ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 67. Pernyataan Cinta


__ADS_3

Baladewa kemudian mengajak Devin dan Kinan menemui Bayu dan Angga membicarakan rencana mereka untuk mencari Nilam.


"Aku percaya kepada kalian, dan aku minta bantuan kalian kali ini," ujar Baladewa


"Baik yang mulia," jawab keduanya


"Malam ini kita akan beraksi," tutur Baladewa


"Baik," jawab mereka serentak


"Aku sengaja tidak menggunakan perajurit istana untuk menangkap Nilam, karena aku tidak mau menimbulkan kepanikan orang-orang istana yang menuduhku sewenang-wenang menggunakan jabatanku. Aku hanya ingin menyelesaikan kasus tanpa pertumpahan darah," ujar Baladewa


"Kau juga harus belajar dari sini Dev, bagaimana jika kau menjadi seorang raja nanti," tambah Baladewa


*Tak, tak, tak!!


Baladewa menghentikan pembicaraannya ketika mendengar suara derap langkah mendekati ruangan itu.


"Ssstt, sepertinya ada yang datang, coba cek siapa yang datang!" seru Baladewa


Devin segera mengintip dari celah pintu untuk mengetahui siapa yang datang.


"Siapa yang datang?" tanya Baladewa


"Kimmy dan tante Cassey," jawab Devin membuat Angga dan Bayu panik.


"Cepat, kau harus pura-pura sakit dan tidurlah," Bayu membaringkan tubuh Angga dan menyelimutinya, tidak lupa ia memasang alat infus dan juga menyalakan monitor holter.


*Tok, tok, tok!!!


Kinan segera membuka pintu kamar itu, dan mempersilakan mereka masuk.


Kimmy terlihat shock melihat keadaan Angga yang masih terbaring tak berdaya di brankarnya.


"Angga," ia mengusap lembut wajah suaminya yang terlihat pucat, matanya menatap lekat kearah lelaki itu. Air matanya langsung menetes membasahi pipinya meratapi Pemuda yang kini terbaring di depannya.


Bayu memberikan isyarat kepada yang lainnya untuk membiarkan Kimmy berdua dengan Angga, ia mengajak semuanya keluar dari ruangan itu.


Maafkan aku Angga, selama ini aku belum bisa menjadi istri yang baik buat kamu, bahkan saat kau sekarat pun aku tidak bisa memberikan pelukan hangat untuk menguatkan mu. Aku terlalu egois untuk mengakui kalau aku sudah mulai sayang padamu, aku malu mengakui kalau aku sudah mulai mencintaimu. Aku terlalu angkuh untuk mengungkapkan perasaanku padamu.


"Hiks, hiks, hiks!!" sayup-sayup terdengar lirih suara tangisan Kimmy, meskipun wanita itu berusaha mengendalikan emosinya, agar tidak seorangpun mengetahui kesedihannya. Ia terus menggenggam erat jemari Angga dan memukul-mukul dadanya untuk mengurangi rasa sakit di hatinya.


Angga berusaha memicingkan matanya melihat Kimmy yang masih tersedu-sedu disampingnya.


Apa kamu begitu mengkhawatirkan aku?


Apa aku sudah mulai berarti dalam hidupmu? Apa kau sudah mulai mencintai aku Kimmy?"


Aku tidak tahu apa aku harus bahagia melihat mu bersedih melihat keadaanku ini, ataukah aku harus bersedih karena aku tahu kau tidak mungkin membuka hatimu untukku. Kau bersedih karena iba melihatku seorang pemuda yang sekarat dan menyedihkan, raganya terluka karena tusukan benda tajam tapi hatinya lebih terluka karena istri yang begitu dicintai tidak pernah mencintainya dan mencintai orang lain. Aku tahu kau tidak akan peduli kepadaku dan aku tahu kau datang kesini pasti karena perintah ibumu.


Tidak terasa air mata Angga menetes dari sudut matanya yang masih terpejam. Hatinya kembali terluka ketika ia harus menghadapi kenyataan pahit jika Kimmy belum bisa mencintainya.


🎵🎵You call me on the telephone, you feel so far away


You tell me to come over, there’s some games you want to play


I walk into your house, nobody’s home

__ADS_1


It’s just me and you, you and me alone


We’re just playing hide and seek


It’s getting hard to breathe under the sheets with you


I don’t want to play no games


I’m tired of always chasing, chasing after you


I don’t give a **** about you anyways


Who ever said I give a shit about you?


You never share your toys or communicate


I guess I’m just a play date to you


Wake up in your bedroom and there’s nothing left to say


When I try to talk you’re always playing board games


I wish I had monopoly over your mind


I wish I didn’t care all the time


We’re just playing hide and seek


It’s getting hard to breathe under the sheets with you


I don’t want to play no games


I’m tired of always chasing, chasing after you


Who ever said I give a shit about you?


You never share your toys or communicate


I guess I’m just a play date to you


Ring around the rosy


I never know, I never know what you need


Ring around the rosy, I want to give you, want to give you


What you need


You know I give a f*ck about you everyday


Guess it’s time that I tell you the truth


If I share my toys, will you let me stay?


Don’t want to leave this play date with you..🎵🎵


Sebuah lagu berjudul Play Date yang dinyanyikan oleh Melanie Martinez tiba-tiba sayup-sayup terdengar membuat suasana ruangan semakin sedih dan menyayat hati.

