ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 53. Guru Baru


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Angga sudah bersiap-siap untuk untuk berangkat ke sekolah, ia tidak mau terlambat dihari pertamanya bekerja.


"Kamu mau kemana?" tanya Kimmy sembari membereskan tempat tidurnya.


"Aku mau berangkat ngajar hari ini," jawab Angga mengambil tas kerjanya


"Kamu jadi ngajar di SMA Merah Putih?"


"Jadi dong, aku gak mau jadi pengangguran. Aku juga gak mau diam dirumah saja sementara aku punya istri yang harus dinafkahi,"


Angga berjalan keluar membawa tas kerjanya sedangkan Kimmy masih merapikan rambutnya didepan meja rias.


"Aku berangkat dulu ya sayang," ucap Angga mencium kening Istrinya


"Iya hati-hati," Kimmy mengantar Angga hingga kedepan pintu kamarnya. Ia langsung menarik lengan Angga agar masuk lagi kedalam kamarnya ketika melihat Siwi masuki ruang tamu.


"Kamu jangan keluar dulu," bisik Kimmy


"Emangnya kenapa, nanti aku telat loh," jawab Angga


"Pokoknya jangan pergi dulu sebelum lo bantuin gue!" seru Kimmy


"Bantuin apa?"


"Kamu bantuin aku bikin kiss mark layaknya seorang pengantin baru," ucap Kimmy lirih


Angga hanya tersenyum mendengar ucapan istrinya itu.


Ia kemudian mendekati Kimmy.


"Dimana?" goda Angga


"Aku gak tahu," jawab Kimmy membuat Angga terkekeh mendengarnya


"Baiklah aku akan membuatkannya untukmu," ucap Angga menawarkan diri membuat kissmark untuk istrinya itu.


Ia kemudian mendekati istrinya itu kemudian mendorongnya ke tembok dan menyibak rambut Kimmy yang menutupi leher jenjangnya. Tanpa ragu Angga langsung menghisap leher istrinya bagaikan vampir yang sedang menghisap darah mangsanya.


Kimmy seperti merasakan seperti tersengat listrik saat suaminya melakukan apa yang ia suruh, bahkan kakinya bahkan bergetar menahan gejolak yang mulai menyeruak saat suaminya menyentuhnya.


Dan tanpa disadari ia memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan lembut Angga.


Menyadari jika istrinya membutuhkan pegangan Angga kemudian memegang pinggang Kimmy agar gadis itu tidak jatuh saat ia melakukan aksinya.


Kimmy merasa tubuhnya semakin lemas dan kepalanya hampir pecah menikmati setiap his*pan lembut Angga.


"Sudah," ucap Angga menyeka bekas bibirnyabdan kemudian mengacak-acak rambut Kimmy yang masih memejamkan matanya.


"Sudah Sayang, apa kau mau lagi?" goda Angga membuat Kimmy langsung membuka matanya


"Eeh," Kimmy yang tersentak kaget tidak mampu menjawab kata-kata Angga, karena menahan debaran jantungnya yang semakin tidak menentu.


"Ya sudah aku jalan dulu ya, kamu baik-baik di rumah," ucap Angga mencium kening Kimmy membuat gadis itu semakin lemas, dan seolah tidak memiliki tulang setelah mendapat perlakuan lembut Angga.


"Iya, hati-hati," jawabnya lirih


ia melambaikan tangannya kearah Angga yang sudah pergi meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


"Cie pengantin baru, kau tampak berantakan Kim, sepertinya malam pertamanya berhasil," ujar Siwi menatap kissmark di leher Kimmy


"Eeh Tante, maaf Kimmy pamit mandi dulu ya, gak enak gerah," ucap Kimmy meningalkan Siwi di ruang tamu


Huftt, gadis itu kemudian merebahkan tubuhnya diatas ranjangnya.


Ya Allah kenapa aku jadi beg* kaya gini, kenapa aku menyerahkan diri pada Angga, padahal aku sendiri yang membuat perjanjian dengannya agar ia tidak menyetuh ku. Duh aku bakal malu banget kalau ketemu dia lagi, mana tadi dia lihat ekspresi mupeng gue lagi.


Kimmy hanya bisa menutupi wajahnya membayangkan apa yang telah terjadi antara dirinya dengan Angga.


Sementara itu Angga terus melajukan mobilnya menerobos kemacetan di pagi hari.


"Hallo Angga, akhirnya kamu datang juga, aku kirain gak jadi datang," Kinan langsung menyambut kedatangan sahabatnya itu dengan sumringah


"Sorry gue telat Kin, abis tadi ada urusan penting dirumah," jawab Angga


"Yaudahlah gak papa, untungnya hari ini kepsek ada rapat di luar, jadi gak masalah kamu telat juga," sahut Kinan


"Sekarang letakkan tas lo dimeja dan ganti jas kamu dengan seragam olah raga!" Kinan memberikan melemparkan seragam olah raga pada Angga


"Ruang gantinya dimana Kin?" tanya Angga


"Udah lo ganti di belakang aja lagian sepi ini gak akan ada yang lihat lo!" seru Kinan


"Ok," Angga langsung melepas jasnya dan memakai seragam yang diberikan oleh Kinan.


"Wow, seksi sekali Ngga," ucap Kinan berdecak kagum


Kinan segera mengajak Angga menuju nke lapangan .


