ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 25. Harsiwi Kinasih


__ADS_3

"Maaf ayah tadi Kinan tidak sengaja, maklum aku masih shock dengan kejadian semalam," jawab Kinan


"Iya nak, ayah paham kok, sekarang kamu makan ya, kasian anak kamu nanti," Russell segera menyuapi Kinan membuat gadis itu terperangah


Tidak berapa lama Rey dan Ferdan masuk kedalam ruang perawatan Kinan.


"Gak usap repot-repot bos, sini biar aku aja yang nyuapin Kinan, lagian emangnya lo gak tahu kalau Angga dan Kinan itu gak pacaran?" ucap Ryan mengambil alih nasi yang dipegang oleh Russell


"Gak pacaran gimana maksudnya, terus cucuku gimana?" tanya Russell bingung


"Jadi gini loh bro, si Angga itu sengaja bilang ke lo kalau Kinan ini pacarnya dan sedang mengandung anaknya supaya kamu bantuin dia melawan Aaron si Jin Arab itu, padahal Kinan ya gak hamil dan mereka juga gak saling kenal tuh!" jawab Ryan membuat Russell marah dan segera pergi meninggalkan tempat itu.


Hadeeh, kenapa Om Rey malah mengacaukan rencanaku, bisa bahaya ini.


Angga langsung berlari mengejar Ayahnya untuk mengklarifikasi semuanya.


"Ayah tunggu!!" teriak Angga


Russell tidak menghiraukan ucapan Angga, dan terus berjalan menuju ke parkiran.


"Ayah dengarkan Angga dulu, aku akan menceritakan semuanya!" jelas Angga


"Tidak perlu Angga, ayah sudah paham, mendingan kamu sekarang masuk ke mobil dan ikut ayah!" seru Russell


Angga segera mengikuti keinginan ayahnya dan masuk kedalam mobil.


"Sekarang kau tidak bisa menolak permintaan aku lagi Aan, karena kau sudah mengecewakan ayah, dan aku senang karena dengan masalah ini aku jadi punya alasan untuk mengekangmu!" ucap Russell


"Maksud ayah?"


"Kau harus segera menggantikan posisi ayah sebagai ketua Scorpio King, dan kembali ke rumah, tidak ada penolakan lagi kecuali kau memberikan aku menantu yang akan melahirkan cucu-cucuku!" tandas Russell


Angga hanya menghela nafas panjang karena ia tidak bisa membantah perintah ayahnya yang sedang kesal itu.


*********


Sementara itu Devin mengantar Kimmy pulang ke rumahnya setelah selesai berobat.


Pemuda itu tercengang setelah tahu kalau Kimmy adalah keluarga kerajaan.


"Aku gak nyangka ternyata kamu Puteri Raja Arjowinangun," ucap Devin kecewa


"Memangnya ada yang salah?" tanya Kimmy


"Tentu saja, kita beda kasta mana mungkin kamu yang seorang putri keraton akan mau menjadi kekasih rakyat jelata sepertiku,"


"Kamu salah Dev, aku memang putri dari Raja Arjowinangun tapi aku cuma anak angkat, dan bukan putri kandung mereka, jadi sebenarnya sama saja aku bukan keturunan ningrat atau darah biru, hanya nasib baikku saja yang membawaku menjadi seorang putri raja," jawab Kimmy


Devin hanya tersenyum kecut mendengar jawaban Kimmy.


"Kamu kenapa?" tanya Kimmy

__ADS_1


"Gak papa, ya sudah aku pamit pulang dulu, sampai jumpa lagi besok," Devin berpamitan dan melambaikan tangannya kepada Kimmy


Lelaki itu melesatkan motornya meningalkan istana Arjowinangun.


Setibanya di kosan tempat tinggalnya Devin terkejut dengan kehadiran seorang wanita yang sudah menunggunya.


"Ibu, bagaimana kau tahu tempat tinggalku?" tanya Devin kaget


"Tidak sulit bagiku untuk melacak keberadaan kamu Dev, sebenarnya sudah lama ibu tahu keberadaan kamu dan juga pekerjaan receh kamu, yang rela menjadi seorang stunt man atau menjadi pelukis murahan dan kebut-kebutan di jalan hanya untuk bertahan hidup, semuanya ibu tahu. Tapi sekarang saat yang tepat untuk membawamu kembali ke istana keraton Kasepuhan Cendana Kalingga," tutur Harsiwi Kinasih


"Maaf Ibu, aku tidak bisa. Aku tidak mau kembali ke istana, aku ingin hidup sebagai rakyat jelata saja, aku ingin seperti Romo. Karena menjadi seorang Raja bukan cita-citaku, aku hanya ingin hidup damai dan nyaman bersama orang-orang yang aku cintai disini," jawab Devin


"Jangan keras kepala Dev, dan jangan bertindak bodoh seperti Romo kamu!" seru Harsiwi


"Terserah Ibu, yang jelas aku tidak mau pulang, aku sudah nyaman disini," jawab Devin


"Baiklah kalau aku tidak bisa membawamu pulang dengan cara halus maka jangan salahkan jika Ibu memakai kekerasan untuk membawamu pulang," seru Harsiwi


"Baladewa, bawa yang mulia pangeran Rakabumi kedalam mobil!" titah Harsiwi


"Baik yang mulia!" jawab pria berbadan kekar itu


Dua orang lelaki berbadan kekar segera menyeret Devin menuju ke mobilnya, pemuda itu berusaha melawan dan meronta saat Baladewa bersama rekannya menyeretnya kedalam mobil.


