
"Wow, rame sekali, ada apa ya?" selidik Cassey yang langsung menyelinap masuk diantara kerumunan orang
Kebiasaan si Cassey, main pergi aja, gak izin suaminya lagi, hufft dasar bar-bar,
Bagas kemudian menyusul Cassey diantara kerumunan orang yang sedang menyaksikan penyanyi solo ibukota yang sedang manggung tidak jauh dari area kampus.
"Halo yang mulia, ternyata dunia ini sempit ya, sampai kita harus bertemu lagi disini?" sapa Garnetta
"Iya, maaf saya tinggal dulu, karena harus menyusul istriku," jawab Bagas
"Yang mulia permaisuri menonton acara ini?" tanya Garnetta
"Iya, dia sudah masuk tuh diantara kerumunan penonton," jawab Bagas yang menunjuk kearah Cassey
"Kalau yang mulia berkenan, saya bisa kok memberikan bangku VIP agar yang mulia bisa menonton acara musik ini dengan nyaman," ucap Garnetta
" Baik, tapi aku panggil Cassey dulu ya," jawab Bagas
"Tidak usah yang mulia, biar nanti saya yang akan memanggilnya memakai pengeras suara," ujar Garnetta
"Jangan, nanti kalau begitu semua orang akan tahu kalau dia itu seorang menantu kerajaan, biar aku menelponnya saja," ucap Bagas
"Baik yang mulia, tapi supaya lebih mudah aku akan meminta beberapa orang untuk memanggil yang mulia permaisuri, agar segera menemui pangeran," kata Garnetta
Bagas hanya mengangguk dan mengikuti Garnetta menuju ke sebuah kursi VIP yang ditujukan untuk para penonton VIP.
"Tenang saja yang mulia identitas kamu aman, tidak seorangpun yang tahu kalau anda adalah seorang pangeran," ucap Garnetta mencoba menenangkan
Bagas hanya mengangguk dan kemudian menelpon Cassey kembali.
"Halo sayang, kamu dimana?" tanya Bagas
"Dihatimu," jawab Cassey sambil terkekeh
"Sayang, buruan kamu nyusul aku didepan stage nih, bisa dekat sama artisnya loh, kuy Gc," sahut Bagas
"Ok baby, tunggu ya...." Cassey segera keluar dari kerumunan
Tiba-tiba dua orang tidak dikenal menghadangnya.
"Yang mulia, mari ikut kami," ucap salah seorang dari mereka sembari menarik lengan Cassey, tentu saja hal ini membuat Cassey marah dan langsung menghajar dua orang itu.
**Buuughhh!!!
__ADS_1
Dua lelaki itu langsung jatuh tersungkur di tanah, membuat semua orang berkerumun melihat kearah Cassey.
Garnetta yang melihat kejadian itu langsung berlari menuju kearah Cassey.
"Maaf yang mulia, jika dua teman hamba kurang sopan, merek hanya ingin menjemput anda agar bergabung dengan yang mulia pangeran," ucap Garnetta menunduk
"Oh gitu, lagian orang main tarik aja, harusnya ngomong dong," jawab Cassey kesal
Bagas langsung melambaikan tangannya kepada Cassey yang berjalan mendekatinya.
Cassey segera duduk disamping Bagas dan menikmati acara konser, sedangkan Garnetta duduk disebelah Cassey.
Tidak lama F4 pun tampil sebagai bintang tamu acara itu, semua langsung berteriak histeris ketika keempat pemuda tampan itu naik keatas panggung. Suasana bertambah semarak ketika band yang digawangi oleh Faiz sebagai gitaris, Faiq sebagai basis, Ahmar sebagai drummer, dan Fadil sebagai vokalis itu melemparkan beberapa aksesoris kearah penonton.
