
**Brum...bruuum...brumm!!!
*Ngeeeeengg!!
Ahmar segera melesatkan mobilnya disusul teriakan dari para wartawan yang terus memintanya untuk berhenti.
"Tunggu yang mulia!!, jangan kabur!!!" teriak seorang wartawan.
Mereka langsung membelok menuju ke pintu keluar agar bisa mengejar Cassey dan Ahmar.
Dua buah mobil langsung menyusul mobil Ahmar ketika keluar dari pintu gerbang.
"Terus kejar mereka!!" perintah seseorang dengan menggunakan Handy talkie
"Kalau bisa jangan terlalu dekat, yang penting kita bisa ambil gambar mereka, canded juga boleh," perintahnya lagi
"Baik,_" lelaki itu kemudian melesatkan mobilnya mengejar mobil Civ*c yang belum lama keluar dari sirkuit
"Agak cepat dikit Mel, gue tahu lo bisa ngejar si Ahmar, secara lo itu kan pembalap," kata seorang pria
"Santuy, lo maunya gimana nih, gue ngikut aja, asal seperti biasa gue main aman ya bro, gue gak mau temen-temen gue tau apalagi pacar gue tahu kalau gue itu seorang wartawan infotainment yang lagi nyamar jadi mahasiswa," ucap Melani
"Yang penting kita dapat berita yang mulia dulu, kita cukup ambil gambarnya aja, abis itu kita cabut," jawab pria itu
"Jangan lupa traktir gue lo, pasti lo dapat bonus gede kan nantinya, apalagi kalau berita ini jadi headline news, so jangan pelit Shane," ucap Melani
"Iyeh Mel, sekalian gue juga penasaran tampang tuh menantu kerajaan yang katanya bar-bar abis, btw lo bukannya satu kampus sama dia, kenapa lo gak bikin berita tentang dia aja, secara lo pasti punya banyak waktu untuk ngobrol dan ambil foto dia kan?" tanya pemuda yang bernama Shane itu
"Iye kali... orang kita beda jurusan, beda kelas, lagian dia itu susah ditemuin, ngilang mulu, tapi yang jelas gue udah pernah balapan sekali sama dia," jawab Melani
"Sumpeh lo!, terus gimana lo menang apa kalah?" tanya Shane penasaran
"Seperti kata lo tadi, dia memang bar-bar gila, gue aja yang menyabet predikat pembalap terbaik dan tidak terkalahkan di kampus berhasil di pecundangi sama dia, padahal gue pakai Duc*ti 250cc, dan dia cuma pakai Scorp*o yang dimodifikasi jadi ala-ala motor sport, dia bener-bener keren!" jawab Melani
"Tapi kenapa lo gak ikut balapan mobil hari ini?" tanya Shane
"Gue gak mau ikut-ikutan lagi, lagian gue udah kasih info ke ka Aldo dan dia nyuruh gue buat stay biar dia dapat berita bagus hari ini," jawab Melani
"Ok, itu mereka udah mulai melambat, kita agak jauh saja Mel, biarin Garin sama Ayunda yang mengejarnya, kita santai aja, karena tipe kaya mereka gak bisa dikejar karena kita pasti kalah," kata Shane
"Baik bos," jawab Melani
Sementara itu Ahmar mulai mengurangi laju kendaraannya ketika merasa kalau mobil yang mengikutinya tidak terlihat lagi.
__ADS_1
"Sebenarnya kamu ini siapa sih?, kenapa banyak wartawan yang mengejarmu, apa kamu seorang selebriti atau anak seorang raja?" tanya Ahmar penasaran
"Nanti aku jawab, tapi sepertinya kamu harus menambah kecepatan mobil lagi, karena ada dua mobil yang mendekat," ucap Cassey menepuk pundak Ahmar
"Anj*r!!, kenapa mereka gak berhenti mengejar sih!!" gerutu Ahmar yang kembali menginjak gas mobilnya
**Ngeeeeengg!!!
"Aisshh!!, gagal lagi kita dapat bonus, kenapa susah banget dapetin berita si bar-bar Casandra!!" keluh Garin
"Sama Bro!!, udahlah gue nyerah, mending cari berita yang pasti-pasti aja!" celetuk Ayunda dari mobil sebelahnya
**Ciit!!!
Ahmar tiba-tiba menghentikan mobilnya ketika dua orang menghadangnya sambil membawa sebuah kayu balok.
"Buka!!" teriak lelaki itu menggedor kaca mobil Ahmar
Ahmar dengan santainya membuka kaca mobilnya.
