
Pesta telah usai, Angga langsung bergegas ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya, sedangkan Kimmy masih menemui teman-temannya.
Kimmy langsung masuk kekamarnya dan duduk dibibir ranjang, matanya membelalak ketika melihat Angga keluar hanya memakai handuk menutupi area bawahnya.
"Astaga, kenapa dia malah pamer roti sobeknya, walaupun aku sudah pernah melihatnya tapi kenapa dadaku selalu berdesir ketika menatapnya," batin Kimmy yang langsung memalingkan wajahnya.
"Kamu gak mandi sekalian sayang," tanya Angga yang langsung duduk disamping Kimmy membuat gadis itu langsung menghindar darinya.
"Tanpa aku suruh pun aku akan mandi kok, jadi gak usah sok care gitu deh," jawab Kimmy yang langsung masuk ke kamar mandi
"Angga!!" teriak Kimmy dari dalam kamar mandi
"Kenapa sayang," pemuda itu segera mendekati pintu kamar mandi
"Aku lupa membawa baju ganti, kamu bisa keluar dulu kan, soalnya aku mau ganti pakaian," jawab Kimmy
"Ok, aku keluar sekarang!" Angga langsung keluar dari kamar itu, dan Kimmy juga langsung keluar dari kamar mandi.
Malam semakin larut, Kimmy masih belum bisa memejamkan matanya. Gadis itu tidak berani memejamkan matanya karena takut jika Angga akan menyentuhnya ketika ia mulai terlelap. Walaupun ia sudah membuat pembatas untuk Angga, namun tidak dapat dipungkiri hatinya masih was-was dan cemas jika Angga akan meminta haknya sebagai seorang suami.
"Kamu belum tidur sayang?" tanya Angga
"Eeh iya, aku belum mengantuk," jawab Kimmy sedikit tegang ketika Angga membalikkan badannya dan menatapnya intens
"Kau sepertinya sedang tegang?" tanya Angga lagi
"Ah, tidak kok. Itu hanya perasaan kamu saja, aku baik-baik saja dan sama sekali tidak tegang," jawab Kimmy menyembunyikan perasaan takutnya.
"Tidurlah, biar aku akan tidur di sofa agar kau tidak tegang!" Angga segera berpindah le sofa dan langsung terlelap disana, begitu juga dengan Kimmy walaupun ia sedikit merasa bersalah karena Angga yang harus tidur di sofa, namun ia merasa sedikit lega karena akhirnya bisa tidur dengan nyaman setelah Angga pindah ke sofa. Rasa kantuk yang mulai menyerang membuat gadis itu kemudian akhirnya membuat ia terlelap.
Kimmy terbangun ketika adzan subuh berkumandang, seperti biasa ia langsung melakukan sholat subuh, ia berhenti sejenak ketika melawati Angga yang masih terlelap diatas sofa. Wajahnya yang galak tiba-tiba berubah sangat imut ketika sedang tidur membuat Kimmy terpesona melihatnya.
"Ternyata kamu cute juga dosen killer!" gumam Kimmy sembari menatap lekat suaminya. Selesai sholat subuh ia yang menyadari Angga mulai membuka matanya langsung masuk kembali ke dalam selimutnya dan pura-pura tidur lagi.
Angga segera bangun dan masuk kekamar mandi, ia kemudian sholat subuh membuat Kimmy memicingkan matanya mengintip apa yang dilakukan oleh suaminya. Gadis itu kemudian memejamkan matanya kembali ketika melihat Angga selesai mengerjakan sholat subuh.
"Kenapa dia gak bangunin aku buat sholat subuh sih, dasar egois. Masa mau masuk surga sendirian, gak ngajak-ngajak istrinya. Dasar killer!" gumam Kimmy
Selesai sholat subuh Angga langsung berganti pakaian olah raga dan mendekati Kimmy yang masih pura-pura tidur.
"Thanks ya sayang sudah ngajari aku sholat subuh tepat waktu, padahal selam ini aku selalu sholat subuh pukul setengah enam pagi. Btw kata pak Ustadz sehabis sholat subuh itu pamali kalau tidur lagi. Mendingan ikut suami kamu lari pagi!" bisik Angga, membuat gadis itu terkejut karena Angga tahu apa yang ia lakukan.
"Anj*j, berarti dia tahu dong kalau gue tadi ngeliatin dia pas tidur, duh, malu-maluin aja!" gumam Kimmy sembari menutup wajahnya dengan selimut
"Yaudah kalau gak mau, aku jalan dulu y!" Angga segera keluar kamar meningalkan Kimmy.
