ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 #Episode 32. Lamaran


__ADS_3

"Kenapa aku jadi deg-degan gini ya ayah?" tanya Angga gugup


"Biasalah ini biasa terjadi pada seorang pria yang akan mempersunting pujaan hatinya, ayah juga dulu merasakan hal yang sama. Jadi santuy aja, rileks." jawab Russell


Setelah melakukan perjalanan selama tiga puluh menit, akhirnya Angga dan keluarganya tiba juga di istana Arjowinangun.


"Are you ready?" tanya Russell


"Yes, but I'm so nervous," jawab Angga


"Tarik nafas pelan-pelan terus buang," ucap Russell


"Kok kaya orang mau lahiran ayah," sahut Angga


"Ya emang gitu caranya untuk menghilangkan nervous, seuda laksanakan saja kalau mau ," jawab Angga


"Udah ayo cepat turun, kita sudah sampai!" seru Russell


Mereka kemudian segera turun dari mobilnya dan menuju ke paviliun Cassey.


"Assalamualaikum," sapa Angga dan keluarganya


"Waalaikum salam, silahkan masuk!"


Cassey segera menyambut kedatangan Angga dan keluarganya yang hendak melamar Kimmy.


Ryan dan Niken juga sudah ada disana, bersama Lulu dan Damar Langit.


"Silahkan duduk," ucap Cassey


Russell beserta rombongan segera duduk dan menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke rumah Cassey.


Sementara Kimmy yang baru saja keluar dari kamarnya merasa terkejut ketika melihat siapa yang datang untuk melamarnya.


"Angga!!" serunya kaget


Gadis itu benar-benar tidak menyangka jika yang akan datang melamarnya adalah Angga si dosen killer.


"Nah itu dia Kimmy sudah selesai dandan," Cassey segera menarik Kimmy untuk duduk disampingnya.


"Sayang, ini Angga pemuda yang bunda ceritakan kemarin. Jadi sekarang dia datang bersama keluarganya untuk menyampaikan lamarannya secara resmi. Kalau kemarin dia baru berani ngomong sama Bunda dan juga Opah Rey, nah sekarang mereka ingin mendengar jawaban dari kamu nak. Bunda menyerahkan keputusannya pada kamu, karena kamu yang akan menjalani pernikahan ini nantinya. Aku tidak mau memaksa kamu untuk menerimanya, jadi terserah Kimmy saja." ujar Cassey membuat Kimmy bingung.


Bagaimana tidak tentu saja sebenci-bencinya Kimmy dengan Angga tidak mungkin dia akan menolak Angga yang sudah datang bersama keluarganya. Ditambah lagi Ryan, Cassey dan juga Damar sepertinya sudah menyukai Angga yang terlihat sangat akrab dengan mereka.


Tentu saja hal ini membuat Kimmy dilema, sebenarnya dia ingin menolak lamaran itu karena ia tidak mencintai Angga, tapi hati nuraninya tidak tega membuat kecewa orang-orang yang ia sayangi yang sangat mengharapkan ia segera menikah dan memberikan keturunan untuknya.


"Ya Allah, aku harus gimana ini. Apa aku harus menerima lamaran Angga, tapi aku tidak cinta, percuma saja menjalani pernikahan tanpa ada cinta yang ada bukan kebahagiaan yang akan didapat tapi hanya kesedihan dan penyesalan. Tapi kalau aku menolaknya kasian Bunda pasti kecewa, Opah juga, kakek juga terus keluarga Angga juga, duh gimana ini," batin Kimmy

__ADS_1


Bahkan kini hati jahat dan baik Kimny sedang berdebat untuk memenangkan argumennya agar gadis itu menyetujui pendapatnya.


"Sudah tolak saja Angga, katakan yang sebenarnya kalau kau tidak menyukainya dan pernikahan kalian tidak akan bahagia jika tetap dilaksanakan atas dasar cinta, tidak usah memikirkan orang-orang itu. Toh kamu bisa secepatnya mendapatkan calon suami yang kau cintai dan lebih baik dari Angga. Percaya deh sama gue, secara lo itu kan cantik, seksi dan bohay lelaki mana yang bakal berani nolak lo!" seru hati nurani jahat


"Jangan sombong lo, inget Devin aja yang cuma tukang lukis berani nolak dia, terus si Juno juga sudah nolak Kimmy. Ingat Kim, orang yang lo sayang selalu meninggalkan lo. Dari dua kejadian ini lo bisa mengambil hikmahnya, yaitu lebih baik kita hidup bersama orang yang mencintai kita daripada dengan orang yang kita cintai tapi belum tentu mencintai kita. Karena kalau orang yang mencintai kita akan berusaha keras untuk membahagiakan kita agar bisa mendapatkan cinta kita. Tapi orang kita cintai belum tentu akan membahagiakan kita, karena mereka berpikir kita akan melakukan apapun dan rela berkorban apa saja untuk mendapatkan kasih sayang dan cintanya. Jadi stop jadi bucin, memangnya hidup ini cukup dengan bermodalkan cinta. Karena kadar cinta akan berkurang seiring bertambahnya usia pernikahan kita. Tapi cinta akan tumbuh perlahan-lahan setalah kau menikah dengan Angga Kimmy, percaya padaku. Jangan kau kecewakan orang-orang yang kau sayangi hanya demi egomu saja Kimmy. Jadilah kebanggaan orang tua dengan selalu menuruti permintaannya selama itu tidak bertentangan dengan agama dan norma-norma yang berlaku di masyarakat," tutur hati nurani baik


"Sekarang putuskan Kimmy, kau pilih aku atau dia?" tanya hati nurani jahat


"Pilih aku aja," sahut si Baik


"Aku!" seru si Jahat


"Aku!"


