ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 12. Devin


__ADS_3

"Huft, kirain mau nangkap gue, ternyata...." ucap Kimmy mengelus dadanya.


"Thanks Om," ucap Kimmy


"Sama-sama, neng,"


"Hey lo sini!" tunjuk Kimmy


"Gue!" jawab Devin


"Iyalah siapa lagi," sahut Kimmy kesal


"Ada apa?"


"Kenapa lo kemarin mau bunuh diri!" tanya Kimmy ketus


"Bukan mau bunuh diri sih, sebenarnya gue lagi jadi stuntmen untuk sebuah acara reality show, eeh malah lo kacauin yaudah aku gagal dapat honor!!" jawab Devin


"Oh itu alasan lo marah sama gue kemarin,"


"Iya,"


"Terus kenapa lo nolongin aku hari ini?" tanya Kimmy


"Gara-gara lo juga, gue malah dapat tawaran untuk jadi cast sebuah iklan produk terkemuka, karena video kita jatuh dari gedung itu jadi viral di YouTube, thanks ya?" ucap Devin


"What, jadi viral!!, coba aku lihat dulu!" Kimmy segera membuka ponselnya,


"Anj*r!!, 2M viewers dalam satu hari, bisa jadi seleb dadakan aku!!" ucapnya histeris


"Iya, siap-siap aja lo nanti jadi seleb dadakan!" jawab Devin sambil terkekeh


"Kimmy!!!" teriak seseorang yang berdiri di depan mereka


"Angga!!" Kimmy melotot melihat Angga ada didepannya


"Beraninya lo bolos di jam pelajaran aku, sekarang ikut aku!!" Angga menarik lengan Kimmy dengan paksa


"Lepasin, aku gak mau ikut sama kamu!!" jawab Kimmy


Angga tidak menghiraukan ucapan Kimmy dan terus menariknya


"Tolongin aku woii!!" teriak Kimmy


Devin segera menghentikan Angga.


"Minggir!!" seru Angga


"Lepaskan dulu dia, baru gue menyingkir," jawab Devin

__ADS_1


"Jangan ikut campur," sahut Angga


"Jelas gue ikut campur, secara dia sedang bersama gue. Jadi gue gak akan membiarkan seseorang menyakitinya, apalagi dia minta tolong gue, jadi gue harus menolong dia dari lo!"


"Emangnya aku mau ngapain dia hah!, asal li tahu gue ini dosennya!!" hardik Angga


" Gue gak peduli, yang jelas lepaskan dia!" seru Devin


"Emang, ngomong sama anak ingusan kayak kamu itu gak guna ya!!" Angga langsung melepaskan Kimmy dan langsung melesatkan pukulannya kepada Devin membuat pemuda itu meringis kesakitan.


Devin tidak tinggal diam dan langsung menghajar balik Angga hingga terjadi perkelahian antara keduanya.


"Stop!!" teriak Alina ketika melihat keduanya saling hajar dan tendang.


Keduanya tidak mengindahkan peringatan Kimmy membuat gadis itu semakin berang dan langsung melepaskan tendangannnya hingga dua pemuda itu jatuh tersungkur ke tanah.


"Udah sekarang aku ikut pak Pak Angga, jangan berantem lagi!" ucap Kimmy


"Dan lo, siapapun kamu, thanks udah peduli sama aku!" ucap Kimmy yang kemudian segera mengikuti Angga.


Angga tersenyum sinis penuh kemenangan setelah berhasil membawa Kimmy bersamanya.


Devin tidak tinggal diam dia segera menuliskan namanya berikut nomor ponselnya kesebuah kertas kecil. Pemuda itu berlari mengejar Kimmy yang sudah hampir masuk kedalam mobil Angga.


"Tunggu!!, aku Devin, Devin!!!" teriaknya sambil berlari mengejar mobil Angga untuk memberikan kertas itu pada Kimmy, tapi usahanya sia-sia karena Angga menambah kecepatan mobilnya agar pemuda itu tidak berhasil mengejar Kimmy.


"Mamp*s lo!!, makanya jangan sekali-kali berurusan dengan Angga!" gumam Angga


"Jangan banyak cakap, ikuti saja aku!!" wajah Angga begitu marah kali ini ia menarik Kimmy menuju ke ruangannya


"Sekarang kamu kerjakan tugas yang ada di meja itu!" titah Angga


"Apa gue harus menulis ini sebanyak seratus kali, yang benar saja pak!! bisa kriting jari aku!" keluh Kimmy


"Aku tidak peduli, itu hukumannya karena telah berani-beraninya bolos di jam pelajaran aku!"


"Kenalan sih Bapak jahat banget sama saya, mahasiswa yang lain gak ada yang mendapat hukuman seperti ini, Bapak pilih kasih karena hanya saya yang diperlukan seperti ini, bahkan bapak sudah melecehkan saya, itulah alasan saya kenapa menghindari Bapak, dan bolos hari ini, aku takut sama Bapak!!" sahut Kimmy


"Aku bisa saja melaporkan pelecahan itu kepada pihak kampus jika saya mau supaya Bapak dipecat dari sini, tapi aku gak lakukan itu karena saya masih menghargai Bapak sebagai dosen saya, tapi kalau Bapak terus semena-mena terhadap saya apa boleh buat, saya akan melaporkan semua ini!!" ancam Kimmy segera beranjak pergi dari ruangan itu.


