ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 108 # Api Cemburu


__ADS_3

"Kita ke pantai yuk?" ajak Faiq


"Kuy!" Fadil dan Faiz langsung mengikuti Faiq disusul oleh ketiga cewek mereka, sedangkan Ahmar masih bermalas-malasan di kamarnya.


"Coba Key ada di pantai, pasti gue semangat," gumam Ahmar yang memandang hamparanmparan lautan dari balik jendela kamarnya, netranya tertuju pada sosok gadis yang sedang bermain pasir bersama anak kecil.


"Key!!" Ia mengucek-ngucek matanya seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya


"Gue gak mimpikan," ucapnya sambil menepuk-nepuk pipinya, ia langsung melompat dari ranjangnya dan berlari menuju ke pantai


**Wuuushh!!


Secepat kilat Ahmar berlari mendahului teman-temannya yang sudah terlebih dahulu keluar.


"Busyet!!, setan apa yang merasuki si Ahmar, sampai larinya secepat the flash!" ucap Faiq sambil terkekeh


"Paling kesambet Ratu pantai selatan," sahut Fadil


"Serem amat, jadi takut gue," sahut Faiz


"Masa lo takut sama Ratu Pantai Selatan, kan dia cantik," jawab Fadil


"Tetep aja takut namanya juga lelembut, secantik-cantiknya dia , tetap menyeramkan, udah ah jangan ngomongin dia, pamali," sahut Faiz


"Hmmm, dasar penakut!" cibir Fadil


Sementara itu Ahmar langsung menghampiri Cassey yang sedang asyik bermain pasir bersama Kinanthi.


Ia sengaja melewati gadis itu dan pura-pura tidak melihatnya, dengan tujuan agar Cassey menyapanya terlebih dahulu.


Ingat Ahmar, kamu tidak boleh menyapa duluan, stay cool dan jual mahal dikit, bikin dia tertarik dan penasaran dengan kamu,


"Ayo donk panggil, panggil!!" ucapnya lirih


Ah, sepertinya sia-sia, Key memang tidak peduli dengan aku, benar-benar gadis yang berbeda, padahal biasanya cewek-cewek langsung histeris kalau ada aku, apalagi sampai aku telanjang dada begini, pasti mereka semakin histeris karena melihat roti sobekku,


"Kaka, kasian Om itu mau sebentar lagi masuk lobang," ucap Kinan


"Woii!, awas ada lobang!!" teriak Cassey


Teriakan Cassey seperti angin lalu bagi Ahmar, yang sedang galau karena Cassey mengabaikannya


**Greep!!


Cassey segera menarik lengan Ahmar, membuat pemuda itu, kaget dan langsung reflek hendak memukulnya, namun setelah melihat Cassey yang ada dihadapannya, ia segera mengurungkan niatnya.


"Sorry Key," ucap Ahmar langsung menurunkan tangannya


"Kalau tahu lo yang mau kecebur tadi, gak aku tolongin deh," ucap Cassey


"Jadi lo nyesel nolongin gue?" tanya Ahmar


"Hmmm," jawab Cassey membuat Ahmar kesal


"Yaudah, gue nyebur aja ke lobang itu, biar lo puas," sahut Ahmar


"Jangan dong, diih gitu aja baper, kan bercanda kakak," cegah Cassey

__ADS_1


Ahmar hanya diam, dengan wajah kesal.


"Diiih, beneran marah ni orang, yaudah gue klitikin nih," Caasey menggelitiknya hingga Ahmat menggeliat dan berlari menjauh darinya, sedangkan Cassey terus mengejarnya


"Stop Key, ampun!" ucap Ahmar sambil menelungkupkan tangannya


"Masih marah ga?" tanya Cassey


"Iya gak marah lagi," jawab Ahmar


"Cius?" goda Cassey


"Swear!" jawab Ahmar mengangkat tangannya


"Siapa dia sayang?" tanya Bagas yang mulai cemburu dengan kedekatan mereka


"Dia ka Ahmar, senior aku dikampus," jawab Cassey


"Ahmar," pemuda itu mengulurkan tangannya


"Bagas suaminya Cassey," Bagas menyambut uluran tangan Ahmar


Ahmar tampak shock mengetahui bahwa Cassey sudah menikah, hatinya langsung hancur dan kuncup cinta yang ada dihatinya langsung layu sebelum mekar.


Jadi ini yang membuatmu begitu cuek kepadaku, ternyata kamu sudah menikah Key, kenapa hatiku sakit sekali setelah tahu kamu sudah menikah, andai saja reinkarnasi itu nyata, aku ingin dikehidupan selanjutnya menjadi suami kamu, aku ingin menjadi orang yang kamu sayang dan aku janji aku akan menyayangi dan melindungi kamu Key,


Wajahnya seketika berubah sendu, ada gurat kesedihan yang terpancar dari wajahnya.