"Aku!"


"Stop!!" teriak Kimmy membuat semua yang ada di sana langsung diam dan saling bertatapan heran.


"Kalian diam, karena sekarang aku akan segera memberikan keputusan, siapa yang aku pilih!" seru Kimmy membuat semua orang menjadi tegang terutama Angga


"Baiklah, semuanya tolong dengar baik-baik, karena aku hanya akan mengatakannya sekali saja dan tidak ada siaran ulang, kalian paham kan!" tanya Kimmy


"Paham!!" sahut mereka bersamaan


"Angga Wijaya!!" seru Kimmy


"Dosen killer yang menyebalkan dan suka menyiksaku dengan berbagai hukuman dan tugas-tugas yang tidak masuk akal, dengan ini lamaran kamu saya terima!" seru Kimmy


"Alhamdulillah!" teriak mereka bersamaan


"Tapi dengan satu syarat," tambah Kimmy


"Apa?" tanya mereka kepo


"Buatkan aku seribu candi, eh salah maksudnya aku mau menikah denganmu tapi dilakukan private saja tanpa ada pesta besar-besaran," ujar Kimmy


"Gak bisa gitu dong sayang, karena kamu adalah keluarga kerajaan tentu pestanya harus dilaksanakan dengan meriah," jawab Cassey


"Yaudah deh Bun, berarti syaratnya aku sampaikan secara empat mata saja dengan Angga," jawab Kimmy


"Gak bisa dong sayang kamu harus menyampaikannya didepan umum agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Ryan


"Issh, kenapa semuanya jadi ngatur-ngatur Kimmy sih," gumam Kimmy


"Yaudah gak jadi pakai syarat," jawab Kimmy lirih


"Gak papa Kim, kamu bisa menyampaikan syaratnya secara pribadi padaku," ujar Angga

__ADS_1


"Diih, bisa-bisanya cari muka disini, dasar dosen Killer. Jangan harap dengan lo berbuat manis kaya gini akan membuat gue bakal cinta sama lo, ingat aku mau menerima lamaran kamu karena aku tidak mau mengecewakan bunda untuk kesekian kalinya ," batin Kimmy


"Gak perlu," jawab Kimmy ketus


"Jangan galak-galak gitu dong Kimmy sama calon suami, harusnya lo itu yang lembut kalau ngomong sama Angga," tutur Bagas


"Iya Romo maaf," sahut Kimmy


"Gak papa galak Baby, galak itu kan sama dengan gadis angkuh lama-lama akan klepek-klepek," jawab Ryan sambil terkekeh


"Opah jangan ngeledek deh," sahut Kimmy


"Betul itu Rey, contohnya Damar Pertama-tama sebel sama Lulu, lama-lama jadi bucin, eeaaa!" tambah Ganendra


"Yuhuu, jadi itu bukan ngeledek sayang tapi emang kenyataan. makannya kamu jangan terlalu sebel sama Angga karena nanti bisa jadi senang betul alias bucin!" seru Ryan


"Iisshh Opah nih, ngeledek aja!" jawab Kimmy


Semuanya terkekeh melihat ekspresi ketus Kimmy terhadap Angga.


"Yaudah untuk hari pernikahannya bagaimana kalau kita laksanakan setelah empat puluh hari peringatan kematian Naya," ujar Lulu


"Kami dari pihak laki-laki setuju saja," jawab Russell


"Ok, tinggal cari hari baiknya saja nanti, sedangkan untuk Kimmy dan Angga bisa langsung mempersiapkan desain undangan, konsep pernikahan sama photo prewedding dengan pihak Event organizer yang sudah kami tentukan," tambah Bagas


"Baik Om, saya akan mengikuti kemauan Kimmy saja," jawab Angga


"Jangan dong An, lelaki harus punya prinsip jadi kami harus punya konsep sendiri dan Kimmy juga sama, setelah itu kalian tinggal menentukan konsep siapa yang akan dipakai," ujar Bayu


"Kalau aku terserah Kimmy saja, aku yakin apa yang akan dipilih oleh Kimmy pastilah yang terbaik untuk kami," jawab Angga


"Alhamdulillah, tidak salah memang kita sudah memilih Angga sebagai calon suami Kimmy, selain Angga ini anaknya tampan, baik juga sangat bijaksana," tandas Cassey


"Diih, makin besar kepala aja tuh dosen killer!" gerutu Kimmy dalam hati


**********


Sementara itu di tempat berbeda, Devin sedang melakukan upacara penobatan putra Mahkota.


"Setelah ini apa yang harus aku lakukan lagi ?' tanya Devin


"tidak ada, pulanglah dan segera istirahat," jawab Baladewa


"Baik paman," jawab Devin


Devin segera meninggalkan Baladewa disana .

__ADS_1


__ADS_2