ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 34 #Berangkat!!


__ADS_3

"Wow, kamu cantik banget Key!" puji Naeswari setelah selesai merias wajah Cassey


"Anj*r!!, gue cakep juga kalau di make up ya, bener kata lo Nay, the power of make up bisa merubah orang jelek jadi cantik atau sebaliknya," ucap Cassey


"Tapi sebenarnya kamu itu udah cakep Key,'" cuma kurang perawatan aja, hihihi...." jawab Naeswari


"Suee lo!!" sahut Cassey


Sementara Bagas tampak berdiri takjub menatap Cassey yang terlihat ayu setelah dipoles oleh tangan dingin Naeswari.


"Ngapain lo bengong disitu baby?" tanya Cassey salah tingkah karena Bagas menatapnya intens


"Aku lagi mengagumi keindahan mahluk Tuhan yang baru saja kusadari," jawabnya tanpa berkedip menatapnya


"Bisa aja lo, tar kalau ada Ayu juga lo bakal ngomong kaya gitu juga," ucap Cassey


"Its true from the bottom of my heart, you look so beautiful baby," kata Bagas mendekati Cassey


"Ehemmm!!, jadi nyamuk deh aku," goda Nay


"Thanks baby, " jawab Cassey tersipu


"Udah ka sikat aja, kelamaan!!" ujar Naeswari


"Sikat, sikat, emang cucian disikat, aku tuh mendadak speechless ketika bertatapan langsung sama kamu Key, " ucap Bagas


"Iya gak papa Bi, gue udah tahu kok dari tatapan mata lo, kalau lo itu sayang ke gue," sahut Cassey penuh percaya diri


Bagas tersenyum dan membuka tangannya, sementara Cassey langsung memeluknya. Tapi Niken langsung menariknya.


"Pantesan lo betah disini, ternyata lo pacaran sama si Baby, pacaran boleh aja, tapi jangan peluk-pelukan gini, haram hukumnya, belum muhrim!" ucap Niken menarik baju Niken


"Siapa sih Mih yang pacaran," sahut Cassey


"Apalagi kalian gak pacaran, tapi udah main peluk-pelukan, lebih bahaya lagi," ucap Niken


"Lagian kenapa mamih disini sih?" tanya Cassey


"Gak tahu tuh si Rey, katanya biar gue aman jadi harus tinggal disini dulu, besok baru balik," jawab Niken


"Oh gitu toh, lah dede Kinan mana?" tanya Cassey


"Ada sama Lulu," jawab Niken


"Terus mamih mau kemana?" tanya Cassey


"Mau ketemu calon mertua, hihihi...." jawab Niken


"Diih dasar ganjen!!" cibir Cassey


**********


"Jadi kamu bisakan gantiin saya sebentar, " pinta Ganendra


"Memangnya kamu mau kemana sih bro kok, pulang buru-buru banget?" tanya Lambang


"Aku ada perlu dengan teman-teman, jadi harus pulang cepat," jawab Gaga


"Ok, tapi lo harus temuin dokter Bayu dulu, sebelum pergi," ucap Lambang

__ADS_1


"Dokter baru itu?, baiklah besok pasti akan kutemui dia, tapi kali ini aku buru-buru jadi maaf belum bisa menemui dia, " Ganendra bersiap-siap dan merapikan meja kerjanya dan segera keluar meninggalkan ruangan itu


"Selamat petang, pak?" sapa seorang laki-laki


"Pe..tang, kamu...Al!" ucap Ganendra terbata-bata melihat sosok didepannya


"Dia Bayu, dokter baru yang aku ceritakan padamu," ucap Lambang mendekati Ganendra


"Betul pak, Saya Bayu Segara dokter umum pindahan dari rumah sakit pusat Jogjakarta, mohon maaf saya baru bisa menemui anda sekarang," kata dokter Bayu


"Eeh iya, saya Ganendra Bimo, saya yang harusnya minta maaf karena belum bisa menyambut kedatangan anda," jawab Gaga


"Tidak masalah pak, saya bisa maklum kok," sahut Bayu


"Hmmm baiklah, maaf tapi saya tidak bisa lama-lama karena saya harus menemui teman-teman saya," Ganendra bersalaman dan meninggalkan mereka


*************


"Pucuk dicinta Gaga pun tiba, lama banget sih lo datangnya, kaya nungguin duren jatuh," ucap Ferdan


"Memang dia duren Dan, gimane sih lo," ucap Noval menepuk pundak Ferdan


"Iyeh, lupa gue," jawab Ferdan


"Maaf guys, hari ini pasien banyak, jadi ya gini, btw gue belum telat kan?" tanya Ganendra


"Belum kok Ga, kita lagi membicarakan strategi buat nanti malam, sekalian senjata yang harus kita bawa," jawab Ryan


"Kalau masalah strategi perang harusnya kita tanyakan sama Paman Danar, karena cuma dia yang jago dalam hal ini," sahut Ganendra


"Kenapa harus paman Danar, bukankah kita punya panglima baru Tama Wijaya, dia juga jago dalam strategi perang, tidak kalah dengan ayahnya," ucap Damar Langit


Tama kemudian memberikan arahan kepada teman-temannya, bagaimana kekuatan lawan dan cara menghadapinya. Semuanya tampak antusias mengikuti arahan yang diberikan oleh Tama.


