ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 17. Jati Diri Angga


__ADS_3

"Kim, Bunda boleh minta tolong gak?" tanya Cassey


"Apa?"


"Tolong antarkan paket ini ya ke rumah tante Marsha!" ucap Cassey


"Siap Bun,"


Kimmy segera meminta seorang pengawal untuk mengantarnya menuju ke rumah Marsha.


"Assalamualaikum," sapa Kimmy


Marsha segera membuka pintu rumahnya dan menyambut Kimmy dengan sumringah.


"Waalaikum salam, ada apa Kim?" tanya Marsha


"Aku cuma mau nganter paket dari Bunda," Kimmy memberikan sebuah kado untuk Marsha


"Thanks Kimmy," ucap Marsha


"Sama-sama tante, yaudah Kimmy balik dulu ya, assalamualaikum...."


"Waalaikum salam,"


Kimmy segera masuk kedalam mobilnya dan meluncur pulang meninggalkan kediaman Marsha.


********


"Sial, sepertinya ada yang sengaja mengikuti aku!" keluh Angga yang menambah kecepatan mobilnya


Tiga buah mobil mengikutinya dari belakang, membuat pemuda itu terus menghindari kejaran mereka.


"Jangan sampai kita kehilangan jejak anak Russell Wijaya, cepat kejar lagi!!" perintah seseorang mengarahkan anak buahnya


"Apa kau yakin dia anak dari Russell Wijaya,"


"Tentu saja aku yakin, dan aku tidak akan kehilangan kesempatan emas ini, aku sudah menyelidikinya dari beberapa bulan lalu, dan aku sengaja mengejarnya karena dia tidak mau bergabung dengan ayahnya, dan aku akan menggunakan dia untuk menghancurkan Russell," ucap Aaron


Sepertinya kita harus mencegatnya dari arah yang berlawanan.


*Duaaarrr!!


"Ada apa Pak!!" seru Kimmy ketika mobilnya ditabrak dari depan hingga pengawalnya langsung pingsan karena terbentur strir dan pecahan kaca, beruntugnya Kimmy sempat berlindung dibalik kursi karena duduk dibelakang hingga ia masih bisa selamat.


Kimmy segera turun untuk mengecek kondisi pengawalnya, namun ketika ia turun seorang lelaki langsung menarik lengannya.


"Cepat singkirkan mobilmu atau aku akan menghancurkan mobil kamu!!" hardiknya membuat Kimmy kesal dan langsung menghajarnya hingga pemuda itu jatuh tersungkur.


Kimmy kembali mengangkat pemuda itu dan menghajarnya hingga tidak berkutik lagi.


"Makanya jangan macam-macam sama Kimmy, sudah salah menabrak mobilku bukannya minta maaf malah mau jadi preman, mati kan lo!" Cibir Kimmy


*Buughh!!


Tiba-tiba Aaron keluar dan menghajar Kimmy dari belakang hingga gadis itu terhempas kebelakang hingga membentur mobilnya.


"Minggirkan mobil kamu, atau aku hancurkan!" ancam Aaron


"Nj*r!, beraninya main belakang, maju sini!" tantang Kimmy berjalan menghampiri pemuda itu

__ADS_1


"Aku sebenarnya muak jika harus berhadapan dengan perempuan sepertimu, tapu Karena kamu yang memaksa jadi jangan salahkan aku jika aku akan menghabisimu!" ancam Aaron


"Kimmy!!!" Angga segera menghentikan mobilnya dan keluar untuk menolong gadis itu.


**Buughhh!!


Angga segera melesatkan tendangannya kearah Aaron.


Pemuda itu menyeringai ketika melihat Angga ada di hadapannya.


"Akhirnya kau keluar juga Anggada Wijaya, ternyata wanita ini sangat spesial untukmu makanya kau sampai rela menolongnya!" Aaron menjambak rambut Kimmy hingga membuatnya meringis kesakitan


"Aaarrrggghh!!"


"Lepaskan dia, kau hanya berurusan denganku jadi jangan libatkan dia!" seru Angga


"Baik, asalkan kau ikut denganku!" sahut Aaron


Aaron segera melepaskan Kimmy dan Angga langsung menangkapnya.


Namun bukannya menyerahkan diri, Angga justru melakukan perlawanan terhadap Aaron dan anak buahnya membuat Aaron murka dan langsung menembakkan senjata apinya kearah Kimmy. Beruntung Angga langsung menarik Kimmy hingga tidak terkena timah panas Aaron.


"Kau tidak akan bisa kabur dariku Angga!" seru Aaron


"Sepertinya kita harus menyerah Pak, mereka terlalu banyak dan kita pasti kalah," ucap Kimmy


"Jangan putus asa Kim, kita harus melawannya dulu, lebih baik kita kalah terhormat daripada harus jadi pecundang," jawab Angga


Ia terus melakukan perlawanan hingga tendangan keras dari Aaron berhasil menjatuhkannya.