"Yaudah aku pergi dulu Key, mau menyusul teman-teman," ucap Ahmar mencoba meredam kesedihannya


"Ok, hati-hati ka," jawab Cassey


"Kenapa gak kamu ajak dia di acara barbeque nanti malam?" tanya Bagas


"Emang boleh baby?" Cassey balik bertanya


"Kalau dia teman kamu boleh dong sayang, kecuali dia selingkuhan kamu, baru gak boleh," jawab Bagas


"Mana berani aku selingkuh dari kamu baby, santuy aku tuh setia!" jawab Cassey


"Iya sayang, aku percaya kok sama kamu," jawab Bagas


"Harus percaya dong, yang namanya pasangan itu harus saling percaya, kalau kamu gak percaya aku terus untuk apa aku bertahan sama kamu," sahut Cassey


"Iya sayang, kan tadi aku udah bilang aku percaya kamu, so...jangan ngambek ya baby," rajuk Bagas


"Aku gak ngambek baby, cuma kesel," jawab Cassey


"Iya maaf ya sayang kalau aku terlalu posesif, itu karena aku tuh sayang banget sama kamu, yaudah susul senior kamu itu, undang dia agar datang ke pesta barbeque nanti malam," perintah Bagas


Cassey segera berlari menghampiri Ahmar yang sudah jauh meninggalkan mereka.


"Kaka!" teriak Cassey membuat Ahmar langsung membalikan badannya


"Ada apa lagi?" tanya Ahmar


"Kalau kakak ada waktu jangan lupa datang ke acara barbeque party di vila Kenanga ya," ucap Cassey

__ADS_1


"Insya Allah, kalau gak lupa," jawab Ahmar


"Ok, kak, jangan lupa ya, bye," gadis itu melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan Ahmar


*************


Tepat pukul delapan malam acara Barbeque party pun dimulai, acara diawali dengan pemberitahuan dari nenek Welas mengenai percepatan pernikahan Naeswari yang akan diselenggarakan pada saat liburan semester.


"Kita kapan nikahnya Rey?, masa disalip anak-anak terus, kemarin Key, sekarang Nay, jangan-jangan besok disalip sama si Hermes lagi," keluh Niken


"Sabar dong sayang, aku kan belum lama kehilangan Zahra, jadi masih butuh waktu untuk menghormati keluarga almarhumah istri aku sayang," jawab Ryan


"Terus sampai kapan?" tanya Niken


"Aku juga tidak bisa menentukan sayang, mudah-mudahan secepatnya ya," jawab Ryan


"Iya, aku akan selalu setia menanti kamu kok sayang," sahut Niken sambil memeluk Ryan


"Susah suit!!" teriak Ferdan mengagetkan keduanya


"Sue lo!, ngagetin aja!" hardik Ryan


"Mangap Rey, eh maaf," jawab Ferdan sambil terkekeh


"Lo kok disini aja Mes, gabung sana sama yang lainnya, jangan menyendiri gak asik kan dilihatnya," Cassey menarik lengan Hermes agar bergabung dengan yang lainnya


"Mending lo bantuin gue, bakar-bakar disini," bisik Cassey


"Ok, babe," jawab Hermes


"Lo tunggu disini ya, gue mau ambil ikan di dalam," ujar Cassey


Gadis itu segera masuk kedalam vila dan mengambil satu box ikan.


"Wew, lumayan berat juga," keluhnya sambil meletakkannya di bawah


"Si baby kemana lagi, giliran suruh masak aja gak mau, tapi pas udah matang aja nanti nongol!" keluh Cassey


Tiba-tiba seseorang mengambil box ikan miliknya, membuatnya kaget.


"Tenang, gue cuma batu bawain kok, gak bakal gue bawa kabur, lagian dimana suami kamu kok gak bantuin kamu sih," ucap Ahmar


"Ada tuh lagi jadi seksi sibuk," jawab Cassey


"Mau dibawa kemana ini?" tanya Ahmar


"Tuh dekat api unggun aja, kita akan bakar ikan disana," jawab Cassey


Ahmar segera meletakkan box ikan itu disebelah api unggun.


"Kamu sendirian yang bakar ikan-ikan ini?" tanya Ahmar


"Iya habis tadi aku kalah, pas suit jadi hukumannya aku jadi chef deh, tapi aku dibantuin oleh Hermes kok," jawab Cassey


"Dia itu siapa kamu sih, kok aku lihatin kamu lengket banget sama dia, kemana-mana selalu berdua, dulu aku kira dia pacar kamu malah," tanya Ahmar


"Dia itu best friend aku, keren kan," jawab Cassey

__ADS_1


Gadis itu kemudian meletakkan beberapa ikan kedalam bara api, setelah beberapa menit ia mengangkat ikan yang sudah matang untuk mengganti dengan yang baru, karena buru-buru tiba-tiba ikan yang baru diangkat jatuh terkena tangannya.


"Awww!, panas!!" teriak Cassey membuat Ahmar langsung menarik tangannya dan meniupnya, tentu saja Bagas yang melihatnya langsung merasa cemburu dan langsung melesatkan pukulannya kearah Ahmar, membuat keduanya bersitegang.


__ADS_2