
Minggu pagi yang cerah Pandu dan Bagas terlihat berkeringat setelah jogging pagi.
Sementara Cassey masih menjemur Rendra di depan paviliunnya.
"Halo dedek Rendra, lagi dijemur ya?" sapa Siwi ramah
"Halo ka Bagas, ka Pandu," sapanya lagi
"Kamu gak kerja Wi?" tanya Cassey
"Libur Kakakku, aku pengin renang hari ini, udah lama juga aku tidak berenang, makanya pengin banget menghabiskan weekend ini dengan berenang."
"Btw kolam renang yang bagus dimana ya ka?" tanya Siwi
"Coba tanya ka Bagas, maklum aku gak pernah renang jadi gak tahu tempat renang yang bagus dimana," jawab Cassey
"Ok kaka, aku tinggal dulu ya," gadis itu berjalan menuju kearah Pandu dan Bagas yang sedang melakukan push up.
"Kaka...kolam renang yang bagus di sini dimana ya?" tanya Siwi
"Dimana ya, gak tahu juga, tapi kalau waterpark aku tahu," jawab Bagas
"Di Waterpark ada kolam renangnya gak?" tanya Siwi
"Ada dong, malah lengkap, emangnya mau ngapain kamu nanya-nanya seperti itu," sahut Bagas
"Aku mau renang ka, mau ikut ga?" tanya Siwi
"Aku mau ikut Romo!" teriak Kimmy yang langsung berlari kearahnya
"Udah ikut aja Ka, kasian Kimmy. Pasti bosen dia dikurung di Istana, sekali-kali ajak anak-anak ke Waterpark biar seneng, sekalian ajak Rendra juga pasti seru," ujar Siwi
"Iya Baby, ajak aja. Aku juga mau ikut!" ucap Ryan yang ikut nimbrung bersama keduanya
"Jan lupa ajak Papih sama Mamih kamu juga Siwi," tambah Ryan
"Beres Om, semuanya Siwi ajak biar rame," jawab gadis itu mantap
"Btw Opang kemana kok gak kelihatan?" tanya Ryan
"Lagi jemput tante Icha sama Marsha di Stasiun," jawab Siwi
"Jadi juga mereka pindah ke Jogja,"
"Jadi dong Om, kan Marsha juga mau kuliah disini, makanya tante Icha mau tinggal di Jogja,"
"Yaudah kapan kita jalan ke Waterboomnya?" tanya Ryan
"Nunggu Marsha Om," jawab Siwi
"Ok, yaudah Om mau jemput pacar Om dulu, awas jangan ditinggal,"
"Siap Om," jawab Siwi
__ADS_1
"Ka Pandu mau ikut ga?" tanya Siwi
"Boleh lah, sekali-kali main ke Waterboom kata apa sih rasanya," jawab Pandu
"Ok, yaudah aku siap-siap dulu ya, bye!" Siwi kemudian masuk ke dalam kamarnya.
Ajak Si Mesum gak ya?, iish!!, kenapa aku jadi keingatan terus sama Si Mesum ya, apa aku mulai suka sama dia. Tapi gak mungkin ah, paling cuma cinlok.
Gadis itu terus memainkan ponselnya, menatap nomor telpon Ahmar yang sudah ia buka dari tadi.
"Ajak, enggak, ajak, enggak , ajak!" gadis itu tersenyum simpul dan langsung menelpin Ahmar.
📞"hal mesum, selamat pagi!" sapa Siwi dengan suara cemprengnya
📞"Hmmm, ada apa," jawab Ahmar dingin
📞"Aku mau ngajak kamu ke Waterboom hari ini, sebagai ucapan terima kasih aku karena kamu udah mengantarkan aku ke tempat Pak Seno kemarin,"
📞"Gak usah repot-repot, lagian aku gak suka main air, jadi terima kasih atas ajakannya, tapi maaf aku gak bisa ikut," jawabnya acuh
📞"Gak bisa gitu, kalau kamu gak mau ikut renang, kamu harus nganterin aku belanja seharian setelah renang, ayo pilih mana, nganterin aku belanja seharian atau ikut renang?" tanya Siwi memaksa
📞"Gak dua-duanya, lagian kamu ini maksa banget emangnya kamu tuh siapa sih main paksa-paksa aku, aku tuh gak suka dipaksa!" jawab Ahmar kesal
📞"Pokoknya harus pilih salah satu, kalau gak aku akan kasih tahu Papih kalau kamu itu suka mesum sama aku, biar kita dikawinin sekalian!" ancam Siwi
📞"Diih, dasar Alien sarap pengin banget apa nikah sama aku," gerutu Ahmar
📞"Cepetan pilih mana!" hardik Siwi
📞"Sudah kuduga kamu pasti pilih ikut renang, dasar mesum. Pasti lo udah gak sabar ya pengin lihat aku pakai bikini," goda Siwi
📞"Diih ogah banget!" jawab Ahmar langsung menutup telponnya
Dasar payah, masa kek gitu doang responnya, mesum oh mesum, kenapa gue jadi gemes banget sama lo sih,
Siwi, tersenyum-senyum sendiri membayangkan tingkah kocak Ahmar.
