ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 #Episode 23. Penyerangan 3


__ADS_3

**Dor, dor!!"


Tubuh Kinan jatuh tersungkur bersimbah darah, membuat Ryan terperanjat menatap putrinya, trauma kematian Zahra membayang di wajahnya, membuat lelaki itu langsung bangkit dan segera menghampiri Aaron dan menghajarnya hingga pemuda itu terkulai lemas tidak berdaya.


"Beraninya kau melukai putriku!!" Seru Ryan yang langsung menyabetkan samurai ke tubuh Aaron hingga pemuda itu berteriak-teriak menahan sakitnya.


.**Aarghhh!!!


"Semuanya serang mereka!!" perintah Aaron kepada anak buahnya


**Buughh!!


Sebuah tendangan melesat kearah Ryan hingga tubuhnya terjungkal dan menjauh dari Aaron.


"Jadi kalian kembar!" seru Ryan yang menatap Aaron ada dua


"Kau salah di hanya duplikat dan akulah yang asli!" jawab Aaron menyeringai


"Sial, beraninya dia mempermainkan aku, dan dia sudah membuat putriku terluka, bersiaplah untuk menerima balasan dariku," gumam Ryan, Ia segera bangkit dan mengambil samurainya untuk menghadapi dua Aaron sekaligus


"Maju kalian berdua!" tantang Ryan.


"Gede juga nyali orang tua ini," ejek Aaron


Keduanya langsung menyerang Ryan bersamaan, sementara itu Angga dan ayahnya baru tiba di lokasi.


"Sepertinya ada yang sudah mendahului kita," ucap Russell


"Mungkin keluarga Kimmy yang datang menyelamatkan dia," jawab Angga


"Bisa jadi," sahut Gavin


"Kalau begitu kita pergi saja dari sini," ajak Russell


"Tinggu ayah, sepertinya mereka kekurangan personil, kita harus membantunya, apalagi Kimmy belum terlihat ada disana," jawab Angga


"Kau sama Gavin saja, ayah banyak urusan," jawab Russell meninggalkan tempat itu


"Apa kau tidak ingin menolong calon menantu anda yang sedang mengandung cucumu ayah," ucap Angga membuat Russell terperanjat


"What!!, are you serious?" tanya Russell


"Of course," jawab Angga berjalan menuju ke arena peperangan.


"Sial, bagaimana bisa kau menghamili anak orang tanpa sepengetahuanku Angga!!" seru Russell yang langsung menyusul putranya


"Namanya juga anak jaman sekarang tuan, selalu mengambil langkah tanpa berpikir apa akibatnya," sahut Gavin


Rey terus menyerang dua orang yang telah mencelaki Kinan dengan membabi buta. Ferdan yang melihat Ryan kewalahan menghadapi duo Jin Arab segera membantu sahabatnya itu.

__ADS_1


"Pang kita bantu Rey nyok, kasian dia kalau melawan duo jin Arab itu sendirian, bisa-bisa encoknya kumat," ajak Ferdan


"Ok Dan, bentar gue ganti PP WhatsApp dulu," sahut Noval


"Diih, narsis banget lo, lagi keadaan henting kaya gini sempat-sempatnya ganti PP WhatsApp," cibir Ferdan


"Eleh kaya lo gak narsis aja!, lo juga barusan upload video tik tok," sahut Noval


"Sssttt, jangan kenceng-kenceng, malu kan kalau ketahuan gue anak tik tok, bisa turun kemachoan gue," bisik Ferdan


"Kalau gue narsis gak masalah secara gue kan Duren manis ( Duda keren macho dan narsis)," ucap Noval sambil terkekeh


"Macho darimananya lo, machoan juga gue," jawab Ferdan menunjukkan otot lengannya


"Wooii, Ferdan, Opang bantuin gue jangan pada narsis mulu!!" teriak Ryan


"Yoi Bro!!" Keduanya langsung berlari menghampiri Ryan


"Ayem coming guys!" seru Ferdan yang menghampiri Ryan


"Ayam combek bro," sambung Noval


"Hah, rupanya trio aki-aki yang datang untuk melawanku, maju kalian semuanya!" tantang Aaron


"Sombong banget nih jin Arab, kita kasih pelajaran dia guys," ucap Ferdan


"Yoi, biar tahu siapa kita!" imbuh Noval


"Sue lo, kenapa pas giliran bilang kunyuk lo nunjuk gue, masa orang ganteng dan kece gini disamakan sama kunyuk, gak level tahu!" cibir Ferdan


"Santuy bro, canda aja, jangan baper ah," jawab Opang


Ryan segera melesatkan pukulannya kearah Aaron, hingga pemuda itu terhempas beberapa langkah ke belakang.


