
Noval segera mendorong tubuh Messy hingga gadis itu hampir jatuh dan mengenai Ganendra.
"Sorry, " ucap Messy sembari membersihkan baju Gaga yang tersiram minumannya
"Never mind," jawab Gaga
"Saya Masayu, you can call me Messy," Gadis itu memperkenalkan dirinya
"Ganendra, panggil saja Gaga," jawab Ganendra menjabat tangan Messy
"Kayaknya kita berhasil Pang," ucap Ferdan memperhatikan Gaga yang sedang berbincang dengan Messy
"Yuhuu, " jawab Noval
***********
Cassey kaget melihat sekolahan sepi, padahal tidak ada pengumuman libur sebelumnya dari pihak sekolah.
"Kok sepi ya?, padahal gak libur?" tanyanya lirih
"Iya nak, kamu pulang saja, sekolah ini terancam ditutup, dan mungkin kalian akan ikut ujiannya numpang disekolah lain," jawab Umi Kulsum menghampiri Cassey
"Kok bisa bu, memangnya ada apa?" tanya Cassey
"Ini karena kasus murid-murid Budi Waluyo yang banyak kecanduan Narkoba dan juga ada pengedar disekolah ini," jawab Bu Kulsum
"Masa sih gara-gara itu doang di tutup, padahal sekolah lain juga banyak kaya gini, gak masalah tuh, malah lebih parah dari sekolah kita," sahut Cassey
"Kamu benar, memang ada faktor lain dan itu susah untuk diungkap," Umi Kulsum kemudian meninggalkan Cassey
Gadis itu juga kemudian keluar dari kelasnya.
"Hai Key, kenapa sepi sih?" tanya Hermes
"Sekolah ditutup," jawab Cassey
"Why??" tanya Hermes
"Kayaknya gara-gara kasus Agni deh," jawab Cassey
"Hello guys," sapa Cassey menyambut kedatangan trio Dabi (Darah biru)
"Hi Key," sahut Naeswari
"Kita libur gengs, gimana kalau kita main ke rumah gue," ajak Cassey
"Ok!" jawab mereka serentak
Mereka segera bergegas menuju ke rumah Cassey.
"Rumah lo sepi Key, mamih kamu kemana?" tanya Bagas
"Mamih ikut Om Rey kerja," jawab Cassey
"Cie, yang mau dapat papih baru," goda Nay
__ADS_1
"Hihihi, doain ya guys biar mamih jodoh sama Om Rey," jawab Cassey
"Aamiin!" teriak mereka berlima
"Btw, gue curiga kalau papahnya Agni, atau Omnya yang galak itu terlibat dalam penutupan sekolah kita deh," ucap Cassey
"Tul itu, apa perlu kita kunjungi Agni untuk mencari tahu masalah ini, aku yakin Agni masih bisa diajak kompromi, masa sih dia tega membiarkan teman-temannya Ujiannya numpang disekolah lain, kan gak enak banget kaya anak tiri gitu," jawab Hermes
"Iya, walaupun Agni tidak bisa membantu setidaknya kita bisa mengorek informasi dari dia," sahut Pandu
"That's right baby," jawab Naeswari
"Baby kamu diem aja, ngomong dong!" seru Cassey ketika melihat Bagas hanya diam
"Kan udah ada kamu babe yang mewakili, aku ngikut aja," jawab Bagas
"Diih kalian bikin iri aja, pada pasang-pasangan , terus aku sama siapa?" keluh Hermes
"Kamu sama Agni aja, hihihi!" ledek Cassey
"Suee!!" jawab Hermes menirukan gaya bicara Cassey
"Wew itu, bahasa gue lo harus bayar royalti kalau mau pake," goda Cassey
"Njih, dasar!, ayu-ayu kok matre! (cantik-cantik kok matre), " cibir Hermes
"Hahaha!!" semuanya tertawa mendengar ucapan Hermes
"Aku mah realistis ya babe, gak matre kok, swear!!" sahut Cassey
"Kuy kita tengokkin Agni, atau mau langsung menuju ke markas Naga Api untuk menyelidiki kasus ini," ucap Bagas
"Tumben lo cerdas baby," kata Cassey
"Iyeh, biasanya gue ini bodoh gitu!" cibir Bagas
"Issh, bukan gue yang ngomong ya, lo sendiri yang ngaku, jadi jangan salahkan gue," kata Cassey
"Hmmm, bisa aja lo babe," sahut Bagas
"Ayok jalan!" Pandu segera membawa tasnya menuju keluar rumah Cassey diikuti oleh yang lainnya
Mereka meluncur menuju panti rehabilitasi tempat Agni dirawat.