"Jadilah penurut yang mulia, karena kau adalah calon Raja Cendana Kalingga," ucap Baladewa


"Lepaskan aku paman, aku tidak mau jadi raja. Bukankah paman bisa menggantikan posisi Romo, secara paman ini adik kandungnya, bukan aku yang masih terlalu muda dan tidak memiliki kemampuan apapun!" seru Devin


Setibanya di istana Cendana, Baladewa langsung mengurung Devin di kamarnya.


Pemuda itu hanya bisa meratapi nasibnya karena tidak bisa lagi menemui Kimmy wanita yang sangat ia cintai.


Sementara itu di pendopo Agung Harsiwi sedang membicarakan upacara penobatan putra mahkota bersama Baladewa.


"Menurutmu apa rencana kita untuk mengangkat Devin sebagai putra mahkota sudah tepat?" tanya Harsiwi


"Jangan sekarang yang mulia, kita harus mengambil hati yang mulia pangeran dulu agar ia bersedia untuk menjadi raja negeri ini, karena kalau kita terlalu memaksakan kehendak padanya aku takut dia semakin nekat dan akan kembali kabur dari istana lagi," jawab Baladewa


"Baiklah aku akan mengundur penobatan putra mahkota sampai Devin benar-benar siap," jawab Harsiwi


**********


*Dreet...dreet...dreet!!


Devin langsung terbangun ketika ponselnya terus bergetar.


"Halo Kim, ada apa?" sapa Devin


"Kamu dimana?, aku udah di depan galeri lukis kamu nih?" sapa Kimmy


"Kamu mau ngapain?" tanya Devin

__ADS_1


"Mau ngajak kamu makan siang, bunda ngundang kamu untuk menyampaikan rasa terima kasihnya karena kamu sudah menolong aku kemarin," jawab Kimmy


"Maaf ya Kim kayaknya aku gak bisa, lagian sekarang aku sudah tidak bekerja di galeri itu lagi. Aku sudah pulang kampung ke Solo," jawab Devin


"Diih kok gitu, kamu pulang gak bilang-bilang aku, terus kapan kamu balik lagi ke Jogja?" tanya Kimmy kecewa


"Mungkin aku tidak kan kembali lagi ke Jogja, maafkan aku ya Kim kalau aku punya salah sama kamu," jawab Devin sedih


"Kok gitu sih Vin, kamu ninggalin aku pas aku sudah mulai sayang sama kamu, kamu tega Dev," ucap Kimmy tersedu-sedu membuat Devin ikut merasakan kesedihan yang sama karena tidak bisa bertemu lagi dengannya.


"Maafkan aku Kim, lagian kita juga beda kasta tidak akan bisa bersama," jawab Devin


"Jangan sotoy deh, keluarga aku itu tidak pernah membeda-bedakan orang dari suku agama ras golongan, kasta atau kedudukan sosialnya, ibu aku aja rakyat biasa, nenek aku juga, jadi tidak ada istilah kasta di kerajaan Arjowinangun, semuanya sama. Dan aku juga yakin Romo dan Bunda akan menerima kamu," jawab Kimmy meyakinkan


Bukan Romo dan bunda kamu yang aku khawatirkan Kim, tapi ibuku. Dia pasti akan menentang hubungan kita dan akan melakukan berbagai cara untuk memisahkan kita.


"Halo, Dev...Devin!" seru Kimmy


"Hmmm, sudah dulu ya Kim, aku harus membantu Ibu di kebun," ucap Devin menutup teleponnya.


"Siapa dia?" tanya Harsiwi membuat Devin kaget


"Teman aku," jawab Devin


"Teman atau pacar!" cecar Harsiwi


"Kalau aku bilang pacar, ibu juga tidak akan merestui hubungan kami bukan," sahut Devin


"Kamu memang cerdas Devin, itulah yang ibu suka dari kamu, tapi karena aku lagi baik aku ijinkan kamu untuk menemui gadis itu untuk terakhir kalinya," ujar Harsiwi


"Tidak usah ibu, percuma aku menemuinya kalau untuk menyampaikan salam perpisahan, lebih baik aku tidak menemuinya untuk selamanya," jawab Devin


"Good boy, sekarang bersiaplah hari sudah siang aku akan memberikan kejutan untukmu," tutur Harsiwi dengan senyum manisnya


Devin segera bergegas kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian.


Setelah rapi pemuda itu segera menemui ibunya yang sudah menunggunya di mobil.


"Kita mau kemana Ibu?" tanya Devin penasaran


"Kau ikut saja dan jangan banyak bertanya, jadilah penurut!" seru Harsiwi


Devin merasa tercengang ketika menyadari bahwa Ibunya akan membawanya ke Istana Arjowinangun.


"Mau apa kita kesini ibu?" tanya Devin penasaran


"Menerima undangan makan siang dari calon besan tentunya, kenapa kau tidak bilang kalau pacar kamu itu adalah Putri Raja Arjowinangun, kalau Ibu tahu dari awal aku akan menyetujui hubungan kalian," jawab Harsiwi sumringah


"Tidak seperti itu Ibu, lebih baik kita pulang saja lagian aku sudah menolak undangan itu," balas Devin


Pemuda itu berusaha mencegah ibunya untuk menemui keluarga Kimmy, dia tahu betul watak dari orang yang sudah melahirkannya ke dunia dengan seksama. Harsiwi adalah wanita yang licik yang selalu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

__ADS_1


Devin takut kalau ibunya hanya akan menyakiti Kimmy jika ia tahu bahwa Kimmy bukan anak kandung dari Raja Arjowinangun.


__ADS_2