ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 5. Putus Cinta


__ADS_3

Angga yang tidak sabar melihat Kimmy segera mengambil sesendok nasi dan menyuapi Kimmy dengan paksa.


"Hmmm, ternyata kamu maunya disuapin toh, dasar manja!" ucap Angga


Ia kemudian menggeser tempat duduknya agar berdekatan dengan Kimmy.


"Baiklah kalau kamu maunya disuapin dengan senang hati aku akan menyuapi kamu sayang," bisik Angga di telinga Kimmy membuat gadis itu berdebar-debar


"Issh, bapak apaan sih, Kimmy bisa makan sendiri kok?" ucap Kimmy dengan wajah memerah


"Gak masalah Kimmy, aku cuma tidak mau melihatmu kelaparan, tidak masalah sesekali kamu makan malam, toh gak akan langsung gemuk juga," sahut Angga


"Saya tidak diet kok Pak, saya cuma lagi gak selera makan," sahut Kimmy


"Makanya supaya kamu semangat, sini biar aku suapi!" sahut Angga


"Ti..tidak usah Pak, aku bisa makan sendiri," Kimmy segera mengambil sendoknya dan memakan dengan cepat nasi yang ada didepannya tanpa memperhatikan Angga yang terus menatapnya intens.


Hadeeh, kenapa si Angga ngeliatin gue kaya gitu sih, kan jadi tengsin. Mana kalau semakin dilihat ternyata dia makin ganteng sih!, Ya Tuhan selamatkan hamba dari godaan cogan satu ini.


*Uhukk!!


Kimmy tersedak hingga makanannya keluar menghambur ke wajah tampan Angga.


Seketika wajah manis Angga berubah menjadi jutek dan kesal menatap Kimmy. Tentu saja gadis itu menjadi tidak enak hati dan segera mengambil tisu untuk membersihkan wajah Angga .


"Maaf Pak, tidak sengaja!" ucap Kimmy buru-buru


Angga segera menarik tisu dari lengan Kimmy dan membuangnya. Sepertinya dia sangat marah dan tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh Kimmy.


Lelaki itu terus menatap tajam Kimmy seperti hendak menelannya bulat-bulat, membuat Kimmy semakin ketakutan. Ia kemudian pergi menuju kamar mandi di ruangannya, Kimmy hanya menangis. Ia benar-benar ketakutan melihat tampang bengis Angga.


"Maafkan Kimmy Pak, aku gak sengaja swear!" ucap Kimmy sungguh-sungguh


"Bapak jangan marah ya, jangan bikin Kimmy takut, hiks, hiks!" ucap Kimmy sambil terisak


Angga tidak peduli dengan ucapan Kimmy dan hanya diam dengan tatapan super juteknya.


"Pak kalau Bapak mau pukul aku pukul saja Pak, atau mau tampar, tampar saja. Tapi jangan diamin aku apalagi dengan tampang anda yang menakutkan, aku jadi merasa semakin tidak enak hati," ucap Kimmy


"Diam!, bisa diam gak sih kamu!" ucap Angga kesal


Seketika Kimmy langsung diam tidak bicara lagi, ia segera mengambil tas miliknya dan berjalan pergi meninggalkan ruangan itu.


Angga segera menarik lengan Kimmy dan menyeretnya hingga gadis itu terpojok didinding tembok.


Pemuda itu mulai melayangkan tangannya hendak menampar Kimmy membuat Kimmy langsung memejamkan matanya.


*Cup!


Bukannya tamparan yang didapatkan Kimmy melainkan sebuah ciuman hangat yang Angga berikan untuknya.

__ADS_1


Angga terus memperdalam ciumannya hingga membuat Kimmy semakin kesulitan bernafas. Ia hanya bisa menikmati setiap sentuhan lembut dari lelaki yang mencuri ciuman pertamanya.


Kimmy berusaha mendorong Angga agar bisa melepaskan diri dari ciumannya, namun tenaga lelaki itu terlalu besar sehingga ia tidak bisa lepas dari pelukannya.


"Aaarrrggghh!!" Angga berteriak ketika Kimmy menggigit bibirnya hingga berdarah


Kimmy terpaksa menggigit bibir Angga supaya bisa lepas dari pria itu, ia segera berlari keluar ketika Angga masih mengerang kesakitan.


Ia berlari buru-buru sehingga tasnya tertinggal di ruangan dosen killer itu.


"Balik lagi gak ya, tapi kalau aku balik lagi aku takut Pak Angga akan berbuat macam-macam padaku!, tapi kalau gak balik aku gak bisa pulang mana uang sama ponselku di dalam tas, huft!!" keluh Kimmy


Gadis itu terus berjalan gontai menuju gerbang kampus.


"Kenapa aku gak temuin Juna saja di tempat nongkrongnya, terus minta antar pulang deh, pasti dia mau anterin aku pulang!" celetuk Kimmy yang langsung berlari menuju kesebuah kafe yang tidak jauh dari kampus


Kimmy hanya bisa menahan sesak di dadanya ketika melihat kekasihnya sedang bermesraan dengan wanita lain disana. Hatinya begitu hancur melihat pujaan hatinya menghianati hubungan cinta yang sudah mereka rajut selama lebih lima tahun.


tak terasa derai air matanya terus mengalir membasahi pipinya.


Juna yang menyadari kehadiran Kimmy segera mendekatinya.


