ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 #Episode 26. Keputusan


__ADS_3

Ciiitt!!!


Baladewa menghentikan mobilnya tepat didepan gerbang istana Arjowinangun, dan Kimmy langsung berlari menyambut kedatangan mereka.


*Flashback


"Apa ada wanita yang sedang dekat dengan Raka?" tanya Harsiwi


"Ada, namanya Kimmy. Selama aku menyelidikinya, gadis itu masih kuliah dan putri dari Raja Arjowinangun," jawab Baladewa


"Kenapa kau baru bilang sekarang kalau Raka berpacaran dengan putri raja Keraton Arjowinangun, tentu saja ini kabar bagus karena aku tidak perlu repot-repot menjodohkan dia dengan putri perdana menteri," jawab Harsiwi


"Tapi informasi detail tentang Kimmy belum semuanya aku dapatkan yang mulia, baru sebatas itu saja, makanya aku belum berani mengatakan kepada yang mulia, karena aku takut ada info penting lainnya yang belum aku ketahui tentang Kimmy," jawab Baladewa


"Itu bisa kau cari sambil berjalan Dewa, btw apa kau sudah menyadap ponsel Raka?" tanya Harsiwi


"Sudah yang mulia," jawab Baladewa


"Baiklah, kalau begitu sekarang kita check ada berita apa saja yang masuk kedalam ponsel Raka," titah Harsiwi


Baladewa langsung mengecek ponselnya.


Hari ini ada telpon masuk dari Kimmy, dan gadis itu mengirimkan pesan singkat yang berisi undangan makan siang dari pihak istana Arjowinangun sebagai ucapan terima kasih karena sudah menolong Kimmy," ujar Baladewa


"Sekarang aku minta nomor telepon Kimmy, biar aku menelpon gadis itu," jawab Harsiwi


Baladewa segera memberikan nomor Kimmy kepada Harsiwi.


"Thanks Dewa," wanita itu segera menghubungi Kimmy yang masih bersedih karena harus berpisah dengan Devin


"Halo, selamat Pagi," sapa Harsiwi


"Selamat pagi, maaf dengan siapa ya?" tanya Kimmy


"Saya Kinasih Ibunya Raka eh maksudnya Devin," jawab Harsiwi


"Iya tante ada apa?"


"Saya dengar dari Dev kamu mau mengajak dia lunch bareng apa itu benar?"


"Iya tante, tapi Dev menolaknya karena dia sekarang kan sudah ada di Solo dan kemungkinan tidak akan kembali lagi ke Jogja," jawab Kimmy sedih


"Oh begitu, kamu jangan sedih ya nanti biar tante yang akan membujuk Devin supaya mau menerima undangan lunch dari kamu, maafin Devin ya mungkin dia masih sedih setelah mengunjungi makam ayahnya makanya dia berbuat seperti itu padamu," tandas Harsiwi


"Baik tante, terima kasih sudah mau membujuk Devin," jawab Kimmy


"Tentu saja, kau tunggu saja kedatangan kami, karena Dev tidak pernah membantah perintah ku," sahut Harsiwi sumringah


"Baik tante," jawab Kimmy mematikan ponselnya


"Yes, akhirnya bisa ketemu sama Dev lagi, thanks Tuhan, terima kasih tante Kinasih," gumam Kimmy


Gadis itu sangat bahagia mendengar penuturan dari Kinasih.


*Flashback selesai.


"Selamat datang tante?" sapa Kimmy sambil mencium punggung tangan Harsiwi


"Terima kasih atas sambutannya nduk," jawab Harsiwi


Kimmy mengajak masuk Harsiwi dan juga Devin masuk ke paviliunnya sedangkan Baladewa menunggu mereka di dalam mobil.


Bagas dan Cassey menyambut kedatangan mereka dengan ramah.


"Selamat datang di kediaman kami, monggo silahkan dicoba hidangannya," ucap Cassey mempersilahkan mereka untuk langsung menikmati makan siangnya.

__ADS_1


"Oh iya sebelumnya perkenalkan saya Cassandra, ibunya Kimmy dan sebelah saya Bagas Romonya Kimmy," ucap Cassey sambil mengulurkan tangannya


"Saya Kinasih ibunya Devin, senang berkenalan dengan anda yang mulia," jawab Harsiwi menyalami Cassey dan Bagas


"Saya Devin yang mulia," Lelaki itu langsung mencium tangan Cassey dan juga Bagas


"Ngomong-ngomong terima kasih loh Devin sudah menyelamatkan Kimmy kemarin, kami sekeluarga tidak bisa memberikan apa-apa selain ucapan terima kasih," ucap Cassey


"Sama-sama yang mulia, lagian aku menolong Kimmy ikhlas tanpa pamrih," jawab Devin


"Kamu bukan hanya ganteng tapi baik dan tidak sombong Dev," jawab Cassey


"Bagaimana kalau kita jodohkan saja Kimmy dengan Dev?" tanya Harsiwi membuat Devin langsung tersedak,


*Uhuuuk!!!


