
"Kenapa hari ini males banget belajar," keluh Cassey sambil meneguk air mineral
"Lo pulang aja Key, biara aku antar?" ucap Hermes
"Mending disini, dari pada di istana sendirian BT," jawab Cassey
"Lah si baby bukannya ada di Istana?" tanya Hermes lagi
"Kuliah di hari ini, paling pulang sore, karena hari ini full jadwalnya," tandasnya
"Key!!, gak ikut balapan lo?" tanya Faiz yang mendekatinya
"Gak, gue lagi cuti dulu, gak boleh sama dokter," jawab Cassey
"Cie, sombong amat lo, kaya putri keraton aja," cibir Faiz
"Emangnya cuma putri keraton aja yang boleh sombong, rakyat jelata juga boleh keles," imbuh Cassey membuat Faiz terkekeh
"Gue suka gaya lo Key, " ucap Faiz
"Yuhuu, tapi gue gak suka sama lo," jawab Cassey terkekeh
"Dasar!" jawab Faiz
"Wuiihh, cakep bener, siapa tuh!" ucap Faiq yang menatap kagum kepada cewek yang sedang berjalan mendekatinya
"Siapa?" tanya Faiz penasaran
"Tuh!" tunjuknya sambil menelan salivanya
"Gila, kece badai!" jawab Faiz
"Siapa sih??" Cassey segera bangkit dari duduknya dan melihat siapa yang datang
"Agni!!" teriaknya sambil berlari memeluk Agni
"Kamu kuliah disini?" tanya Cassey
"Iya, aku rindu sahabatku, makanya aku lebih memilih pindah kuliah ke sini daripada di luar kota agar selalu bisa ketemu sama kalian," jawab Agni memeluknya erat
"Kamu gak kangen aku Hery?" tanya Agni sambil membuka tangannya.
Faiz dan Faiq langsung berlari kearah Agni berharap bisa memeluknya, namun tiba-tiba Casey menghadang keduanya dan mendorong mereka berdua hingga terjatuh du tanah.
"Cassey!!" teriak keduanya bersamaan
Hermes hanya terkekeh melihat ulah usil Cassey, ia kemudian mendekati Agni dan memeluknya.
"Kau datang disaat yang tepat Agni," bisiknya sembari memeluk gadis itu
"Apa kau sedang patah hati sekarang?" tanyanya sembari menyunggingkan senyum manisnya
__ADS_1
"Bisa dibilang begitu, kau tahu kan kalau Nay sudah menikah dengan Pandu dan merebahkan sedang bulan madu sekarang, dan itu membuatku sangat sakit dan tersiksa," curhatnya sembari merebahkan kepalanya di pundak Agni
"Don't worry honey, aku akan mengobati luka hati kamu, aku tahu kau membutuhkan aku sekarang makanya aku datang," jawab Agni mengusap lembut kepalanya
"Jadi namanya Agni, terus dia pacarnya si Hermes gitu?" tanya Faiz sedikit kesal
"Iyes, makanya lo jangan godain dia, lagian lo gak tau kan kalau Agni itu jago gelut, jadi jangan coba-coba, atau lo akan di kick sama dia!" ancam Cassey
"Ada apa sih rame-rame disini?" tanya Fadil yang datang bersama Ahmar
"Tuh lagi ngeliat drama romantis!" jawab Faiq kesal
"Gila si Hery, berani banget peluk-pelukan di kampus, ketahuan pak Ahmad bisa panjang urusannya," ucap Fadil yang mendekati keduanya
"Ehemm!!, inget ini kampus sob, daripada dimarahin pak Ahmad mendingan kita nonton balapan aja yuk?" ajak Fadil
Hermes segera melepaskan pelukannya dan menggandeng Agni.
"Kamu temenin aku nonton balapan ya?" tanya Hermes
Agni langsung mengangguk setuju dan berjalan beriringan dengannya menuju ke arena balapan di belakang kampus.
"Hari ini gue pasti menang!" ucap Faiz dengan penuh percaya diri
"Jangan mimpi babang Aiz, selama ada Faiq pastilah gue pemenangnya," cibirnya dengan nada mengejek
"Lo ikutan Mar?" tanya Fadil tidak percaya
"Hadeeh, kalau ada dia mana bisa menang," keluhnya pelan
Cassey terlihat menikmati balapan yang baru saja dimulai, sedangkan Hermes terlihat menikmati pertemuannya dengan Agni. Keduanya masih asing saling bertatapan sembari berpegangan tangan.
