
Ganendra masih disibukkan dengan rutinitas sebagai seorang dokter, ia berusaha melupakan kegalauan dihatinya. Seorang perawat masuk ke ruangannya untuk mengantar undangan padanya.
"Terima kasih," ucap Ganendra
"Sama-sama dok," perawatan itu kemudian pergi meninggalkan Ganendra
Ganendra menatap sedih undangan ditangannya.
Selamat menempuh hidup baru Naya, semoga bahagia pilihan hatimu,
Ia kemudian meremas undangan itu dan membuangnya ke tong sampah.
Hmmm, Tanaya Gung Listuhayu dengan Prabu Revolusi, seperti aku kenal, bukannya Naya ini adiknya Ares, tapi kenapa dokter Gaga sedih sekali setelah menerima undangan ini, apa mereka ada hubungan terus putus ditengah jalan???
Bayu Segera menemui Lambang sahabat Gaga untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
" Oh jadi mereka tidak direstui karena mengira kalau Gaga adalah keluarga kerajaan yang membunuh Felix dan Ares, Ok thanks bro atas informasinya," jawab Bayu
*********
"Baby kamu ngapain sih!" tanya Bagas yang baru membuka matanya
"Biasa sayang aku lagi latihan keseimbangan dan kelenturan, supaya tetap garang dan energik," jawab Cassey
"Kamu tuh pagi-pagi bukannya bikin buat nyenengin suami, malah work out gak jelas, ingat Key sekarang kamu tuh udah jadi permaisuri pangeran jadi mending kamu jangan jadi berandalan lagi deh, mulai sekarang kamu belajar dandan, table manner, les kepribadian biar kelak kamu menjadi seorang Ratu yang berwibawa dan elegant," ucap Bagas
"Santuy baby, kan ada dayang-dayang yang akan bikinin kamu sarapan, kalau masalah jadi Ratu yang berbibawa dan elegant jangan tanya deh, itumah udah bawaan gue dari lahir, tapi kalau berhenti jadi Cassey yang bar-bar kayaknya belum bisa baby, karena ada satu misi lagi yang harus aku selesaikan baby," jawab Cassey
"Diih sombongnya!, tapi kan paling enak tuh makan masakan istri sendiri baby, bedalah sama masakan dayang-dayang, masakan kamu pasti lebih enak baby," balas Bagas
"Masa sih, gak percaya aku, paling kamu gombal doang biar aku mau masak kan??, mana ada masakan Cassey lebih enak dari masakan chef kerajaan, alias chef Juned, Impossible, you are liar baby," jawab Cassey
"Swear, aku gak bohong baby, ya beda aja gitu rasanya kalau dimasakin sama istri, ada rasa cinta didalamnya itu yang bikin beda sayang," ucap Bagas membuat Cassey tersipu
"Uunnchh, baby bisa aja bikin aku tersepona, eeh...terpesona, yaudah mau aku masakin apa sayang?" tanya Cassey manja
"Terserah kamu aja baby, anyway tadi kamu bilang punya misi yang belum diselesaikan, kalau boleh tahu misi apa?" tanya Bagas penasaran
"Ooh itu, kemarin pas di alun-alun aku tuh dengar percakapan OM Gaga sama Papih Rey, papih bilang kalau Om Gaga tuh suka sama tante Naya adiknya Om Eros tapi hubungan mereka tidak disetujui oleh keluarga tante Naya, karena mereka menganggap Kalau Om Gaga itu adalah pembunuh saudara kembarnya Om Eros yaitu Ares dan juga kakaknya Felix . Untuk itu Cassey sebagai pembunuh Felix merasa terpanggil untuk menyatukan hubungan Om Gaga dan tante Naya," jawab Cassey
"Terus caranya gimana Key?" tanya Bagas
"Entahlah, gue juga belum tahu, nanti gue juga minta bantuan dari Hermes yang juga adalah keponakan dari Eros." balas Cassey
"Kenapa kamu gak bilang aja ke Om Eros kalau kamu yang bunuh Felix sekalian kamu ngomong ke dia untuk merestui hubungan Paman Gaga dan tante Naya, " sahut Bagas
"Nah itu dia misi gue, makanya gue harus menjaga fisik gue agar tetap fit dan prima saat bertemu Om Eros, karena tidak mungkin disana pasti banyak anak buah Ares yang sudah siap untuk menghajarku" jawab Cassey
__ADS_1
"Ok baby I know, dah mending bikin sarapan duku ya sayang, aku udah lapar," pinta Bagaa manja
"Ok baby, tunggu ya," Cassey segera menuju ke dapur istana
"Waah keren banget dapurnya, kaya bukan dapur?, bersih!" Cassey berdecak kagum
Ia kemudian memasak Omelette dan. nasi goreng.