"Matilah kau Angga Wijaya!" Aaron segera menarik pelatuk pistolnya kearah Angga yang sudah terkapar bersimbah darah.


"Apa kau tidak apa-apa tuan," ucap Gavin


"Kenapa kau datang menolongku paman, pergilah aku tidak butuh bantuan kalian!" seru Angga


"Tapi tuan Russell memintaku untuk menjaga Anda tuan," seru Gavin


"Pergilah, aku tidak butuh bantuanmu, dan katakan pada Ayah, aku tidak butuh bantuannya, dan sampai kapanpun aku tidak mau menjadi penerusnya," sahut Angga meningalkan Gavin


"Kita tolong sopir aku kerumah sakit dulu ya," ucap Kimmy


"Ok, mobilnya tinggal aja disini, kau naik saja mobilku," jawab Angga


"Yaudah nanti aku telpon orang untuk membawanya pulang," sahut Kimmy


Keduanya kemudian pergi menuju ke rumah sakit.


"Halo kakek," sapa Kimmy


"Kenapa kamu bisa seperti ini?" tanya Ganendra


"Tadi ada yang tiba-tiba menabrak mobil Kimmy Kek, terus malah nyerang Kimmy,"


"Ada apa Ga?" Bayu memasuki ruangan perawatan Kimmy


"Kimmy sepertinya habis diserang begal," ucap Ganendra


Angga memasuki ruang perawatan Kimmy sambil membawakan makanan ringan dan minuman untuk gadis itu.

__ADS_1


"Perut kamu gak papa?" tanya Angga


"Gak papa," sahut Kimmy


Sementara Bayu memandangi Angga dengan seksama dari atas sampai bawah.


Ia kemudian mendekati Angga dan menyapanya.


"Apa hubunganmu dengan Russell Wijaya?" tanya Bayu


Angga hanya menatap Bayu dengan tatapan penasaran.


Bagaimana dokter ini kenal dengan papih,


"Apa kau putranya?" tanya Bayu lagi


"Bukan, aku tidak kenal dengan Russell Wijaya," jawab Angga


"Tapi kau begitu mirip dengan Russell Wijaya," sahut Bayu


"Mungkin cuma mirip Om," sahut Angga


"Hmmm," Bayu kemudian meninggalkan ruangan itu.


"Siapa Russell Wijaya?" tanya Gaga


"Dia seorang ketua Mafia ternama di Jogja setelah Naga Api, namanya King Scorpion, dan bahaya kalau Kimmy dekat dengan pemuda itu, karena pasti banyak mafia yang akan memburunya karena dendam terhadap Russel yang selalu membunuh mafia kecil yang dianggap akan menjadi pesaingnya," jawab Bayu


"Tapi bukankah pemuda itu sudah bilang kalau dia bukan putra dari Russell Wijaya," sahut Ganendra


"Tapi aku tidak yakin, pemuda itu begitu mirip dengan Russell, bahkan dari gaya bicaranya juga sama," tambah Bayu


"Jadi kau mencurigainya?" tanya Gaga


"Bukan curiga lagi tapi aku yakin seratus persen kalau pemuda itu adalah putra dari Russell Wijaya dan yang menyerang mereka berdua bukan preman biasa tapu sekelompok mafia atau gengster," jawab Bayu


"Hmmm, aku paham sekarang!" sahut Bayu


"Kimmy harus berhati-hati mulai sekarang, karena bisa jadi dia akan menjadi sasaran para gengster, bila perlu jangan biarkan dia pergi sendiri karena aku takut terjadi sesuatu dengannya," ucap Bayu


"Thanks infonya Bay, nanti aku akan sampaikan kepada Cassey," jawab Gaga


"Kakek, Kimmy mau pulang dulu," Kimmy menghampiri Ganendra dan Bayu


"Yaudah kamu pulang bareng Kakek saja," ucap Ganendra


"Gak usah Om, biar aku yang mengantarkan Kimmy," jawab Angga


Ganendra memandang Bayu sekilas untuk meminta sarannya, Bayu hanya mengangguk pertanda mengizinkan Kimmy pulang bersama Angga.


"Yaudah, asal tidak merepotkan kamu," jawab Gaga


"Tentu saja tidak Om," sahut Angga


Keduanya segera pergi meninggalkan ruangan Gaga setelah berpamitan


"Kau tidak khawatir Ga, aku akan mengawal mereka dari kejauhan," ucap Bayu


"Thanks Bay, kamu masih peduli dengan keluarga kami," ucap Gaga

__ADS_1


"Tentu saja, kalian sudah aku anggap keluai sendiri jadi jangan sungkan," Bayu segera melangkah mengikuti Angga dan Kimmy.


__ADS_2