
"Thanks guys, kalian benar-benar soulmate
gue, " ucap Cassey bangga
"Sama-sama babe, so let's rock!!" Hermes segera melompat dan menghajar satu persatu lawan-lawannya, sementara Cassey dan Agni melakukan duet mautnya menghantam musuh-musuhnya hingga membuat Jaka Samudera semakin geram dibuatnya.
Lelaki tua itu melepaskan tendangannya kearah Cassey namun lagi-lagi usahanya digagalkan oleh Pandu.
"Dasar bocah tengik!!, maju sini!!" tantang Jaka Samudera
"Baik Om, " Pandu menghampiri lelaki kurus itu dan melesatkan tendangannya membuat Jaka Samudera roboh seketika
Ketika Pandu hendak melepaskan kembali tendangannya tiba-tiba Agni langsung menepisnya.
"Cukup Pandu, sepertinya kamu sudah cukup memberikan pelajaran kepada ayahku hari ini, selebihnya biar aku yang mengurusnya," ucap Agni
Gadis itu memapah Ayahnya menuju ke ruang peristirahatan Ares.
"Mungkin sudah saatnya Ayah bertobat sekarang, apalagi mengingat kondisi Ayah yang sudah tidak memiliki lengan tidak mungkin lagi untuk menjadi leader Naga Api, jadi lebih baik bubarkan saja Naga Api dan kembalilah menjadi Jaka Samudera yang dulu. Seorang ayah yang sederhana dan mencintai keluarganya, dan hidup dalam kesederhanaan, serta tidak mementingkan uang ataupun kekuasaan," ucap Agni penuh harap
Jaka Samudra hanya tersenyum mendengar ucapan putrinya itu, Ia sebenarnya sudah lelah dengan kehidupan gengster yang ia jalani. Apalagi setelah kepergian Ares, bahkan ia sempat berpikir untuk membubarkan Naga Api, karena sudah merasa tidak bisa memimpin Naga Api setelah kehilangan lengannya. Tentu saja hal itu membuatnya merasa minder karena sudah tidak memiliki kekuatan seperti dulu lagi. Namun kematian Ares dan Felix mendatangkan dendam falam dirinya, yang membuatnya terpaksa kembali memimpin Naga Api untuk membalaskan dendam atas kematian dua keponakannya itu.
"Terima kasih Agni, kamu sudah menyadarkan ayah, aku sadar memang benar apa yang kamu katakan, apalagi ayah tidak sekuat dulu lagi seperti saat lenganku ini masih ada, mungkin inilah cara Tuhan untuk menyadarkan aku, bantu ayah supaya bisa hidup normal seperti dulu lagi ya," ucap Jaka Samudera sembari memeluk putrinya
"Tentu ayah, dengan senang hati, Agni akan membantu ayah," jawab Agni bahagia
Sementara Cassey dan teman-temannya mengakahiri pertarungan setelah melihat lawan-lawannya sudah tidak berdaya.
"Cukup guys, sepertinya kita perlu memberikan kesempatan hidup pada mereka, agar mereka bisa bertaubat dan kembali ke jalan yang benar," ucap Cassey memberi komando
"Siap yang mulia!!" jawab ketiga laki-laki itu kompak
"Dan untuk kalian dengar baik-baik!, aku dan teman-teman sengaja tidak membunuh kalian dengan harapan kalian bisa bertobat dan kembali hidup normal sebagai orang biasa serta jangan pernah kembali lagi menjadi seorang gengster, jika ada salah satu dari kalian yang kembali menjadi preman atau gengster maka jangan salahkan aku, jika aku sendiri yang akan membunih kalian!" ancam Cassey
Semua anak buah Ares hanya tertunduk mendengar ucapan Cassey.
"Jadi bagaimana, bisa tidak!" tanya Cassey dengan lantang
"Bisa!!" jawab mereka serentak
"Alhamdulillah!!, semoga kalian menjadi orang-orang yang sukses kelak," ucap Cassey mengakhiri orasinya
__ADS_1
**Plok ...plok...plok!!!
Semua bertepuk tangan setelah Cassey selesai berbicara.
Serasa jadi mama Dedeh aja gue, pakai ceramah segala didepan orang-orang, hehehe....
