ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 100 # Pertandingan di Mulai


__ADS_3

"Ini baru permulaan yang mulia, besok akan ada berita yang lebih heboh lagi jika kamu masih berani menolak dan mengacuhkan aku, jadi sekarang naiklah keatas motorku, karena aku akan mengantarmu, pulang," ucap Gentala dengan senyuman kemenangan


"Baiklah, tapi kamu harus janji tidak menyebarkan berita hoax itu besok," jawab Nay


"Tergantung sayang, jika kamu mau menjadi cewek penurut aku akan mengabulkannya tapi jika tidak, kamu lihat saja akibatnya," jawab Gentala


"Sekarang apa maumu?" tanya Naeswari dengan suara tinggi


"Aku suka cewek galak dan bar-bar sepertimu sayang, baiklah kalau kamu memaksa, aku mau kamu menemaniku makan siang, setelah itu aku akan mengantarmu pulang," jawab Genta


Naeswari segera naik keatas motor dan Genta pun melajukan motornya dengan kecepatan sedang, ia menghentikan motornya disebuah kafe yang tidak jauh dari alun-alun.


Kenapa di kafe paman Sean, pasti bajing*n ini sengaja ingin membawaku kesini,


"Kita cari kafe lain saja, ini kafe Paman Sean, aku tidak mau dia mencurigai aku karena jalan dengan laki-laki lain," kata Naeswari


"Tapi aku maunya disini sayang, karena cuma kafe ini yang menyediakan nasi goreng spesial kesukaan yang mulia Ratu Lulu, dan aku sangat ingin mencobanya," tandas Genta


"Ayolah jangan kebanyakan mikir sayang, kasian cacing-cacing di perut aku sudah kelaparan, ayo cepat masuk, atau kamu mau melihat berita yang lebih heboh beredar menghiasi layar kaca dan media massa besok pagi," ancamnya sambil menunjukkan sebuah artikel padanya


Sialan, kenapa bajing*n ini selalu mengancamku dengan berita dan artikel murahan ini, ia bahkan menjadikan kelemahan aku untuk semakin menjeratku, dasar brengsek!, apa aku harus menceritakan semuanya kepada Pandu atau Cassey , aku yakin mereka bisa menolong aku, tapi bagaimana jika si brengsek ini tahu?,


"Jangan berpikir untuk mencari bantuan sayang, karena semakin banyak orang yang tahu tentang kita, maka kamu akan semakin susah untuk keluar dari jeratanku, sekarang ayo masuk!" Genta menarik lengan Naeswari dengan paksa


"Halo Nay, Paman senang kamu mau datang ke kafe ini, kamu mau makan apa sayang?" tanya Sean menghampiri keponakannya itu


"Nasi goreng spesial dua," jawab Genta membuat Sean hanya tersenyum sinis padanya


Sedangkan Naeswari semakin kesal dengan Genta yang sok akrab dengannya.


"Kalau boleh tahu siapa cowok disebelah kamu itu?" tanya Sean


"Dia teman Nay paman, maaf kalau dia kurang sopan, kami kesini kesini karena teman aku ini sangat penasaran dengan nasi goreng spesial kesukaan mamah, jadi tolong penuhi permintaan terakhir teman aku ini sebelum malaikat pencabut nyawa membawanya ke Neraka," jawab Naeswari membuat Sean tertawa mendengarnya


"Kamu bisa aja Nay, wait a moment dear, I will serve you best my princess," sahut Sean yang kemudian meninggalkan mereka


"Maksudnya apa tadi kamu bicara seperti itu hah!" tanya Genta dengan nada kesal


"Itu peringatan saja, lagian emang umur manusia itu gak ada yang tahukan?, bisa jadi habis pulang dari sini kita mati, atau gue yang mati, so jangan baper gitulah, santuy!" jawab Naeswari


Gentala hanya diam tak bergeming, ia sebenarnya sangat kesal dengan Naeswari tapi karena untuk memuluskan rencananya, ia terpaksa harus mengikuti kemauan Naeswari dahulu.

__ADS_1


Setelah selesai makan siang, Genta mengantar Nay sampai ke istana.


