ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Kembalinya Rendra


__ADS_3

"Kok kita bisa kalah si Rey, dasar lemah masa sama aki-aki saja keok," keluh Niken ketika Danar Gumilang berhasil membawa Rendra pergi dari rumahnya


"Lo sih pakai salah sasaran, harusnya Tama yang lo plorotin celananya bukan Gaga. Lagian itu aki-aki bukannya udah tua makin lemah malah semakin sakti aja!" sahut Ryan


"Mungkin kakek Danar itu tua-tua buah kelapa, semakin tua semakin banyak santannya, makanya jangan suka meremehkan orang tua kualat lo!" cibir Niken


"Iyeh gue yang salah, perempuan emang selalu benar," tambah Ryan


"Yuhuu, syukur deh kalau lo nyadar. Sekarang gue mau hibur anakku dulu kasian dia," Nikem segera menghampiri Cassey yang masih menangis di pelukan Bagas.


"Sabar ya Key, kamu harus sabar. Semoga dengan ujian ini kamu bisa lebih dewasa dan menjadi wanita yang tangguh," hibur Niken


"Tapi aku lemah tanpa Rendra Mih, aku rapuh sekarang seolah separuh jiwaku pergi," jawab Cassey yang masih terisak


Niken baru kali ini melihat Cassey benar-benar sedih, karena anak perempuan yang tidak pernah menangis kecuali saat kematian ayahnya Alfian.


Aku tahu kamu benar-benar sedih Key, tapi aku yakin ada hikmah dibalik musibah.


Niken segera memeluk putrinya dan berusaha menghiburnya.


Dua hari berpisah dengan Rendra Cassey seperti mayat hidup, dia tidak mau makan, minum dan bicara hingga membuat kondisinya drop. Bagas benar-benar menyesali keputusannya kabur dari Istana hanya untuk kembali pada Cassey. Karena bukannya membuat istrinya bahagia justru membuatnya semakin bersedih.


Maafkan aku Key, karena keegoisanku yang tak bisa hidup jauh darimu kau harus menderita seperti ini, aku tidak mau melihatmu bersedih karena harus berpisah dengan Rendra. Aku tahu kau tidak sesedih ini saat berpisah denganku, dan kau masih bisa baik-baik saja, tapi sekarang lihatlah dirimu, kau seperti bukan Cassey yang aku kenal .


Tak terasa butiran bening menetes membasahi pipinya, hatinya benar-benar remuk melihat kondisi Cassey.


"Papih, sepertinya aku harus kembali ke Istana, aku tidak mau melihat Key menderita seperti ini," ucap Bagas memeluk Ganendra


"Kau memang harus mengambil keputusan baby, karena hanya kamu yang bisa mengakhiri semuanya," jawab Gaga


*Dret, dreet, dreet!


"Halo Nay, ada apa?" sapa Bagas

__ADS_1


"Rendra sakit ka, sudah dua hari dia rewel dan gak mau menyusu," ucap Naeswari membuat Bagas semakin sedih


"Dia sakit karena Key juga sakit Nay, mereka pasti ada ikatan batin yang kuat hingga keduanya sakit bersamaan, baiklah Nay tolong kasih tahu Omah kembalikan Rendra sama ibunya jika ia ingin aku kembali ke Istana, lebih baik aku yang pergi meninggalkan Cassey, supaya Rendra dan Key bisa bersatu lagi, dan aku yakin itu obat mujarab untuk kesembuhan Key dan Rendra," Bagas segera menutup telponnya.


"Cup!


"Cepat sembuh ya sayang, aku janji akan membawa Rendra kembali padamu, jangan sedih lagi ya, aku pergi dulu," Bagas mencium kening Cassey dan pergi meninggalkannya bersama Gaga


"Om, nitip Key ya, aku akan membawa Rendra kembali untuk Cassey, tapi aku tidak bisa janji aku kan kembali lagi kesini," ucap Bagas berpamitan pada Ryan


"Mamih, Bagas pamit ya. Maafkan aku jika banyak salah sama Mamih. Jaga Key Mih, karena aku tidak bisa bersama Cassey lagi," Bagas segera pergi meninggalkan ruangan itu dengan hati yang terluka dan kesedihan tiada tara.


Ia segera melajukan mobilnya menuju ke Istana Arjowinangun.


