
Ahmar berjalan gontai menuju ke kamarnya, ia kemudian membereskan semua baju-bajunya kedalam tasnya dan segera meninggalkan vila itu menuju ke mobilnya.
"Mau kemana kamu?" tanya Bayu yang masih berdiri di bibir pintu
"Aku mau pulang Mas," jawab Ahmar
"Kau nikmati saja liburanmu dulu, kita pulang sama-sama nanti," Bayu merangkul Ahmar dan mengajaknya pergi ke pantai
"Aku tahu kamu mungkin tidak tahu kalau Key itu adalah menantu kerajaan, karena aku tahu kamu itu manusia kudet (kurang update), tapi aku minta sama kamu jadikan ini sebagai pengalaman," ucap Bayu
"Tapi tidak salahkan jika kami berteman baik, aku bisa pastikan kok, just friend no more," jawab Ahmar
"Boleh saja, tidak ada larangan berteman dengan perempuan yang sudah bersuami asal kamu bisa menempatkan diri dan tahu batasannya," sahut Bayu
"Tentu Mas, aku juga tidak akan macam-macam sama Key, karena mencintai seseorang itu tidak harus memiliki tapi dengan menjaga dan selalu mendoakannya itu sudah cukup bagiku, melihat Key selalu tersenyum dan bahagia adalah kebahagiaan tersendiri buat aku Mas," jawab Ahmar
"Iya, sudahlah jangan terlalu galau, lagian kamu itukan keren masih banyak cewek-cewek diluar sana yang suka sama kamu, jadi cepat move on," ucap Bayu menepuk pundak Ahmar
**********
Cassey masih berdiam diri di kamar, ia tidak berani keluar kamar apalagi jika bertemu dengan nenek Welas, dia takut wanita itu mengetahui berita itu dan menghukumnya lagi.
"Gue harus gimana ya, apa gue kabur atau bunuh diri," ucap Cassey
"Bagaimana kalau semua orang tahu, duh!!, mau ditaruh dimana muka gue, si baby gimana ya?, dia pasti semakin benci sama aku, Ya Allah aku benar-benar pusing!!!, aaarrrggghh!!" teriaknya sambil mengacak-acak rambutnya
Ia berjalan mondar-mandir ke kamarnya, mencoba mencari solusi untuk masalahnya.
"Papih...aku butuh papih, Key bingung pih, Key takut diceraikan sama si baby... hiks, hiks, hiks," Gadis itu duduk dilantai sambil menangis dan memanggil ayahnya
Ia merasakan seseorang mengusap lembut rambutnya, dan segera menatap lelaki yang kini duduk didepannya.
"Papih!!" teriaknya sambil memeluk pria itu
"Kamu kenapa Key, kenapa seharian ini kamu tidak keluar kamar?, ada apa?" tanya Ryan
__ADS_1
"Key takut Pih, Key udah buat kesalahan fatal, Key takut semua menyalahkan aku...." air matanya kembali menetes membuat Rey langsung mengusapnya lembut
"Ceritain sama papih apa yang terjadi?" bujuk Ryan
Lalu Key membuka ponselnya dan menunjukan berita yang sudah ia screenshot pada Ryan.
"Kalau kamu tidak ada hubungan apa-apa dengan pemuda ini kenapa harus takut, kamu harus jelaskan semuanya kepada Bagas dan keluarganya, jika memang mereka sayang sama kamu papih yakin mereka akan percaya dengan ucapan kamu, lagian gosip seperti ini kan biasa bagi para selebritis, jadi gak usah galau lagi ya... semangat!, mana Cassey yang tangguh dan pemberani!!, papih yakin kamu bisa melalui ujian ini, karena setiap ujian yang kamu hadapi akan membuatmu menjadi dewasa, sekarang ayo bangkit kita selesaikan masalah ini!" Ryan mengulurkan tangannya dan Cassey menyambutnya
"Makasih papih, aku yakin walaupun papih udah meninggal papih akan selalu ada buat Key," jawab Cassey sambil memeluk Ryan
"Wew, jadi lo kira gue Al?" tanya Ryan sambil melepaskan pelukan Cassey
Gadis itu kemudian baru sadar setelah Rey menatapnya.
"Makanya bangun Key, jangan halu mulu ni gue papih Rey, bukan Al. Lagian mana ada hantu seganteng gue," ucap Rey
"Hehehehe, sorry Om, aku kira papih tadi," jawab Cassey sambil terkekeh
"Sue!!, udah dandan cool dan keceh gini masih disamain sama Al, yang ketampanan berada jauh dibawah gue, lagian gak mungkin banget kan Al bangkit dari kuburnya, lo yang realistis dong Key, masa ada hantu bisa ngomong, daripada kita ngomongin si Al mending kita cari si baby aja yuk," ajak Ryan
Ryan kemudian berjalan menyusul Cassey, entah kenapa tiba-tiba bulu kuduknya berdiri seperti ada yang mengikutinya.
