ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Fitting Baju Pengantin


__ADS_3

Setibanya di butik Ferdan dan Rey disambut oleh seorang pria cantik dengan prilaku gemulai.


"Selamat datang di butik kami Om ganteng, ada yang bisa saya bantu?" sapa lelaki itu manja


"Kami mau ketemu sama Elsa untuk fitting baju pengantin," jawab Ryan


"Oh pasti kamu Rey si sugar daddy ya," jawab pria itu memukul manja dada bidang Ryan


"Gue emang Rey tapi bukan sugar daddy juga keles, udah buruan panggilin Elsa, gue gak bisa lama-lama soalnya," kilah Ryan


"Diih si Om gak sabaran banget sih, kenalin nama eike, Elson Cristiano Araujo, tapi kalau malam aku jadi Elsa Frozen," jawabnya membuat Ferdan dan Ryan terkekeh


"Jadi lo Elsa?" tanya Ryan meyakinkan


"Yoi,"


"Kalau siang lo jadi Elson kalau malam jadi Elsa gitu," tambah Ferdan


"Yuhuu, sekarang kita cus ke ruang ganti yuk?" ajaknya menggandeng Ferdan dan Ryan


"Mimpi apa eike semalam sampai didatengin dua cowok mature nan rupawan," imbuhnya sembari bergelayut manja di lengan Ferdan


"Mimpi ketiban durian monthong kali," jawab Ferdan


"Itumah sakit Om," sahut Elson


"Terus apa dong?" tanya Ferdan


"Mimpi basah kali," jawab Ryan membuat Elson langsung mencubitnya manja


"Iishh Om nakal deh, tahu aja kalau eike suka mimpi basah," ucapnya sambil mencubit Ryan manja


"Awww!"


"Untung yang nyubit Elson jadi gak papa, coba yang nyubit Elsa, bisa bahaya?" jawab Ryan begidik


"Emangnya apa yang dicubit bro?" bisik Ferdan


"Seriusan lo mau tahu Dan," jawab Ryan


"Yoi, kuy kasih tahulah," sahut Ferdan


"Dia nyubit milik gue yang paling berharga," bisik Ryan lirih


"Burung lo maksudnya?" tanya Ferdan lirih


"Bukan,"


"Terus apa dong?"


"Bisul gue, hahaha," jawab Ryan sambil terkekeh


"Sue lo!" cibir Ferdan


Ketika Ryan sedang berada di ruang ganti Cassey dan Niken terlihat memasuki butik itu.


"Selamat datang Niken, silahkan masuk," sapa Elson ramah


"Thanks El, btw laki gue udah sampai belum?" tanya Niken

__ADS_1


"Rey udah sampai tuh, lagi Fitting tuxedonya di fitting room," jawab Ferdan


"Hey Dan, kalian udah lama?" tanya Niken


"Belum kok, baru setengah jam yang lalu gue sampe," jawab Ferdan


"Alhamdulillah, kalau gitu. Btw boleh gak Niken minta tolong Ferdan untuk menjaga Kinan sebentar, gue mau nyoba baju pengantinnya, so jagain anak gue bentar ya...Dan, " Niken berpamitan dan kemudian masuk ke kamar ganti


"Iyeh, gue jagain," jawab Ferdan


Wanita itu segera masuk kedalam fitting room. Ia segera melepas bajunya dan melempar dalamnya hingga mengenai kepala Rey yang ada disampingnya.


"Busyet, kacamata siapa ini, berani-beraninya buang dalaman sembarangan, gak tahu apa kalau kepala gue ini kramat dan bertuah," ucap Ryan lirih


Sementara Niken terkekeh mendengar ucapan Ryan.


Ryan segera keluar dari kamar ganti, setelah memastikan penampilannya tidak ada yang kurang.


"Wow, keren banget Om kaya pangeran Charles," ujar Elson


"Thanks Cin," jawab Ryan


"Bener Pih, keren abis!!" tambah Cassey


"So Pasti Key, siapa dulu dong yang make Rey gitu loh," jawabnya sombong


"Btw kemana nih Si Niken, kok gak keluar-keluar dari kamar ganti, jangan-jangan dia pingsan lagi," ucap Ferdan membuat Ryan sedikit panik


"Emangnya Niken ada di ruang berapa?" tanya Ryan


"Nomornya the doctors Rey," jawab Ferdan


"Woii, keluar woii, gantian!" teriak Ryan mengusir Niken


"Tolongin gue Rey, gue gak bisa keluar, gue gak tahu cara buka pintunya?" Pinta Niken


"Iya honey, bentar" jawab Ryan meyakinkan


Ia segera naik keatas ruang gantinya untuk memanjatnya dan membawa Niken keluar dari ruang ganti itu.


