
"Sorry baby," ucap Cassey sambil berusaha berdiri
"Iya, lain kali hati-hati dong sayang, kan malu, masa pangeran Arjowinangun ketahuan celananya melorot di pesta pernikahan mewah cucu Atmajaya Group.
"Iya maaf sayang, namanya juga musibah, kakiku aja masih terkilir sekarang, terus gimana ini?" tanya Cassey
"Kau tunggu disini, aku mau cari kakek Danar untuk mencarikan tukang pijat untuk kamu," jawab Bagas
"Iya, jangan lama-lama," jawab Cassey
Sementara itu Siwi masih asyik menikmati hidangan pesta pernikahan Hermes ketika ia melihat Gilang pacarnya sedang berdansa bersama seorang gadis nan cantik jelita.
"Kurang ajar, berani-beraninya dia selingkuh dibelakangku, dasar lelaki bajing*n!" gerutu Siwi yang langsung mendekati sepasang muda-mudi yang sedang berdansa itu.
**Buughhh!!
Ia langsung menarik Gilang dan menghujamkan pukulannya ke wajahnya.
"Aaaargggghhh!, apa-apaan sih kamu!" ucap Gilang kesal
"Gue mau kasih lo pelajaran karena sudah berselingkuh dengan jal*ng ini!" jawab Siwi
"Hey cewek saraf, asal lo tahu ya gue udah gak tertarik lagi sama lo. Pacaran sama lo itu gak ada untungnya yang ada rugi iya. Gue udah habis duit banyak buat lo tapi gue belum dapat apa-apa dari lo, gue nyesel udah pacaran sama lo," sahut Gilang membuat Siwi semakin kesal dan kembali melayangkan pukulannya.
**Buuughhh!!
"Hajar aja dia Wi, bantai!, kucing garong kaya dia gak bisa dikasihani, hajar lagi!!" Ryan tampak begitu bersemangat untuk memprovokasi Siwi agar memberikan pelajaran kepada pacarnya
"Lo bakal dapat balasannya Siwi, karena lo udah menganiaya seorang anak Bupati, yang masih saudara jauh Raja Jogjakarta," ancam Gilang
"Bodo amat!, gue gak takut. Lagian lo itu cuma saudara jauh Pak Dhe Damar Langit sedangkan gue itu ponakannya, Raja Jogjakarta satu-satunya yang paling kece!" ujarnya sambil melesatkan kembali pukulannya ke wajah Gilang
**Buuuggghhh!!
"Dasar Pembual, mana mungkin keponakan Raja kok miskin," ejek Gilang
"Maaf walaupun kami miskin harta setidaknya kami tidak miskin moral kaya lo, dasar gak ada ahlak!" jawab Siwi yang langsung mengambil teko air dari seorang pelayan yang sedang menuangkan minuman kepada para tamu
"Nih, hadiah dari gue buat kalian!" teriak Siwi menyiramkan air kepada mereka berdua.
**Byuuur!!!
Namun sayangnya keduanya berhasil menghindar hingga air itu mengenai Bagas yang ada dibelakang mereka.
"Astaghfirullah, apes banget aku hari ini, tadi celana aku dipelorotin Cassey, sekarang aku disiram sama Siwi, nasib-nasib! apes banget hari ini!!" keluh Bagas sambil membersihkan wajahnya dengan tisu.
Semua tamu-tamu yang tadi merasa tegang karena melihat pertengkaran Siwi dan Gilang mendadak tertawa riang melihat Bagas yang lagi-lagi mendapatkan kesialan di pesta itu.
"Ooo...." Siwi langsung membelalakkan matanya dan berlari kearah Bagas
"Maaf Ka, aku gak sengaja!" ucap Siwi sambil membantu membersihkan wajah kakak sepupunya itu
__ADS_1
"Udah gak papa, mungkin sudah jadi suratan takdir aku apes hari in," jawab Bagas sambil meringis kesakitan
"Kenapa Ka?" tanya Siwi kaget melihat ekspresi wajah Bagas yang berubah seperti sedang menahan sakit
"Kaki aku!!" ucap Bagas sambil menunjuk kakinya
"Kenapa kakinya Ka?" tanya Siwi lagi
"Kakiku kamu injek dodol!" jawab Bagas kesal
"Maaf Ka, gak sengaja!" jawab Siwi sambil nyengir aneh
"Hahahaha!!" Ryan dan kawan-kawannya tertawa geli melihat ekspresi wajah Siwi yang bukannya menarik heelsnya dari kaki Bagas malah menggilasnya.
