ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 109 # Meredam Konflik


__ADS_3

"Awww!, panas!!" teriak Cassey membuat Ahmar langsung menarik tangannya dan meniupnya, tentu saja Bagas yang melihatnya langsung merasa cemburu dan langsung melesatkan pukulannya kearah Ahmar, membuat keduanya bersitegang.


Tentu saja Ahmar tidak tinggal diam, ia segera membalas pukulan Bagas.


**Buughh!!


Sebuah pukulan balasan mendarat di wajah Bagas.


"Stop!!, hentikan!" teriak Cassey mencoba melerai keduanya yang akan melakukan baku hantam.


"Baby, kenapa sih kamu tiba-tiba mukul ka Ahmar, memangnya dia salah apa?" tanya Cassey


"Aku gak suka lihat dia pegang-pegang tangan kamu," jawab Bagas kesal


" Aku bukan pegang-pegang tapi cuma menolongnya saja, jangan salah sangka dulu," Ahmar menimpali ucapan Bagas


"Aku tahu mana yang tulus menolong dan mana yang cuma modus, aku bisa lihat dari kamu menatap Cassey, kamu suka kan sama dia?" tanya Bagas


"Kamu benar, aku memang suka sama dia, tapi gue sadar dia udah punya suami makanya sebisa mungkin aku jaga jarak dengannya," jawab Ahmar


"Dasar munafik, kalau kau memang menjaga jarak dengannya harusnya kau tidak usah datang kesini, toh kamu tahu Cassey sudah punya suami jadi buat apalagi mendekatinya," imbuh Bagas membuat Ahmar geram dan segera pergi dari tempat itu


"Kaka tunggu!!" teriak Cassey


Pemuda itu tidak menghiraukan teriakan Cassey dan terus mempercepat langkahnya meninggalkan vila itu.


"Kamu keterlaluan baby, harusnya kamu berterima kasih sama dia, karena ka Ahmar yang bantuin aku bawa ikan-ikan itu dari vila, kalau tadi dia memegang tangan Key, itu karena dia mau meniupinya, tanganku hampir melepuh terkena ikan bakar," Cassey menunjukkan tangannya yang memerah, dan Bagas langsung menariknya dan mencelupkan tangannya ke air dingin.


"Kalau mau menolong harusnya begini, bukan ditiupin, kan ketahuan banget modusnya," ucap Bagas sambil mengeringkan tangan Cassey dan memberinya salep untuk luka bakar


"Positif thinking aja baby, mungkin ia berpikir dengan meniupnya akan mengurangi rasa panas di tanganku," bela Cassey


"Impossible, mana mungkin seorang mahasiswa tidak tahu cara melakukan P3K pada luka bakar, sudahlah jangan berdebat aku males, sini biar aku yang membakar ikannya, kamu tunggu saja disana," jawab Bagas

__ADS_1


Bagas segera mengambil alih pekerjaan Cassey membakar ikan.


"Yang dikatakan bagas benar Key, kamu harus minta maaf sama suami kamu sana!" Hermes mendekati gadis itu dan menasihatinya


"Memangnya aku salah apa?" tanya Cassey


"Kamu gak salah Key, cuma sekedar mengingatkan saja kalau seorang istri harus membatasi hubungannya dengan lawan jenis setelah menikah, tentu saja hal itu untuk menjaga perasaan pasangan kita, walaupun aku tahu kalau kamu tuh tidak ada perasaan apapun dengan ka Ahmar, tapi karena Bagas sedang terbakar api cemburu, apa salahnya kamu mengalah, dan meminta maaf atas apa yang terjadi, toh semuanya demi kelangsungan hubungan kalian, kamu gak maukan hubungan kalian renggang hanya karena masalah sepele, ayolah mengalah tidak akan menurunkan harga diri kamu," ucap Hermes


"Iya Mes, makasih ya udah support aku," jawab Cassey


Ia kemudian mendekati Bagas yang masih sibuk membakar ikan.


"Baby, maafkan aku ya, aku janji akan membatasi pergaulan aku khususnya dengan lawan jenis, tapi aku juga minta kamu melakukan hal yang sama, kamu juga harus membatasi hubungan kamu dengan lawan jenismu," kata Cassey


"Iya sayang, aku juga minta maaf karena tadi terlalu emosi, aku pasti akan melakukannya sayang tanpa kamu minta sekalipun, karena aku berusaha menjaga perasaan kamu sayang, makanya aku selalu membatasi pergaulanku bahkan kau tahu kan kalau aku tidak punya perempuan," jawab Bagas


"Aku tidak melarang kamu punya teman cewek baby, lagian teman-teman di kampus kamu pasti banyak perempuan, tidak apa-apa asal tahu batasannya saja baby," sahut Cassey


"Iya sayang," keduanya saling berpelukan


"Kamu mau kemana Mar?" tanya Faiq


"Aku mau pulang," jawab Ahmar


"Kenapa sih, pagi-pagi gini minta pulang, gak asik banget, mending kita lihat sunrise yuk?" ajak Faiq


"Cewek kamu gimana?" tanya Ahmar


"Ikutlah, yuk?" Mereka berangkat menuju ke pantai untuk melihat sunrise


Melani tampak asyik mengambil gambar panorama laut di pagi hari.


