan membuat hati Cynthia yang duduk dihadapan memanas karena rasa iri.
"Benar-benar wanita manja dan menyebalkan." gerutu Cynthia di hatinya sambil memandangi wajah Jessica dengan wajah yang tak suka.
Leon sesekali melirik wajah ketidak sukaan Cynthia pada Jessica dengan sorot matanya yang tajam.
"Sebaiknya kau habiskan sarapan mu dengan benar dan minum susu hamil mu sampai habis. Jangan kau kotori hati calon anak mu dalam kandungan mu itu dengan kebiasaan buruk mu yang iri dengki itu Cynthia." ucap Leon yang sedang menyantap nasi goreng di piring makannya.
Cynthia yang mendapat teguran dari Leon segera melahap nasi goreng sosis di piringnya dengan memasang wajah sedih dan berhenti memandangi Jessica dan Andre dihadapannya. Wajah sedih Cynthia diperhatikan oleh Nico.
"Leon, jaga perkataan mu! Adikmu ini sedang hamil. Jangan kau sakiti dia dengan kata-kata pedasmu!" tegur Nico pada Leon saat melihat wajah Cynthia yang bersedih karena ucapan Leon padanya.
"Ayah jangan terlalu memanjakan kehamilannya, yang nantinya ayah tanpa sengaja atau di sengaja akan mengorbankan anak ayah yang lain. Anak ayah bukan hanya dia saja masih ada aku dan Jessica. Aku merasa dia akan jadikan kehamilannya ini sebagai senjata menyakiti saudaranya sendiri karena hatinya yang kotor dan jangan biarkan dia merusak kebahagiaan orang lain lagi! Oh.. tidak maaf aku koreksi kalimat ku sebelumnya.... Maksud ku jangan biarkan dia merusak kebahagiaan adiknya sendiri lagi karena hatinya yang kotor itu, Dan dengan rasa tak bersalahnya yang tidak berusaha meminta maaf pada adiknya atas kesalahan yang dia perbuat, tapi dia masih sering membumbui fikiran ayah untuk memarahi adiknya sendiri. Dia begitu senang melihat adiknya di marahi oleh mu ayah. Tolong jangan benarkan sifat buruk anak kesayangan ayah itu!" ucap Leon menanggapi perkataan Nico dengan wajah datarnya. Saat ini Leon seakan sedang mengguruin Nico. Leon menghentikan menikmati sarapan paginya itu dengan rasa kesal, Ia lalu berdiri beranjak pergi. Nico tidak menanggapi semua ucapan Leon. Karena ucapan Leon sudah menampar dirinya secara tidak langsung.
"Mau kemana kamu Leon? Habiskan sarapan pagi mu dulu Leon! Hargailah masakan Ibu mu Leon!" pinta Nico saat Leon beranjak pergi.
"Maafkan aku Ayah dan Ibu. Aku sudah tidak berselera melanjutkan sarapan pagi ku, aku mau kekamar bersiap untuk bekerja saja. Terima kasih Cynthia untuk suasana sarapan pagi yang kau ciptakan hari ini" ucap Leon yang kemudian berlalu pergi meninggalkan ruang makan.
Andre Jessica dan Lestari hanya diam memperhatikan mereka sambil menyantap sarapan pagi mereka masing-masing.
Semua ucapan Leon membuat Andre tahu bagaimana Jessica di perlakukan di rumahnya sendiri oleh keluarganya.
*
*
*
Setelah menyelesaikan sarapan paginya Nico Lestari dan Cynthia meninggalkan meja makan dan kembali ke kamar pribadi mereka untuk bersiap-siap. Tinggallah Jessica dan Andre berdua di meja makan. Jessica sedang menemani Andre yang belum menghabiskan sarapan paginya.
"Sayang setelah aku habiskan sarapan ku, kamu mau tidak ikut aku ke apartemen bantu aku packing baju?" tanya Andre pada Jeaaica yang sedang memperhatikan Andre makan.
"Iya aku mau, memangnya asisten Jimmy tidak menyiapkannya Kak" jawab Jessica yang balik bertanya.
__ADS_1
"Tidak sayang dia tidak menyiapkannya" jawab Andre berbohong. Padahal segala hal keperluan Andre sudah disiapkan oleh Jimmy. Dia hanya mencari alasan untuk membawa Jessica ke apartemennya.
*
*
*
Kini Jessica dan Andre sudah berada di apartemen. Jessica terlihat sedang cemberut dan merajuk karena mengetahui Andre sudah membohonginya.
Pasalnya saat Jessica datang memasuki apartemen ia melihat satu koper besar sudah berada di ruang tamu. Yang artinya keperluan Andre sudah di persiapkan oleh Jimmy.
" Kenapa kau membohongiku Kak? Kau sungguh tega sekali membohongiku." tanya Jessica kesal namun dengan suara yang begitu manja. Membuat Andre hanya tersenyum menanggapi Jessica yang merajuk.
" Karena aku ingin membawamu ke apartemen ku sayang. Aku tak ada alasan lain hanya itu alasanku membawamu kesini. Sebelum aku berangkat pergi ke Paris Aku hanya ingin berduaan bersamamu, bolehkan?" jawab Andre yang memilih posisi membaringkan tubuhnya di sofa panjang dan menjadikan paha Jessica sebagai tumpuan kepalanya. Andre memandang wajah Jessica dari bawah. Tangan kanannya menarik tengkuk Jessica hingga ke bawah.
Dan Cup!! Andre mengecup bibir Jessica yang tengah cemberut itu.
