Cinta Jessika

Cinta Jessika
Tak sengaja bertemu


__ADS_3

Jessica telah tiba di supermarket. Ketika dia melangkahkan kakinya memasuki supermarket, Jessica merasakan kembali detak jantungnya mulai berdebar seperti saat itu, saat di mana Ia akan bertemu dengan Andre.


"Duhhh... Jantung ini kenapa ya apa gue ini kurang sehat atau apa ya , atau gue mau ketemu sama dia lagi?" ucap Jessica pada dirinya sendiri.


" Apa bener ya yang dikatakan ayah dan juga Mbak Sisil tentang apa yang gue rasakan saat ini. Apa benar Tuan Andre adalah jodoh gue? Sepertinya tidak mungkin gue dan Tuan Andre berjodoh, gue dan Tuan Andre itu seperti Bumi dan langit, dia langitnya dan gue buminya, bersanding dengan Om Duda aja gue masih merasa gak pantas, apalagi dengan dia, orang nomor satu di negri ini." batin Jessica merasa insecure.


Jessica pun mengabaikan rasa debaran di dadanya. Dia melanjutkan kegiatannya berbelanja di supermarket, Jessica memilih ayam yang akan dia masak nanti, Dia memutuskan membeli ayam fillet saja, karena Hani tidak menyukai kulit ayam. Jessica mengambil ayam fillet bagian dada. Setelah mengambil Ayam, Jessica ingin meletakkan ayam ke troli belanjanya. Saat ia membalikkan badan tubuhnya menabrak dada bidang seorang pria yang berdri dibelakangnya sejak tadi.


" Maaf... Maaf saya tidak sengaja Tuan." sontak saja Jessica meminta maaf kepada pria yang ditabraknya. namun pria tersebut bukannya menerima maaf Jessica malah menarik Jessica ke dalam pelukannya dan berbisik.


"Kita bertemu di sini sayang." ucap pria itu. Jessica mengenal suara pria tersebut, namun ia tidak bisa melihatnya, untuk memastikan siapa pria yang memeluknya Jessica mendorong dada pria itu, Ia berusaha menolak pelukan pria asing ini. Betapa terkejutnya Jessica ketika menatap wajah pria asing di hadapannya, ternyata pria asing tersebut tak lain adalah Andre


" Pantas saja jantung gue berdebar-debar ternyata memang betul gue bertemu dia lagi dan sekarang jantung gue sudah gak lagi berdebar. Oh Tuhan benarkah dialah jodoh yang ditakdirkan buat gue?" batin Jessica.


"Maaf Tuan, tolong Anda jangan berlaku tidak sopan pada saya, saya sangat tidak menyukai tindakan Tuan tadi" ucap Jessica kepada Andre. Ucapan Jessica di mulutnya tidak sesuai dengan keinginan pada tubuhnya, tubuhnya sangat nyaman berada dalam pelukan Andre, rasanya tidak rela untuk terlepas sejujurnya. Andre bukannya menanggapi perkataan Jessica ia malah fokus melihat kedua anak Fabian yang berada didekat Jessica.


" Mereka siapa?" tanya Andre, sikapnya berubah menjadi dingin setelah melihat kedua anak Fabian berada di samping Jessica yang sedari tadi memperhatikan apa yang dilakukan Jessica dan Andre.


" Mereka anak-anak Bos saya tuan" Jawab Jessica.


" Apa kau menyayanginya sayang, jika kau menyayanginya aku pun akan belajar menyayangi mereka, aku akan menyayangi orang-orang yang kamu sayangi dan aku akan membenci orang-orang yang kau benci, jika mereka melakukan kebaikan padamu aku juga akan melakukan kebaikan pada mereka, tapi jika mereka melukaimu aku akan balas melukai mereka" batin Andre.


"Hai sayang, sedang apa kalian dengan tante cantik ini?" tanya Andre berjongkok berhadapan dengan Hana dan Hani sikapnya berubah menghangat.


" Kita lagi belanja Om, kita mau beli ayam karena tante Mau masakin kita ayam kecap, Kalau Om lagi ngapain di sini." jawab Hani.


" Om Tadi habis beli makanan ringan untuk menemani perjalanan Om nanti" jawab Andre berbohong.


Nyatanya Andre memang mengikuti pergerakan Jessica sejak di perjalanan tadi. Tidak sengaja Jimmy melihat mobil yang biasa dipakai Jessica untuk menjemput kedua putri Fabian saat mereka dalam perjalanan menuju restoran, tempat dimana mereka akan makan siang bersama client hari ini. Saat Jimmy memberitahukan kepada Andre, bahwa mobil yang biasa mengantar jemput Jessica ada didepan mereka. Andre langsung meminta Jimmy untuk mengikuti mobil yang ditumpangi oleh Jessica. Karena bertemu dengan Jessica di jalan. Andre memundurkan jam makan siangnya. Karena bagi Andre tidak ada yang lebih penting dari Jessica. Wanita yang sangat di cintainya.


" Oh begitu.... Kalian anak yang cantik-cantik ya sama seperti tantenya." puji Andre sambil menatap wajah Jessica. Jessica yang mendapat tatapan Andre menjadi salah tingkah ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


" Kita memang anak yang cantik Om siapa dulu tantenya." ucap Hani membuat Andre dan Jessica tersenyum.


" Om juga ganteng kok seperti Papi." Puji Hana pada Andre.


" Oh ya, Terima kasih sayang atas pujiannya" Ucap Andre datar ketika di samakan oleh Hana dengan Fabian, rivalnya itu.