"Kacang!, kacang!," cibir Cassey yang merasa diacuhkan oleh keduanya
"Sorry Key, gak maksud kok buat nyuekin kamu, maklumlah kita kan baru ketemu jadi masih kangen-kangennya," sahut Agni terkekeh
"Yaudah aku balik duluan ya?" ucap Cassey
"Kamu marah babe?" tanya Hermes
"Gak kok babe, si Baby sudah jemput didepan, so selamat bersenang-senang," jawabnya sambil mengerlingkan matanya
Gadis itu berjalan meninggalkan tribun penonton menemui Bagas yang sudah menunggunya di depan.
"Baby, sudah lama ya?" sapa Cassey
"Gak kok, baru juga dua puluh menit, kamu mau kemana dulu nih, sebelum pulang?" tanya Bagas
"Makan soto dulu yuk di alun-alun setelah itu kita jalan ke mall, buat beli baju-baju bayi," jawab Cassey
"Ngapain beli baju bayi sekarang Key, lagian usia kandungan kamu kan baru juga dua bulan masih terlalu lama, lagian pamali juga beli baju bayi sebelum usia kandungan tujuh bulan," sahut Bagas
__ADS_1
"Mitos baby, percaya aja sama gituan, udah yuk jalan, laper nih," perintahnya
"Siap permaisuriku," jawab Bagas menggoda
"Suee!" sahut Cassey
Bagas hanya terkekeh mendengar jawaban Cassey, ia segera melesatkan mobilnya menuju ke alun-alun, setibanya disana ia langsung memesan dua mangkuk soto daging dan dua gelas jeruk hangat.
"Wah, yummy!" Cassey segera melahap habis isi mangkuk didepannya dalam beberapa menit saja
"Astaghfirullah Key, masa kamu makan kok kaya bebek gitu sih, belepotan!. Bukannya kamu udah belajar table manner sama Bu Retno ya, kok gak dipakai sih!" cibir Bagas
"Kelamaan baby!, itu dipakainya saat makan bersama dengan keluarga kerajaan saja, kalau gak ada mereka mah bebas," jawab Cassey sambil terkekeh
"Dasar bar-bar!!" gerutu Bagas
Setelah menghabiskan dua mangkuk Soto Cassey pun mengajak Bagas kesebuah mall untuk melihat-lihat baju bayi.
"Lama-lama kalau kamu makannya banyak kaya gitu key, gendut nanti," nyinyir Bagas
"It's Ok baby, namanya juga bawaan bayi, nanti kalau sudah lahiran kan bisa langsing lagi, santuy!" jawabnya enteng
"Hmmm," Bagas kemudian mengajak Cassey memasuki sebuah toko yang menjual berbagai baju, dan pernak-pernik untuk bayi dan balita.
"Wah lucu-lucu banget, jadi pengin beli," ucap Cassey sambil memilih-milih baju bayi di depannya.
"Udah sayang, jangan terlalu banyak pamali loh beli baju bayi ketika usia kandungan belum mencapai tujuh bulan. Lagian kita juga belum tahu apa jenis kelamin anak kita sayang, kita beli aja beberapa sebagai syarat agar bayi kita tidak ileran nantinya," ledek bahas sambil terkekeh.
"Sudahlah jangan percaya mitos!!" hardiknya sambil memilih baju-baju bayi dan segera membayarnya ke kasir
Selesai berbelanja mereka kemudian pulang menuju istana.
"Ishh, gak bisa kenceng dikit apa baby, ngantuk nih kalau kamu bawa mobilnya kaya siput!" cibir Cassey
"Aku pelan-pelan karena lagi bawa kamu sayang, karena aku gak mau terjadi sesuatu dengan anak kita, makanya aku jalan pelan-pelan," jawab Bagas
"Sini biar aku aja yang bawa," Cassey segara mengambil kemudi dan mendorong Bagas keluar dari kursinya.
"Jangan ngebut sayang, ingat bayimu!!" pesan Bagas, namun tidak diindahkan oleh Cassey yang melajukan mobilnya dengan kencang, hingga ketika berada di pertigaan, mobilnya menabrak sebuah minibus yang melesat dari arah berlawanan
**Braakkk!!!
Bagas segera mengecek kondisi Cassey yang membentur stir mobil.
"Kamu gak papa sayang?" tanya Bagas khawatir
"Gak papa, cuma bagaimana dengan mobil yang aku tabrak," jawab Cassey
Bagas segera turun dan mengecek kondisi mobil di depannya, dua penumpang bus itu tidak sadarkan diri termasuk sopir yang terluka parah karena mobilnya menerjang pembatas jalan.
"Astaghfirullah!!, semoga tidak terjadi apa-apa sama mereka," gumam Bagas yang langsung membawa mereka ke rumah sakit
__ADS_1