"Pelan-pelan dong sayang makannya," ucap Harsiwi memberikan segelas air putih padanya


Sebenarnya apa yang sedang direncanakan ibu, makanya ia ingin menjodohkan aku dengan Kimmy,


"Oh, kalau aku terserah mereka saja , kalau Kimmy dan Devin saling cinta ya silahkan, karena saya tidak mau memaksakan kehendak kepada mereka," jawab Bagas


"Betul itu Jeng Kinasih, aku juga setuju dengan ucapan si baby," tambah Cassey


"Ok, tapi sepertinya Kimmy dan Dev juga sudah saling cinta," sahut Harsiwi


"Maaf ibu, tapi mungkin ini terlalu cepat, biarkan aku dan Kimmy saling mengenal dulu toh kalau jodoh tak akan kemana," jawab Devin


"Betul itu, aku setuju dengan Devin," ujar Cassey


Kimmy hanya diam dan dan tersenyum bahagia ketika Devin yang ingin mengenalnya lebih lanjut.


Setelah selesai makan siang Devin dan Harsiwi berpamitan pulang.


***********


"Aku tahu ibu melakukan semua itu karena Kimmy adalah putri raja, coba kalau kimmy rakyat jelata pasti ibu tidak akan menyetujui hubungan kami bukan," jawab Devin


"Kau sudah mengenal aku Raka, jadi untuk apalagi berdebat denganku, jika kau menikah dengan dia makan kekuatan kita akan bertambah jadi tidak akan ada yang berani mengusik posisimu sebagai raja Cendana," tutur Harsiwi


"Perlu Ibu tahu kalau Kimmy bukan anak kandung tante Cassandra, dia hanya anak angkatnya saja. Sekarang apa ibu masih merestui hubungan kami?" tanya Devin


"Apa kamu bilang, anak angkat. Jadi Kimmy cuma anak angkat?" tanya Harsiwi


"Betul Ibu, Kimmy hanya anak adopsi, kalau aku tidak percaya silahkan tanyakan saja kepada Kimmy, dan rencananya Kimmy akan keluar dari istana setelah dia menikah," jawab Devin


"Astaga!!, untung aku belum menjodohkan kalian, mau ditaruh dimana wajahku jika kau sampai menikahi rakyat jelata itu," ucap Harsiwi


Wanita itu tersenyum sinis ketika tahu bahwa Kimmy bukan seorang putri raja.


"Sekarang ibu berikan pilihan untukmu kau harus mau menjadi pengganti ayahmu atau aku akan menghancurkan Kimmy?" tanya Harsiwi


"Maksud ibu apa?" tanya Devin


"Kau harus menuruti perintah ibu untuk menjadi Raja Cendana atau aku akan membuat hidup Kimmy hancur, ibu bisa saja mempermalukan Kimmy dengan kekuasaan ibu jika kau tidak mau menuruti kemauanku," jawab Harsiwi


"Baiklah ibu, aku akan mengikuti semua keinginan Ibu, asal jangan ganggu Kimmy dan keluarganya, aku tidak akan membiarkan ibu menyentuh atau menyakitinya," sahut Devin


"Good, jadi mulai sekarang jadilah anak penurut dan jangan pernah berhubungan dengan Kimmy lagi, karena dia tidak pantas untukmu," ujar Harsiwi


"Baik, aku juga sudah berusaha melupakannya, tapi kau malah mengajakku kesini," jawab Devin


Harsiwi tersenyum bahagia karena rencananya berjalan mulus tanpa harus menggunakan kekerasan.


Setibanya di Istana Cendana, Devin segera mengikuti Baladewa untuk mengikuti latihan gladi bersih penobatan putra mahkota.

__ADS_1


*Dreet...dreet...dreet!!


Devin mengambil ponselnya dari saku bajunya dan mengangkatnya.


"Halo Dev?" sapa Kimmy


"Ada apa Kim?" tanya Devin


"Romo ingin berbicara penting denganmu, tapi dia tidak mau di telpon," jawab Kimmy


"Terus maunya dimana?" tanya Devin


"Dia ingin mengajak kamu bertemu empat mata di Honeywell Restauran malam ini, apa kamu ada waktu?" tanya Kimmy


"Baiklah, aku akan menemuinya disana, katakan pada ayah kamu aku menunggunya pukul delapan malam diasana," jawab Devin


"Baik Dev, aku akan menyampaikan pesanmu kepada Romo, thanks ya Dev, I love you," ucap Kimmy malu-malu


Devin tidak menjawabnya dan segera menutup ponselnya.


"Mungkin inilah saat yang tepat untuk memberitahukan ayah Kimmy yang sebenarnya, aku yakin dia orang yang bijaksana," batin Devin


Pemuda itu hanya bisa menahan kepedihan hatinya tanpa ada seorangpun yang tahu.


"Maafkan aku Kim, sebenarnya aku juga sayang sama kamu tapi aku tidak mau kamu terluka jika bersamaku, karena Ibuku pasti akan berusaha memisahkan kita dengan berbagai cara, makanya sebelum hubungan kita belum terlalu jauh lebih baik kita akhiri sampai disini saja," ucap Devin sambil menatap foto Kimmy dalam ponselnya.


