
Pukul empat sore Kinan bersiap-siap untuk pergi ke rumah Cassey untuk membantu kakanya mempersiapkan acara ngunduh mantu.
"Woii bangun!" seru Kinan menghampiri Devin di kamarnya
"Hmmm, ada apa sayang?" goda Devin
"Diih najong!" jawab Kinan ketua
"Denger ya cumi, jangan pernah manggil gue sayang nanti cowok gue marah ngerti kan lo!" tambah Kinan
"Hmmm, emang ada cowok yang mau sama ikan piranha kaya lo?" ledek Devin
"Sue, dasar Cumi!" balas Kinan
"Btw lo mau ngapain ke sini, pasti mau godain gue ya?" goda Devin
"Diih kegeeran, gue kesini karena mau kasih tau lo, kalau aku mau ke rumah ka Cassey untuk membantu persiapan malam ngunduh mantu, lo mau ikut gak?" tanya Kinanthi
"Ikut gak ya?" jawab Devin
"Udah mendingan lo dirumah aja deh, daripada bikin ribet nantinya," ujar Kinan
"Baik Nyonya, gue mending tidur daripada harus seksi sibuk di Istana, mending molor," sahut Devin
"Ok sip, kalau gitu aku jalan dulu, bye!" Kinan segera berlalu meninggalkan Devin.
********
Sementara itu di rumah tampak ramai, para dayang dan abdi dalam keraton sedang mendekorasi ruangan pendopo utama untuk acara ngunduh mantu, sementara para dayang istana sibuk memasak aneka masakan untuk jamuan tamu.
"Kaka!" seru Kinan memeluk Cassey
"Kok kamu baru datang sih Kin, bukannya dari tadi," sambung Cassey
"Sorry kakaku, aku tadi ketiduran abis jogging jadi baru bisa datang sekarang deh," sahut Kinan
"Dasar tukang molor, masih saja gak berubah,"
"Btw si Kimmy mana kak, aku pengin lihat dong muka calon pengantinnya kali aja gue ketularan jadi pengantin berikutnya nanti," tukas Kinan
"Ada tuh di kamarnya lagi perawatan,"
"Yaudah aku kekamar Kimmy dulu ya ka," Kinan langsung berlari menuju kamar Kimmy, gadis itu terkejut ketika melihat keponakannya itu sedang menangis di sudut kamarnya.
"Kamu kenapa Kim?" tanya Kinan
Kimmy tidak menjawab, ia langsung memeluk Kinan dan menangis di pelukannya.
"Kamu kenapa Kim," tanya Kinan lagi
"Aku sebenarnya tidak mau nikah sama Angga, aku gak cinta sama dia," ucap Kimmy sambil tersedu-sedu
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak bilang saja sebelumnya sama Bunda kamu, kan tidak akan begini akhirnya Kim. Sekarang aku tanya, apa kamu mau menggagalkan pernikahan kamu yang sudah tinggal menghitung hari ini?" tanya Kinan membuat Kimmy semakin sedih.
"Terus aku harus gimana Kinan?, kalau aku lanjutin pernikahan ini, aku tidak akan bahagia, begitu juga Angga, dia pasti tidak akan bahagia karena sampai kapanpun aku gak akan suka sama dia," tanya Kimmy
"Kata siapa kau tidak akan jatuh cinta pada Angga, justru cinta akan datang setelah pernikahan Kim, percayalah cinta akan datang setelah kau menikah dengan Angga, karena itu sudah jadi hukum alam, Witing Tresno Jalaran Soko Kulino. Karena kebersamaan kalian maka akan tumbuh benih-benih cinta diantara kalian. Itulah alasan orang-orang jaman dulu selalu menjodohkan anaknya dan tidak ada pacaran pada masa itu, karena mereka yakin cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu dan kebersamaan mereka setelah menikah, jadi kalau menurutku coba jalani semuanya dengan ikhlas, kalau memang Angga bukan jodoh kamu, tentu kalian tidak akan sampai ke pernikahan walaupun bagaimanapun kau mencoba meyakinkan hati kamu untuk menerima Angga fan sebaliknya Kim," terang Kinan
"Bagaimana kalau cinta itu tidak hadir juga meskipun kita sudah menikah lama,"
"Terus mau sampai kapan kamu akan terus menolak setiap orang yang akan melamar kamu Kim, sampai kau tua dan tidak ada yang mau melamar kamu. Ingat Kim, susah bagi lelaki biasa untuk mendekati apalagi punya keberanian melamar kamu. Tentu saja mereka akan segan melamar putri keraton berpendidikan tinggi, cantik dan juga mapan, walaupun pada kenyataannya Kak Cassey dan anggota keluarga kerajaan lainnya tidak mempermasalahkan kasta ataupun asal usul calon suami kamu. Justru aku salut dengan Angga yang punya keberanian untuk melamar kamu walaupun dia cuma seorang dosen, bahkan kau tidak tahu kan Kalau dia yang berhasil mengalahkan Aaron yang sudah menculik kamu. Dia bela-belain datang menolong kamu Kim, walaupun dia harus kecewa ketika melihat kamu bersama pacar kamu yang brengsek itu," jawab Kinan
"Baiklah aku akan mencoba satu tahun menikah dengan Angga, jika dalam waktu itu cinta tidak tumbuh juga dihatiku, maka aku akan menggugat cerai Angga,"
"Gila lo Kim, nikah lo jadiin mainan, gak bisa gitu juga karena datangnya cinta tidak bisa digaransi kapan waktunya dia akan muncul. Sudahlah kamu coba buka hati kamu dulu untuk Angga, kalau lo nutup diri terus kaya gini kapan cinta itu akan datang, udah jangan sedih, mending kita jalan bentar yuk ngemall sebelum acara dimulai," ajak Kinan
"Emang boleh?" tanya Kimmy
"Bolehlah, apalagi jalannya sama gue," Kinan
"Yaudah gue dandan bentar," jawab Kimmy
"Nah gitu dong, senyum, kan cantik." ujar Kinan
"Nyok jalan," ajak Kimmy
"Kuy,"
Kedua gadis itu kemudian berjalan mendekati Cassey dan berpamitan pergi keluar.
