ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 96 # Menolong Ahmar


__ADS_3

"Hallo babe kamu dimana?" tanya Cassey


"Dihatimu babe?" jawab Hermes diujung telepon


"Suee!!, serius nih!, dimana?" tanya Cassey kesal


"Iya ada dirumah aku, kenapa kangen yah?" tanya Hermes


"Iya nih kangen, pengin nonjok!!" jawab Cassey sambil terkekeh


"Yaudahlah gak jadi kalau gitu," jawab Hermes pura-pura kesal


"Ok, jemput princess sekarang!!" pinta Cassey


"Lho memangnya motor lo kemana babe?" tanya Hermes


"Dimuseumkan karena langsung turun mesin pasca balapan di kampus," jawab Cassey


"Bodyguard kamu kemana, tumben gak jemput kamu," sahut Hermes


"Sudah aku pensiunkan dini, karena melanggar aturan pemerintah yang mempekerjakan anak dibawah umur!" oceh Cassey


"Hmmm, yaudah tunggu satu jam lagi, ya," jawab Hermes


"Gak bisa pokoknya sepuluh menit lagi lo harus udah nyampe kampus titik gak boleh nawar!!" sahut Cassey mematikan ponselnya


"Sue, kebiasaan suka memaksakan kehendaknya tanpa memikirkan akibatnya," keluh Hermes


Gadis itu berjalan keluar dari kelasnya.


Alih-alih mencari udara segar netranya terhenti pada sosok cowok yang sedang duduk sendirian diatas roof top sendirian


"Lagi ngapain lo!" tanya Cassey penasaran


"Kepo!" jawab Pemuda itu dingin


"Lho bukannya salah satu cowok yang nantangin gue balapan ya?" tanya Cassey


"Iye, emangnya kenapa?" tanya pemuda itu


"Kenapa lo gak gabung temen-temen lo dibawah?" tanya Cassey yang melihat tiga teman cowok itu sedang bersama pasangannya dibawah


"Kepo," jawabnya acuh


"Hmmm, gue tahu kenapa lo gini itu gara-gara lo gak punya cewek sendiri kan, lo jomblo makanya lo gak mau gabung sama teman-teman kamu, ngaku loh?" tanya Cassey


Siapa sih cewek ini, kenapa bawel banget, lagian tahu aja kalau gue jomblo, makanya males banget ngumpul sama mereka, tapi kalau deket dia gue bisa kena sial lagi kaya kemarin, mending gue tinggalin aja deh si bawel,


Baru saja Ahmar akan mengangkat kakinya naik keatas roof top Cassey malah menarik kakinya hingga ia akhirnya jatuh.

__ADS_1


"Kyaaa!!" beruntungnya ia masih bisa pegangan di pagar teralis tempat Cassey berada hingga ia tidak terjatuh


Benerkan kalau ada dia bawaannya sial mulu gue!!


Ahmar hanya memejamkan matanya tidak berani memandang ke bawah karena ia takut kehilangan konsentrasinya, Cassey langsung menghampiri pemuda itu dan mengulurkan tangannya untuk membantunya naik keatas teralis besi itu. Akan tetapi karena takut kena sial Ahmar menolaknya.


"Ditolongin gak mau, ya udah gue tinggal, biar jatuh sekalian, kan lumayan jatuh dari lantai dua," ucap Cassey


"Udah pergi gak lo, gue bisa sendiri," jawabnya angkuh


"Ok, tapi nanti kalau mati terus jadi hantu gentayangan jangan cariin aku ya, kan aku sudah bermaksud baik mau membantu kamu, tapi kamu menolak, jadi jangan salahkan gue jika sesuatu terjadi dengan lo," Gadis itu membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan Ahmar


Kini Ahmar merasa capek, apalagi tangannya mulai mengalami kesemutan hingga ia tidak biasa naik keatas.


"Bawel!!, bawel!!" teriaknya meminta bantuan Cassey


"Apa?, sepertinya ada suara tapi gak ada wujudnya," goda Cassey sambil terkekeh menoleh kearah Ahmar


"Tolong gue," jawab Ahmar dengan suara lirih


Cassey yang tadinya mau menggodanya jadi iba melihat wajah Ahmar yang sudah pucat Pasi.


Ia segera berlari menghampiri pemuda itu dan menarik lengannya.


"Ayo cepat Naik!!" perintah Cassey sambil menarik tubuh pemuda itu.


