ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 121. # Nyolong Mangga part 2


__ADS_3

"Kok kamu tega sih babe, gak ngasih tau gue kalau celana gue robek, malah ngetawain, jahat lo!" keluh Hermes sambil mengambil sebuah buku untuk menutupi celananya


"Maaf ya babe, bukannya jahat, tapi kan tadi darurat, makanya aku gak kasih tahu kamu, jangan marah ya," ujar Cassey


"Iya," jawab Hermes


"Kalian ini sebenarnya pacaran atau gimana sih, kok manggilnya babe?" tanya Fadil


"Jiaah , kepo!!, gak penting udah kuy cabut!!" teriak Cassey


"Dasar bar-bar, selalu saja galak!!" cibir Faiq


Cassey yang duduk di bangku belakang tiba-tiba merasa mual-mual dan pusing.


"Huek...huek!!" tiba-tiba Cassey merasa mual sekali


"Stop!!, hentikan mobilnya!!" teriak Cassey


**Ciit!!!


Ahmar langsung menghentikan mobilnya, Cassey segera keluar dan mengeluarkan isi perutnya


"Huek!!, huek!!" ia berusaha mengeluarkan isi perutnya tapi tidak ada yang keluar


"Aku lemes Mes," ucap Cassey yang kini duduk bersandar di samping Hermes


"Kamu pasti belum sarapan ya, perut kamu tidak ada isinya, sekarang kamu duduk didepan, biar tidak mual karena bau keringat banyak orang," Hermes memapah Cassey berdiri ia juga mengusir Fadil dari kursi depan


"Iya, iya, tanpa kamu minta pun akan pindah, demi tuan putri yang menyusahkan ini," gerutu Fadil


"Lagian kenapa mereka ikut sih, jadi mengganggu saja," umpat Fadil


"Yaudah, kalau aku merepotkan, aku akan pulang saja, maaf sudah menyusahkan kalian," Cassey berjalan pergi meninggalkan mereka


**Greep!!


Ahmar segera menarik lengan Cassey dan mendudukkannya di kursi depan.


"Sejak kapan Cassey berubah menjadi cewek baperan, kalau kau pergi sendirian dan tiba-tiba pingsan di tengah jalan, lalu siapa yang akan menolongmu, lebih baik duduk manis disini, atau tidur supaya kondisimu lebih baik," sergah Ahmar sembari membantu memasangkan save belt Cassey


"Kalau mual makan saja mangganya, supaya mengurangi mual di perutmu, ambil pisau di dashboard untuk memotongnya," tandas Ahmar sembari mengoleskan minyak kayu putih ke pelipis Cassey


"Ehemm!!" Fadil sengaja berdehem karena baru pertama kalinya ia melihat Ahmar begitu perhatian terhadap seorang cewek


"Ciee, ada yang diam-diam suka nih," celetuk Faiz

__ADS_1


"Sudah cukup," kata Cassey dan Ahmar langsung berhenti memijat pelipisnya


"Baiklah, kalau kamu mau minum, minum saja minuman yang ada dalam dashboard, jika lapar makan saja snack yang ada disana, semuanya milikku, dan kau boleh memakannya, " Pemuda itu segera melesatkan mobilnya meninggalkan area kampus.


Sepanjang perjalanan Cassey terlihat sangat menikmati mangga muda itu membuat Ahmar merasa ngilu melihatnya.


"Stop Key!!" teriak Ahmar


"Kenapa?, kami mau?" tanya Cassey


"Hentikan memakan mangga muda itu, aku sudah merasa linu mendengarnya," jawab Ahmar


Cassey segera membuang mangganya keluar malarui jendela mobilnya.


"Tolong ambilkan minyak kayu putih di dashboard," pinta Ahmar


Cassey segera memberikannya kepada Ahmar dan iapun dengan susah payah pemuda itu membukanya dan mengoleskannya ke pelipisnya.


Kenapa sekarang malah aku yang jadi mual-mual, bukannya Cassey yang hamil, hadeeh, ini pasti gara-gara mangga muda, aku jadi ngilu plus mual,


Melihat Ahmar kesusahan membuat Cassey langsung mengambil minyak kayu putih darinya.


" Sini biar aku yang bantu olesin," ujar Cassey


"Kamu gak takut nanti ada yang melihat?" tanya Ahmar


Sekilas Ahmar mencuri pandang ke arah Cassey.


Kenapa aku jadi deg-degan gini, Key kamu tuh cantik, baik, andai saja kamu belum bersuami aku pasti akan menjadikan kamu istriku, ahh, kenapa jadi halu gini,


Ahmar segera menepis hayalannya.