" Apa kalian mau belanja bareng om? Kalau kalian mau belanja bareng om kalian boleh membeli mainan apa saja nanti, Om akan mentraktir kalian." tawar Andre kemudian.


" Mau.... mau - mau aku mau Om." jawab kedua anak Fabian.


" Hana Hani, kalian tidak boleh begitu, kalian tidak boleh asal terima tawaran orang asing!" Jessica berusaha melarang kedua anak Fabian, larangan dari Jessica membuat Andre meliriknya tajam padanya.


" Orang asing?" Ucap Andre menekankan kata orang asing


" Iya orang asing, Apa salah saya bicara seperti itu? Tuan itu orang asing bagi saya dan anak-anak ini." terang Jessica yang menatap wajah Andre.


" Hahaha..." jawaban Jessica membuat Andre tertawa.


Jessica dan kedua anak Fabian pun akhirnya berbelanja ditemani oleh Andre, anak-anak Fabian sangat senang ditemani belanja dengan Andre karena Andre mengizinkan membeli semua mainan yang disentuh oleh kedua anak Fabian mulai dari masak-masakan salon-salonan sampai boneka hingga troli mereka terisi penuh dengan mainan.


" Haduh bayarnya gimana ini? Uang gue pasti nggak akan cukup buat bayar belanjaan ini semua." batin Jessica.


" Sudahlah... Jangan dipikirkan!! Aku akan membayar semuanya." ucapkan Dek seperti dapat membaca isi hati dan pikiran Jessica. Jessica mendengar perkataan Andre hanya bisa nyengir kuda.


Sesampainya di meja kasir benar saja Andre membayar semua belanjaan mereka. Andre mengantar Jessica dan kedua anak Fabian hingga ke mobil Andre juga membawakan barang-barang belanjaan mereka. Toto melihat kehadiran Jessica dan kedua anak Fabian yang dibantu oleh orang asing langsung menghampiri mereka. Membantu membawakan barang belanjaan dan memasukkan barang belanjaan ke dalam bagasi mobil.


" Hana Hani ayo ucapkan terima kasih pada Om Andre karena sudah membelikan kalian banyak mainan." pinta Jessica pada kedua anak Fabian


" Terima kasih banyak ya Om sudah belikan kita banyak mainan." ucap Hana dan Hani bersamaan.


" Sama-sama sayang, hadiah buat om mana nih? Om- kan sudah beliin banyak mainan buat kalian." ucap Andre sambil berjongkok di hadapan kedua anak Fabian

__ADS_1


" Hadiah?" Tanya Hana yang bingung dan langsung berfikir.


Dia nampak berfikir hadiah balasan apa yang akan Ia berikan kepada Andre. Namun belum sempat Hana menemukan jawaban hadiah balasan apa untuk Andre. Hani sudah terlebih dahulu mencium pipi Andre.


" Muach... muach... Ini hadiah balasan dari Hani Om." Hani mencium pipi kanan dan kiri Andre. Hana melihat Hani mencium pipi Andre Ia pun mengikutinya.


"Muach... Muach Ini hadiah balasan juga dari Hana Om." ucap Hana.


" Terima kasih sayang, hadiahnya sungguh menyenangkan hati om, kalian benar-benar dua gadis yang sangat manis." ucap Andre kemudian melirik Jessica yang sedang tersenyum melihat tingkah Hana dan Hani.


Andre bangkit dari posisinya, Dia mendekati Jessica kemudian memeluknya dan mencium pucuk kepala Jessica sekilas. Apa yang dilakukan Andre sungguh membuat Jessica terkejut sehingga membuat matanya membola seketika.


" Jaga hatimu hanya untukku Ingat jangan lakukan ini pada orang lain, Kau boleh menyayangi anak-anak ini tapi jangan mempunya rasa untuk memiliki anak - anak ini." bisik Andre di telinga Jessica.


"Apa sih ini orang suka ngomong kayak gini seakan-akan gue itu pacarnya dia aja dan kenapa sih diri gue ini nggak pernah bisa menolak kalau dia ngelakuin apa-apa sama gue." gumam Jessica di hatinya.


Andre melihat Toto sudah selesai memasukkan dan menata barang-barang belanjaan di bagasi mobil mereka. Toto sedang memperhatikan apa yang dilakukan Andre pada kedua anak Fabian juga pada Jessica.


"Siapa pria ini, apa pria ini pacar mbak Jessica, Kasian sekali Pak Fabian terlambat mendapatkan perempuan sebaik mbak Jessica" batin Toto.


Andre pun pamit kepada kedua anak Fabian.


" Hai sayang, sepertinya Om harus kembali bekerja semoga kita ada kesempatan bertemu lagi ya." pamit Andre pada Hana dan Hani.


" Iya Om Andre, kalau ketemu lagi nanti beliin kita mainan yang banyak seperti ini ya." ucap Hani.


" Tentu sayang, bye bye little girl." ucapkan deh kemudian pergi meninggalkan mereka.


Andre pergi tanpa berpamitan pada Jessica. Jessica menatap punggung Andre yang pergi jauh dari mereka. Ada rasa kosong ketika Andre pergi, tidak seperti tadi ada rasa yang telah hilang berganti dengan kekosongan di hatinya.


" Duh hati gue kenapa ya, kaya sedih gitu kayak nggak mau ditinggalin sama dia hampa banget sih pas dia pergi kayak ada yang kurang dalam hidup gue." ucap Jessica pada dirinya sendiri. Ia masih belum paham akan perasaannya yang ada dirinya..

__ADS_1


bersambung


__ADS_2