Cinta Jessika

Cinta Jessika
Rumah Jessica


__ADS_3

Mobil yang dibawa Toto telah sampai di kediaman. Jessica meminta Toto untuk memasukkan mobilnya ke dalam pekarangan rumah Jessica siang lumayan luas. Iya rumah Jessica memang sederhana namun memiliki pekarangan yang luas. Nico Ayah Jessica sengaja membeli tanah yang luas dan membangun rumah yang sederhana untuk ditempati keluarga kecilnya. Rumah yang mereka tempati sangat sederhana jauh dari kemewahan. Jauh berbeda dengan kediaman Nico pada saat tinggal bersama kakek Abraham.


" Pak Toto maaf barang-barang milik Hana dan Hani tidak usah dikeluarkan, biar barang belanjaan saya saja yang dikeluarkan dan Pak Toto kalau mau ngadem mau istirahat bisa di gajebo itu" Tutur Jessica, dia menawarkan tempat istirahat Gazebo pada Pak Toto yang berada di sudut pekarangan rumahnya.


" Wah kelihatannya enak ya mbak, sepertinya teduh sekali di sana, saya bisa ketiduran di sana Mbak." Toto mau mengomentari Gazebo yang ditunjuk Jessica


" Boleh tidur kok kalau ngantuk, masa ditahan rasa ngantuknya nanti bisa jadi pusing loh Pak Toto, Pak Toto silakan tunggu saya disana ya! Saya masuk dulu nanti saya buatin minuman dulu buat Pak Toto di dapur." ucap Jessica


" Wah makasih banyak loh mbak maaf loh kalau saya ini ngerepotin." ucap Toto yang tak enk.hati menerima.kebaikan Jessica. Setelah itu dia pun langsung menuju Gazebo yang ditunjukkan Jessica tadi.


Sedang Jessica segera menggandeng Hana dan Hani memasuki ke dalam rumahnya.


" Assalamualaikum Ibu." Jessica memberi salam kepada ibunya yang sedang duduk di ruang tv.


" Waalaikumsalam nak." jawab Lestari pandangan Lestari yang sedang menonton TV beralih melihat kedatangan anaknya yang tumben jam segini sudah pulang, dia juga memandang kedua anak Fabian


" Kamu sama anak siapa Nak?" Tanya Lestari pada Jessica


" Ayo anak-anak cium tangan sama Oma!" Jessica meminta Hana dan Hani mencium tangan ibunya. kedua anak Fabian pun mencium tangan Lestari


"Anak aku-lah bu." jawab Jessica nyeleneh.


" Hust... Kamu tuh anak orang kamu aku- akuin anak mu, nantiorang tuanya nggak terima gimana?" ucap Lestari.


" Hehehe.... Ini anaknya Pak Fabian Bu calon anak tiri aku hehehe...." jawab Jessica masih dengan kata-kata nyeleneh.


" Oh anaknya bosmu rupanya. Kok kamu bawa pulang nanti orang tuanya nyariin nak." ucap Lestari


" Nggak akan nyariin kok bu, soalnya udah izin sama orang tuanya tapi bukan aku sih yang udah minta izin sama Pak Fabian untuk bawa anaknya kesini, tapi pak Toto bu, Sekarang orangnya lagi di Gejebo. Aku suruh dia tunggu disana."


" Oh ya sudah kalau begitu, jangan lupa sediakan suguhan untuk Pak Toto, tamu jangan dianggurin inget pesan Ayahmu." ucap Lestari.


"Siap bu." jawab Jessica.


" Coba yang ini namanya siapa? Oma belum tahu namanya anak-anak yang cantik ini." tanya Lestari sambil memegang tangan Hani


" Aku Hani Oma." jawab Hani.


" Kalau yang ini?"  kemudian Lestari memegang tangan Hana.


" Aku Hana Oma." jawab Hana.


" Oh jadi nama anak-anak yang cantik ini Hani dan Hana ya. Kalau oma boleh tahu yang kakaknya yang mana dan adik yang mana?" tanya Lestari kembali.


" Aku kakak Oma" Jawab Hana memegang dadanya menunjukkan dirinya sebagai Kakak diantara dirinya dan Hani.


" Kalau aku adiknya Oma" Jawab Hani memegang dadanya menunjukkan dirinya sebagai adik diantara dirinya dan Hana.


" Kalian baru pulang sekolah ya? Apa kalian tadi dijemput sama tante Jessica?" tanya Lestari lagi.


" Iya Oma kami baru pulang sekolah, tadi kami dijemput Tante Jessica ,karena papi memberi tugas tante Jessica menjemput kami menggantikan Mbak Rika yang lagi cuti lahirin dede bayi." jawab Hana, membuat Lestari paham akan pekerjaan tambahan putrinya.


" Oh begitu ya sayang, apa kalian sudah makan Oma sudah masak di dapur kalau kalian mau makan masakan Oma ada di meja makan." Lestari menawarkan kedua anak Fabian untuk makan masakannya

__ADS_1


" Kita belum makan Oma, katanya tante Jessica mau masakin kita ayam kecap jadi kita nunggu tante Jessica masak ayam kecap buat kita dulu ya Oma." ujar Hani.