"Mar, nitip kamera gue ya, gue mau mandi dulu sama Faiq," ujar Melani memberikan kamerannya pada Ahmar

__ADS_1


Ahmar membawa kamera itu pergi dari tempat itu, ia membuka kamera SLR itu dan mulai membidik suatu objek menggunakan kamera itu.


"Keren juga, kalau gue jadi fotografer, hasil jepretan gue pun ok," Amar berusaha melihat-lihat gambar objek yang berhasil ia ambil, matanya membulat ketika ia melihat banyak foto Cassey di dalam kamera itu, bahkan ia semakin kaget ketika melihat foti dirinya bersama Cassey saat keduanya sedang bertarung melawan preman setelah balapan mobil.


"Gila, banyak banget fotonya, kayaknya gue curiga sama Melani, kenapa dia menyimpan foto Cassey banyak sekali, apa jangan-jangan dia ini seorang wartawan, tapi kenapa Cassey, sebenarnya siapa sih Cassey?" tanya Ahmar dalam hati


Tidak berapa lama Melani muncul dan meminta kembali kameranya.


"Bentar, gue mau nanya serius sama kamu Mel?" tanya Ahmar


"Apa?"


"Apa lo wartawan?" tanya Ahmar membuat gadis itu tercengang


"Darimana lo tahi gue seorang wartawan?" tanya Melani balik


"Jawab dulu, benar atau tidak?" cecar Ahmar


"Kenapa sih lo nanya kaya gitu?" tanya Melani


"Jawab Iya atau tidak !!" teriak Ahmar membuat gadis itu ketakutan


"Iya, aku seorang wartawan, dan lo pasti udah lihatkan di kamera gue, kalau kebanyakkan foto dikamera gue itu Cassey, gue emang ditugaskan oleh atasan gue untuk mengawasi yang mulia putri Cassandra, gue sengaja mengambil semua foto-foto kegaiata dia, untuk keperluan berita infotainment yang sedang mengulik kehidupan menantu kerajaan itu," jawab Melani


"Dan lo sengaja mengambil gambar gue sama Cassey, untuk membuat berita gosip tentang hubungan kami, seolah-olah dia berselingkuh dengan gue dan tentu saja berita lo langsung laris manis dipasaran karena berhasil mengungkap scandal menantu kerajaan yang memiliki PIL. Kamu benar-benar jahat Mel, gue gak nyangka lo akan memanfaatkan persahabatan kita buat kepentingan pribadi lo, sekarang hapus foto-foto gue dengan Cassey, dan gue gak bakal tinggal diam kalau sampai foto-foto itu beredar dan membuat hidup Key jadi kacau. Dan seandainya hal itu benar-benar terjadi, lo adalah orang pertama yang bakal gue cari," ancam Ahmar meninggalkan Melani seorang diri


"Duh gimana ini, mana hari ini berita gue baru mau di publish, kalau gue kasih tahu ka Aldo, pasti dia gak bakalan mau merubah berita ini, hadeeh, kenapa gue ceroboh gini ya," ucap Melani kebingungan


**Dreet...dreet...dreet!!


Melani terkejut melihat ponselnya yang terus bergetar, ia melihat Aldo yang menghubunginya.


"Halo ka, ada apa?" tanya Melani

__ADS_1


"Selamat Mel, artikel yang lo bikin tentang kisah asmara putri Casandra sang menantu kerajaan hari resmi di luncurkan dan menjadi headline news di Majalah kita, lo siap-siap aja akan mendapatkan bonus yang besar, dan karena artikel ini dibuat bersambung, aku minta kamu membuat edisi lanjutannya, aku yakin artikel ini akan menjadi berita hot hari ini," ucap Aldo sambil tertawa bahagia sedangkan Melani terlihat lemas dan pucat, tentu saja ia ketakutan dengan Ahmar the young black Cobra. Sebagai wartawan dia tahu benar siapa Ahmar dan masa lalunya, itulah yang membuat ia ketakutan.


__ADS_2