"Keren banget ya mereka?" tanya Garnetta
"Iya, aku juga baru tahu kalau mereka ternyata anak band idola kampus," jawab Cassey
"Masa yang mulia tidak mengenal mereka, mereka itu sangat populer loh," ucap Garnetta
"Iya, itu karena aku kurang gaul," jawab Cassey
"Ahh, yang mulia bisa aja merendah," sahit Garnetta
"Panggil aku Cassey atau Key saja supaya tidak terlalu mencolok," jawab Cassey
*************
"Silahkan masuk yang mulia," ucap Welas Asih menyambut kedatangan cucu sahabatnya
"Terima kasih atas sambutannya yang mulia ibu suri," jawab Garnetta
"Kalau kau tidak keberatan, kamu bisa tinggal di Istanaku, daripada kamu tinggal di apartemen, bukankah disini lebih aman," pinta Welas Asih
"Terima kasih atas tawarannya yang mulia, dan tentu saja tinggal di Istana Arjowinangun adalah impianku dari dulu jadi siapa yang bisa menolaknya," jawab Garnetta
"Bagaiman keadaan yang mulia Raja Kama Jaya dan juga keluargamu di sana?" tanya Welas Asih
"Alhamdulillah mereka baik, nenek. Walaupun Keraton kasepuhan Cempaka Mas sedang dilanda krisis, tapi Romo masih bisa mengatasinya," jawab Garnetta
"Syukurlah, karena yang aku dengar disana terjadi kudeta, sehingga menyebabkan keluarga kerajaan terlibat perang saudara," jawab Welas Asih
"Itu benar nenek, apalagi karena Ayahanda Prabu tidak memiliki anak laki-laki, oleh karena itu paman Amarta Jaya sangat berambisi untuk mengambil alih posisi Raja Cempaka," sahut Garnetta
__ADS_1
"Hmmm, Lalu bagaimana, apa Kama Jaya memberikan tahtanya pada pamanmu itu ?" tanya Welas Asih
"Tentu saja tidak, Romo masih mempertahankan posisi Raja hanya untuk keturunannya, makanya aku ke Jogja Nenek, aku ingin mencari Opah Sudiro, karena kata Romo hanya dia yang bisa menolong kami," jawab Garnetta
"Mudah-mudahan kamu bisa cepat bertemu dengan Sudiro, dan kamu jangan sungkan-sungkan bila perlu bantuan kami," ujar Welas Asih
"Baik Nenek," jawab Welas Asih
"Nanti malam ikutlah denganku ke Istana untuk menghadiri acara makan malam bersama keluarga kerajaan," ajak Welas Asih
"Baik Nek,"
**************
Ketika semuanya sudah hadir di meja makan, Cassey baru saja tiba karena baru pulang dari sekolah kepribadian.
"Selamat malam semuanya, maaf gara-gara aku, makan malamnya molor ya?" ucap Cassey sambil tertawa kecil
Ia kemudian dan Bagas kemudian menuju ke kursi disebelah suaminya, tapi tiba-tiba Garnetta yang baru saja tiba bersama Welas Asih langsung duduk disamping Bagas.
"Itu tempat duduk Key, kamu tidak berhak duduk disana," ucap Naeswari sedikit kesal
"Tidak apa-apa Key, biarkan saja lagian aku juga bisa duduk disamping Omah," jawab Cassey enteng
"Tidak bisa seperti itu Key, jangan biarkan seseorang mengambil alih posisi yang seharusnya menjadi milikmu, cepat duduk disebelah suamimu, mohon maaf yang mulia putri Garnetta, kursi itu bukan milik anda, kamu bisa duduk disebelah nenek Welas," ucap Ratu Pitaloka
Garnetta segera beranjak dari kursinya, dengan sedikit kesal.
Mungkin sekarang aku harus mengikuti keinginan kalian agar bisa mendapatkan hati kalian,
"Maaf yang mulia, hamba tidak tahu, sekali lagi hamba mohon maaf," ucap Garnetta menundukkan kepalanya
"Iya, tidak masalah," jawab Cassey
"Baiklah, karena semuanya sudah berkumpul, saya hanya ingin memperkenalkan yang mulia Putri Garnetta Ayunda putri dari yang mulia raja Kama Jaya dari kerajaan Cempaka Mas, untuk sementara waktu dia akan tinggal di istana ini, sampai dia menemukan Sudiro Atmajaya, jadi mohon kalian bisa membantunya saat dia ada disini," ucap Welas Asih
"Kenapa dia tidak langsung kerumah Sudiro Atmajaya aja, bukankah dia seorang yang cukup terkenal di Kota Jogja ini jadi tidaklah sulit untuk mencari rumahnya, kenapa dia harus menginap disini?" tanya Pitaloka curiga
"Maaf yang mulia, hamba belum pernah bertemu dengan Opah Sudiro, makanya hamba juga belum tahu dimana dia tinggal," jawab Garnetta
Sialan!!, dari semua keluarga kerajaan kenapa justru yang mulia Ratu yang mencurigai aku, sepertinya aku harus berhati-hati dengan wanita itu,
"Kalau begitu, besok Tama Wijaya akan mengantarmu ke rumah Sudiro Atmajaya," jawab Pitaloka
__ADS_1
"Sudahlah Pita, biarkan saja dia tinggal disini untuk sementara waktu, " Sahut Welas
Kenapa aku merasa kalau Garnetta memiliki maksud jahat, ya Allah semoga ini hanya prasangkaku saja,