"Cuci matalah kakak, sekali-kali sebelum Kimmy dikurung dirumahnya oleh Angga dan tidak boleh keluar-keluar karena takut di gondol mantan," canda Kinan sambil terkekeh
"Bisa aja lo Kinan, yaudah kalian boleh pergi asal pulang sebelum jam delapan malam karena acara akan dimulai pukul delapan malam tepat," jawab Cassey
"Ok siaap!" jawab keduanya kompak
Mereka langsung pergi menuju ke depan gerbang.
"Busyet gak salah Kinan kita pakai motor si Rendra, nanti kalau anak itu nyariin gimana Kinan," tandas Kimmy
"Santuy, kalau gue yang pakai dia gak bakal komplain, lagian pakai motor kan lebih cepat dan anti macet, jadi kalau kita pulangnya telat bisa ngebut kan," jawab Kinan
"Yaudah terserah lo aja, gue ngikut aja deh," Kimmy segera naik dibelakang Kinan.
Mereka kemudian meluncur meninggalkan istana. Ketika dalam perjalanan menuju Mall tiba-tiba Kimmy melihat Angga sedang dikerumuni oleh mahasiswanya di depan kampus.
"Kin, kayaknya gue berhenti disini saja deh," ucap Kimmy
"Mau ngapain lo, kan kamu gak ada mata kuliah kan?" tanya Kinan
"Gak ada sih, tapi gue kok kayaknya sebel banget kalau lihat cewek-cewek ganjen di kampus pada ngerubutin si Angga," jawab Kimmy
"Cie, cie, ada yang mulai jelous nih," goda Kinan
__ADS_1
"Siapa juga yang jelous, gue cuma gak suka aja kalau lihat cewek genit," bela Kimmy
"Iyeh-iyeh, udah sono turun, hajar tuh cabe-cabean!" seru Kinan
"Tapi lo tungguin gue ya," ucap Kimmy
"Iyeh, gue tunggi dilapangan belakang kampus, sekalian mau lihat balapan gue, tar lo telpon aja ya kalau urusan lo udah kelar ya," jawab Kinan
"Yoi," Kimmy segera turun dan menghampiri Angga yang sedang di kerumuni oleh oara fans-fansnya.
"Minggir gak, minggir!" hardik Angga hingga membuat beberapa orang gadis langsung memberikan jalan untuknya.
"Pak Angga jangan pergi dulu, kita masih mau tanya-tanya tentang skripsi kita, Pak please jangan pergi," ucap salah seorang perempuan di sebelahnya
"Waktu bimbingan sudah selesai, jadi jangan ganggu saya lagian lagi bimbingan malah malah melototin saya, bukannya nanya," cibir Angga berlalu pergi meninggalkan para wanita itu.
"Angga tunggu!" seru Kimmy yang menatapnya dengan tatapan sinis
"Ada apa sayang, kok tumben kamu ke kampus, bukannya kamu sedang cuti ya?" jawab Angga ramah
"Gue sengaja berhenti di kampus karena gue liat lo lagi di kerumunin sama mahasiswa-mahasiswi centil itu," sahut Kimmy
"Kamu jelous ya honey," goda Angga
"Diih, siapa yang jelous, gue cuma gak suka aja kalau ada cowok-cowok yang sudah punya pasangan masih kegenitan sama cewek lain!" ketus Kimmy
" Aku gak kegenitan sayang, aku tadi batu selesai bimbingan skripsi," jawab Angga
"Hmmm, jangan bohong deh, aku tahu walaupun kamu itu galak tapi sebenarnya senengkan kalau di kejar-kejar sama cewek-cewek. Apalagi yang ngejar-ngejar itu cantik-cantik," jawab Kimmy
"Terus aku harus gimana dong sayang, biar kamu percaya sama aku kalau aku ini tidak pernah tertarik dengan wanita lain selain dirimu," ucap Angga
"Berhenti jadi dosen, cari pekerjaan lain," jawab Kimmy
"Yaudah sayang demi kamu besok aku akan mengundurkan diri dari sebagai dosen tetap di kampus ini,"
"Aku maunya sekarang, bukan besok," jawab Kimmy
"Yaudah sekarang kamu ikut aku menemui rektor kampus," Angga menggandeng tangan Kimmy memasuki ruang rektorat
"Selamat sore pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya lelaki itu ramah
"Aku mau ketemu pak Rektor, apa dia ada mas?" tanya Angga
"Ada, silahkan pak Angga masuk saja," jawab front man itu
Ia kemudian menemui Rektor kampus bersama Kimmy.
"Apa pak Rektor ada?" tanya Angga pada receptionis
"Ada pak, silahkan duduk dulu. Nanti biar saya Panggilkan," jawan lelaki itu, yang kemudian pergi meninggalkan Angga dan Kimmy
__ADS_1