
*Ready ...
*Go!!
Bruum...brum..brum...ngeeengg!!!
Kelima mobil melesat meninggalkan garis start dengan kecepatan tinggi.
*Wusshh!!
Mobil Ahmar berada di depan memimpin pertandingan, disusul oleh Fadil, Faiz, Faiq dan Cassey diurutan akhir.
Cassey mulai menambah kecepatan mobilnya agar bisa menyalip lawan-lawannya, bunyi mesin mobilnya mulai meraung-raung seiring kecepatan mobilnya yang terus dinaikkan. Ia mengarahkan mobilnya ke lajur sebelah kiri, perlahan namun pasti ia menarik kopling dan menginjak kembali gas mobilnya hingga ia berhasil menyalip mobil didepannya, dengan seringai diwajahnya dan mengacungkan jempolnya yang kemudian di balik kepada Faiq dan Faiz yang berhasil ia pecundangi.
Keduanya terlihat sangat marah melihat aksi Cassey yang sudah merendahkannya.
Keduanya langsung melesat dan mengejar Cassey. Kini ketiganya berada sejajar, kedua pemuda itu terus memepet mobil Cassey, namun gadis itu tetap tidak gentar ia kemudian mencari celah agar bisa melesat mendahului kedua mobil yang terus mengapitnya.
Senyumnya mengembang ketika ia mengingat teknik manuver yang diajarkan oleh Ahmar beberapa waktu lalu.
Dengan sedikit keberanian Cassey mencoba menstabilkan roda depan dan belakang dan sedikit bermain dengan rem tangan.
"Celah Key!!" teriak Hermes
Mendengar teriakan Hermes Cassey langsung melesatkan mobinya mendahului keduanya hingga berhasil menyusul Ahmar.
Aksi kejar-kejaran kembali membuat para penonton yang berada di tribun ikut tegang, bahkan Nay sampai menggengam erat jemari Hermes dan dan tak jarang pula gadis itu memukul gemas padanya membuat Hermes hanya menggelengkan kepalanya.
Kini Ahmar dan Cassey berada sejajar disusul Fadil yang sudah siap menyalip keduanya, jarak garis finish tinggal 500 meter lagi membuat kelima pembalap itu saling sikut demi bisa sampai garis finish duluan.
Menyadari jika Cassey tidak mungkin menang dalam balapan ini, karena posisinya yang kini berada di urutan akhir membuat Ahmar berpikir untuk melakukan sesuatu agar gadis itu terbebas dari hukuman.
Namun tanpa disadari saat keempat itu merasa diambang kemenangan dan mulai mengurangi kecepatan mobilnya, karena yakin Ahmar akan segera mencapai garis finish duluan, Cassey justru menambah kecepatan mobilnya dan melesat mendahului ketiga mobil musuhnya membuat ketiganya tercengang dan segera melesat menyusul Cassey yang berusaha menyalip Ahmar.
"Stay cool, jangan gegabah Key," kata-kata Hermes terus terngiang ditelinga Cassey membuatnya sedikit bermain-main dengan kopling dan pedal gas untuk menstabilkan mobilnya yang kini sudah berada 100 meter dibelakang Ahmar.
"Sekarang saatnya, let's rock baby!!" teriak Cassey mempercepat laju kendaraannya
**Ngeeeeengg!!!
Melihat Ketiga sahabatnya akan menyalip Cassey Ahmar langsung melakukan back manuver dan memutar mobilnya untuk menghalangi ketiganya agar tidak bisa finish.
__ADS_1
**Ciitt!!!
Mobilnya tiba-tiba berputar 360 derajat dan berhenti tepat 100 meter di depan Ketiga mobil sahabatnya.
Cassey yang masih melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi langsung mengurangi kecepatan mobilnya untuk menghindari tabrakan beruntun.
"Kocok Key!!" teriak Hermes
Injakan demi injakan rem terus dilakukan oleh Cassey sambil mengurangi laju mobilnya, setelah ia merasa laju mobilnya sudah normal, ia langsung menginjak normal.
**Ciit!!!
Akhirnya Cassey bisa berubah nafas lega setelah berhasil menghentikan mobilnya, pertandingan berakhir dengan draw jadi tidak ada yang menang.
Hermes yang sedari tadi tegang menyaksikan pertandingan langsung berlari menghampiri Cassey yang masih duduk di bangku kemudi.