Ia menengok ke belakang dan langsung tercengang melihat Al yang tersenyum padanya.
"Al," ia mengucek-ngucek matanya seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya
"Lo gak halu Rey, ini gue babang Al tampan, gue sengaja bangkit dari kubur karena mendengar seseorang mengatakan kalau ketampananku berada dibawahnya, padahal itu fitnah, " jawab Al
"Sue, sudah mati aja masih narsis, bukannya menolong Key yang sedang sedih malah membahas masalah gak penting," jawab Ryan
"Terima kasih Rey, kamu sudah membantu Cassey, dan aku titipkan Niken dan putriku padamu, karena aku yakin kamu bisa menjaha dan membahagiakan mereka," ucap Al
"Sama-sama Al, aku juga nitip salam buat Zahra, katakan padanya aku kangen," jawab Rey
"Iyeh, yaudah babang tampan pamit dulu ya, eeit tunggu, gue pantun dulu, buah Aren buah, buah kedondong, Babang Al keren jangan protes dong, hahaha," ucap Al sambil tertawa
__ADS_1
"Sue!!, iyeh-iyeh, dah pergi sana jangan balik lagi!!" usir Rey
Al tersenyum dan menghilang dari pandangan Ryan, sedangkan Ryan segera berlari mengejar Caasey.
**********
Bagas benar-benar emosi ketika membaca surat kabar hari ini, wajahnya seketika memerah dan mengeratkan tangannya.
"Jadi ini yang membuat kamu melarangku menonton TV ataupun melihat berita online hari ini, kamu takut aku tahu hubunganmu dengan senior kamu, " Bagas melangkah pergi meninggalkan villa untuk mencari Ahmar
Entah kenapa ia begitu benci dengan lelaki itu, dan ingin memberi pelajaran pada pria itu.
Ia mempercepat langkahnya menuju ke pantai, dan mengedarkan pandangannya mencari sosok Ahmar.
Ia segera menyeret Ahmar yang sedang duduk bersama Bayu di tepi pantai.
**Greep!!!
**Buuughhh!!!
Sebuah pukulan mendarat di tubuh Ahmar, namun pemuda itu tidak membalas pukulan Bagas, sepertinya dia tahu yang dirasakan Bagas saat ini, makanya Ahmar hanya menghindari setiap serangan dari Bagas.
"Hentikan baby!" teriak Bayu
"Kenapa Om, dia sudah berani mendekati istriku, jadi dia harus diberikan pelajaran!" jawab Bagas
"Yang harus diberi pelajaran itu kamu, karena kamu kurang perhatian sama Cassey selama ini, lagian kakek tahu kalau Ahmar tidak tahu kalau Key itu sudah bersuami, makanya dia mendekati Cassey, tetapi kamu juga jangan menyalakan Cassey karena aku yakin ia bukan wanita penggoda ataupun berniat menghianati kamu, cuma kamu harus mengajarinya bagaimana cara bergaul dengan lawan jenis, kamu juga harus berterima kasih kepada Ahmar karena dia yang sudah menjaga Key selama ini, bahkan dia juga yang sudah menghapus berita yang menggemparkan itu hari ini," Ucap Danar Gumilang melerai pertikaian antara Ahmar dan Bagas
Kedua pemuda itu hanya diam dan saling pandang, sementara Cassey yang baru saja tiba disana langsung berlari memeluk Bagas.
"Maafkan aku baby, aku yang salah, kalau kamu mau marah, marahi aku, kalau kamu mau mukul pukul aku, aku memang salah karena tidak bisa menjaga jarak dengan lawan jenis. Karena menurutku selama aku tidak ada perasaan sama dia gak masalah dekat dengan cowok. Toh di antara kami tidak ada perasaan apapun, cuma teman saja. Tapi ternyata aku salah karena dari kedekatan akan memercikan benih-benih cinta apalagi karena aku tidak pernah bilang kalau aku sudah menikah, maafkan aku baby, aku terima apapun yang akan kamu lakukan padaku, asal jangan ceraikan aku...aku masih sayang sama kamu," ucap Cassey sambil memeluk suaminya
"Iya sayang, aku udah maafin kok, aku juga salah karena tidak bisa selalu ada disampingmu," jawab Bagas menatap wajah istrinya dan mengusap lembut air matanya.
Sementara Ahmar hanya tertegun memandang dua sejoli didepannya dengan perasaan cemburu dan bahagia.
__ADS_1