ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 #Episode 48. Surat Perjanjian


__ADS_3

"Jadi fix ya lo jadi ngajar di SMA Merah Putih," ujar Kinan


"Iya Kin, doain gue ya biar bisa jadi guru olahraga yang baik dan benar!" jawab Angga


"Baik dan benar kaya mau jawab soal ulangan aja lo!" jawab Kinan


"Kin gue boleh curhat gak sama lo?" tanya Angga


"Boleh dong, soklah kalau mau curhat, pasti aku dengerin kok," jawab Kinan


"Gue deg-degan banget menjelang hari pernikahan gue yang tinggal dua hari, gimana ya Kin biar aku gak grogi saat akad nikah nanti, soalnya gue takut salah sebut nama saat ijab qobul nanti,"


"Yaelah gitu aja repot, ngopi dulu lah sebelum acara akad biar gak grogi, jangan lupa minumnya lawak white Kopi biar lo ketularan ganteng kaya Lik Mimin Ho," jawab Kinan sambil terkekeh


"Sue lo, emang kurang ganteng apa gue?"


"Malem-malem beli sekoteng ( cakep)


Sekoteng enak buat angetin badan (cakep)


Emang bener muka lo ganteng


tapi sayang gak punya kerjaan ( Eeeaaa)"


"Bisa aja lo Kin, gue balas ya?"


"Soklah, gasken,"


"Anak kecil makan di papan (cakep)


Makannya nasi ketan (cakep)


Emang gue belum punya kerjaan


Tapi awas susah dilupakan ( eeaaa)" jawab Angga


" Sue jago juga lo dalam balas pantun, nyerah gue," sahut Kinan


"Nyerah kan lo!"


"Kita main tebak-tebakan aja nyok," ajak Kinan


"Kuy!"


"Kopi, kopi apa yang bikin sedih," tanya Kinan


"Kopi gak pakai gula,"


"Salah,"


"Kopilih menikah dengan dia padahal kita sudah pacaran lima tahun, eeeaaa!!" jawab Kinan sambil terkekeh


"Curhat lo!" sahut Angga


"Gak sih, gantian kamu Ngga!"


"Kopi, kopi apa yang bikin bahagia," tanya Angga

__ADS_1


"Kopinang aku jadi istrimu, eeaaa!" jawab Kinan


"Diih ngarep, ada lagi yang lebih membahagiakan apa Kin," sahut Angga


"Kopijakkan kaki ke pelaminan bersamaku eeeaa!!" jawab Kinan


"Anj*y jago ngegombal ternyata lo, nyarah gue!" jawab Angga


**Dreet, dreet, dreet!!


Ketika keduanya sedang asyik bercengkrama tiba-tiba ponsel Angga berbunyi.


"Bentar ya Kin, ayang Beb nelpon," sahut Angga


"Santuy, angkat aja dulu," jawab Kinan


"Halo ada apa sayang?" tanya Angga


"Kita harus ketemu sekarang, aku mau bicara penting," jawab Kimmy


"Gak bisa dong sayang, kan kita lagi dipingit, kita gak boleh ketemu dulu sampai akad nikah tiba," jawab Angga


"Bodo amat, yang jelas aku mau ketemu kamu sekarang titik!!" seru Kimmy


"Kenapa sih maksa banget kamu mau ketemu aku, pasti kangen ya," goda Angga


"Diih Jangan kepedean deh, aku mau ketemu karena ada yang penting, kalau lo nolak berarti fix lo gak sayang sama gue," jawab Kimmy


"Ok, ok jangan ngambek dong sayang, baik kita ketemu dimana?" tanya Angga


"Baik sayang, gue udah stay disini kok. Kamu nyusul aja, aku tunggu ya,"


"Ok, aku jalan sekarang," Kimmy segera melesatkan mobilnya menuju ke kafe tempat Angga berada


"Lo mau ketemuan sama Kimmy ya?" tanya Kinan


"Iya, emangnya lo mau kemana?" tanya Angga


" Gue, pulang aja ya, soalnya gak enak kan nanti ganggu lo sama Kimmy," jawab Kinan


"Gaklah, tuh dia sudah datang," Angga segera menyambut Kedatangan Kimmy


"Hai sayang," sapa Angga mempersilahkan Kimmy duduk


"Lo ngapain disini Kin," tanya Kimmy


"Gue cuma mau ambil surat lamaran Angga, kebetulan dia mau melamar pekerjaan di sekolah aku, boleh kan?" tanya Kinan


"Boleh dong, lagipula di sekolah lo kan nggak ada cewek-cewek centil kaya di kampusnya Angga. Paling yang ada juga Abg-Abg alay, gak masalah kalau sama bocil mah," jawab Kimmy


"Ya udah kalau gitu gue balik ya," sahut Kinan


"Lo dusini aja temenin gue, sekalian pulang bareng gue," jawab Kimmy


"Ok bos,"


"Jadi kamu mau ngomong apa sayang?" tanya Angga

__ADS_1


"Baca!!" Kimmy memberikan selembar surat perjanjian Pranikah dan Angga langsung membacanya


"Kamu serius sayang?" tanya Angga


"Ya iyalah masa gue main-main!"


