
"Aaaaarrrrgghhh!!" Siwi berteriak ketika menyadari dirinya ada di sel tahanan wanita
"Gila lo!, pada tega banget ngerjain anak gue sampai segitunya," keluh Ferdan
"Sekali-kali anak kamu itu harus dikasih pelajaran Dan, lagian gaya hidupnya sudah terlalu bebas dan liar, bahaya kalau dibiarkan siap-siap aja lo punya cucu yang tidak tahu siapa bapaknya, jadi kalau saran aku nikahin aja tuh Si Siwi sebelum masa itu akan datang," ujar Bayu
"Masa itu akan datang, kaya judul novel sebelah bro, maksudnya apa coba?" tanya Ferdan
"Masa penjajahan Dan, dimana lo akan di jajah untuk menjadi baby sitter oleh Siwi karena dia belum bisa merawat anaknya," jawab Bayu
"Ngarang kamu, yaudah pasti yang ngerawat bayi Siwi kalau dia punya anak ya Ayu, gue mana bisa merawat bayi," tutur Ferdan
"Inget ya Ka, dulu aja pas Siwi bayi lo yang ngurus dia, karena gue gak bisa ngerawat bayi jadi jangan mimpi kalau aku akan merawat bayinya Siwi nantinya," tandas Ayu
Semuanya tercengang mendengar penuturan istri Ferdan.
"Anj*r!, gue gak nyangka seorang babang Ferdan yang keren dan jago berkelahi ternyata memiliki hati yang lembut dan keibuan ya," goda Ryan menepuk bahu Ferdan
"Diem Rey, pasti lo mau meledek gue kan," jawab Ferdan kesal
"Diih suudzon, orang gue kagum sama lo malah dibilang ngeledek, jahara lo!" sahut Ryan
"Jahara apaan tuh?" tanya Ferdan
"Jahara itu kependekan dari jahat tiada tara," jawab Ryan sambil terkekeh
"Sue!"
"Yu, kita jemput Siwi yuk di kantor polisi?" ajak Ferdan
"Gak mau ah, Kaka aja, gue mau ketemu sama klien sore ini, jadi maaf ya kaka, aku gak bisa temenin jemput Siwi." jawab Ayu yang langsung meninggalkannya pergi
"Yaudah aku aja yang temenin lo," sahut Ryan
"Makasih ya bro, emang lo bener-bener soulmate gue, always available," jawab Ferdan sambil memeluk Ryan
"Cup, cup, sabar ya honey, makanya kamu jangan hanya garang saat melawan para preman aja dong Dan, lo juga sekali-kali harus tegas dan garang sama bini lo, jangan mau ditindas sama dia, gue gak rela lo selalu dikalahkan sama Si Ayu, apa jangan-jangan kamu ini salah satu member STI ( suami takut istri), ?" tanya Ryan
"Bukan Rey tapi semuanya aku lakukan karena aku tuh sayang banget sama Ayu, dan aku tidak bisa memaksa ataupun melihatnya kesusahan makanya dari dulu aku yang selalu melakukan pekerjaan rumah tangga, mengurus Siwi, karena aku kan cuma kerja freelance sedangkan Ayu yang mencukupi semua kebutuhan hidup kami, makanya aku membantunya menyelesaikan pekerjaan rumah, itu aja kok," jawab Ferdan
"Tapi lo kan sekarang udah kerja di tempat gue, dan gue jamin pendapatan kamu akan bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga lo, makanya mumpung belum terlambat kamu suruh Ayu berhenti kerja, ajari dia jadi istri yang baik. Kamu jangan mengerjakan pekerjaan rumah lagi serahkan semuanya pada Ayu, karena itu adalah tugas seorang istri. Kau boleh saja membantunya tapi hanya sekedarnya saja tidak semuanya Dan," ucap Ryan
"Iya bro, nanti saya coba bicarakan sama Ayu, makasih ya nasihatnya," jawab Ferdan
"Sama-sama, yaudah kuy kita ke kantor polisi," ajak Ryan
__ADS_1
"Kuy," keduanya berjalan meninggalkan ruangan perawatan Naeswari.
Setibanya di kantor polisi Siwi langsung berlari memeluk Ferdan erat.
"Papih!!" teriaknya menemui Ferdan
"Sekarang kamu sudah tahukan akibatnya kalau bergaul di luar batas, makanya mulai sekarang papih minta sama kamu, rubah penampilan kamu, jangan takut gak ada PH yang memakai jasa kamu, karena diluar sana banyak kok model yang memakai baju tertutup ataupun berhijab masih laris manis di pasaran, jadi jangan takut rejeki itu Allah yang ngatur nak, bahkan kamu gak jadi model pun papih bisa kok mencukupi semua kebutuhan hidup kamu, kan sekarang papih udah kerja di tempat Om Rey, jadi jangan takut kekurangan lagi ya," tutur Ferdan sembari memeluk putrinya
"Iya Pih, terus mamih gimana?, nanti kalau dia marah gara-gara aku gak jadi model lagi gimana?" tanya Siwi
"Biar papih yang bicara sama mamih nanti ya, kamu gak usah takut," Ferdan mengajak putrinya pulang
*************
Cassey terlihat sibuk mencari baju yang sesuai untuk menghadiri acara pernikahan Hermes dan Agni.