" Wah tante Jessica mau masakin kalian ayam kecap Apa kalian suka ayam kecap?" tanya Lestari.


" Iya Oma aku suka ayam kecap." jawab Hani lagi.


" Wah pantas saja tante Jessica mau masak ayam kecap, ternyata Hani suka ayam kecap ya? Tante Jessica memang seperti itu suka memaksakan masakan yang disukai oleh orang-orang yang disayanginya." ujar Lestari.


" Berarti tante Jessica Sayang kami Oma?" tanya Hana.


" Iya dong Tante sayang kalian Duh gemes deh sama kalian." Jessica menjawab kemudian merangkul kedua anak Fabian dan memberikan ciuman di pipi chubby mereka.


" Tante mau ke dapur dulu ya mau simpan belanjaan yang tadi kita beli nanti setelah ini kita ganti baju dulu, sekarang kalian tunggu tante disini, kalian nonton tv bareng oma ya." ucap Jessica meminta kedua anak Fabian menunggunya di ruang tv bersama dengan Lestari.


" Kita kan nggak bawa baju tante." ucap Hana.


" Tidak perlu khawatir kalian bisa pakai kaos tante yang sudah kekecilan oke sayang tante ke dapur dulu ya." ucap Jessica kemudian meninggalkan kedua anak Fabian bersama Lestari, ia pergi ke dapur meletakkan barang-barang belanjaannya di dapur Ia juga menyimpan ayam yang ia beli tadi di dalam kulkas terlebih dahulu.


Setelah ia menyimpan barang belanjaannya, ia membuatkan minuman dan menyiapkan makanan kecil pengganjal perut untuk Toto, sopirnya yang sedang menunggunya di Gazebo.


Jessica mengantarkan minuman ke Gazebo. Jessica dibuat tersenyum karena belum berapa lama ia meninggalkan Toto di sana. Dia mendapat Toto yang sudah tertidur pulas di Gazebo. Mungkin karena Gazebo itu terletak di sudut pekarangan dan juga banyak tumbuhan yang tumbuh di sekitar Gazebo membuat suasana menjadi teduh dan sejuk. Jessica meletakkan makanan dan minuman di pinggir gazebo. Dan membiarkan Pak Toto tertidur.


Setelah mengantarkan makanan dan minuman dia masuk ke dalam, Jessica mengajak Hana dan Hani mengganti pakaian, Jessica memodifikasi kaos kecilnya agar bisa dipakai oleh kedua anak Fabian terlihat Hana dan Hani seperti menggunakan daster. Jessica dibuat tersenyum melihat mereka memakai pakaiannya.


Jessica memberikan beberapa boneka miliknya kepada Hana dan Hani. Jessica kembali membawa Hana dan Hani ke ruang tv.


" Sayang kalian main sama Oma dulu ya Tante mau masak di dapur kalian jangan ikut oke."


" Bu titip calon anak-anakku dulu ya hehehe" Jessica menitipkan kedua anak Fabian pada Lestari.


" Iya nak, sana masak yang enak ya nanti Ibu ikut makan bersama kalian." jawab Lestari.


" Sini Hana Hani main boneka sama Oma." Ajak Lestari kepada kedua anak Fabian


Hana dan Hani bermain boneka ditemani Ibu Lestari sedangkan Jessica sibuk di dapur memasak ayam kecap untuk mereka.


Beberapa menit kemudian ayam kecap yang sudah Jessica masak sudah matang, Jessica menata ayam kecap di meja makan ia menggabungkan masakannya dengan masakan ibunya. Jessica menghampiri Lestari dan juga kedua anak Fabian di ruang tv


" Ayo Sayang, ayam kecapnya sudah matang Kita makan yuk, kalian kemeja makan duluan sama oma ya Tante mau panggil Pak Toto kita makan bersama." ajak Jessica


" Iya tante,, Ayo kita makan Oma!" ajak Hani.


" Ayo Sayang!" Jawab Lestari.


Mereka berjalan ke meja makan, Lestari membantu Hana dan Hani untuk duduk di kursi. sedang Jessica menghampiri Pak Toto yang ternyata sudah terbangun dari tidurnya ia sedang menyeruput kopi yang dibuat oleh Jessica untuknya.


" Rupanya Bapak sudah bangun, baru saja saya ingin membangunkan Bapak, Bapak laper ya jadi tidurnya sebentar?" tanya Jessica.


" Iya mbak tahu aja hehehe..." jawab Pak Toto malu karena ketahuan kondisi perutnya yang sudah lapar.


" Ayo Pak kita makan bareng Hana dan Hani dan juga Ibu saya sudah menunggu di meja makan!" ajak Jessica.


" Maaf mbak, mbak makan duluan saja nanti saya belakangan." ucapan Toto sungkan mendapat tawaran makan bersama dari Jessica.