"Akhirnya kau kembali juga Bagas," ujar Welas Asih sinis


"Omah, tolong kembalikan Rendra pada ibunya, kasian mereka harus tersiksa karena keegoisan kalian semua. Aku bersedia tinggal di Istana dan tidak menemui Cassey lagi asalkan Omah mengembalikan Rendra pada Cassey. Rendra sakit dan Cassey juga sakit Omah, apa Omah tidak iba melihat keduanya menderita karena kalian memisahkannya." ucap Bahas dengan emosi


"Baik Omah, semuanya aku akan menurutinya, asalkan sekarang juga kalian pertemukan Ibu dan anak itu. Aku tidak masalah harus hidup dalam sangkar emas yang bagaikan penjara ini, asalkan istri dan anaku bisa berkumpul lagi." jawab Bagas


"Good, sekarang bersiaplah karena Danar akan membawamu pergi ke luar negeri." Welas Asih kemudian meninggalkan Bagas bersama Danar Gumilang.


"Jangan nangis Bagas, angkat wajahmu!, kau ini calon Raja negeri ini jadi janganlah memperlihatkan kelemahanmu didepan rakyatmu. Bangkit dan jangan cengeng. Jadilah pribadi yang kuat dan tangguh agar kau disegani oleh rakyatmu dan juga musuh-musuhmu," tutur Danar Gumilang


"Baik Kakek, Bagas akan belajar menjadi lelaki tangguh dan kuat seperti Paman." jawab Bagas mendongakkan wajahnya.


"Bagus, sekarang berkemaslah, karena kita akan pergi meninggalkan kota ini dalam waktu yang lama," sahut Danar Gumilang


Bagas hanya mengangguk dan segera bergegas menuju ke kamarnya.


Sebelum pergi meninggalkan kamarnya, ia menatap foto pernikahannya dengan Cassey yang ia gantung dikamarnya, ia mencium foto istri dan anaknya sebelum ia benar-benar pergi meninggalkan kota Jogjakarta.


"Selamat tinggal Key, aku harap kau akan selalu setia menantiku. Sampai kita bisa bersatu seperti dulu lagi, karena aku yakin badai akan segera berakhir."

__ADS_1


Bagas segera duduk di samping Danar Gumilang yang membawanya menuju ke Bandara Adi Sucipto.


***********


Mendengar kabar sakitnya Cassey membuat Putra berniat mengembalikan Kimmy pada Cassey. Ia sadar jika Kimmy membutuhkan sosok wanita sebagai pengganti ibunya. Dan Cassey adalah wanita yang tepat untuk menjadi Ibu dari Kimmy karena keduanya sudah memiliki ikatan batin yang kuat bak ibu dan anak kandung. Bahkan Kimmy juga sakit ketika Cassey jatuh sakit.


Pria itu membawa Kimmy menuju ke rumah sakit tempat Cassey dirawat.


"Assalamualaikum," sapa Putra ketika tiba di bangsal perawatan Cassey


"Waalaikum salam,"


"Bunda!!" teriak Kimmy yang langsung berlari memeluk Cassey yang masih terbaring lemah di ranjangnya


"Kimmy!!" Cassey langsung membuka matanya dan tersenyum melihat putrinya datang.


"Bunda harus sembuh ya, nanti kalau bunda sakit Kimmy pergi sekolah sama siapa?, terus siapa yang nyuapin Kimmy. Dede Rendra juga kasian gak ada yang jagain. Bunda sembuh ya," celoteh Kimmy


"Iya sayang doain bunda ya," jawab Cassey lirih


"Kok suara bunda kecil, pasti bunda belum makan ya?" tanya Kimmy


"Belum sayang, bunda lagi gak enak makan. Mulut bunda rasanya pahit." jawab Cassey


"Kamu harus paksakan dirimu agar mau makan, nanti kalau kamu kelaparan bagaimana air susu kamu bisa keluar, terus Rendra mau nyusu sama siapa?" tanya Niken


"Kan kata Omah Rendra minum susu formula, jadi tidak butuh Key lagi,"


"Ingat kata Om Gaga Susu sapi untuk anak sapi, Susu ibu untuk anak Ibu, jadi jangan biarkan Rendra jadi anak sapi Key," tambah Niken


"Tapikan Rendra gak ada Mih,"


"Siapa bilang Rendra gak ada, Bagas telah membawa anakmu kembali!" tutur Ryan yang masuk sambil menggendong Rendra membuat Cassey langsung berlari memeluknya.

__ADS_1


__ADS_2