
"Key!!" teriak Nay ketika melihat Cassey masuk ke kamarnya
"Ada apa Nay?" tanya Cassey dengan wajah lelah
"Nanti malam jadi kan?" tanya Naeswari
.
"Iya, tapi aku sekarang butuh istirahat lebih dulu, aku lelah Nay," jawab Cassey
"Kau habis ngapain sih sampai lemas kaya gini?" tanya Nay penasaran
"Aku habis di siksa oleh Bu Retno, guru sekolah kepribadian ku, dia itu super duper galak, lebih galak dari nenek Welas," bisik Cassey
"Wew, masa iya sih," jawab Naeswari
"Cius Nay, makanya aku stress, aku butuh piknik," sahut Cassey
"Yaudah kau istirahat dulu Key, nanti kalau rencanaku berhasil, kita piknik ke Parangtritis," jawab Nay
"Ok sis, bye," Cassey langsung merebahkan tubuhnya di kasur
Naeswari segera keluar dari kamar Cassey, sedangkan Cassey langsung terlelap.
Bagas terlihat kelelahan setelah seharian melakukan kunjungan bisnis menggantikan Damar yang kini lebih sibuk mengurusi kerajaan daripada urusan bisnisnya.
"Kakek, kalau semisal aku tidak mau menjadi seorang raja dan memilih menjadi orang biasa apa boleh?" tanya Bagas
"Kenapa?, apa kamu kelelahan menjadi calon Raja?" tanya Danar Gumilang
"Aku ingin hidup bebas seperti orang lain, tanpa rentetan protokoler kerajaan yang membuatku jengah dan kehilangan kebebasan, aku juga mau berkumpul dengan istriku sama seperti pasangan pengantin baru lainnya, bukan selalu terpisah seperti ini, " keluh Bagas
"Itu pasti karena kamu kangen Cassey, biasanya kamu tidak seperti ini yang mulia, lagian hidup ini adalah pilihan, apapun yang kita pilih semua ada konsekuensinya, baik itu orang biasa ataupun seorang raja," jawab Danar
"Setiap manusia suatu saat akan mengalami titik kejenuhan siapapun dan apapun profesinya, karena itu manusianya dan sudah kodrat manusia yang selalu ingin mencoba hal-hal baru dan serakah, asal kamu bisa memanajemen emosi kamu saat sedang jenuh, kau pasti bisa melewatinya, mungkin besok kita pergi refreshing agar kamu bisa lebih rileks dan melupakan sejenak seabrek rutinitas yang menyebalkan," jawab Danar melajukan mobilnya
Setibanya di Istana, Bagas tersenyum melihat Cassey yang sedang tertidur pulas. Ia mencium wajah polos istrinya saat terlelap.
__ADS_1
"Maafkan aku sayang, karena aku tidak bisa selalu bersamamu, menemanimu, tapi aku akan selalu jadi pendengar setiamu dan mengerti kamu, aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk kamu sayang," Bagas merebahkan tubuhnya disamping Cassey dan memeluknya
**Buughh!!
"Kyaa!!, kau pasti sedang bermimpi tawuran atau sedang menghajar preman-preman, makanya kau menghajarku sayang, hadeeh!!, beginilah rasanya punya istri berandal selalu kena tonjok dan hajar saat sedang tidur bersamanya, karena dalam mimpinya bukan sedang bermesraan dengan suaminya, tapi sedang memukul dan menghajar musuh-musuhnya," ucap Bagas
Ia bangun dan tersenyum memandangi kelakuan istrinya yang bar-bar.
"Membayangkan kamu jadi seorang putri yang anggun dan lemah lembut rasanya mustahil, karena jalan saja kau seperti seorang preman, kata-katamu sedikit kasar untuk ukuran seorang menantu kerajaan, tapi itulah yang membuat aku suka dan sayang sama kamu my princess, karena kamu unik dan berbeda," Bagas mengusap lembut rambutnya
"Baby...kamu sudah pulang?" tanya Cassey yang sambil menguap
"Hoaamm!!"
