ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 35 # Pertempuran Melawan Naga Api


__ADS_3

Ryan dan kawan-kawannya segera turun ketika sudah memasuki tempat yang dituju.


"Hahaha!!, akhirnya kamu tiba juga Rey, selamat datang di tempat eksekusi kami, sebelumnya aku beritahukan terlebih dahulu kalau tempat ini adalah lokasi pembantaian semua rival Naga Api, maka jangan heran jika kalian lihat banyak tulang belulang yang berserakan di tempat ini," Ares menjelaskan tentang sejarah tempat itu pada Rey dan kawan-kawannya


"Gak usah banyak bacot lo, memangnya kita takut dengan dongeng mu itu!!" teriak Ryan


"Baiklah kalau itu yang kau mau Rey, kita mulai saja pertarungan ini!!" ucap Ares dengan nada tinggi


"Serang !!!" ucap salah seorang anak buah Ares memberikan komando kepada rekan-rekannya


Ratusan anak buah Ares keluar dari tempat persembunyiannya, dan segera bergerak maju menghajar Rey dan kawan-kawannya.


"Anj*r ini mah bukan perang antar geng Rey, tapi dikeroyok gengster!!" ucap Ferdan melesatkan pukulannya, menghajar satu persatu lawannya


"Kita kalah jumlah cuy, mereka banyak banget!!" ucap Lulu yang mengikat rambutnya dan memasukannya kedalam topi hingga menyerupai laki-laki


Ares hanya tertawa melihat Rey dan teman-temannya yang berjumlah delapan orang harus melawan ratusan anak buah Ares.


"Sudah ku bilang ini adalah tempat pembantaian semua rival Naga Api, makanya kamu juga akan mati disini bersama teman-temanmu Rey," ucap Ares menyeringai


*********


"Kenapa motor lo pake mogok segala sih Key!!" cibir Pandu


"Ini bukan mogok Pandu, tapi bensinnya abis," jawab Cassey tertawa kecil


"Kebiasaan kamu Key, bahaya loh, kalau sering-sering seperti ini," ucap Bagas


"Woiii kalian sedang apa disini?" tanya Hermes yang menghentikan motornya disamping Cassey


"Motor gue habis bensin Mes," jawab Cassey


"Ohh, udah!, aku kasih dari tangki motor aku saja, kebetulan aku habis ngisi bensin tadi," sahut Hermes


"Thank you honey bunny sweety, kamu memang selalu ada disaat gue butuhin, makin cinta sama kamu my Hermes," ucap Cassey manja


"Semua cowok aja lo gituin Key, biar puas sekalian kamu," gerutu Bagas


"Lo jelous ya baby?, iya kan, benar kan?" goda Cassey


"Diih siapa juga yang jelous sama kamu, baper banget sih jadi orang," sahut Bagas


"Emang gue baperan baby, apalagi kalau tahu lo jelous sama Hermes, gue seneng banget, karena itu berarti lo sayang ama gue, tapi lo tenang aja baby, walaupun gue suka manggil cowok-cowok dengan sebutan babe, honey, sayang, tapi cinta dan sayang gue cuma buat kamu kok gak ada yang lain, kalau si Hermes ini best friends gue, jadi lo gak usah jelous sama dia, betul gak honey?" jawab Cassey


"Yoi babe," jawab Hermes tersenyum manis


"Tuh denger kan?, sekarang percaya kan sama aku?" tanya Cassey


"Iya, aku percaya sama kamu," jawab Bagas


"Nah gitu dong kan manis kalau senyum," ucap Casey mencubit pipi Bagas


"Udah belum nih dramanya, keburu om Rey pingsan nungguin kita!" kata Nay dengan nada lantang

__ADS_1


"Ngomong-ngomong pada mau kemana sih kalian, sepertinya buru-buru amat?" tanya Hermes


"Kita mau perang, lo mau ikut ga?" ajak Cassey


"Tentu dong, udah lama gue gak tawuran kangen juga," sahut Hermes


"Ok, kalau gitu kita cabut Kuy!!" teriak Cassey naik keatas motornya


****Brum, brum, brum!!!


"Berangkat!!!" teriak Cassey memberikan komando


***Wuuussshhh!!!


Mereka melajukan motornya dengan kecepatan tinggi menuju ke tempat pertarungan geng gesrek melawan geng Naga Api.


***Ciiitt!!


Mereka menghentikan motornya disebuah jalanan sepi yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan tua yang tidak terawat.


Mereka segera memakai kostum yang mereka bawa dan berlari kearea pertempuran.


"Wew, ini pasukan super hero darimana lagi," ucap Noval yang menyadari beberapa anak remaja berkostum super hero membantu mereka.


"Siapa anak-anak ini," gumam Ryan


"Aduuh!! pinggang aku mau copot ini!, kalau terus-terusan begini!" keluh Danar Gumilang memegangi pinggangnya


"Dasar banci, bahkan dia membawa ayahnya yang sudah tua untuk membantunya," cibir Ares


"Hadeeh Key!!, kenapa lo ikut kemari, bawa teman-teman lo lagi kemari," ucap Ryan


Cassey hanya memamerkan giginya ketika mendengar ucapan Ryan.


