
"Kamu kenapa sayang?" tanya Bagas ketika menyambut kedatangan Rendra
"Biasa Romo, namanya juga anak jantan, luka dikit gak masalah kan?" jawab Rendra
"Iya le, tapi jangan sering-sering juga kali," sahut Bagas mengusap lembut putranya
"Bunda mana Romo, kok sepi?" tanya Rendra
"Gak tahu, lagi belanja kali sama Kimmy. Soalnya tadi pamitnya mau pergi sama Kimmy," jawab Bagas
"Assalamualaikum!" seru Cassey dari kejauhan
"Waalaikum salam,"
"Kamu kenapa honey bunny sweety?" tanya Cassey
"Iih, bunda apaan sih," Rendra segera menjauh dari Cassey
"Kamu mau kemana sih honey, orang bunda cuma mau lihat luka kamu doang kok," keluh Cassey menarik rambut Rendra
"Ampun bun, sakiit!!" seru Rendra
"Makanya jadi anak nurut, jangan mengelak mulu," gerutu Cassey
"Abis tawuran dimana lo?" tanya Cassey
"Rendra gak tawuran bun, aku dikeroyok orang tadi!" sahut Rendra
"Terus lo kalah gitu!" cibir Cassey
"Gak kalah sih Bun, cuma mereka main belakang saat Rendra lengah,"
"Jangan alasan anak muda, sama aja itu namanya kalah-kalah juga, makannya lo harus sering latihan jangan mabar mulu, kalau kamu tidak pernah meningkatkan ilmu beladiri kamu ya siap-siap aja kamu akan tertindas," cibir Cassey
"Iya bun, nanti aku akan giat berlatih lagi. Tapi aku mau istirahat dulu ya, aku lelah Bunda," ucap Rendra
"Kenapa si ganteng Bun?" sela Kimmy
"Bocor kepalanya abis dibantai orang," sahut Cassey
"Siapa yang lakuin itu ke kamu dek, kasih tahu alamatnya biar kakak hajar tuh anak!" jawab Kimmy
"Banyak kak yang ngeroyok aku, emang berani lawan anak ratusan yang biasa tawuran," tantang Rendra
"Beranilah, lawan anak ingusan tinggal aku jitakin satu-satu pasti kelar," jawab Kimmy enteng
"Hmmm," jawab Rendra acuh
"Kenapa lo dek, ngeremehin kakak banget?" tanya Kimmy
"Gak kok, cuma Rendra capek, butuh istirahat," jawab Rendra
"Yaudah istirahat sana, kasian banget adekku!" Kimmy mengantar Rendra menuju ke kamarnya
__ADS_1
"Udah kak jangan masuk, sampai sini saja," cegah Rendra
"Emang kenapa sih aku gak boleh masuk kamar lo?" tanya Kimmy penasaran
"Jangan kepo kakak, ingat ini area terlarang buat cewek-cewek, dan hanya boleh dimasuki oleh para cowok-cowok ganteng," ucap Rendra
"Diih, kaka jadi curiga deh, jangan-jangan kamu menyembunyikan sesuatu di dalam kamarmu, ayo cepat ngaku?" tanya Kimmy memaksa
"Tidak ada kak, beneran!" jawab Rendra
"Yang bener lo?" tanya Kimmy lagi
"Trust me sister,"
"Ok, untuk sementara aku percaya, yaudah selamat istirahat ya sayangkuh," ucap Kimmy mencium pipi Rendra
"Iiishh kaka, jangan cium-cium aku lagi, aku udah gede tahu, bukan anak kecil lagi jadi please jangan perlakukan aku seperti anak kecil lagi," sahut Rendra
"Iya sayangkuh, adek aku udah gede sekarang dicium aja gak mau, aku sedih," ucap Kimmy sambil berlalu
********
Pagi harinya dikampus, Kimmy berusaha menghindar dari Angga setelah kejadian di ruangan Angga, bahkan gadis itu sengaja bolos saat ada jam pelajaran dosen killer itu.
"Beneran lo mau cabut Kim?" tanya Andara
"Iya, gue gak mau ketemu dosen cab*l itu lagi," sahut Kimmy
"Bodo amat, biar gue ngulang tahun depan dengan dosen yang berbeda," jawab Kimmy
"Tapi gak ada dosen lain untuk mata kuliah itu loh Kim,"
"Biarkan sajalah, aku gak peduli," Kimmy segera keluar dari kelasnya.