"Sayang, maaf ini gak seperti yang kamu lihat kok, aku sama Meta tidak ada hubungan apa-apa," ucap Juna membela diri


"Lepas!, jangan sentuh aku. Aku jijik!" teriak Kimmy saat Juna hendak memeluknya


Namun Juna berusaha terus mendekati Kimmy, dan kali ini ia benar-benar sedikit melakukan kekerasan untuk menenangkan Kimmy yang terus meronta dan mencoba lari darinya.


**Plaakk!!


"Sayang jangan marah dong, beneran gue sama Meta gak ada apa-apa, kamu cuma salah paham. Kamu tahu kan selama ini gue cuma sayang sama kamu," tutur Juna menenangkan Kimmy


"Aku gak percaya Juna, kamu bohong. Mana ada teman pakai acara mesra-mesraan segala, jujur saja kalau kamu sudah bosen sama aku. Aku ikhlas kok melepas kamu bersama Meta. Dan mulai saat ini kita putus!!" seru Kimmy


"Sukur deh kalau lo tahu diri Kimmy, cewek triplek kaya lo emang gak pantas jadi pacar Juna, asal lo tahu aja ya, gue sama Juna sudah jadian dari semester pertama. Kalau lo mau tahu alasannya kenapa Juna berpaling sama gue itu karena Lo yang terlalu lugu, terlalu polos. Sampai-sampai ciuman aja gak mau. Ingat cowok juga butuh belaian, maka jangan salahkan kalau cowok lo cari cewek lain yang bisa memberinya kehangatan dan belaian!" cibir Meta membuat Kimmy semakin tertusuk mendengarnya.


Ia segera berlari meninggalkan keduanya.


Juna berusaha mengejar Kimmy namun Meta menariknya.


"Ngapain sih lo harus ngejar dia, bukannya kamu sudah gak suka sama dia, terus ngapain dikejar lagi!" cegah Meta


"Gue gak bisa putusin dia gitu aja, ahh...susah jelasinnya sama kamu!" jawab Juna yang kemudian kembali mengejar Kimmy


"Jangan bilang lo gak mau putus sama dia karena dia putri keraton Arjowinangun, asal lo tahu Juna, Kimmy bukan anak kandung Ratu Cassandra, dia cuma anak angkat yang diadopsi oleh pihak kerajaan, jadi lo jangan harap bisa jadi pangeran!!" ujar Meta


"Darimana kamu tahu itu?" tanya Juna


"Karena gue masih keluarga kerajaan juga, jadi tahu semuanya tentang Kimmy, kamu tetaplah setia padaku, karena aku adalah putri dari Pangeran Lingga Rahardian, kau akan menjadi seorang pangeran bila bersamaku!" jawab Meta


**Plaakk!!

__ADS_1


Kimmy yang tadinya luluh melihat Juna yang terus mengejarnya tiba-tiba harus menelan kepahitan untuk kedua kalinya ketika tahu Juna mendekatinya karena dia putri dari raja Keraton Arjowinangun. Ia langsung melesatkan kembali tamparannya kewajah Juna hingga membuat pemuda itu meringis menahan sakit.


"Dasar brengsek, nyesel gue pernah sayang sama lo!" cibir Kimmy


"Kenapa lo balik lagi!, jangan bilang lo masih sayang sama Juna!" hardik Meta


"Gue balik lagi buat ngasih pelajaran ke dia kok, gue juga sudah enek liat mukanya, apalagi muka pelak*r kaya lo!" sahut Kimmy


"Brengs*k lo, berani-beraninya bilang gue pelak*r!" jawab Meta sambil menjambak rambut Kimmy


Tentu saja Kimmy tidak tinggal diam, ia juga menjambak balik rambut Meta dan mencakar gadis itu.


Kini keduanya terlibat pertengkaran sengit, saling jambak dan saling cakar.


Juna berusaha memisahkan keduanya, alih-alih memisahkan mereka Juna malah terkena sasaran kemarahan keduanya.


"Diam!, jangan ikut campur!!" teriak Kimmy dan Meta bersamaan


Mereka langsung menghajar Juna bersamaan.


**Buuughhh!!


"Kyaaa, kenapa gue yang malah di hajar dasar cewek-cewek bar-bar, gak ada akhlak kalian!" gerutu Juna


*Dug!!


Kimmy berhasil menendang Meta hingga gadis itu jatuh tersungkur ke tanah.


"Sukurin lo, makanya jangan sok bisa ngalahin gue?" umpat Kimmy


"Sayang kamu gak papa?" tanya Juna mendekati Meta membuat Kimmy semakin enek melihatnya.


"Ciih, dasar brengs*k, semoga kau akan mendapatkan balasannya secepatnya Juna!" batin Kimmy


Ia kemudian pergi meninggalkan keduanya dengan langkah gontai.


Ketika melihat sebuah kaleng bekas minuman muncul sebuah tingkah usilnya.


Ia mengarahkan kaleng kosong itu kearah Juna dan Meta yang sedang berpelukan, dan kemudian menendangnya.


*Pletak!!


"Awww!!" teriak seorang laki-laki dari kejauhan


"Yes, pasti sakit banget tuh rasanya!" seru Kimmy yang langsung bersembunyi dibalik rimbunan bunga bugenvil.


Ketika ia melongok apa yang terjadi dengan Meta dan Juna ia sedikit tercengang karena keduanya masih asyik saling berpelukan.


"Loh kok gak kena, terus yang teriak tadi siapa?" tanya Kimmy


"Gue!!" ucap Angga yang tiba-tiba berdiri di depan Kimmy sambil memegang kaleng yang ditendang oleh Kimmy

__ADS_1


"Maaf Pak, gak sengaja, hehehe!" jawab Kimmy sambil nyengir kuda


__ADS_2