
Melani segera berlari menuju ke vila dan mengemasi barang-barangnya.
Gue harus pulang sekarang, gue harus mencegah berita itu terbit hari ini, kalau tidak nyawaku dalam bahaya,
Gadis itu kemudian berlari sambil menggendong tas ranselnya.
"Mudah-mudahan masih keburu," gumamnya sembari memesan taksi online
Tidak berapa lama sebuah mobil minibus berhenti didepan halte dan membawa Melani pergi dari kawasan Parangtritis.
***********
Cassey masih terlelap didalam kamarnya, sementara yang lainnya sudah pergi melihat sunrise.
Ia mulai mengerjapkan matanya, dan tangannya mencari keberadaan Bagas.
"Baby!!" teriaknya memanggil suaminya
Si baby kemana sih, pasti dia ninggalin aku lagi, kebiasaan banget sih.
Gadis itu segera turun dari ranjangnya dan menuju ke ruang makan.
Cuma sarapan roti, mana kenyang, buat sekali pukul aja langsung ilang, mending masak mie instan aja ah,
Cassey kemudian memasak mie instan lengkap dengan telor, sayuran dan cabe rawit.
Setelah matang ia membawanya ke kamarnya.
Cuma di Indonesia lho, seorang ratu sarapannya mie instan, di Korea mana ada, di Jepang impossible, di Brunai gak mungkin, cuma permaisuri tersantuy karena mau makan apa aja yang penting halal...
Tidak lupa ia menyalakan televisi untuk menemani sarapan paginya, matanya langsung membulat ketika melihat tayangan infotainment pagi.
"Oh my Gosh!!, kenapa ada berita gue sama Ahmar!!" pekiknya sambil menengok kanan kiri, segera ia mematikan televisi begitu Bagas masuk ke kamarnya.
"Kami udah bangun sayang?" sapa Bagas sambil mencium keningnya
"Iiiiyaa, baru banget bangun baby," jawab Cassey gugup
"Lho kok Kamu udah sarapan, padahal aku keluar tadi buat cari sarapan kamu loh, nih aku udah beliin bubur ayam buat kamu," Bagas meletakkan seporsi bubur ayam diatas meja
__ADS_1
"Yaudah kita makan aja baby, btw kamu udah sarapan belum?" tanya Cassey
"Belumlah sayang, kan aku mau sarapan berdua kamu," jawab Bagas mencubit gemas hidung Cassey
"Aku suapin ya," kata Cassey sambil menyuapkan sesendok bubur padanya
"Bentar sayang, aku mau nyalain TV dulu, mau lihat berita hari ini," Bagas segera mengambil remote TV namun Cassey dengan sigap menghalanginya
"TV nya lagi error baby, tadi aja pas aku nyalain gak ada gambarnya, yang ada semut semua yang muncul," ucap Cassey sambil menghalangi Bagas agar tidak menyalakan televisi
"Masa sih, tadi pagi pas aku tinggal keluar masih baik-baik saja, masa sekarang ga ada gambarnya?" tanya Bagas kebingungan
"Mungkin karena signalnya terhalang istana ratu pantai Selatan kali, makanya jadi gak ada gambarnya," jawab Cassey
"Yaudahlah, mendingan aku lihat berita online saja," jawab Bagas
"Mending sarapan dulu baby, baru nanti setelah sarapan kamu baca berita ya, karena kalau makan itu gak boleh sambil baca berita nanti bisa bikin gemuk," sahut Cassey
"Iya sayang, sekarang aku mau makan lagi, aaa...." Bagas segera membuka mulutnya lebar-lebar
Ya Allah, mudah-mudahan beritanya cepat dihapus, sekarang aku harus gimana ya,
"Eehh, tidak kok, aku gak gelisah, cuma panik aja dikit, karena aku harus menyelesaikan sesuatu hari ini," ucap Cassey
"Apa?, sini biar aku bantu?" tanya Bagas
"Ini masalah pribadi, dan hanya mamih yang paham dan bisa menyelesaikannya," jawab Cassey
"Yaudah sekarang mending kamu temuin mamih sana, supaya urusannya cepat selesai, jadi kamu bisa tenang," balas Bagas
"Yaudah sayang kamu makannya cepetan, nanti kalau kamu udah selesai sarapan aku baru menemui mamih," jawab Cassey
"Sekarang aja sayang, aku bisa sarapan sendiri kok, udah kuy jalan!" perintah Bagas
"Makasih ya, my honey bunny sweety, love you, muaaach," Cassey mencium pipi suaminya dan per meninggalkannya
Ia berlari mencari Niken di pantai.