__ADS_1


" Sudah ayo nggak pakai duluan atau belakangan katanya tadi perut Pak Toto sudah lapar, kalau sama saya nggak boleh sungkan kita ini sama-sama manusia nggak ada beda." ujar Jessica memaksa Pak Toto untuk makan bersama mereka.


Akhirnya Toto mau juga setelah dipaksa dan ditarik-tarik tangannya oleh Jessica. Pak Toto baru kali ini duduk makan bersama dengan anak majikannya bahkan bisa dibilang Jessica ini adalah calon istri dari majikannya, jika Fabian berhasil mendapatkan hati Jessica.


" Ya Allah gusti, Mbak Jessica orangnya baik banget, low profile lagi. Pak Fabian sangat beruntung jika mendapatkan Mbak Jessica. Mbak Jessica sangat berbeda jauh dengan Nona Rania yang sombong angkuh dan tidak peduli dengan Hana dan Hani, semoga mereka berjodoh ya Allah." ucap batin Toto mendoakan majikannya saat Toto menyantap makanannya bersama mereka.


Jessica dengan telaten menyuapi kedua anak Fabian, mereka sampai nambah berkali-kali.


" Enak tante, nambah lagi boleh ya?" ucap Hani.


" Sudah cukup Sayang ini sudah piring ketiga kalian." Jessica melarang Hani untuk menambah lagi.


" Ya Tante kok nggak boleh nambah sih." ucap Hana dengan wajah kecewa dan cemberut.


" Nanti perut kalian bisa sakit sayang karena kekenyangan." ucap Jessica memberi pengertian kepada kedua anak Fabian.


" Tapi ayam kecapnya masih ada Tante belum habis." ucap Hani yang ingin menghabisi ayam kecap buatan Jessica.


" Apa sisanya boleh dibawa pulang tante?" tanya Hana.


" Tentu boleh Sayang jika kalian mau" jawab Jessica.


" Makasih Tante kita sayang tante" ucap Hana dan Hani kemudian memeluk Jessica dan memberikan ciuman.


Toto dan lestari tersenyum melihat perilaku mereka yang manis.


" Jika mereka adalah sumber kebahagiaanmu nak, ibu akan ikhlas Jika kamu berjodoh dengan Papi mereka." batin Lestari.


" Mbak Jessica tulus menyayangi mereka perasaan anak kecil itu tidak bisa dibohongi mereka tahu betul yang pura-pura dan tulus menyayangi mereka." batin Toto.


Setelah makan siang Jessica mengajak Hana dan Hani masuk ke dalam kamarnya. Di dalam kamar Jessica membantu Hana dan Hani mengerjakan pekerjaan rumahnya yang diberikan oleh ibu guru. Setelah mengerjakan pekerjaan rumah Hani terlihat mengantuk berkali-kali ia menguap. Jessica meminta Hana dan Hani untuk naik ke tempat tidur. Jessica menemani Hana dan Hani di tempat tidur ia meminta Hana dan Hani untuk tidur siang terlebih dahulu sebelum mereka pulang. Jessica membacakan dongeng untuk Hana dan Hani hingga mereka tertidur. memastikan kedua anak Fabian tertidur Jessica menghampiri Toto di Gazebo terlihat Toto sedang merokok di sana. Melihat kedatangan Jessica Toto pun mematikan rokoknya.


"Pak, anak-anak biar tidur siang dulu ya, kalau sudah bangun bapak boleh bawa mereka pulang." ucap Jessica.


" Iya baik mbak." jawab Toto yang kemudian kembali beristirahat di Gajebo rumah Jessica.


Dua jam lamanya kedua Putri Fabian tidur siang dikamar Jessica. Merekapun akhirnya bangun dari tidurnya. Melihat kedua anak itu sudah bangun Jessica mengajak kedua anak itu untuk mandi. Jessica mau memandikan mereka sambil bermain air. Hana dan Hani terlihat bahagia. Mereka melakukan beberapa hal baru yang belum pernah mereka lakukan.Tidur bersama seorang ibu, dibacakan dongeng sebelum tidur dan mandi bersama seorang ibu.


Selesai mandi Jessica lagi-lagi memodifikasi kaos kecilnya untuk kedua anak Fabian. Jessica terus tersenyum melihat Betapa lucunya mereka.


" Seru ya kalau punya anak perempuan kayak gini, bisa balik ke masa anak- anak lagi." ucap batin Jessica.


Waktu pun sudah menunjukkan pukul 17.00, kedua anak Fabian harus segera pulang, Jessica mengantar kedua anak Fabian sampai ke mobil yang dikendarai oleh Toto.


" Dah sayang... Sampai besok, jangan lupa dimakan ya ayam kecapnya!" ucap Jessica ketika anak Fabian sudah berada di dalam mobil


" Dadah tante... Pasti kami akan makan masakan Tante sampai habis." ucap Hana dan Hani mereka melambaikan tangan di jendela pintu mobil yang terbuka itu.


" I love you tante." Teriak mereka bersamaan.


" I love you too sayang." Jessica membalas kalimat cinta dari kedua anak Fabian.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2