__ADS_1
***********
"Kin gue mau ngomong sesuatu sama lo," ucap Devin serius
"Apa, katakan saja,"
"Sebenarnya gue ini dulu sempat pacaran sama Kimmy walaupun cuma seumur jagung, mungkin saat itu aku tertarik dengan Kimmy karena parasnya yang cantik dan kebaikan hatinya," ujar Devin
"Hmmm, terus masalahnya dimana?" tanya Kinan
"Jadi karena aku tahu kalau hubungan kami tidak akan direstui oleh ibu aku, aku langsung memutuskan hubunganku dengan Kimmy, padahal waktu itu Om Bagas sempat memintaku untuk meresmikan hubungan kami jika aku serius dengan dia, bahkan mereka tidak masalah ketika tahu aku cuma seorang pembalap liar. Tapi aku malah mengecewakan mereka dengan memutuskan hubungan aku dengan Kimmy. Dan kemarin saat kita datang kepernikahan Kimmy dia sempat menuduhku memutuskan dia Karena aku diam-diam menyukai kamu, dia mengira aku mencampakkan dia karena memilih kamu." ucap Devin membuat Kinan tersentak mendengarnya
"Apa Kimmy tahu kalau kau ini seorang Pangeran?" tanya Kinan
"Tidak,"
"Kamu harus temui dia dan jelaskan semuanya, aku gak mau Kimmy juga memusuhi aku, karena dia itukan keponakan aku. Aku gak mau ka Cassey tahu kalau aku dan Kimmy bermusuhan cuma karena seorang cowok," Kinan kemudian menarik Devin menuju ke motornya.
"Mau kemana kita?" tanya Devin
"Kita temui Kimmy sekarang juga, kita selesaikan masalah ini sekarang supaya tidak semakin rumit!" jawab Kinan
"That's right baby," jawab Ryan
"Dih papih dari tadi nguping ya!" seru Kimmy
"Yaudah, kita pamit dulu Om," ucap Devi
"Ok, nanti kalian gak bisa bujuk Kimmy, bawa dia kemari," sahut Ryan
"Emang mau diapain Kimmy dibawa kemari Pih?" tanya Kinan
"Mau Papih ruqyah," jawab Ryan sambil terkekeh
"Ikan cumi makan gurame, diih Papih gaje,"
"Mancing ikan dapatnya sotong, biarin dong," jawab Ryan
"Ikan, ikan apa yang nyebelin!" seru Kinan
"Ihh kan itu kamu!" jawab Ryan membuat Kinan sebal
"Dasar Papih nyebelin, bye!!" Kinan segera duduk di depan Devin
"Kebalik dong sayang, kamu duduknya dibelakang jangan didepan, ya gak papa juga sih kalau kamu mau didepan," bisik Devin membuat Kinan memerah
__ADS_1
"Eeh salah ya, yaudah aku turun!!" jawab Kinan tersipu-sipu
"Hmmm," seru Ryan
"Peace Pih!!" Kinan langsung melambaikan tangannya kearah Ryan
Setibanya di Istana, Kinan segera menujubke paviliun Kimmy dan menarik gadis itu keluar.
"Mau ngapain sih lo narik-narik gue, Kin!" seru Kimmy yang langsung melepaskan tangannya
"Kita harus bicara, Kim. Dan ini sangat penting karena menyangkut kemaslahatan banyak orang!" jawab Kinan
"Gak usah bertele-tele, katakan saja lo mau ngomong apa, gue gak punya banyak waktu," jawab Kimmy
"Yaudah ayo cepat ikut gue biar cepat kelar urusannya!" hardik Kinan kali ini dengan suara lantang membuat Kimmy ketakutan. Karena tidak biasanya Kinan yang suka humoris tiba-tiba menjadi sangat tegas dan serius.
"Kuy!, jalan!" jawab Kimmy
"Masa lo mau jalan sampai ke alun-alun, naik mobil dong sister?" goda Kinan
"Hmmm, aku kira mau ngobrol di taman gak tahunya malah ngajak ke alun-alun,"'
"Supaya lebih rileks dong sis, sekalian makan soto," jawab Kina
"Ok, gue ganti baju dulu," jawab Kimmy
"Gak usah Kim, gini aja udah cakep, sekarang mana mobilnya yang mau dipakai?" tanya Kinan
"Sejak kapan lo bisa nyetir mobil?"
"Heleh, orang cantik kaya gue gak perlu belajar stir mobil Kim, tinggal kasih kunci sama pacar pasti akan dengan senang hati mengantar kemanapun gue pergi!" Kinan segera melempar kunci mobil Kimmy kepada Devin
"Kenapa ajak dia segala!" batin Kimmy
"Angga!!!" teriak Kimmy membuat Angga langsung keluar menghampirinya
"Yaelah kagak ada romantis-romantisnya banget lo Kim," cibir Kinan
"Bodo amat!!" jawabnya ketus
"Ada apa sayang?" tanya Angga
"Anter aku ke alun-alun," jawab Kimmy
"Ok honey,"
__ADS_1
"Emang lo aja yang punya sopir pribadi Kin, gue juga punya!" Jawab Kimmy memberikan kunci mobilnya kepada Angga dan bergelayut manja di lengan suaminya itu
"Anj*r gue lupa, anak sultan gitu loh!" seru Kinan langsung menggandeng Devin masuk kedalam mobil Kimny