"Sudahlah, jangan bersedih yang mulia, kalau memang Kimmy itu jodoh kamu maka walaupun sekuat apapun kau berusaha melupakannya, atau sekeras apapun usaha ibumu memisahkan kalian maka kalian akan tetap bertemu di pelaminan, yakinlah akan hal itu. Jalani semuanya dengan legawa jadilah raja Cendana yang tangguh agar kamu bisa meneruskan perjuangan ayah kamu yang sudah membangun keraton ini hingga menjadi kerajaan yang cukup di segani di Solo ini," ucap Baladewa menghibur Devin


"Baik Paman, terima kasih sudah mau mengerti aku," ucap Devin memeluk pamannya.


"Aku akan mengantarmu ke Jogja nanti malam, jadilah lelaki sejati dan katakan sejujurnya kepada ayah Kimmy agar kalian berpisah dengan cara baik-baik, karena kalian bertemu juga dengan cara baik-baik makan berpisah juga seperti itu agar Kimmy tidak sakit hati juga, kasian dia," tutur Baladewa


"Baik paman, kalau begitu aku akan bersiap-siap untuk menemui Perdana Menteri agar aku tidak telat menemui ayah Kimmy," Devin segera berpamitan dan menuju ke kamarnya.


"Kau sudah siap Raka?" tanya Harsiwi


Devin hanya mengangguk dan mengikuti Ibunya menemui Perdana Menteri Kerajaan Cendana.


Selesai menemui Perdana Menteri Devin segera bergegas menuju ke Jogjakarta untuk menemui Bagas ditemani oleh Baladewa.


Selama kurang lebih dua jam perjalanan akhirnya Devin dan Baladewa tiba di Honeywell Restauran.


Bagas dan Kimmy sudah menunggunya disana, dan Devin segera melambaikan tangannya kepada mereka.


"Maaf saya terlambat yang mulia," ucap Devin memberikan hormat kepada Bagas


"Tidak kok, lagian sekarang baru pukul 19.45, jadi belum terlambat," jawab Bagas mempersilahkan Devin duduk


"Perkenalkan Paman saya Baladewa," Devin memperkenalkan pamannya kepada Bagas dan Kimmy


"Sekarang apa yang ingin yang mulia sampaikan kepada hamba?" tanya Devin


"Aku sudah mendengar dari Kimmy semuanya tentang kamu, dan terus terang saja aku suka dengan kepribadian kamu. Aku juga sudah tahu kalau kalian saling suka walaupun belum jadian, jadi kalau boleh saya sarankan jika kamu benar-benar sayang dengan Kimmy maka aku ingin kalian bertunangan saja agar bisa mengenal lebih jauh setelah Kimmy lulus kuliah dan jika memang kalian sudah merasa cocok bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan, tapi kalau tidak cocok atau ada masalah ditengah perjalanan hubungan kalian tentu saja aku tidak akan memaksakan kalian untuk ke jenjang selanjutnya, bagaimana menurutmu Dev?" tanya Bagas membuat pemuda itu tercengang antara bahagia dan sedih


Baladewa hanya memberikan isyarat kepada ponakannya untuk menjawab sejujurnya.


*Deg


Jantungnya berdegup kencang ketika ia akan memulai kata-katanya. Bahkan bibirnya seperti tak kuasa untuk menyampaikan penolakan terhadap tawaran Bagas.


*Maafkan aku Kim, semoga kamu mendapatkan pasangan yang lebih baik dari aku,


"Bismillahirrahmanirrahim*," Devin memantapkan hatinya untuk mengambil keputusan tersulit dalam hidupnya


"Baik Yang mulia, sebelumnya saya mohon maaf jika perkataan saya menyinggung atau menyakiti perasaan Kimmy, memang aku akui jika saya sangat mengagumi dan menyukai Kimmy tapi apalah daya sepertinya aku dan Kimmy tidak ditakdirkan untuk bersama, saya sadar jika kami berbeda kasta walaupun aku tahu anda tidak mempermasalahkan hal itu tapi aku sadar diri. Dan juga aku masih mempunyai tanggungan yang sangat besar untuk mewujudkan mimpi almarhum ayahku, dan semua itu tidak bisa aku wujudkan jika aku menikah dengan Kimmy, jadi mohon maaf Kimmy mungkin aku bukan lelaki yang baik untuk kamu karena aku harus mengabdikan diri untuk kebahagiaan keluargaku dan mungkin aku tidak akan bisa menikah dalam waktu dekat, aku harap kau mengerti, dan aku doakan kamu segera mendapatkan pendamping yang lebih baik dariku, jangan pernah menungguku karena aku tidak bisa menjanjikan apa-apa untukmu!" ucap Devin menahan kesedihannya

__ADS_1


Sementara itu air mata Kimmy mulai membasahi pipinya, apalagi ketika tahu Devin benar-benar akan meningalkan dirinya.


__ADS_2