"Sayang, kamu udah dari subuh deh dandan masa belum selesai juga, terus kapan kita jalannya," keluh Bagas
"Sabar dong baby, namanya juga cewek, tentu saja aku mau tampil perfect di acara nikahan soelmate gue," jawab Cassey
"Sayang, kamu tuh pakai apa aja tetap cantik, jadi gak usah mempersulit diri sendiri deh, tampil apa adanya aja, jadilah Cassey yang biasa jangan menor-menor juga dandannya, nanti cowok-cowok pada nempel lagi sama kamu, kamu okem aja banyak yang suka apalagi kamu perfectionis, makin banyak saingan aja aku," tutur Bagas
"Iyeh-iyeh, ni udah kelar kok, kuy jalan!!" ajak Cassey yang sudah menggendong Rendra
"Lo emang udah sehat Nay, kok udah ikut kondangan aja?" tanya Cassey
"Udah Key, mudah-mudahan sih gak papa, lagian aku kan mau lihat juga temen aku nikah, lo gak suka ya aku datang ke pesta pernikahan Hermes?" tanya Naeswari
"Diih baper, ya gak lah Nay, gue seneng dong lo bisa ikut ke pesta pernikahan Hermes, gue tuh cuma mastiin lo udah enakan belum kalau diajak jalan, secara gue juga pernah ngalamin kaya lo, makanya gue tahu rasanya kaya gimana," jawab Cassey
"Iya Key, gue ngerti kok, yuk jalan," ajak Nay
"Halo kakak-kakakku semuanya," sapa Siwi Ramah
"Halo Siwi, kamu cantik banget hari ini," jawab Naeswari
"Makasih kak, Kakak juga look so pretty today," jawab Siwi
Namun Siwi segera mengerutkan keningnya ketika melihat penampilan Cassey.
"Hmmm, kayaknya Kak Cassey harus aku make over dulu deh, biar aura Ratunya bisa keluar dari persembunyiannya," ucap Siwi yang mengambil Rendra dan memberikannya kepada Naeswari
"Tolong gendong sebentar Kak Nay, aku akan mendadani Ratu kita ini agar lebih bersinar," tambah Siwi sambil membawa Cassey ke kamarnya
"Jangan lama-lama Wi, nanti kita bisa ketinggalan kereta," keluh Bagas
__ADS_1
"Only ten minutes kaka," jawab Siwi
"Gue mau diapain sih Wi?" tanya Cassey
"Kaka diem aja, nanti lihat saja hasilnya, sekarang buka bajunya dan ganti pakai yang ini," perintah Siwi
"Apa gak terlalu mencolok warnanya?" tanya Cassey
"Jangan protes Ka, turuti saja semua yang aku perintahkan," jawab Siwi
"Siap Bos," jawab Cassey
Siwi kemudian menambahkan sedikit make up ke wajah Cassey hingga mamah muda itu terlihat lebih cantik dari biasanya.
"You look so pretty sister, benar-benar Ratu sejati!" Siwi berdecak kagum melihat Cassey yang terlihat cantik badai
"Wow, amazing, ini beneran Cassey?" tanya Bagas
"Iyalah masa artis sih, kenapa lo terkesima ngelihat gue, gue makin cantik ya...kawaii ya?" tanya Cassey sombong
"Iya, kawaii banget, awas ati-ati jalannya, inget kamu pakai heels bukan pakai sepatu sport," ejek Bagas
"Iyeh, santuy!, gini-gini gue kan pernah jadi model," ucap Cassey sambil terkekeh
"Nay nitip Rendra bentar ya," ucap Cassey dan Nay mengangguk setuju. Cassey perjalanan pelan-pelan menuju ke mobil.
"Alhamdulillah, selamet juga sampai ke sini," ucap Cassey
Tidak lama mobil merekapun melesat menuju ke acara resepsi pernikahan Hermes. Setibanya disana Cassey berjalan pelan menuju pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai.
"Duh ramai banget lagi, aku tunggu sepi aja," ucap Cassey
"Halo Key, kamu cantik sekali hari ini," sapa Faiq yang datang bersama F4,
"Thanks Bro, kalian juga keren kok," jawab Cassey
"Sayang , ayo sekarang kita kasih selamat ke Hery, mumpung sepi," ajak Bagas
"Iya," Cassey langsung berjalan menghampiri Bagas semua mata tampak tak berkedip menatap Cassey yang tampil cantik dan elegan hari itu, hingga membuatnya sedikit grogi karena diperhatikan banyak orang.
Ketika ia akan naik keatas pelaminan tiba-tiba saja hak sepatunya patah, hingga membuatnya oleng dan terjatuh.
*Bruughhh!!!
Semua tertawa melihat Cassey yang jatuh sambil menarik celana Bagas hingga melorot ke bawah dan menyisakan celana boxernya saja.
__ADS_1