
Cassey berjalan gontai menuju ke kediaman bu Retno, rasanya ia ingin segera pulang dan beristirahat melepaskan penat setelah seharian belajar.
"Selamat siang yang mulia, mohon maaf hari ini ibu Retno tidak bisa mengajar anda karena beliau sedang tidak enak badan," ucap seorang asisten pribadi Retno
"Yes!!" teriak Cassey kegirangan membuat asisten Retno tersenyum melihat tingkah konyolnya
"Ehemm!!" teriak Danar seketika membuat Cassey langsung terdiam
"Terima kasih atas informasinya, kami pamit dulu, assalamualaikum," ucap Danar Gumilang
Cassey langsung berlari menuju ke mobilnya.
"Paman boleh mampir dulu gak ke Mall, aku mau beli sesuatu buat ulang tahun si Baby," ucap Cassey
"Ok," Danar segera menghentikan mobilnya disebuah pusat perbelanjaan di pusat kota
"Kira-kira kasih kado apa yah, buat si Baby?" tanya Cassey
"Beli saja sepatu atau baju , pasti Bagas senang, apalagi kamu yang memberinya," jawab
"Ok kakek," jawab Cassey mengerlingkan matanya
Cassey sangat senang melihat sepasang baju couple yang menurutnya sangat lucu dan keren, ia kemudian tiga pasang baju couple itu.
"Kita pulang Kek," ajak Cassey setelah selesai berbelanja
Setibanya di istana ia langsung menuju ke kamarnya.
Sementara itu Naeswari yang baru sampai di istana merasa kesal ketika melihat Pandu sedang asyik bercengkrama dengan Garnetta.
Ia segera menghampiri keduanya dengan muka masamnya.
"Pipih, kok sudah pulang, katanya sampai sore?" tanya Naeswari ketus
"Iya lombanya di tunda makanya aku pulang lebih cepat," jawab Pandu
"Kok kamu gak menyusul aku ke butik tante Anya," sahut Nay
"Maaf sayang aku lupa, aku kira jadwal fitting bajunya besok," jawab Pandu
"Ya pasti lupalah kalau kalau lagi dekat sama cewek cantik," ucap Nay semakin kesal, ia segera masuk kedalam kamarnya
Pandu segera bangkit dan beranjak untuk mengejar Nay, tapi tangannya langsung ditarik oleh Garnetta.
__ADS_1
"Jangan di kejar yang mulia, percuma. Kalau seorang gadis sedang marah dia itu butuh waktu sendiri makanya jangan dikejar karena jika kamu memaksa mengejarnya, maka ia akan semakin marah, maka dari itu tunggulah beberapa saat baru kamu menemui dia setelah ia baikan," ucap Garnetta
"Benarkah?, bukannya ia sedang butuh perhatian saat marah, makanya kita harus memberinya perhatian lebih," jawab Pandu
"Karena aku ini juga cewek, makanya aku tahu apa yang Nay rasakan sekarang," jawab Garnetta
"Terima kasih Netta atas saran-sarannya, lain kali kita ngobrol lagi ya," ucap Pandu yang dijawab anggukan oleh Garnetta
Naeswari semakin kesal karena Pandu bukannya menyusulnya, malah kembali duduk sambil ngobrol dengan Garnetta.
"'Assalamualaikum," sapa Bagas yang memasuki ruang kamarnya
"Waalaikum salam imamku," jawab Cassey sumringah
"Sayang, kamu kenapa kok sepertinya senang sekali?" tanya Bagas
"Iya dong, aku punya sesuatu buat kamu," jawab Cassey
"Apa?" tanya Bagas
"Nanti sajalah, buat surprise ulang tahun kamu," jawab Cassey
"Diih curang, bikin penasaran saja," gerutu Bagas
Bagas kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah solat Isya Bagas dan Cassey langsung bergabung di ruang utama istana untuk merayakan ulang tahun Bagas, dan tampak semua anggota keluarga kerajaan sudah berada disana. Semua mata tertuju pada Ryan yang datang bersama Niken dan Kinan dengan baju couplenya.
Ferdan tampak tertawa geli menertawakan Ryan yang terlihat murung saat itu.
"Sumpah lo keren banget Rey, baru tahu gue kalau babang Rey yang macho ternyata suka pakai baju warna ping udah gitu couple lagi kaya anak alay," ledek Ferdan
Bagas yang baru datang pun langsung terkekeh melihat ekspresi wajah Ryan saat Ferdan terus menggodanya.
"Lo jangan ikutan couple-couplean kaya si Rey, norak," ucap Ferdan
"Tentu paman, apalagi aku tidak suka baju kembaran kaya gitu, kesannya kaya anak alay, norak, kampungan," jawab Bagas
"Halo semuanya!!" sapa Cassey langsung menghampiri suaminya
"Sayang kamu mau tahu sesuatu yang konyol gak?" tanya Bagas
"Apa?" jawab Cassey
__ADS_1
"Tuh lihat papih kamu, masa dia pakai kaos kembaran sama mamih Niken, kan alay banget ya," ucap Bagas sembari terkekeh geli melihat Ryan dan Niken
"Bagus kok, keren lagi siapa bilang alay," ucap Cassey
"Iya... iyah...btw mana kado buat aku?" tanya Bagas
Cassey segera memberikan kotak kadonya kepada Bagas.
"Selamat ulang tahun sayang semoga panjang umur," ucap Cassey memberikan kado pada Pandu
"Buka...buka.. buka!" semua orang meminta Bagas membuka kadonya
Ia kemudian segera membuka kadonya itu.
"Ini apa sayang?" tanya Bagas
"Baju couple, aku mau kita memakainya saat acara-acara tertentu agar terlihat kompak dan romantis," ucap Cassey
Ryan yang melihat itu langsung gantian menertawakan Bagas yang bernasib sama sepertinya.
"Makanya jangan suka ngatain orang alay, sekarang kena kan, kualat sih pake ngetawain gue segala,sekarang lo rasakan apa yang aku rasa," ucap Ryan sembari terkekeh
"Sial?!, kenapa gue yang malah jadi bahan tertawaan," gumam Bagas
"Kita pakai yuk baby biar terlihat kompak," pinta Cassey
"Pakai dong baby , kasian Key sudah susah membelikan baju itu buat lo, hargai dia dong!" ucap Ferdan
"Iya...." jawab Bagas dengan lesu
Ryan dan Ferdan semakin terkekeh melihat baju Couple Bagas yang berwarna ping sama seperti miliknya.
"Sekarang gue seneng karena tidak tertindas sendiri, karena ada si baby teman seperjuangan gue," ucap Ryan
"Ya iyalah, likes mother like daughter, Cassey sama Niken kan sebelas dua belas," ucap Ferdan sambil terkekeh
"Romantis sekali yang mulia, anda benar-benar suami yang bisa mengerti kemauan sang istri, benar-benar suami idaman," ucap Garnetta sambil mencium Bagas di tempat umum , tentu saja hal ini membuat Cassey kesal.
Nay yang melihat Hal itu langsung menghampiri Cassey yang terlihat kesal.
"Kuy kita bantai ramai-ramai tuh pelakor, biar tahu rasa dia!" ucap Nay
Cassey tersenyum dan mengangguk pelan tanda setuju.
__ADS_1
.