**********
Pukul sebelas pagi akhirnya Siwi dan juga yang lainnya tiba di Waterboom bertemakan bajak laut dan merupakan Waterboom terbesar se Asia tenggara.
"Wow, bagus banget gak kalah nih sama Jakarta," Siwi berdecak kagum ketika memasuki kawasan Waterboom.
"Sha, ayo buruan kita ganti baju, gue udah gak sabar mau nyebur!" tutur Siwi
"Awas, jangan pakai bikini!" ancam Ferdan
"Iya Pih," jawab Siwi mengajak Marsha ke ruang ganti
"Kenapa sih lo over protective banget sama Siwi, biarin aja apa sekali-kali dia bahagia, jangan terlalu dikekang juga kali, nanti kalau dia berontak terus minggat gimana?" tanya Rey
"Gue melakukan semua itu untuk kebaikan Siwi kok, soalnya dia itu bener-bener keras kepala dan gak mau diatur, makannya kalau aku biarkan bisa bahaya dia. Dikekang aja dia tetap kaya gitu apalagi dibiarkan, bisa hancur dunia persilatan," jawab Ferdan
__ADS_1
"Gue salut sama Opang, kom bisa anaknya nurut-nurut ya, terus kalem dan gak neko-neko, rahasianya apa sih Pang kalau boleh tahu?" tanya Ryan
"Gampang kok rahasianya, suruh bini lo berhenti kerja, agar fokus merawat anak-anak kamu, terus pantau tuh handphone anak-anak lo, karena dari sana kita akan tahu pergaulan anak-anak kita, makanya gue salut sama Icha setelah jadi ibu rumah tangga berubah total, gak tomboy lagi kaya dulu, bahkan ia sampai harus ngikutin semua medsos anak gue, biar dia bisa tahu teman-temannya si Marsha, Maira, dan Seila," jawab Noval
"Kok Si Chika gak Pang, wah parah lo, jangan pilih kasih dong, masa ketiga anak lo dipantau anak lo yang bontot lo biarin, hmmm jangan-jangan Chika anak yang tidak diinginkan," ujar Ryan serius
"Iya bener tuh kata Rey, kasih tahu Icha jangan pilih kasih gitu," tambah Ferdan
"Sue, jangan pada gila deh, Chika itu kan baru setahun masa dia udah pegang hp, yang bener aja lo, dasar gila!!" gerutu Noval yang disambut gelak tawa teman-temannya
Sementara para emak-emak sedang asyik bermain air bersama buah hati mereka, Ryan dan teman-temannya mengajak Damar menuju ke kolam renang yang agak dalam.
"Mumpung istri-istri kita lagi sibuk sama anak-anaknya, kita mending renang nyok, sekalian cuci mata," ajak Ferdan
"Yoi, sekali-kali kita perlu melihat pemandangan yang segar-segar, biar pikiran fresh," imbuh Noval
"Sssttt, ada cewek pemandangan bagus tuh, mana seksi lagi," ucap Ryan menarik Ferdan
"Kita taruhan ya, tuh cewek mau gak kita ajak kenalan," tantang Ferdan
"Ok, kita taruhan berapa?" tanya Ryan
"Seribu aja jangan banyak-banyak, kecuali yang Mulia Raja bolehlah kalau mau ngasih lebih," ucap Ferdan
"Ok, aku kasih dua ribu," jawab Damar
"Lo dapat kesempatan pertama Dan, Kuy jalan!" perintah Noval
Ferdan segera berjalan mendekati cewek berbikini merah jambu itu.
"Halo neng, boleh kenalan gak?" tanya Ferdan duduk disampingnya
Cewek itu tetap acuh dan tidak menengok kearah Ferdan.
"Om ngapain disini?" tanya Marsha
"Mau kenalan sama cewek sebelah Om," jawabnya malu-malu
"Ngapain kenalan Om, Om udah kenal kok sama dia ngapain kenalan lagi," jawabnya bingung
"Masa sih, kok Om gak pernah lihat ya?" Ferdan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
"Emangnya dia siapa?" tanya Ferdan penasaran
Marsha hanya tertawa mendengar ucapan Ferdan.
"Masa Om gak kenal sama anak sendiri," ucap Marsha
Ferdan yang tercengang segera membuka topi dan kacamata hitam Siwi, hingga membuatnya terperanjat.
"Astaghfirullah!" ucapnya tidak percaya
Sementara Ryan dan yang lainnya. menertawakannya dari kejauhan.
__ADS_1
Ferdan segera memakaikan rompi pelampung pada putrinya untuk menutupi bagian dadanya yang terlihat terbuka.