"Sue!!, dia nyengir doang," ucap Ryan


"Jangan bilang temennya Cassey itu, Bagas dan Nay juga," ucap Lulu membuka kostum wonder woman Nay dan Spiderman Bagas


"Sue!!, lah bener anak gue!" keluh Lulu


"Peace Ibu!!" ucap Naeswari mengerlingkan matanya


"Bener-bener ngeyel!!, tapi gue suka, lanjutkan baby!!" teriak Lulu hingga sebuah pukulan mengenai kepalanya membuatnya sempoyongan hingga jatuh taidak jauh dari tempat Ares duduk menonton pertarungan mereka


"Curang banget lo!!, orang lagi ngobrol lo pukul!!" cibir Lulu mengikat kembali rambutnya dan memakai topinya


"Anj*r!!, ternyata ada bidadari yang ikut bertarung dengan anak buah gue!" gumam Ares menatap kearah Lulu


Ryan dan teman-temannya tampak kewalahan, mereka terlihat keletihan setelah membantai hampir delapan puluh persen anak buah Ares.


"Aku istirahat dulu Rey, lanjutkan peperangan!" ucap Danar Gumilang dengan nafas yang terengah-engah


"Paman istirahat saja, serahkan semuanya pada Rey," ucap Ryan

__ADS_1


"Good Jendral!!" jawab Danar Gumilang


Bayu yang berada dikawasan itu untuk mengenang semua teman-temannya yang tewas dibantai oleh Ares tergerak untuk membantu Rey yang mulai kehabisan tenaga melawan anak buah Ares. Ia mengambil samurai miliknya yang sudah lama ia kubur di tempat itu.


"Kau masih saja suka membantai musuh-musuhmu disini Ares, meski kamu telah berjanji akan menghentikan aksi bejatmu setelah aku mengundurkan diri sebagai ketua geng Black Cobra," gumam Bayu


Ia segera melayangkan tendangannya bertubi-tubi dan memainkan samurainya hingga menjatuhkan puluhan anak buah Ares dalam sekejap.


***Buughhh!!!, buughhh!!


Satu persatu anak buah Ares tumbang ditangan Bayu Segara hingga tak tersisa.


"Wew!!, bukankah itu Al, apakah dia sengaja bangkit dari kubur untuk membantu kita," ucap Noval mendekati Bayu


"Benar, bahkan dia mampu mengalahkan tiga puluh orang sekaligus, benar-benar sang Jendral sudah kembali," ucap Rey menggelengkan kepalanya


"Anj*r, mirip banget, beneran!!" tambah Ferdan menyentuh dada bidang Bayu


"Jangan pegang-pegang babang, kita bukan muhrim," ucap Bayu tersenyum kearah Ferdan


"Sue!!, bahkan kocaknya juga sama!" jawab Ferdan


Melihat kedatangan Bayu membuat Ares segera turun dari singgasananya dan mendekati lelaki itu.


"Ternyata aku kedatangan leader dari Black Cobra yang sudah lama menghilang dari dunia hitam, apakah kamu kembali untuk membalaskan dendam anggota gengmu yang habis aku bantai?" tanya Ares


Melihat Ares tengah berbincang dengan Bayu, Ryan memberikan komando kepada teman-temannya untuk beristirahat sejenak.


"Kita istirahat dulu cuy!, nanti lanjut lagi!," ucap Ryan menghentikan pertarungannya


"Kite nonton drama dulu yeh babe," goda Ferdan membaringkan kepalanya dibahu Ryan


"Yuhuu!" jawab Rey


"Kalau iya kenapa?, apa kau takut?" jawab Bayu


"Bayu Segara!!, ternyata kamu masih saja angkuh seperti dulu, Cih!!, sekarang bersiaplah karena aku akan membantaimu!!" ucap Ares yang kembali memanggil puluhan anak buahnya


Ia kemudian melepaskan bajunya dan mengambil samurainya untuk menghadapi Bayu Segara.


**Hyaaaat!!!


Pertarungan sengitpun terjadi, Bayu dikeroyok oleh Ares dan anak buahnya.


"Kite diem aje nih Rey, tanpa membantu Si Al?" tanya Ferdan


"Biarkan saja dia, lagian diakan punya seribu nyawa, ngapain dibantu," jawab Ryan


"Tapi, diakan bukan Al, dia Bayu, masa kita tidak membantu dia yang sudah membantu kita," jawab Lulu


"Kamu benar Lu, " sahut Tama bangkit berdiri


"Seraaaang!!" teriak Damar Langit

__ADS_1


"Suee!!, baru juga gue mau ngomong udah di duluin saja sama yang Mulia Raja," ucap Ryan yang langsung melepaskan tinjunya kepada musuh-musuhnya


__ADS_2