"Taraaa!!!, sarapan sudah siap baby," ucap Cassey membawa sepiring nasi goreng untuk Bagas ke kamarnya
"Hmmm, baunya wangi!, pasti yummy!" kata Bagas
"So pasti masakan chef Cassey!, pasti sedap!" ucap Cassey bangga
***Dreet, dreet, dreet!
Cassey segera mengangkat ponselnya.
"Halo, dengan Cassey disini afa yang bisA aku bantu?" tanya Cassey menirukan gaya bicara seorang resepsionis
"Lo temuin gue sekarang Key!" jawab Hermes
"Dimana babe?" tanya Cassey
"Dihatimu," jawab Hermes membuat Cassey tertawa geli
"Didepan, ni gue udah di taman istana," jawab Hermes
"Cie... romantis banget sih babe, ngajak ketemuan di taman kaya mau pacaran aja," goda Cassey
"Terus dimana dong?" tanya Hermes
"Lo masuk aja apa di paviliun gue, deket paviliun mamah Lulu, tahu kan?" tanya Cassey
"Ok babe, gue meluncur kesana," jawab Hermes
"Ok, hati-hati babe, takut nyusruk kalau meluncur!!" ledek Cassey
"Sue lo!!" jawab Hermes menutup ponselnya.
"Kamu ngobrol sama siapa sih baby kayaknya mesra banget?" tanya Bagas sedikit cemburu
"Sama Hermes sayang, emangnya kenapa?" tanya Cassey
"Kamu jangan terlalu dekat sama Hermes dong baby, secara dia itukan keren aku takut kamu tergoda lagi," jawab Bagas
"Diih apaan sih, kamu jelous ya??" goda Cassey
__ADS_1
"Tentu saja baby, abis kamu mesra banget kalau sama Hermes pake manggil babe segala, kenapa gak panggil nama aja sih," jawab Bagas manyun
"Cie...yang mulai bucin, santuy baby aku tuh gak bakal pindah ke lain hati, karena aku cuma cinta dan sayang sama kamu kok, gak ada yang lain, trust me, kalau babe itukan kepanjangan babang gue atau kakak gue, jadi Hermes itu udah gue anggap kaya abang gue sendiri secara Key kan gak punya kakak, gitu baby," jawab Cassey manja
"Kamu gak bohongkan baby?" tanya Bagas lagi
"Of course baby, only you in my heart, " jawab Cassey sembari mencium pipi Bagas
"Yang sebelah belum, nanti ngiri loh?" goda Bagas
Cup,
"Masa pipi doang yang dicium, kasian bibirnya juga mau kali," goda Bagas lagi
"Aissh, kamu tuh nakal banget sih baby, pagi-pagi udah mesum," jawab Cassey
"Cuma morning Kiss baby, masa gak boleh, kan aku udah nurutin permintaan kamu buat gak ena-ena dulu, sekarang gantian dong, aku juga mau minta sesuatu dari kamu," ucap Bagas
"Ok baby, tapi kamu diem jangan macem-macem, biar aku yang nyium kamu, karena kalau kamu yang nyium nanti bisa kemana-mana," jawab Cassey
"Ok baby, aku pasrah, terserah kamu mau apain aku pasrah aja," ucap Bagas membuat Cassey memerah
"Diih apaan sih kamu baby!!, udah merem sekarang!!" perintah Cassey
Bagas segera memejamkan matanya, dan Cassey mendekatinya dengan pelan.
**Tok...tok...tok!!
Cassey segera membalikkan badannya dan bergegas untuk membuka pintu kamarnya, namun tangan Bagas dengan sigap menariknya.
"Mau kemana kamu baby?" tanya Bagas dengan nafas yang memburu
"Aku mau bukain pintu, pasti Hermes udah sampai," jawab Cassey menundukkan wajahnya karena ia tidak bisa menatap Bagas yang menatapnya dengan tatapan yang berbeda
"Tidak boleh, kamu harus tepati janjimu dulu baru keluar," jawab Bagas
"Nanti saja ya sayang, gak enak kan Hermes nung...." belum sempat Cassey melanjutkan ucapannya Bagas langsung mencium bibirnya membuat gadis itu tercengang dengan kelakuan bar-bar suaminya, yang terus menciumnya dengan penuh nafsu.
.
.
.
.
Halo Guys, jangan lupa like, love , komen dan Vote ya...Oh iya aku mau nambah chapter berikutnya setelah kalian vote dulu ya...semakin banyak vote dari kalian maka Chapter yg akan ditambah bisa lebih dari satu loh....😘😘😘
__ADS_1