"Cie... udah mulai Romantis nih," celetuk Faiz


"Awas nabrak, fokus...fokus!!" goda Fadil


**Ciiit!!


"Sorry, sorry...." kata Ahmar


"Tuhkan aku bilang juga apa, fokus Mar, kalau kita sedang nyetir terus mata kita fokusnya sama yang lain ya gini akibatnya, hampir saja nabrak orang, untungnya cepet di rem kalau gak, matilah!" tandas Faiq


"Iya-iya maaf," ucap Ahmar


"Maaf saja tidak cukup bosku," tambah Fadil

__ADS_1


"Kamu gak papa kan Key?" tanya Ahmar


"Gak papa," jawab Cassey acuh


"Sial, aku dikacangin!" cibir Fadil


"Sudahlah Dil, namanya juga lagi kasmaran masih mending lo dikacangin coba lihat si Hermes, dia aja gak protes walaupun jadi kekasih yang tak dianggap," tutur Faiz


"Berisik!!, lama-lama mulut kalian aku jahit juga nih!" ucap Cassey kesal


"Maaf Key, canda doang, kenapa sih lo marah-marah mulu jadi orang, sekali-kali jadi cewek tuh yang kalem, anggun, jadi banyak yang suka, gak petakilan kaya lo," imbuh Faiz


"Bodo!!, gue gini aja banyak yang naksir gimana kalau gue berubah jadi cewek manis dan anggun, jadi seleb gue!!" jawab Cassey


"Hahaha dasar alay!!, tapi gue suka gaya lo Key, keren!!" ucap Faiz


"Maaf ya Faiz tapi gue gak suka gaya lo," jawab Cassey yang disambut gelak tawa teman-temannya


"****** lo Aiz, baru kali ini ada yang berani berkata seperti itu sama playboy kampus kita!!, Cassey emang keren!" ucap Fadil sambil mengacungkan jempolnya


"Astaghfirullah Key, jangan terlalu jujur dong Key, setidaknya kamu bilang kalau babang Aiz itu ganteng gitu atau apalah yang membuat aku senang bukannya malu kaya gini," ucap Faiz


"Iya babang Aiz yang kece," sahut Cassey


"Nah gitu dong Cassey cantik, kan babang jadi seneng," sahut Faiz


"Iya babang Aiz tuh kece, kecebong sawah maksudnya, hahahaha...." jawab Cassey sambil terkekeh


"Sial!!"


Setibanya di tempat show Ahmar menghentikan mobilnya dan seger keluar dari sana untuk mengangkut peralatan musik keatas panggung.


Cassey hanya duduk dibelakang panggung sambil melihat-lihat suasana Mall yang terlihat ramai.


Ia melihat seorang pria yang sangat ia kenal sedang bersama dengan Garnetta, mereka terlihat mesra ketika menikmati makan siang mereka.


"Dasar Jal*ng, beraninya dia menganggu calon adik iparku," Cassey segera mendekati keduanya dan menampar wajah Garnetta dengan keras, membuat banyak orang menatap kearah mereka.


**Plaakkk!!!


"Apa-apaan sih kamu Key, main tampar orang sembarangan, emangnya salah gue apa?" tanya Garnetta


"Dasar jal*ng, masih saja lo tanya salah lo apa, hey kamu gak tahu apa kalau dua hari lagi Pandu sama Nay mau nikah, lo gila ya mau deketin Pandu setelah gagal menjadi selirnya si Baby!!" cibir Cassey


"Kamu salah paham Key, Garnetta cuma nganterin aku beli cincin buat Nay, itu aja, kalau yang lo lihat sekarang ini gue traktir dia karena udah bantuin aku," jawab Pandu

__ADS_1


"Iya berawal dari suka bantuin lo, terus lo merasa nyaman sama dia, lo suka curhat sama dia, terus jalan sama dia dan akhirnya kalian selingkuh, jangan coba main api kalau lo gak mau kebakar Pandu, mumpung sekarang belum terlambat, lo bisa kan ajak ibu lo, gue, atau siapapun itu tapi bukan perempuan ular ini!!" tutur Cassey dengan penuh emosi


"Sekarang lo pulang bareng gue, biarkan perempuan ular ini bersama Hermes, toh bukannya dia datang ke Jogja untuk bertemu opahnya Hermes, kuy bawa dia pergi Hery!!" perintah Cassey dan Hermes langsung membawa Garnetta pergi dari sana


__ADS_2