"Keren Key!!, sudah cocok kamu jadi seorang Ratu," ucap Hermes
"Thanks babe, mungkin itu yang namanya kharisma dari lahir, hehehe...sorry bukannya sombong," jawab Cassey
"Kharisma itu lahir tahun sembilan puluhan Key, terus sekarang udah punah gara-gara banyak kalah saingan," jawab Bayu
"Diih bukan motor papih, tapi kharisma itu sama dengan wibawa," sahut Cassey
"Sekarang mending kita culik Gaga, supaya acara besok pagi lebih meriah, sekalian kita buat kejutan buat dia!!" ucap Bayu
"Bener banget tuh Om, Kuy kita cabut sekarang!" jawab Hermes
"Bentar, gue pastikan si Jaka Samudera itu menepati janjinya dulu, " Cassey segera berjalan masuk menemui Agni dan Jaka Samudera
"Aku menagih janjimu Om Jaka!" ucap Cassey
"Santuy Key, ayah pasti akan memenuhi janjinya besok, aku bisa jamin itu," jawab Agni
"Tentu Key, " jawab Agni
Cassey segera meninggalkan keduanya dan kembali be gabung dengan teman-temannya.
"Let's Rock guys!!" seru Cassey
Mereka kemudian segera melesatkan motornya menuju ke Istana, sesampainya disana mereka segera mengatur strategi dan segera menuju ke paviliun Anggrek kwdiaman Arkadewi.
Wanita cantik itu segera membukakan pintu, dan tersenyum pada Cassey.
"Hanya kamu satu-satunya permaisuri terkonyol di keraton kasepuhan Arjowinangun ini Key, bahkan sekonyong-konyongnya Lulu, ia tidak pernah melakukan hal gila seperti yang akan kamu lakukan sekarang," ucap Arkadewi sambil mengantar Cassey menuju kamar Ganendra
"Tentu dong Omah, karena Key itu unik dan hanya ada satu-satunya didunia," jawab gadis itu bangga
" Ya jelas cuma satu, satu aja repot apalagi lebih dari satu," sahut Bayu
"Issshh!!, papih ini bisa aja!!" jawab Cassey
__ADS_1
Mereka segera menyergap Ganendra dan mengikatnya, selanjutnya Gaga dibawa kesebuah gudang di dekat rumah Tanaya.
"Om yang jaga disini ya, karena Key harus pulang," ucap Cassey setelah mengunci ruang gudang itu
"Kenapa pulang sih Key, nanggung udah malam juga, memangnya kamu bisa masuk ke istana malam-malam gini," sahut Bayu
"Karena kalau aku gak kembali ke istana aku bisa berubah menjadi Cinderella paman, " jawab Cassey membuat mereka tertawa
"Kok bisa, yang ada tuh Cinderella berubah jadi wanita biasa," sahut Pandu
" Iyeh itukan kalau di negeri dongeng, nah kita kan ada di dunia nyata makannya Cassey jadi Cinderella, cewek imut disarang mafia," jawab Cassey
"Garing weh, lo gak bisa bakat ngelawak kaya Ferdan sama Rey, key," jawab Bayu
"Yaudah kalau gitu Key pulang ya," jawabnya
"Tuh baperan kan?" jawab Bayu
**********
Pagi harinya Cassey dan Bayu sudah bersiap-siap di rumah Eros.
Sedangkan Hermes dan Pandu dibantu Nay sudah mendandani Gaga seperti seorang pangeran, dan membawanya ke rumah Naya ketika acara ijab Qobul akan dimulai.
"Ya Allah jika aku memang ditakdirkan untuk berjodoh dengan Gaga maka bawalah ia kemari, tapi jika aku tidak berjodoh dengannya maka ikhlaskan hati ini untuk menerima Prabu sebagai calon suamiku," ucyao Naya lirih, sebelum dua orang membawanya ke tempat ijab Qobul
Eros menatap adiknya yang tampak sembab dan eyeliner yang luntur karena air mata yang mulai menggenang di sudut matanya.
Hati kecilnya seperti tidak tega untuk melanjutkan pernikahan ini.
"Naya!!" teriak Ganendra yang berada diluar rumahnya
Semua mata tertuju pada sosok pangeran tampan yang berdiri didepan pintu rumah, Naya terperanjat melihat kedatangan Gaga, senyumnya mulai mengembang dan ia beranjak dari duduknya.
"Gaga!!" ucapnya dengan tangisan bahagia
Prabu menarik lengannya hingga terpaksa gadis itu menghentikan langkahnya.
"Tolong biarkan aku pergi Prabu, pernikahan ini tidak aku inginkan!, karena aku tidak mencintai kamu," ucap Naya memohon
"Tidak bisa, aku tidak mau pengantinku pergi dengan pria lain, kamu harus tetap menikah dengan ku," jawab Prabu
__ADS_1
Eros hanya bisa menatap keduanya dengan linangan air mata, disisi lain ia ingin melihat adiknya bahagia bersama lelaki yang ia cintai, tetapi disisi yang berbeda ia tidak mau membuat keluarga prabu malu karena gagal menikah dengan Naya.
Aku harus bagaimana Naya??