**Buugghh!!
__ADS_1
"Kalau lari tuh lihat ke depan jangan nunduk aja!" gerutu Ahmar saat dirinya ditabrak oleh Cassey
"Sorry!!" jawab Cassey sambil berdiri dan membersihkan tangannya dari pasir yang menempel
"Hey, pantas saja tubuhku remuk, ternyata singa betina yang menabraku," goda Ahmar
"Lagian kamu lari-lari mau kemana sih buru-buru sekali?" tanya Ahmar
"Lo udah lihat berita pagi ini gak?" tanya Cassey
"Belum, memagnya ada apa?" tanya Ahmar
"Lo liat aja sendiri," jawab Cassey
Ahmar segera membuka ponselnya, dan membuka situs berita online, seketika matanya langsung membulat melihat berita headline news pagi ini.
"Jadi ini yang membuatmu berlari seperti kuda pagi-pagi?" tanya Ahmar
"Iya , gue mau minta tolong sama Om Rey untuk membantu menyelesaikan masalah ini, " jawab Cassey sedih
"Lo gak usah sedih ataupun takut, biar hue yang akan menyelesaikan masalah ini, gue tahu kok gimana caranya menyelesaikan masalah ini, sekarang lo balik ke vila saja, biar aku yang bekerja," ucap Ahmar mencoba menenangkan Cassey
"Baiklah, aku percaya sama kamu ka, semoga kamu bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat, terima kasih atas bantuannya," jawab Cassey yang kemudian berbalik meninggalkan Ahmar
Kamu pasti ketakutan, jika suami kamu tahu berita ini, segitu cintanya kah kamu terhadap pangeran itu, kamu tenang aja Key, selama masih ada aku, tidak akan kubiarkan seorangpun membuatmu bersedih,.
Ahmar segera berlari ke vila, dan melesatkan mobilnya menuju kantor berita tempat Melani bekerja.
"Tolong ka Aldo, hapus berita itu, aku mohon," cicit Melani mengiba pada Aldo
"Emangnya kenapa kok harus dihapus, sayang lagi, tuh lihat aja baru beberapa menit realis aja para pembacanya langsung jutaan, belum komentarnya, memang lo kalau bikin artikel bukan kaleng-kaleng," jawab Aldo
"Ka...kalau kita tidak menghapus berita itu sekarang, kita dalam bahaya, nyawa kita bisa melayang," sahut Melani ketakutan
"Emangnya siapa yang akan membunuh kita?, orang kerajaan?, mana mungkin, lo ingat berita yang di publish oleh Shane seminggu yang lalu tentang kehidupan liar putri Cassandra, toh dia baik-baik saja setelah memposting berita menggemparkan itu, bahkan pihak kerajaan berani memberikan kompensasi besar saat meminta Shane menghapus berita itu, gue yakin kali ini kita akan dapat yang lebih besar dari Shane, secara berita kita tentang asmara terlarang menantu kerajaan, so pasti pihak istana tidak ingin aib keluarganya tersebar, dan pasti akan memberikan uang yang sangat besar untuk menghapus berita itu, lo bisa pakai uang itu buat liburan ke Eropa nanti, jadi gak usah takut, santai saja, kita tunggu orang istana datang ke sini," jawab Aldo sambil menikmati secangkir kopi hangat
***Braakkk!!!
Apa yang ditakutkan Melani benar-benar terjadi, tidak lama kemudian pintu ruangan Aldo di dobrak paksa oleh Ahmar yang datang dengan wajah sadisnya.
__ADS_1
"Tampaknya mimpi lo untuk dapat uang besar dari berita muraham itu tidak akan pernah terwujud Aldio, karena gue tidak segan-segan untuk membunuh lo, jika lo tidak menghapus berita itu sekarang juga!" ancam Ahmar sambil mencekik Aldo