"Boleh aku mampir sayang?" tanya Genta


"Maaf tidak boleh," Nay langsung berlalu meninggalkan Genta yang tersenyum kecut padanya


********


"Kamu kenapa babe kok gak semangat?" tanya Hermes ketika menghampiri Cassey di kelasnya


"Gue deg-degan babe, soalnya sehari lagi jadwal drug racenya, udah gitu si baby belum pulang-pulang, terus aku juga belum punya mobil buat balapan?" jawab Cassey


"Yaudah nanti kamu pake mobil aku aja," sahut Hermes


"Mobil yang kemarin buat latihan?" tanya Cassey


"Bukan, itukan mobil Opah, aku punya mobil sendiri pemberian almarhum papah," jawab Hermes


"Uunch kamu sweat banget babe, terima kasih ya, selalu ada buat aku, jadi makin lope-lope sama kamu babe," ucap Cassey sambil bergelayut manja di lengan Hermes


Sementara dari kejauhan Ahmar menatap keduanya dengan tatapan penuh kecemburuan.


Ahmar segera menepis percikan yang mulai meyeruak dari dalam hatinya, yang diam-diam mulai menyukai Cassey.


********


"Halo Nay?" sapa Cassey


"Hai, ada apa yang mulia?" jawab Nay


"Tumben kamu gak kesekolah, emangnya libur ya?" tanya Cassey


"Aku lagi gak enak badan, males masuk," jawab Nay


"Yaudah kalau gitu lo ikut gue ke kampus yuk, daripada bt kan dirumah, mau gak?" tanya Cassey


"Ngapain gue ikut lo ngampus, terus gue mau ngapain kalau lo lagi belajar?" tanya Cassey


"Sebenarnya gue hari ini tidak ada mata kuliah, tapi gue ke kampus cuma untuk balapan doang, abis itu pulang," jawab Cassey


"Aiish, kamu bener-bener bar-bar Key, bagaimana kalau kakek Danar dan yang lainnya tahu kamu balapan, bisa runyam urusannya, sudahlah mending kamu batalin deh acara balapan itu, aku cuma ngingetin aja Key, karena sekarang apa yang kamu lakukan semuanya diawasi, bukan hanya oleh orang kerajaan saja, tapi juga oleh para awak media, makanya kamu harus hati-hati jika ingin melakukan sesuatu," ujar Naeswari

__ADS_1


"Iye Nay, gue ngerti kok, dan aku janji deh ini balapan terakhir gue, makanya lo diem aja jangan cerita ke siapa-siapa ya," jawab Cassey


"Iyuh, asal lo juga bantuin gue," balas Nay


"Bantuin apa?" tanya Cassey


"Bantu gue bicara sama Omah agar mempercepat pernikahan aku dengan Pandu, karena semalam kami gagal bertemu nenek," jawab Naeswari


"Ok siap, nanti malam Key akan bantu bicara dengan nenek, so sekarang siap-siap Kuy, kita jalan," ajak Cassey


"Ok," Nay segera masuk ke kamarnya untuk berganti pakaian


Beberapa menit kemudian Naeswari sudah keluar dari kamarnya dan segera naik keatas motor Cassey.


Setibanya di tempat balapan Hermes langsung menyambut keduanya dengan senyuman hangat.


"Akhirnya datang juga Key, gue kira lo gak jadi balapan," sapa Hermes menghampiri keduanya


"Oh tentu, tidak ada dalam sejarah kalau Cassey Stoner akan lari dari perlombaan, sekarang kita langsung sapa lawan-lawan kita dulu," Cassey berjalan menghampiri personil F4 (Faiq, Faiz, Fadil dan Ahmar Fahmi).


"Hello guys, are you ready to drug race?" sapa Cassey


"Tentu dong cantik, kamu yang telat, kita sudah nungguin lo sejam yang lalu," jawab Faiz


"All right, kita langsung aja ya, biar cepat kelar balapannya," sahut Cassey


"Ok baby, kuy kita check dulu kesiapan mobil kita!" ajak Faiz


Semuanya langsung masuk ke mobilnya masing-masing, Hermes terlihat memberikan arahan singkat kepada Cassey yang sudah berada di garis start.


"Ingat Key, lo jangan gegabah ya, harus rileks, ingat mobil gue udah didesain untuk balapan jadi lo gak usah takut melawan mobil-mobil bagus musuh-musuh lo," ucap Hermes


"Baik suhu, aku akan melaksanakan semua perintah dari suhu!" jawab Cassey sambil terkekeh


"Suee!!"


Hermes segera meninggalkan Cassey di garis start ketika seseorang wanita cantik membawa bendera di tengah-tengah area balap dan menghitung mundur start balap.


*Ready.....


*Go!!!!

__ADS_1


__ADS_2