"Alhamdulillah, kamu gak papa Key," teriak Hermes memeluk sahabatnya itu
"Tapi aku gak menang babe," jawab Cassey dengan penuh kekecewaan
"No problem babe, masih banyak kesempatan untuk bisa menang lain waktu, yang penting kamu sudah melakukan yang terbaik hari ini," sahut Hermes menepuk pundak Cassey
Hermes segera mengecek mobilnya dan benar saja ada beberapa goresan di body mobilnya.
"Banyak ga baretnya?" tanya Cassey
"Lumayanlah Key, paling habis lima jutaan buat ngecat full body," jawab Hermes
"Wew, mahal juga ya, eeiit!!, tenang babe, kita minta ganti rugi sama mereka yang udah bikin mobil kamu baret," ucap Cassey mendekati Faiz dan Faiq
"Kenapa lo, ketawa-ketawa gak jelas?" tanya Faiq
"Sorry bro, karena kalian udah bikin mobil temen gue baret jadi lo harus tanggung jawab, biaya cat full body cuma lima juta, kalian tinggal bagi dua aja, jadi satu orang dua setengah juta ya guys, untuk pembayaran bisa cash atau transfer ke rekening gue," kata Cassey sambil memberikan nomor rekening bank milinya
"Gak bisa gitulah, namanya juga balapan ya wajar kalau mobil lo lecet, anggap saja itu kecelakaan, lagian kita juga gak sengaja," jawab Faiq
"Gak mau tahu, pokoknya kalian harus ganti, kalau gak, gue bakal bikin mobil kalian baret juga, biar impas!" kata Cassey sambil memainkan sebuah pisau kecil ditangannya
"Sial, baru kali ini ada mobil baret gara-gara balapan minta ganti rugi, dasar cewek aneh!, pake ngancam segala!!" keluh Faiq
Ahmar hanya tersenyum melihat kelakuan Cassey yang unik dan berbeda dengan cewek lainnya.
__ADS_1
"Udah kasih ajalah Iq, Aiz, lagian kan kalian horang kaya apa susahnya sih ngasih duit segitu sama rakyat jelata," celetuk Ahmar yang langsung duduk kembali di bangku kemudi
Sementara itu beberapa orang membawa kamera mendatangi tempat itu.
"Apa kalian yakin kalau yang mulia putri Cassandra balapan disini," kata salah seorang dari awak media
"Benaran, gue punya informan anak kampus ini," jawab yang lainnya
"Aku yakin ini bisa jadi berita paling hot dan menjadi headline news di semua media massa besok," sahut yang lainnya
"Nah itu dia!!" tunjuknya pada Cassey yang sedang bernegosiasi dengan teman-teman Ahmar
Naeswari yang menyadari kehadiran para wartawan yang sudah berada di tribun penonton segera berlari menghampiri Cassey.
"Key, sepertinya kamu harus kabur dari sini, para wartawan sudah mencium keberadaan kamu, sekarang cepat pergi dari sini!!" kata Nay dengan nafas yang terengah-engah
"Sial!!, bahkan mereka sudah mendekat!!" gumam Cassey ketika menengok ke belakang
"Hermes, kamu bawa Nay pergi dari sini!!" teriak Cassey
"Lo gimana?" tanya Hermes
"Lo gak usah pikirin gue, gue bisa kabur dari mereka, santuy!, sekarang go!!" Cassey langsung berlari dan masuk kedalam mobil Ahmar, karena hanya dia yang sudah siap melajukan mobilnya
"Bawa gue pergi dari sini cepat!!" perintah Cassey
"Kemana?" tanya Ahmar bingung
"Udah jalan aja cepat, gak usah banyak tanya, nanti gue jawab, setelah bisa kabur dari sini!" jawab Cassey
"Ini sebenarnya ada apa sih, kok jadi banyak wartawan gini," ucap Fadil yang kebingungan ketika melihat sekelompok wartawan menggedor-gedor mobil Ahmar
"Buru!!!" teriak Cassey
Ahmar segera melesatkan mobilnya meninggalkan awak media yang terus mengejarnya
"Beritahu tim yang ada didepan agar mengejar mobil Civ*c yang baru saja keluar dari arena balap," ucap salah seorang dari mereka memberi komando
Sebenarnya siapa cewek ini, kenapa ia dikejar-kejar wartawan, apa benar dia selebriti seperti yang ia sombongkan selama ini, tapi kok gue gak pernah lihat di TV,
Ahmar hanya sesekali mencuri pandang kepada Cassey, karena penasaran dengan jati dirinya.
__ADS_1