*******
*Di Kantin
"Hmmm, gue mau ngapain ya, kalau pulang pasti Bunda curiga, karena pulang cepet, kalau dikampus terus, bisa-bisa si Angga nemuin gue, terus gue di suruh kerja rodi lagi, hmmm...mending jalan-jalan aja deh," Kimmy segera membayar makananya dan pergi menuju ke alun-alun.
Dia melihat ada anak SMA sedang tawuran di dekat alun-alun.
"Dasar anak-anak jaman sekarang bukannya belajar malah tawuran, gue kerjain baru tahu rasa lo!" cibir Kimmy
Gadis itu segera menuju ke Masjid alun-alun, Ia segera menyalakan pengeras suara masjid dan menyalakan bunyi mobil patroli polisi untuk menghalau para remaja yang sedang terlibat tawuran itu.
Mereka segera lari tunggang langgang ketika mendengar bunyi sirine mobil polisi, membuat Kimmy terkekeh geli melihatnya.
"Woi, ngapain kamu didalam mesjid ketawa-ketawa, jangan-jangan mau maling sound sistem ya!" hardik seorang lelaki yang memasuki masjid
"Diih, tampang keceh gini dibilang maling enak aja!" seru Kimmy
"Tampang mah gak ngaruh, sekarang malah lagi tren maling cantik!" jawab lelaki itu
__ADS_1
"Eeh, mending kabur ah daripada dikira maling terus dikejar masa," Kimmy segera keluar dari masjid dan berlari meninggalkan tempat itu
"Neng tunggu!!" teriak lelaki itu mengejar Kimmy
"Astaghfirullah, dia malah ngejar aku, sue mana bawa masa lagi!" Kimmy semakin mempercepat larinya ketika beberapa orang ikut mengejarnya
"Ya Allah tolong Kimmy ya Allah, selamatkan aku dari kejaran massa yang akan merusak nama baik aku!!" ucap Kimmy
"Bagaimana kalau Romo dan Bunda tahu anak gadisnya ditangkap dan dipukuli massa gara-gara dituduh maling speaker masjid, huft apa kata dunia anak seorang raja dihakimi warga. Oh ... membayangkannya pun aku tidak berani!!"
"Kyaa!!, kena kamu!! mau lari kemana lagi, dasar maling!" teriak seorang lelaki yang menghadang langkahnya
"Astaghfirullah, aku bukan maling Om, jangan tangkap aku!" ucap Kimmy
"Jangan boong, serahkan tas kamu!" paksa lelaki itu
**Buughh!!
Seorang pemuda menendang lelaki itu dan segera menarik lengan Kimmy
"Lo!!, mau ngapain lo pegang-pegang gue!!" ucap Kimmy mencoba melepaskan diri dari lelaki yang pernah ditendangnya sampai masuk got
"Gue mau nolong lo, cepatan ikut gue atau lo akan ditangkap warga!!" seru lelaki itu.
Kimmy segera mengangguk dan berlari mengikuti lelaki itu.
"Masuk ke mobil gue," ucap lelaki itu
Kimmy langsung masuk kedalam mobil itu, dan bersembunyi dibalik kursi mobil.
"Diem dan jangan bergerak," ucap Devin
"Woii, ngapain kalian di mobil gue, mau maling ya!!" seru seorang lelaki yang membuka mobil itu
"Bukannya ini mobil lo, terus bapak itu siapa?" tanya Kimmy penasaran
"Sorry gue boong, alu cuma mau menyelamatkan lo dari kejaran warga saja, gak ada niat lain kok," jawab Devin
"Hmmm, dasar kids jaman now mau pamer didepan ceweknya tapi gak ada modal, dasar kere!" cibir lelaki itu menarik Devin dan Kimmy keluar dari mobilnya
"Sorry ya, jangan marah gitu dong, kan niat aku baik buat nolongin lo!" bela Devin
"Iya tapi bukan bikin malu gue juga Bambang!" cibir Kimmy
"Tapi setidaknya lo aman sekarang, mereka sudah jauh tuh, dan gak bakal nangkep lo lagi!" imbuh Devin
"Nah kena juga lo!" seru seseorang sambil memegang pundak Kimmy membuat gadis itu ketakutan
"Maafin aku Om, tapi beneran aku bukan maling, aku cuma kesana untuk membubarkan anak-anak yang sedang tawuran dengan menyalakan sirine mobil polisi dari hp gue," ucap Kimmy memelas
"Iye, aku tahu lagian aku ngejar kamu bukan untuk nangkap kamu kok, tapi untuk balikin ponsel lo yang ketinggalan di masjid....tapi kalau kamu gak mau yaudah buat Om saja," sahut pria itu
"Huft, kirain mau nangkap gue, ternyata...." ucap Kimmy mengelus dadanya.
__ADS_1