"Sakit Siwi!" sahut Bagas yang langsung menarik kakinya
"Eehh, kirain udah aku cabut kaki aku, ternyata belum," jawabnya dengan raut wajah tidak berdosa
"Parah anak lo Dan, lebih bar-bar daripada si Cassey!" tutur Ryan sambil terkekeh
"Iya, ganas kaya Bokapnya!" tambah Noval
"Sue!" cibir Ferdan
"Kira-kira kalau diibaratkan ikan, Siwi itu ikan apa ya?" goda Ryan
"Kalau Nay itu ikan Tuna, Cassey ikan aligator, Agni ikan paus, kira-kira ikan apa yang tepat buat Siwi ya?" imbuh Noval
Siwi masih berlari mengejar Bagas, namun ia kehilangan jejak kakaknya itu.
"Kemana sih tuh orang, cepet banget jalannya," gadis itu celingukan mencari Bagas
"Halo cantik," sapa Faiq mendekatinya, namun gadis itu tidak menjawab bahkan mengacuhkan kedatangannya
"Sial, baru kali ini gue dicuekin sama cewek," keluh Faiq yang ditertawakan ketiga sahabatnya
"Makanya jangan sok kegantengan, dikacangin kan," ledek Fadil
"Mar lo diem aja, sariawan lo?" tanya Faiq
"Iyeh sariawan, gue butuh vitamin nih," jawab Ahmar
"Vitamin C apa vitamin K nih?" goda Faiz
"Vitamin C lah masa vitamin K," jawab Ahmar
"Emang Vitamin K buat apa Mar?" tanya Faiz
"Vitamin K buat kulit kalau vitamin C baru buat sariawan," jawab Ahmar
"Bukannya sama ya, vitamin C itu Cium atau Cip*k, kalau vitamin K ya... Kiss, sama kan," jawab Faiz
__ADS_1
"Dasar gila!!" gerutu Ahmar ketus
"Hey mesum, sini lo!" panggil Siwi, dan Ahmar hanya diam tak bergeming
"Mesum!" teriaknya lagi
"Disini gak ada yang namanya mesuk Mbak Yu, jadi percuma saja manggil-manggil nama itu disini, karena tidak ada," jawab Faiz
"Ada kok, tuh yang dipojokkan!" sahut Siwi
"Ahmar?" tanya mereka bersamaan
"Yuhuu,"
"Ternyata si Ahmar kalau ketemu cewek cantik doyan juga ya?" goda Fadil
"Siapa yang gak suka cewek cantik dan seksi kaya dia," jawab Faiq
"Berisik kalian!" hardik Siwi yang langsung menarik tangannya Ahmar
"Ikut gue," ucap Siwi
"Mau kemana sih, maksa banget," jawab Ahmar
"Ke hatimu," jawab Siwi terkekeh
"Eeaaa, cie-cie yang lagi pedekate," goda Fadil
"berisik kalian!" ucap Ahmar
"Ia kita diam kok , agar kalian bebas bercinta," jawab Faiq terkekeh
"Dasar gila, siapa juga yang mau bercinta sama cewek bar-bar kaya dia, bukannya mesra-mesraan gue bisa dibantai sama dia," jawab Ahmarku meninggalkan mereka.
"Mesum tunggu, gue ada perlu sama lo !" teriak Siwi mengejar Ahmar
"Aku ini punya nama kali, dan mesum itu bukan namaku, namaku Ahmar Budi Satrio," jawab Ahmar ketus
"Iyeh maaf, tapi gue boleh minta tolong gak Ahmar?' tanya Siwi
"Boleh," jawab Ahmar memasukkan tangannya ke saku celananya, dan Siwi langsung menarik tangannya ketika melihat Gilang bersama pacarnya masih ada disana.
"Aaarghhh!!" Ahmar kaget ketika seseorang memegang adik kecilnya
"Kok tangan kamu kecil ya Mar, terus kenyal lagi," jawab Siwi sambil mencengkeram milik Ahmar, ia belum sadar kalau dia bukan memegang tangan Ahmar tapi sesuatu yang tidak bertulang namun bisa mengeras. Siwi terlalu fokus menatap kesal kearah Gilang dan pacarnya.
"Kamu salah pegang Alien!" seru Ahmar melepaskan tangan Siwi
"Eehh, maaf aku kira tanganmu, maaf ya," Sekejap wajah Siwi langsung memerah ketika sadar apa yang ia pegang tadi
***************
__ADS_1
Halo Guys... jangan lupa baca Novel baruku yang berjudul PERNIKAHAN GAIB, seru loh ceritanya, jangan lupa kasih like, komen love dan vote ya....😘😘