"Mamih kenapa Om?" tanya Cassey


"Kekunci di ruang ganti," jawab Rey


Cassey mencoba, menggerak-gerakkan engsel pintunya dan berhasil pintu itu bisa terbuka dengan sekali tekan.


"Hadeeh!, mamih nih, kenapa bisa masuk gak bisa keluar sih malu-maluin aja" gerutu Cassey


"Maklum Key, mamih ini generasi Feodal jadi gak bisa buka pintu model jadul kaya gitu. Mamih bisanya membuka pintu modern yang pakai remot. Makanya mamih kesulitan untuk membuka pintu itu," jawab Nike


"Cara membukanya gampang kok, tekan tengahnya kemudian putar dan dorong.


"Ooh gitu, hehehe ...ternyata gampang ya," sahut Niken


Cassey melihat Ryan dan Niken yang sangat serasi memakai gaun pengantinnya.


"Ceklik, ceklik!!" Cassey segera mengabadikan momen langka yang tidak akan terulang lagi itu. Saat melihat hasil jepretannya ia terperanjat melihat ada sosok Al yang tersenyum diantara Ryan dan Niken.


Papih pasti bahagia sekarang karena mamih sudah ada yang jagain lagi,

__ADS_1


"Selesai fitting baju, kita mau kemana Om?" tanya Cassey


"Ke mall kayaknya enak tuh, nyok kita jalan," jawab Ryan


"Kuy," jawab Ferdan


Elson yang sedari tadi sibuk menangani para pelanggannya tiba-tiba menjerit histeris ketika melihat Ryan dan Niken sudah pulang meninggalkan butiknya.


"Woii, tunggu jangan pergi dulu!" teriak Elson dengan suara Baritonnya


Lelaki melambai itu mengejar mobil Ryan sembari memakai sendal hak tingginya.


"Kayaknya gue harus pakai taksi deh," Elson segera menghentikan taksi dan menyuruhnya untuk mengejar mobil Rey.


"Cepetan bang kejar!!" teriak Elson


"Iya sabar," jawab Sopir taksi


***Wuuushhh


Taksi itu melaju dengan kecepatan tinggi hingga berhasil menyalip mobil Ryan dan langsung menghentikan laju kendaraan Ryan.


**Ciiiiit!!!


"Ada apa si Elson?" tanya Ryan kaget


"Ada apa, ada apa !, jangan pura-pura lugu deh, ingat baju pengantin itu belum lo bayar jadi jangan merasa memilikinya, enak saja kamu mau membawanya pulang tanpa membayar!" cibir lelaki itu ketus


"Lepaskan baju pengantin itu atau aku telpon polisi karena kalian berusaha mencuri baju itu," tambah Elson


"Iyeh-iyeh, namanya juga hilaf, gitu aja sewot!" gerutu Ryan


Ia segera melepaskan tuxedonya dan melemparnya kepada Elso. Begitu juga dengan Niken, wanita itu juga melepaskan gaun pengantinnya dan memberikannya kepada Ryan.


"Tuh mamam semuanya!!" cibir Ryan yang melempar satu persatu bajunya pada Elson


"Sudah semua kan!" tanya Ryan


Elson segera mengecek satu persatu baju yang diberikan Ryan, dan mengangguk pelan.


Membuat Rey kembali melajukan mobilnya meninggalkan lelaki gemulai itu.


"tinggal sepatu kaca yang belum," ucapnya kaget ketika mendapati mobil Ryan kembali meluncur meninggalkan tempat itu dan Elson kembali mengejarnya.


"Rey ada yang belum dibalikin!!" teriak Elson kembali mengejar mobil Ryan


"Apalagi sih sekarang yang ia kejar, padahal semuanya sudah dikembalikan!" ucap Ryan


Senyumnya mengembang dan ia teringat sesuatu yang ia simpan di saku celananya.


"Nih gue kembalikan, kacamata keramat calon istri gue!" teriak Ryan melempar Bra milik Niken hingga mengenai wajah Elson.


"Bruuughhh!!" laki-laki itu jatuh tersungkur setelah menabrak sebuah tiang listrik membuat Niken dan Rey terkekeh geli melihatnya.


"Lo usil banget Rey, pakai lempar Bra segala, emangnya punya siapa?" tanya Niken


"Punya lo, yang tadi lo lempar di kamar ganti," jawab Ryan


"Sue, itu Bra mahal gue!" teriak Niken membuat Ferdan terkekeh mendengarnya

__ADS_1


__ADS_2