Namun Angga lagi-lagi menarik lengannya dan membawa gadis itu kesebuah ruangan kelas yang berisi puluhan mahasiswa sedang mengerjakan tugas yang sama dengannya.


"Sekarang lihatlah, aku tidak pernah pilih kasih terhadap mahasiswaku dan menganak emaskan seseorang, bagiku semuanya sama saja, dan yang sedang kamu lihat adalah mereka yang bolos di jam ku hari ini, dari kelas yang berbeda-beda, kalau masalah kemarin sorry aku khilaf itu murni kecelakaan aku gak tahu kenapa aku bisa berbuat seperti itu sama kamu, dan sebenarnya aku mau minta maaf saat mengantarmu pulang malam itu. Tapi kamu malah kabur, dan saat kita bertemu di taman Kampus kamu malah melempar aku dengan kaleng minuman fan langsung lari. Beberapa hari aku mencoba mencari kamu tapi kamu seperti ditelan bumi, menghilang tidak tahu dimana rimbanya. Bahkan saat jam pelajaranku kamu malah bolos, jadi sekali lagi aku minta maaf jika kejadian itu sudah membuat kamu jadi tidak nyaman," tutur Angga


"Baik, aku mau maafin Bapak dengan satu syarat," kata Kimmy


"Apa?"


"Aku mau maafin Bapak asalkan saya tidak usah mengerjakan tugas itu dan berhenti jadi asisten Bapak,"

__ADS_1


"Kalau kamu tidak mau jadi asisten aku silahkan saja, tapi kalau tidak mengerjakan tugas tidak bisa, kamu tetap harus mengerjakan tugas itu. Kan aku sudah bilang aku tidak menganakemaskan siapapun, dan aku bukan tipe orang yang pilih kasih, jadi yang lain saja jangan itu!" sahut Angga


"Diih pelit!" sahut Kimmy


"Terserah kamu mau ngomong apa, kerjakan tugas itu sekarang atau lo akan pulang malam!" Angga kemudian meninggalkan Kimmy disana


"Dasar monster, kenapa suka sekali menyiksa orang lain!!" cibir Kimmy


Gadis itu kemudian kembali ke ruangan Angga untuk mengambil kertas tugasnya, ia kemudian mengerjakan tugasnya dikelasnya sendirian sambil mendengarkan alunan musik kesukaannya.


*Beberapa jam kemudian....


"Alhamdulillah, akhirnya selesai juga!!" ucap Kimmy senang


Gadis itu kemudian membereskan semua peralatan tulisnya dan memasukkannya kedalam tasnya, ia langsung menuju ke ruangan Angga untuk menaruh hasil pekerjaannya.


"Kenapa sepi gini yah, apa sudah pada balik semua, emang jam berapa sih kok sudah tidak ada manusia di kampus?" tanya Kimmy lirih, Ia segara melongok jam tangannya, ran betapa terkejutnya ketika melihat jam tangannya sudah menunjukkan jam delapan malam.


"Nj*r!!, pantesan sudah tidak ada makhluk bernyawa di sini ternyata sudah malam!!" Kimmy segera berlari keluar berharap pintu gerbang kampusnya belum dikunci.


"Oh My God!!!, udah di gembok gengs!!, alamat gue harus nginep di kampus ini mah!" keluhnya sambil menatap sedih kearah pintu gerbang kampus


"Terpaksa aku manjat ini mah, kalau gak, bisa nginep disini!!" Kimmy segera melepaskan sepatu high heelsnya dan memanjat pintu Gerbang kampusnya.


"Woii turun lo!!" teriak seseorang membuat Kimmy kaget


"Pak Angga ngapain ada disini tuh orang bikin ribet aja!!" keluh Kimmy


Angga segera mengeluarkan kunci pagar dan membukanya.


"Thanks Pak," jawab Kimmy acuh


"Bapak kesini lagi pasti sengaja biar jadi pahlawan buat aku ya!" ucap Kimmy sebel


"Sotoy!!, handphone aku ketinggalan makannya aku balik lagi kesini!" jawab Angga yang kemudian meninggalkan Kimmy


"Etdah galak banget jadi orang, gue sumpahin jomblo seumur hidup!!" cibir Kimmy yang berlalu meninggalkan kampusnya.


"Ya ampun ini driver Docar udah hampir setengah jam gak datang-datang, apa aku Cancel aja ya," keluh Kimmy


**Ciit!!!


"Naik!!" Angga segera turun dan menarik Kimmy masuk ke dalam mobilnya.


"Kenapa sih selalu maksa!!" cibir Kimmy


"Daerah sini rawan, asal lo tahu itu!" sahut Angga yang langsung melesatkan mobilnya belum lama Angga melajukan mobilnya tiba-tiba beberapa orang preman menghadang mobilnya.


"Tuh aku bilang apa, kena kan kita!" keluh Angga

__ADS_1


"Kita dibegal??" tanya Kimmy


"Iya!!" sahut Angga


__ADS_2