"Kalau menguap itu ditutup sayang, jangan biarkan menganga," ucap Bagas sambil menutup mulut istrinya
"Pasti bau ya ...makanya harus ditutup," jawab Cassey sambil terkekeh
"Bukan begitu sayang, tapi itu memang adabnya seperti itu, kalau dalam agama kita kita menutup mulut kita saat menguap agar syetan tidak masuk melalui mulut kita, nah kalau secara medisnya karena mulut kita tidak memiliki penyaringan udara seperti hidung makan saat mulut terbuka harus ditutup untuk menghindari masuknya debu, mikroba, yang membawa virus, ataupun polusi udara yang masuk kedalam tubuh dan menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan seperti flu, batuk dan lain-lain," jawab Bagas
"Uncchh, pinter banget sih kamu baby, jadi makin cinta," sahut Cassey sambil memeluk suaminya
"Mau dimandiin?" goda Cassey
"Kuy," jawab Bagas sambil menggendong istrinya menuju kamar mandi
Selesai mandi dan berganti pakaian keduanya langsung bersiap-siap pergi ke alun-alun, akan tetapi Nay menghadang keduanya di depan pintu.
"Kalian mau kemana?" tanya Nay dengan muka juteknya
"Mau makan soto di alun-alun, kamu mau ikut," jawab Bagas
"Ingat Key, kamu punya janji denganku, jangan pergi sebelum menemaniku menemui Omah Welas sekarang," cicit Naeswari
"Ok adik iparku sayang, yuk kita ke rumah nekek dulu," Cassey menggandeng Nay menuju ke rumah Nenek Welas
"Kita ke rumah Omah dulu ya baby, kasian ade kamu," bisik Cassey
__ADS_1
"Emang kenapa dia mau ketemu Nenek?" tanya Bagas
"Si Nay kebelet kawin, hihihihi...." jawab Cassey sambil terkekeh
"Apaan sih Key, siapa yang kebelet kawin!" sahut Nay dengan nada kesal
"Lha kamu bukannya mau minta pernikahan kamu dipercepat berarti sama aja kamu ngebet kawin sama si Dupandu," goda Cassey
"Bukan kawin Key, tapi nikah!, karena keduanya itu beda, " ucapnya dengan nada tinggi
"Iya..., iyain aja lah biar cepet, maklum udah kebelet, hihihi..." celetuk Cassey
"Iiishh, kamu tuh nyebelin sih Key!!" ucap Nay sambil menyungutkan wajahnya
"Gini loh adik iparku yang cantik, kawin fan nikah itu sama sayang, kawin itu istilahnya memang lebih vulgar sedangkan nikah itu lebih halus dan elegan tapi sebenarnya maknanya sama, contohnya kamu dan aku, ibaratnya aku ini kawin yang orang memandangnya sebagai bahasa vulgar yang berkonotasi negatif, dan kamu adalah nikah yang anggun dan elegan orang-orang juga menganggap istilah itu lebih santun karena memiliki konotasi positif tapi mereka tidak menyadari kalau kedua kata itu memiliki kesamaan makna dan tujuan," jawab Cassey
"Gimana sayang aku sudah elegan belum dalam menjelaskan makna kawin dan nikah sama Nay?" tanya Cassey
"Wonderful," jawab Bagas
"Btw kalau boleh tahu apa kesamaan tujuannya?" tanya Nay
"Aaiiish, ini sebenarnya Nay masih polos atau pura-pura gak tahu," goda Cassey
"Tujuan katanya aku gak tahu, swear!" jawab Nay
Cassey hanya terkekeh mendengar jawaban Nay, ia kemudian menarik Nay dan membisikkan sesuatu padanya.
" Oh yes ....oh No,_" bisik Cassey dengan mimik mesumnya membuat Nay langsung mendorongnya
"Sial!, dasar Omes (otak mesum), kirain apaan," cibir Naeswari yang disambut gelak tawa tawa Cassey dan Bagas
Sesampainya dirumah Welas Asih ketiganya langsung saling dorong untuk menyampaikan maksud kedatangannya kesana.
"Kamulah yang bilang ke Omah, kan aku cuma ngantar aja," ucap Cassey
"Iish, kan aku minta tolong kamu Key, buat ngomong sama Omah," jawab Nay
__ADS_1
"Katakan mau apa kalian kesini!, " kata Welas Asih dengan nada tinggi membuat nyali ketiganya langsung menciut.