__ADS_1


Aku janji padamu Kim, aku akan melepaskan mu setelah urusan ini selesai, aku tidak mau egois, dan terus memaksa kamu untuk menjadi istriku lagi. Sudah cukup penderitaan yang kau alami karena harus pura-pura menjadi istriku. Kau harus berhak hidup bahagia seperti saat kau belum mengenalku. Maafkan aku, aku janji tidak akan menjadikanmu Play date lagi.


"Bangunlah Angga, bangunlah sayang, kau harus sembuh, jangan membuatku tersiksa karena merindukan kamu, jangan tinggalkan aku, hiks, hiks, hiks," ucap Kimmy membuat Angga terbelalak tidak percaya mendengar ucapan Kimmy.


Ia langsung mengerjapkan matanya menatap gadis yang duduk disampingnya dan memegang erat tangannya.


"Kimmy," ucap Angga lirih


"Kau sudah bangun sayang, owh!!, benarkan kau sudah sadar," Kimmy benar-benar tidak menyangka jika Angga sudah siuman, betapa bahagianya Kimmy melihat lelaki yang ia sayangi sudah sadar. Ia langsung mengusap air matanya dan tersenyum manis padanya.


"Kau mau kemana?" cegah Angga ketika Kimmy akan bergegas keluar


"Aku ingin memberi tahu yang lainnya jika kau sudah siuman, mereka juga pasti senang," jawab Kimmy


"Tidak perlu, sekarang jawab pertanyaan ku," ujar Angga


"Apa?"


"Apakah yang kau katakan tadi benar, jika kau merindukan aku dan tidak ingin aku meninggalkan kamu?" tanya Angga


Kimmy hanya tersenyum dan menatap lekat lelaki itu.


"Iya, semuanya benar. Ketulusan mu dan kebaikan hatimu telah membuat hatiku meleleh, aku mulai menyayangimu ketika aku tahu betapa besar cintamu untukku. Sampai aku begitu bodoh menunjukkan rasa cemburuku padamu dengan melarangmu menjadi dosen, karena aku begitu cemburu ketika gadis-gadis itu mendekatimu. Saat itu baku belum menyadari kalau itu adalah benih-benih cinta yang mulai tumbuh dihatiku, aku berusaha untuk terus menepisnya. Tapi semakin aku mencoba menghilangkan rasa itu dan menyembunyikannya darimu yang ada aku malah semakin menunjukkan rasa cintaku padamu. Hatiku selalu sakit bila melihatmu dekat dengan wanita lain. Aku selalu melarang mu dekat dengan murid perempuanmu karena aku tidak rela melihat kau bersama perempuan lain. Aku begitu egois dengan melarang mu melakukan apa yang ingin kau lakukan tanpa memikirkan perasaanmu yang juga terluka karena penolakanku. Maafkan aku sayang selama ini aku terlalu egois menjadikanmu sebagai play date, suami palsu, suami hanya diatas kertas. Tapi sekarang aku tidak bisa menutup-nutupi lagi perasaan ku padamu, aku..., aku...."


Angga langsung memeluk Kimmy erat, tanpa menghiraukan ucapan Kimmy yang belum selesai.


"I Love You too," bisik Angga sembari terus memeluk istrinya.


Kimmy tersenyum bahagia setelah mengungkapkan semua perasaannya kepada suaminya. Ia melingkarkan tangannya dan membalas pelukan suaminya.


*Braakkk!!


Tiba-tiba semuanya terhenyak kaget ketika pintu yang dijadikan tempat mengintip tiba-tiba terbuka lebar, dan Kinan yang berada paling depan harus terdorong masuk ke dalam ruangan membuat Kimmy dan Angga kaget melihatnya.


"Kinan!!" Seru Kimmy melepaskan pelukannya


"Aisshh, Kinan apa yang kami lakukan diluar!!" Kimmy berjalan menghampiri Kinan yang menunduk malu.


"Maaf Kim, bukan cuma aku kok yang ngintipin kamu, tapi ada kakak, Om Bayu, Devin, sampai Om Dewa juga," Bela Kinan


"Astoge, bunda!!!" seru Kimmy ketika mengetahui jika bukan hanya Kinan yang mengintipnya.


"Ya Ampun kalian ini apa tidak ada kerjaan sehingga mengintip seorang istri yang menjenguk suaminya. Kalian pikir aku ini ngapain?" tanya Kimmy gemas


"Maaf Kim, bunda cuma memastikan kalau kamu benar-benar sudah menerima Angga sebagai suami kamu dan mau membuka hatimu untuknya itu saja,"


"Owh, ternyata kalian semua kepo dengan urusan pribadiku ya!" tanya Kimmy geram


"Iya!!" jawab mereka kompak membuat Kimmy semakin geram


"Astaga, baiklah sekarang dengar baik-baik, aku akan memberi tahukan sesuatu yang sangat penting, untuk menjawab rasa penasaran kalian, sekarang aku sudah mulai membuka hati untuk suamiku Angga, dan asal kalian tahu aku baru saja mengungkapkan perasaanku padanya, aku sudah mengaku padanya kalau aku sayang padanya, sekarang kalian puas!!" seru Kimmy


"Yah, kalah deh gue," keluh Cassey


"Yes gue menang," jawab Bayu menarik uang dari Cassey, Kinan dan Devin.


"Aiiishh, jadi kalian menjadikan aku bahan taruhan!" seru Kimmy membuat semuanya langsung berlari meninggalkan tempat itu

__ADS_1


"Kabur!!!" seru Cassey


__ADS_2