"Ini lagi ada acara apa sih, tumben banget ada geng gesrek ngumpul di sini?" tanya Danar Gumilang


"Biasalah paman kalau ada kita, pasti akan ada perang antar geng," jawab Ferdan


"Memang geng mana yang mau perang?" tanya Danar


"Geng Naga Api sama Geng Gesrek dong," jawab Noval


"Bagaimana bisa kalian berurusan dengan mereka, apa kalian tidak takut melawan Ares si dewa perang," ucap Danar


"Dia yang membunuh istriku paman, jadi nyawa harus dibayar nyawa, seperti kata Jagat Samudera," ucap Ryan


"Baiklah, karena aku ini juga panglima perang, tentu saja aku tidak akan membiarkan anak-anakku melawan dewa perang sendirian, setidaknya dengan aku ikut bergabung dengan kalian akan bisa menambah kekuatan kalian walaupun tidak banyak, yah maklum saja itu karena aku sudah tua," sahut Danar


"Nah ini, nih yang gue suka dari panglima perang kita, walaupun sudah uzur, tapi semangat perangnya masih empat lima," ucap Ferdan


"Bisa ae lo Dan," ucap Danar Gumilang menirukan gaya bicara mereka


***************


"Lo lagi ngapain sih Nay," tanya Cassey mendekati Nay yang sedang menguping pembicaraan Ayahnya bersama teman-temannya


"Sttt!!, jangan berisik nanti mereka dengar!" ucap Nay pelan


"Sepertinya mereka mau melakukan penyerangan terhadap orang yang sudah membunuh istrinya Om Rey," ucap Pandu yang membuat kedua gadis itu kaget dan berteriak. Beruntung Pandu langsung membungkam mulut Nay dan Bagas yang ada disampingnya membungkam mulut Cassey

__ADS_1


"Dasar cewek kenapa sih suka histeris kalau lihat aku yang tampan," ucap Pandu penuh percaya diri


"Diih najong!!" ucap Cassey dan Nay bersamaan


"Sttt!! jangan keras-keras nanti mereka dengar," ucap Bagas mengingatkan


"Iya baby, santuy," jawab Cassey


"Memangnya kalian tahu dari mana kalau mereka mau menyerang orang yang sudah membunuh istri Om Rey?" tanya Cassey


"Kemarin kita denger pas mereka bicara di rumah sakit," jawab Pandu


"Baiklah kalau gitu gue harus bantu mereka, gue harus memberikan pelajaran pada orang yang sudah membuat Om Rey sedih," jawab Cassey


"Bukan cuma lo Key, tapi kita semua juga mau ikutan bantu mereka," ucap Naeswari


"Ok gengs, berarti kita berangkat sekarang untuk menyusul mereka," jawab Cassey


"Tapi kita harus pake kostum biar mereka gak curiga dengan kita, " jawab Pandu


"Bener banget tuh kata Pandu, kebetulan aku punya kostum cat woman, jadi aku bisa pake deh," sahut Nay


"Gue pake apa dong?" tanya Cassey


"Lo pake jaket kaya waktu lawan Agni aja," sahut Bagas


"That's right baby, makin cinta sama kamu deh, muaaach," ucap Cassey memonyongkan bibirnya


"Diih, mau?" ucap Bagas manja, menggoda Cassey


"Jangan genit kaya papih deh ka, enek lihatnya," cibir Nay


"Enek, apa enak?" goda Cassey


"Kalo lihat lo ama kaka enek, tapi kalau lihat Pandu yang begitu ya enak," jawab Naeswari tersipu malu


"Udah jangan bercanda mulu apa, keburu mereka jauh dan tidak terkejar," ucap Pandu berlari keluar diikuti oleh yang lainnya


"Wait!!!, gue nemuin alamat ini!" teriak Naeswari


"Ini kayaknya alamat yang mereka tuju deh, berarti kita jalan sekarang, gue sama Nay, kamu sama Bagas, Key," perintah Pandu


"Siaap jendral!" sahut Cassey


Mereka segera naik keatas motornya dan bersiap meluncur menuju ke markas Naga Api.


"Are You ready baby!!, pegangan yang kuat ya, Cassey Stoner akan beraksi, berangkaaaat!" teriak Cassey melesatkan motornya


.


.


.


.


.


Siapkan Vote kalian guys, karena perang akan dimulai...so tunggu satu chapter lagi ya...jangan lupa vote yang banyaaak!!!

__ADS_1


Muaaaach 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2