"Ada apa bro?" tanya Ahmar
"Lo lewat jalan gue, berarti harus bayar pajak ke gue," kata lelaki itu dengan suara baritonnya
"Lo pikir kita pengemis, makanya lo kasih kita dua ribu perak, ingat bro ini jalanan bagus dan tidak gratis, lo harus bayar lima puluh ribu setiap melintas daerah ini, atau kalau tidak mobil lo bakal kita hancurkan sekarang juga!" ancamnya
"Gila!!, bayar tol aja gak semahal itu bang, masa bayar pak Ogah kaya lo lima puluh ribu, lagian ini jalan umum cuy, bukan milik nenek moyang lo!!" Ahmar segera turun untuk membuka portal yang dipasang oleh kedua preman itu
"Lo mau cari mati ya!!" ujar preman itu sambil melayangkan balok kayu kearah Ahmar
"Awas dibelakangmu Ahmar!!" teriak Cassey
Ahmar langsung membalikkan badannya dan menahan balok kayu dari pria itu dan kemudian mengayunkan kakinya hingga mengenai kepala sang preman, setelah berhasil merampas balok kayu dari sang Preman Ahmar hanya tersenyum sinis padanya sambil kembali melakukan tendangan pisang kearah keduanya hingga jatuh bersamaan.
"****** kan lo, makannya kalau mau dapat duit itu kerja, jangan cuma malakin orang doang!!" cibir Ahmar
"Panggil anak-anak Ger, biar ****** tuh bocah sok jagoan," bisik si preman kepada rekannya
Tiba-tiba tak berselang lama segerombolan anak muda keluar dari balik gang menghadang mobil Ahmar.
Mereka bahkan membawa senjata layaknya akan tawuran.
"Gila, inimah kita akan diajak tawuran!!" ucap Cassey ketika turun dari mobil Ahmar
__ADS_1
"Lo duduk manis aja deh, gue bisa kok beresin ini semua," kata Ahmar
"Siaap bosku," jawab Cassey sambil mengernyitkan alisnya
"Gila beneran tuh yang mulia putri mau bertarung melawan anak-anak berandal itu?" tanya Shane
"Iya, kayaknya bakalan seru nih," jawab Melani
"Jangan lupa Mel, ambil gambarnya, canded kalau bisa bikin video juga," perintah Shane
"Terus lo ngapain dong kalau cuma nyuruh-nyuruh gue yang kerja!" cibir Melani
"Gue kan bos, jadi ya lihatin aja, nanti kan gue yang bikin beritanya, udah jangan bawel, cepet kerjakan!!" perintah Shane
**Buughh!!
Ahmar yang biasanya cool dan pendiam kini tiba-tiba menjadi beringas dan garang saat mengajar satu persatu lawannya, hingga semuanya berjatuhan satu persatu.
Konsentrasinya terpecah ketika dua orang membuka paksa pintu mobilnya dan menarik Cassey keluar.
"Jangan ganggu dia anj*ng!!" teriaknya dengan tatapan elangnya menghampiri kedua pemuda itu dan segera melesatkan pukulan mautnya membuat keduanya langsung berjatuhan
"Lo gak papa kan Key?" tanyanya penuh kekhawatiran
"Santuy bosku, kalau ada lo gak bakalan ada yang berani menyentuh gue," jawab Cassey membuat Ahmar tersipu dan langsung merona
"Lo kenapa bosku, kok jadi senyum-senyum sendiri gitu, emang ada yang aneh ya?" tanya Cassey
"Gak papa kok, gak ada yang aneh," jawab Ahmar yang langsung membalikkan badannya karena dia tidak mau kalau Cassey mendengar debaran jantungnya yang berdegup kencang ketika melihat gadis itu tersenyum padanya
Cassey langsung melesatkan tendangannnya ketika melihat seorang preman yang akan menebaskan samurainya kearah Ahmar yang sedang membalikkan badannya.
**Buugghh!!
"Awas bosku!!" teriak Cassey yang langsung melompat untuk menangkap Samurai yang terbang dari genggaman sang preman dan akan mengenai Ahmar
Bukannya menangkap samurainya Ahmar justru menangkap tubuh Cassey yang melompat kearahnya.
"Bukan Eneng yang ditangkap babang, tapi tuh!" ucap Cassey sambil menunjuk samurai yang akhirnya mengenai kepala Ahmar
**Wuuushh!!
**Duug!!!
__ADS_1
"Tuh kan pingsan, untung cuma gagangnya, coba kalau kena ujungnya, mati lah kamu babang," cibir Cassey sambil terkekeh