**Dreet...dreet...dreet!!!


"Sial, kenapa dia malah angkat telpon bukannya nolongin aku dulu, dasar gak berperasaan, mana gue udah lemes banget lagi," keluh Ahmar


"Ok, tunggu bentar ya babe, gue nolongin anak terlantar dulu!!" setelah mematikan ponselnya ia lalu menghampiri Ahmar


"Hmmm, sepertinya harus keluarkan kekuatan wonder woman dulu nih, biar bisa sekali tarik langsung naik," ucap Cassey, gadis itu kemudian memasang kuda-kuda dan mengeratkan tangannya layaknya seorang binaragawan


"Are you ready guys!" teriak Cassey yang hanya dijawab anggukan oleh Ahmar karena sudah tidak memiliki tenaga lagi


Dalam sekali tarik Cassey berhasil mengangkat tubuh Ahmar hingga ia berhasil naik dari teralis.


"Huft, berat juga badan lo!" ucap Cassey sambil menarik nafas panjang


"Woii, bangun oii!" gadis itu menepuk-nepuk pipi Ahmar beberapa kali karena takut pemuda itu Ko alias mati


"Masih hidup kok, mungkin pingsan kali," ucapnya sambil memeriksa denyut nadi pria itu


Tanpa pikir panjang ia segera menghubungi Hermes untuk naik ke kelasnya.


Tak berapa lama Hermes tiba disana dan segera membantu membopong tubuh Ahmar dan membawanya ke Unit kesehatan Kampus.


"Apa yang terjadi dengan Ahmarku, dasar cewek bar-bar apa yang kamu lakukan sama pacarku!" hardik seorang cewek yang langsung menghampiri mereka

__ADS_1


"Diih!! bukannya terima kasih gue udah bantuin cowok lo malah fitnes, awas lo kena pasal pencemaran nama baik, bisa mati kaku lo di penjara!" ancam Cassey


"Lo itukan beneran bar-bar, kemarin aja lo siram gue pakai softdrink kan di kantin, inget gak lo!" hardiknya lagi


"Salah sendiri kenapa lo nyiram gue duluan, makanya rasakan pembalasanku ni sanak!" teriak Cassey


"Huuh dasar bar-bar, pergi lo dari sini!!" usir gadis itu


"Tanpa lo suruh juga gue mau pulang, ngapain gue lama-lama disini, mendingan bocan," Cassey segera pergi dari sana menuju ke parkiran


"Kita mau kemana babe?" tanya Hermes


"Ajari gue stir mobil ya, please?" pinta Cassey


"Memangnya kamu mau ngapain kom mendadak mau belajar stir mobil?, gue jadi curiga ada yang gak beres sama lo ni!" jawab Hermes


"Iya karena seminggu lagi gue mau balap mobil sama F4," jawab Cassey


"Gila lo!!, bisa nyetir aja gak, malah nekat mau balapan, nyari mati lo!!" teriak Hermes kaget


"Habis gimana babe, lo kan tahu gue paling gak bisa nolak kalau ada yang nantangin gue," sahut Cassey


"Tapi harusnya lo mikir dulu sebelum menerima tantangan dari musuh lo," tandas Hermes


"Udah babe, makanya gue minta waktu seminggu buat belajar stir mobil?" tanya Cassey


"Tapi beneran lo bisa mahir nyetir dalam waktu seminggu?" Hermes balik bertanya


"Yakin dong, ingat hidup ini harus optimis agar selalu bersemangat," jawab Cassey


"Yaudah sekarang kita latihan," jawab Hermes


"Yeay!!" teriak Cassey bahagia


Dua puluh menit kemudian


"Kamu tunggu sini ya," Hermes segera memarkirkan motornya dan mengeluarkan mobilnya dari bagasi


"Naik!!" teriak Hermes


Cassey segera naik kedalam mobil itu dan Hermes melesatkan mobilnya menuju ke sebuah lapangan yang dipenuhi rumput liar.


"Gimana kabar Agni Mez, " pertanyaan itu tiba-tiba meluncur dari mulut Cassey membuat Hermes tercengang


"Kenapa nanyain dia ke gue?" tanya Hermes


"Gue tiba-tiba kangen dia, semenjak pesta pertunangan Nay, dia tidak ada kabar lagi, bahkan setiap kali aku menghubunginya gak pernah diangkat, Wa cuma ceklis satu, kirain lo tahu kemana dia, secara lo kan pacarnya," goda Cassey


Hermes hanya tersenyum mendengar ucapan Cassey dan duduk diatas mobil berjejeran dengannya.

__ADS_1


"Aku gak mau menjadikan Agni hanya sebagai pelampiasan kekecewaan gue sama Nay, aku tidak mau melukainya, walaupun aku tahu dia menyukai aku sampai-sampai ia rela melakukan workout dan diet ekstrim agar bisa memiliki tubuh ideal seperti Nay, tapi aku gak bisa memaksakan hati gue untuk menerima cintanya, karena cinta itu tidak bisa dipaksakan Key," jawab Hermes


__ADS_2