Sementara Ferdan dan Noval melawan Aaron kw hingga lelaki itu kewalahan menghadapi keduanya.


Ketika Ryan akan menggunakan samurainya ke tubuh Aaron tiba-tiba ia merasakan sakit dibagian punggungnya.


*Kraakk!!


"Aarrgghh!!" teriak Ryan membuat Noval dan Ferdan kaget


"Kenapa Rey?" tanya Ferdan


"Tulang punggung gue kayaknya mau lepas," ucap Ryan membuat Ferdan dan Noval terkekeh mendengarnya


"Wah encok itu, makanya lo harusnya minum obat kuat dulu sebelum berperang maklumlah udah tua, jadi kayak gitu," goda Ferdan sambil terkekeh


"Sue , awas aja kena karma lo ngetawain gue!" sahut Ryan

__ADS_1


Aaron tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk membalas pukulan Ryan. Lelaki itu segera melesatkan pukulannya kearah Ryan.


*Buugghh!!


Angga segera menepis serangan Aaron dan menendang pemuda itu hingga jatuh terjerembab ke tanah.


"Ya Allah mudah-mudahan ada yang menolong Kinan, kalau dia laki-laki akan ku jadikan suami Kinan, kalau perempuan akan ku jadikan anak angkat," ucap Ryan berusaha mengangkat Kinan yang masih tidak sadarkan diri disana, namun apalah daya ia tidak kuat menggendong Kinan karena cedera di punggungnya.


"Gak jadi nolong gue bro," sela Ferdan


"Kok gitu Dan," ucap Ryan kecewa


"Lah kan gue udah kawin Rey, bagaimana nasib gue kalau disuruh nikahin Kinan nanti, bisa-bisa gue di di giling di mesin cuci sama Ayu," goda Ferdan


"Sue, dasar suami takut istri!" cibir Ryan


"Bukan takut Rey, tapi setia," jawab Ferdan


"Setia, setiap tikungan ada," sahut Ryan


Angga melihat Devin berhasil menyelamatkan Kimmy yang disandera oleh Aaron.


Pemuda itu merasa sedikit kecewa karena bukan dia yang berhasil menyelamatkan Kimmy. Ada rasa cemburu ketika melihat kedekatan Kimmy dan Devin.


"Sial, andai aku tidak datang terlambat, pasti gue yang menyelamatkan Kimmy," gumamnya.


"Habisi Ayah, bantu aku menghajar Aaron, gue mau menyelamatkan dia!" ucap Angga menunjuk kearah Kinan yang bersimbah darah


"Ok nak, selamatkan calon menatuku dan cucuku, biarkan aku dan Gavin yang melawan dua Aaron ini," jawab Russell


"What, menantu, cucu!, emangnya siapa kamu?" tanya Ryan kaget ketika mendengar ucapan Russell


"Sudahlah Om, nanti aku jelaskan, sekarang aku harus membawa putri Om kerumah sakit agar nyawanya bisa diselamatkan," ucap Angga yang langsung menggendong Kinan menuju ke mobilnya.


"Rey, tetnyata Kianan sedang hamil, siap-siap lo bakal punya cucu," ucap Ferdan


"Jangan sembarangan ngomong lo Dan!" tandas Ryan


"Lah emang benar, masa lo gak denger ucapan pria berambut putih itu, dia bilang selamatkan calon menantuku dan cucuku, berati sudah jelaskan, kalau lelaki yang tadi menolong Kinan adalah kekasih Kinan dan ayah dari bayi yang dikandungnya," jawab Ferdan


"Ada apa sih, kok kayaknye seru banget?" tanya Noval yang sudah selesai melawan Aaron kw.


"Kepo lo!" sahut Ferdan


"Terus gue harus gimana Dan?" tanya Ryan


"Lo harus segera menikahkan mereka, jangan sampai kandungan Kinan bertambah besar, bahaya kan kalau sampai orang-orang tahu putri semata wayang Rey hamil diluar nikah, cus nikahin merek setelah Kinan sembuh," jawab Ferdan


"Benar aku juga setuju jika Angga segera menikah dengan putri anda," ucap Russell duduk disamping Ryan menambah lelaki itu bertambah galau.

__ADS_1


"Tuh calon besan udah setuju, cepat cari hari baik untuk hari pernikahan Kinan dan Angga," tambah Noval


__ADS_2