"Pernikahan itu hal yang sangat serius sayang dan tidak boleh untuk mainan, karena bagiku menikah itu sekali seumur hidup!" jawab Angga


Kinan yang penasaran dengan isi surat perjanjian pra nikah itu, langsung merebutnya dari tangan Angga. kan ia sangat terkejut ketika membaca isinya.


"Gila lo Kim, nikah buat main-main. Mana kamu mau gugat cerai Angga setelah satu tahun pernikahan kalian, udah gitu Angga dilarang menyentuh kamu. Parah lo bener-bener parah!" seru Kinan


"Udahlah lo jangan ikut campur Kin, ini urusan gue sama Angga, lagian Angga juga gak keberatan kok kenapa lo yang sewot." jawab Kimmy


"Lo yang sabar ya Ngga, gue pasti dukung lo guys. Dan gue janji bakal doain lo biar balok es dihati Kimmy mencair dan dia bertekuk lutut memohon cinta lo!" ucap Kinan


"Terserah lo aja Kinan, sekarang gimana dengan kamu Angga, lo setuju kan?" tanya Kimmy


"Iya, apapun yang kamu mau aku ikutin," sahut Angga membuat Kimmy langsung tersenyum bahagia dan pergi meninggalkan Angga


"Gue bener-bener salut sama lo Ngga, sampai segitunya lo melakukan semuanya hanya untuk mendapatkan cinta Kimmy. Tapi aku yakin tidak lama lagi Kimmy akan jatuh cinta sama lo trust me bro, " ucap Kinan mencoba memberikan motivasi kepada Angga


"Thanks Kinan,"


"Kinan ayo pulang!!" seru Kimmy


"Yaudah bro, gue cabut dulu ya. Jangan sedih, bye!" Kinan


Angga cuma mengangguk dan melambaikan tangannya kearah mereka.


************


*Huek, huek, huek!!


Nilam terlihat sedang memegangi perutnya yang terasa mual.


"Kamu hamil?" tanya Bambang membuat Nilam kaget


"Romo, ngagetin aja,"


"Katakan Nilam, kau hamil bukan?" tanya Bambang lagi


"Tidak Romo, aku cuma masuk angin saja, besok juga sembuh," Kilah Nilam


"Aku ini bukan anak kemarin sore yang bisa kau bohongi Nilam, mana mungkin orang masuk angin setiap hari muntah-muntah dan kamu juga lebih suka makan makanan yang asam-asam, sudahlah katakan saja jangan bohong lagi!" seru Bambang


"Iya ayah aku hamil dua minggu," jawab Nilam menundukkan wajahnya.


**Plaaakk!!


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi gadis belia itu membuatnya bersedih dengan perlakuan kasar ayahnya tersebut.


"Jadi ini hasil kamu kuliah di luar negeri dengan nilaib Cumlaude tapi akhlaknya juga Cumlaude bejatnya!" hardik Bambang membuat Nilam semakin tertunduk sedih


"Asal kau tahu, yang Mulia Ratu Harsiwi pasti akan marah besar dan bisa saja melepaskan jabatan Romo jika tahu kau sedang hamil. Atau bisa saja di menghukum kita karena ia mengira aku menipunya dengan menjodohkan kamu yang sedang hamil dengan seorang putra mahkota. Sekarang katakan siapa yang menghamili kamu!" ujar Bambang dengan nada tinggi


"Jonas Romo, dia teman kampus aku juga. Tapi Romo tidak usah khawatir karena aku juga sedang mencari cara bagaimana untuk menggugurkan kandungan aku ini, karena sebenarnya aku juga tidak sudi mengandung anak dari seorang gengster seperti Jonas. Dan aku bisa jamin kalau Bunda Ratu tidak akan curiga dengan aku, kau lihat kan aku tubuhku tidak berubah meskipun aku sedang hamil. Itu karena aku masih bisa jaga body aku supaya orang-orang tidak tahu kalau aku sedang hamil, kecuali Romo." jawab Nilam dengan sinis

__ADS_1


__ADS_2