"Ini hukuman untuk bibir mu yang terus cemberut pada ku sejak tadi hemmm" ucap Andre setelah memberikan ciuman singkat pada Jessica.
"Hmmm apa sayang?" tanya Andre.
"Aku pasti akan merindukan mu nanti kak" ucap Jessica dengan suara manjanya sambil membelai lembut kepala Andre.
"Ya aku pun juga akan merindukan mu sayang. Aku harap kau akan baik-baik saja disini ya!" ucap Andre yang sedang menikmati belaian mesra Jessica dengan memejamkan matanya.
"Kenapa kau pergi harus dua minggu lamanya? Kenapa tidak dua hari atau paling lambat tiga hari saja?" tanya Jessica yang tak rela Andre pergi.
"Sepertinya kau tidak rela aku pergi hemmm. Aku janji sayang setelah ini aku tidak akan pergi-pergi lagi tanpa dirimu dan aku akan menemani hari-hari mu selamanya" ucap Andre dengan memandangi wajah Jessica dari bawah pangkuannya.
"hemmmm" Jessica menjawab dengan berdehem dengan buliran air matanya jatuh menetes ke wajah Andre.
"Hai sayang kau menangis, ku mohon jangan menangis sayang!" Andre langsung bangun dan duduk disamping Jessica kemudian memeluk tubuh mungil itu. Membiarkan Jessica menangis sedih karena tak ingin di tinggal Andre.
__ADS_1
"Apa kau sudah mencintai ku hingga kau tak mau aku tinggalkan?" tanya Andre yang sedang memeluk Jessica.
"Iya aku sangat mencintai mu kak. Kau berhasil membuat ku jatuh cinta pada mu dan sekarang aku takut kehilangan mu." jawab Jessica yang membuat hati Andre berbunga-bunga. Sebuah senyum terbit di wajah tampan Andre.
"Terima kasih sayang kau sudah membalas rasa cinta ku pada mu. Aku berjanji akan selalu membahagiakan mu. Aku berjanji sebelum dua minggu jika pekerjaanku sudah selesai aku akan segera kembali" ucap Andre kemudian mencium pucuk kepala Jessica.
Jessica menatap wajah Andre penuh rasa cinta kemudian Jessica memberanikan diri mencium Andre terlebih dahulu. Andre yang mendapat perlakuan manis ini tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia tak melepaskan ciuman yang diberikan Jessica. Andre memperdalam ciuman yang diberikan Jessica, Jessica pun membalas ciuman Andre lebih agresif dari biasanya. Mereka mengakhiri sesi ciuman mereka dengan saling melempar senyum kebahagiaan.
"Jangan nakal jika aku pergi ok!" ucap Andre sambil menoel hidung mancung Jessica
"Aku tidak akan pernah nakal yang harus berkata jangan nakal itu aku kak!" ucap Jessica dengan suara manjanya yang membuat Andre tersenyum senang.
"Apa kau masih ingin bekerja di perusahaan Fabian sayang?" tanya Andre pada Jessica yang terus saja memeluk tubuh Andre.
"Aku akan bekerja sampai masa kontrak kerja ku berakhir kak, dan itu tak akan lama hanya 5 bulan saja" jawaban Jessica membuat raut wajah Andre berubah menjadi khawatir.
"Kau pasti sedang mengkhawatirkan aku kan kak? Kau tak perlu khawatir senin besok aku sudah mulai masuk kuliah dan jam kerja ku hanya empat jam disana. Aku juga jarang bertemu dengannya jika berada dikantor dan jika ada event aku selalu berada di backstage sedang dia selalu ada di ruang FOH. Jadi kau tak perlu terlalu mengkhawatirkan aku. Karena aku akan selalu setia pada mu Kak" ucap Jessica kemudian mencium sekilas pipi Andre.
"Ya sayang, aku akan selalu mengikuti semua mau mu tapi dengan satu syarat tentunya." ucap Andre yang memandang wajah Jessica begitu serius.
"Apa syaratnya Kak Andre ku sayang?" tanya Jessica dengan manja.
"Syarat yang aku berikan sangat mudah untuk mu sayang. Aku hanya mau kemana pun kamu pergi. Kamu harus selalu bersama dengan Bowo dan aku tidak mau kamu naik motor sendirian lagi. Aku akan mengatur bagaimana nanti Bowo bisa tinggal di rumah mu sebagai supir pribadi mu. Dimulai dari hari ini setelah keberangkatan ku nanti, bagaimana kamu bisa memenuhi syarat dari ku?" ucap Andre memberikan syarat kepada Jessica.
"Aku akan mengikuti persyaratan yang kamu berikan pada ku dengan senang hati Kak Andre ku sayang" ucap Jessica yang kemudian kembali bergelayut manja dilengan Andre.
"Kenapa kamu jadi sangat manja seperti ini sayang?" tanya Andre pada Jessica, karena Jessica terus menempel pada tubuh Andre dan tidak mau lepas.
"Entahlah Kak aku juga bingung dengan tubuh ku ini. Tubuh ini seakan tak mau jauh dari mu kak hehehe" ucap Jessica di akhiri dengan senyumnya yang cengengesan.
"I Love You Kak Andre" ucap Jessica dengan tangannya memberikan simbol Finger Heart.
"I Love you to so much" ucap Andre yang langsung menyambar bibir Jessica.
__ADS_1
Bersambung dulu ya
Hayoo kencengin Like dan Komentarnya yah biar aku makin semangat lagi updatenyaππππππ