"Woii, ngapain semuanya monggir-minggir!" seru Kinan


"Panas mentari pagi itu baik untuk kesehatan, sekarang cepat baris disini!" seru Kinan dan hanya beberapa orang siswa saja yang menuruti perintahnya.


"Semuanya baris disini!!" teriak Angga dengan suara lantangnya membuat mereka langsung berlari kearahnya.


Semua murid perempuan langsung terperanjat ketika menatap sosok Angga yang begitu tampan.


"Wow, ganteng banget!" seru salah seorang siswa perempuan yang langsung pindah ke barisan depan


"Bapak ganteng banget, siapa sih Namanya?" tanya siswa lainnya


"Nomor teleponnya berapa!" seru siswa lainnya


"Nama saya Angga, saya tidak suka dengan siswa yang suka terlambat, bolos sekolah apalagi tidak masuk tanpa keterangan!" seru Angga


"Jika ada siswa yang seperti itu disini maka siap-siaplah untuk tidak naik kelas!!" ancam Angga


"Demi bapak, aku yang biasanya jarang masuk berjanji akan selalu datang di jam pelajaran Bapak," seru salah seorang murid perempuan membuat siswa lainnya langsung mencibirnya.


"Dasar modus lo!" seru Rendra


"Dasar keganjenan lo, gak bisa apa lihat cowok bening dikit langsung diembat!" seru Jemmy


"Suka-suka gue dong, cumi ngiri loh!" jawab siswi itu


"Ogah, mendingan gue nganan daripada ngiri!" jawab Jemmy

__ADS_1


"Berisik, semuanya diam!!" seru Angga membuat semuanya langsung diam melihat muka garang Angga.


"Walaupun bapak galak, demi lihat bapak yang ganteng gue rela kepanasan disini, walaupun gue sebenarnya alergi panas pak!" celetuk siswi lainnya


"Modus lo, emang lo lahir dimana kalau alergi sama panas?" celetuk siswa lainnya


"Lahir di kulkas kali dia!" jawab Rendra membuat yang lainnya tertawa


"Diam!!, aku paling tidak suka jika ada yang berani bercanda di kelasku apa lagi mencari perhatian, aku tidak segan-segan untuk memberinya hukuman ataupun nilai merah jika ada siswa seperti itu dikelas ini, paham kalian!!" seru Angga membuat siawa langsung diam tidak berkutik.


**Bruuughhh!!


Tiba-tiba seorang siswi perempuan langsung pingsan didepannya.


"Modus itu!!" celetuk Rendra


"Kau, bawa dia ke UKS!" titah Angga


"Kok saya si Pak, bukannya bapak," sahut Rendra


"Bawa dia atau akan ku beri kau nilai dibawah KKM!" seru Angga membuat Rendra langsung mengangkat gadis itu dan membawanya ke UKS


"Sial, kenapa jadi gue yang kena sialnya!" keluh Rendra sembari mengangkat tubuh Agnes ke UKS


**Kriiinggg!!!


Bel panjang berbunyi menandakan bahwa jam pelajaran sudah berakhir, dan semua siswa bersiap kembali ke rumahnya masing-masing.


Sementara itu Devin sudah memarkirkan motornya didepan gerbang sekolah sengaja untuk membuat kejutan untuk Kinan.


"Tadi itu keren banget Ngga, sumpah gue gak nyangka kalau lo itu killer habis, bahkan kelas sebelas IPA yang terkenal rese dibuat mati kutu sama lo, keren!!" puji Kinan sambil menepuk pundaknya membuat Devin yang menatapnya dari kejauhan langsung jelous dibuatnya.


"Ada pacar lo tuh di depan gerbang!" ujar Angga memberi tahukan keberadaan Devin


"Benar, wah jangan-jangan dia baper lagi liat kedekatan kita," Kinan segera berlari mendekati Devin yang terlihat mengacuhkannya


"Sayang kok tumben jemput gak bilang-bilang, mau bikin surprise ya?" goda Kinan


"Percuma gue kasih surprise juga, lo udah dekat sama yang berkumis," sahut Devin membuat Kinan terkekeh


"Diih kamu jelous ya sayang, dia itukan Angga suaminya Kimmy masa lo cemburu sama dia,"


"Tentu saja gue jelouslah bila lo deket sama cowok lain, walaupun dia sudah punya istri, bukan cuma itu Kin gue juga bakal jelous meski lo deket sama murid lo, karena gue gak mau kehilangan lo!" seru Devin


"Dih kok jadi bucin gini sih honey, jangan ngambek dong sayang, lo harus percaya kalau gue itu gak akan berpaling dari kamu, karena kamu itu cinta mati aku!" jawab Kinan


Devin masih saja diam tidak merespon.


"Yaudah kalau lo tetap cemburu kaya gini mending kita putus deh, percuma juga punya pacar yang cemburuan, makan ati gue!" celetuk Kinan meningalkan Devin


"Jangan begitu dong sayang," Devin langsung mengejar Kinan yang mulai merajuk


"Iya deh gue percaya sama kamu, dan gak akan cemburu lagi!" rajuk Devin


"Sumpah demi apa?" tanya Kinan yang berbalik sambil menatap kearah Devin


"Demi kaki gue yang udah lo injek sepatu jigh heels kamu," jawab Devin dengan wajah memelas

__ADS_1


"Eeh, maaf sayang, sengaja!" seru Kinan sambil terkekeh


__ADS_2