"Kalian jangan turun semua, biarkan Hermes dan Cassey saja yang mengunjungi Agni," ucap Bagas
"Kok bisa gitu baby," jawab Cassey
"Karena kalian yang suka bermasalah dengan Agni, jadi dia kenal sama kalian, lha kalo kitamah anak baik-baik jadi Agni gak bakalan kenal sama kita-kita," balas Bagas
"Suee!!," cibir Cassey
"Sudahlah sister jalan aja!, kita percaya sama lo," ucap Naeswari
"Baiklah baby, kamu sepertinya lebih senang bila aku menjadi anak berandal, daripada jadi cewek feminim, ayo babe jalan!" Cassey segera menggandeng Hermes menuju ke dalam panti
__ADS_1
"Jangan salah sangka baby, gue suka kamu apa adanya," jawab Bagas
"Itu yang mau aku dengar dari kamu baby, thanks baby, muaaach!!" jawab Cassey
Sesampainya di dalam Cassey dan Hermes langsung menemui Agni.
"Halo Agni?" sapa Cassey
"Ngapain kamu kemari, mau ngeledek ya," jawab Agni ketus
"Yeeh!!, suudzon aja, kita mau nengokkin lo, kita care sama lo!" jawab Cassey
"Emang cuma kalian berdua yang nengokin aku kesini sama bu Kulsum, yang lainnya gak ada, mereka sepertinya senang jika aku keluar dari sekolah, aku tahu aku jahat sama mereka tapi aku melakukan itu karena tidak ada teman, makannya aku dapat teman karena mereka takut sama aku," sahut Agni
"Btw lo tahu gak sekolah kita ditutup gara-gara kasus lo, " ucap Cassey
"Kok bisa?" tanya Agni
"Sepertinya paman kamu Ares gak terima ketika kamu dibawa ke pantai rehabilitasi, dan mereka sengaja membuat nama sekolah kita makin jelek, sampai beredar kabar kalau sekolah kita jadi sarang narkoba dan ada siswa yang jadi pengedar, lo tahu setelah lo dibawa kemari makin banyak teman-teman kita yang sakau disekolah, itu karena banyak yang menawarkan PIL BK gratis pada mereka," ucap Cassey
"Lo tahu darimana?" tanya Cassey
"Bu Kulsum, dan asal lo tahu orang yang laporin lo dan membawa lo ke Panti ini adalah beliau, dia pingin kamu berubah dan kembali menjadi anak sekolah pada umumnya, tidak nakal dan bebas dari Narkoba," jawab Cassey
"Iya aku tahu, cuma dia yang care sama aku, walaupun kesannya dia itu galak, tapi sebenarnya baik, aku jadi merasa bersalah sama dia," ucap Agni
"Makasih infonya, nanti coba aku akan bilang sama uncle Ares untuk tidak menutup sekolah kita," jawab Agni
"Alhamdulillah, makasih sister, aku tahu sebenarnya kamu itu anak baik cuma keadaan yang membuat kamu jadi kaya gini, anyway nanti aku kasih obat diet ke kamu kalau udah keluar dari sini biar kamu langsing bukan langsung, hihihi," sahut Cassey
"Thanks Cassey, kamu itu lucu, aku seneng bisa kenal sama kamu, kita bisa kan jadi best friend?" Agni mengulurkan tangannya
"Off course baby, tentu aku juga mau jadi teman kamu, semoga kita bisa jadi teman untuk selamanya," jawab Cassey memeluk Agni
"Thanks Key," jawab Agni
"Btw badan lo gede banget sampe tangan gue gak nyampe meluk lo!" cibir Cassey
"Iyeh, hihihi, makanya kamu cepetan kasih obat dietnya biar badan gue langsing, tapi kalau bisa jangan sampai kurus kering kaya kamu ya, gak enak kalau dipeluk tulang semua, hihihi," sahut Agni
"Suee!!" cibir Cassey
"Sue itu kan lama, lama kenapa toh Key?" tanya Agni
"Suee!!!, kalau nurunin berat badan lo bisa sampai tahunan," gerutu Cassey kesal
" Oh gitu yaudah gak usah gak papa kalau lama, lagian aku nyaman juga punya badan gemuk, lagian gak enak juga punya badan kurus kaya lo, pasti ketiup angin langsung kabur!!" teriak Agni
"Sue lo!" cibir Cassey
Setelah mengunjungi Agni, mereka kemudian mendatangi markas Naga Api untuk mencari informasi tentang siapa yang mencoba menutup sekolah mereka.
"Ngapain lo Nay?" tanya Cassey
"Nelpon paman Tama sama Om Rey, takutnya kita ketangkep," jawab Nay
__ADS_1
Cassey hanya menyipitkan matanya dan memberikan kode pada Nay untuk menutup ponselnya, karena Ares sudah berdiri di belakangnya.