ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Season 3 # Episode 51. Menyelesaikan Masalah 2


__ADS_3

Setibanya di Alun-alun Kinan langsung mengajak Kimmy dan Angga menuju ke kedai soto.


"Kalian berdua ngobrol dulu biar aku sama Angga makan duluan," Kinan segera menyuruh Devin dan Kimmy untuk berbicara empat mata di sudut warung sedangkan ia dan Angga langsung memesan makanan dan menyantapnya tanpa menghiraukan Kimmy dan Devin yang sedang menyelesaikan masalahnya.


"Sebenarnya mereka ada masalah apa sih, sampai serius gitu?" tanya Angga


"Asal lo tahu Ngga, jadi mereka dulu itu sempet pacaran dan hubungan mereka kandas lantaran Devin memutuskan hubungan secara sepihak karena dia tahu Kalau hubungan mereka tidak akan direstui ortunya,"


"Kok bisa gak direstui, emangnya keluarga Devin sekaya apa?" tanya Angga


"Devin itu sebenarnya adalah pengeran dari Kerajaan Cendana Kalingga Solo, makannya karena tahu Kimmy cuma anak angkat dari ka Cassey mereka tidak menyetujui hubungan Devin dengan Kimmy,"


Angga langsung menyemburkan air yang diminumnya ketika mendengar bahwa Devin adalah seorang pangeran.


*Byuur!!


"Sorry!!" ucap Angga


"Anj*r, biasa aja keles dengernya jangan sampai muncrat gini juga!" delik Kinan sembari membersihkan wajahnya


"Maaf Kin, gak sengaja. Habis aku kaget banget ternyata Devin itu seorang putra makhkota,"


"Aku juga kaget sih, tapi karena aku gak tahu kalau Dev itu mantannya Kimmy, ya aku terima saja pas dia nembak gue, terus apa salah kalau gue pacaran sama Devin?" tanya Kinan


"Kamu gak salah Kin, gue yang terlalu berharap sama Devin, tapi ternyata kami tidak berjodoh, dan itu yang membuat aku gak terima ketika tahu lo sama Dev pacaran," jawab Kimmy memeluk Kinanthi


"Emangnya kalian udah bicaranya?" tanya Kinan


"Sudah Kin, semuanya sudah jelas sekarang. Aku gak bisa menyalahkan kalian, karena kamu tidak tahu kalau Devin itu mantan aku dan Devin juga tidak menolak datangnya cinta. Aku doakan kalian bahagia, dan aku minta padamu Dev jangan pernah tinggalkan Kinan, perjuangkan cinta kalian hingga ke jenjang pernikahan," ucap Kimmy membuat Angga bangga


"Tentu Kim," jawab Devin


"Terima kasih Kim, ternyata kamu bijaksana benget, jadi makin sayang," Kinan langsung meluk Kimmy yang ada didepannya


"Aku bangga padamu sayang, ternyata kau sangat dewasa dan bijaksana," bisik Angga sambil mengusap lembut rambut Kinan


"Yaudah kalian sekarang makan, pasti laperkan setelah adu argumen," ucap Kinan


Gadis itu segera memesankan dua soto beserta minumannya untuk mereka.


Sementara itu Nilam masih mengintai Kinan dan Devin yang sedang masih menikmati makanannya.


"Kita duluan ya Kin, kamu gak papakan ditinggal?" tanya Kimmy

__ADS_1


"Iya deh, gue paham kok kalau pengantin baru itu, maunya buru-buru pulang ke rumah," celetuk Kinan


"Sotoy lo Kin, kaya lo pernah jadi pengantin baru aja," sahut Kimmy


"Cie yang baperan," goda Kinan


Kimmy tidak menghiraukan Kinan yang terus menggodanya, ia kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


**Dreet, dreet, dreet!!


Devin langsung mengangkat ponselnya yang bergetar.


"Kamu sedang ada dimana?" tanya Harsiwi


"Aku sedang berada di Alun-alun Jogjakarta Ibu,"


"Jangan bilang kamu sedang bersama gadis itu!" sahut Harsiwi


"Aku memang sedang bersama Kinan ibu,"


"Pulang sekarang, banyak pekerjaan kamu yang terbengkalai saat ini, kau bisa menemuinya lagi nanti bukan!" Harsiwi


"Baik Ibu," Devin segera mematikan ponselnya


"Yaudah kamu pulang saja Dev, aku bisa kok pulang sendiri," jawab Kinan


"Tapi aku khawatir kamu kenapa-napa sayang?" tanya Devin


"Santuy, gue inikan anaknya Jenderal, jadi gak akan ada yang berani macem-macem sama gue, trust me!"


"Iya aku percaya, yaudah aku pulang ya, kamu hati-hati!" Devin mengecup kening Kinan dan pergi meninggalkannya


Selesai makan Kinan juga langsung bergegas menuju ke halte bus.


"Jadi ini cewek yang berani merebut Devin dari gue!" cibir Nilam menghampiri Kinan


"Siapa lo, gue gak kenal sama lo jadi jangan bikin gara-gara sama gue!" jawab Kinan


"Jaga bicaramu atau kau akan menyesal!" ancam Nilam


"Bawa dia!" Nilam menyuruh anak buahnya untuk membawa Kinan ke tempat yang sepi


Merek langsung menarik Kinan menuju kesebuah gang yang jauh dari keramaian.

__ADS_1


"Jangan berani dekati Devin lagi, karena dia adalah calon suami gue. Dan hanya gue yang pantas menjadi Permaisurinya karena gue dari kalangan ningrat bukan rakyat jelata kaya lo!!" hardik Nilam, ia berusaha melayangkan pukulannya kearah Kinan namun gadis itu langsung menepisnya dan memelintir tangan Nilam hingga gadis itu berteriak kesakitan


"Sudah ku bilang jangan cari gara-gara sama gue!" hardik Kinan langsung melepaskan pukulannya kearah Nilam hingga gadis itu terhempas menjauh darinya


"Hajar dia!!" perintah Nilam kepada anak buahnya


Semuanya langsung merangsek maju menyerang Kinan yang hanya seorang diri.


Dengan sigap Kinan segera menepis semua serangan yang mengarah kepadanya.


Ia berlari kearah dinding gang kemudian melepaskan tendangannnya kearah para penjahat itu hingga membuat penjahat itu berjatuhan satu persatu.


"Gila benar-benar kuat gadis itu, benar-benar tidak bisa diremehkan!" Nilam segera mengambil pistol dari dalam tasnya dan mengarahkan kearah Kinan.


**Bugghh!!


Sebuah tendangan melesat kearah Nilam hingga membuat gadis itu jatuh tersungkur dan pistolnya jatuh dari tangannya.


"Yang Mulia!!" teriak Nilam membulatkan matanya ketika tahu Harsiwi yang melepaskan tendangan kearahnya.


"Ternyata kamu yang telah memfitnah diriku menganiaya Kinan," ucap Harsiwi mendekati gadis itu


"Tante jangan salah paham, aku tidak pernah memfitnah ataupun menyebarkan berita hoax tentang tante yang menyakiti Kinan, sumpah tante. Aku melakukan semua ini benar-benar hanya untuk mengambil kembali Devin dari gadis itu tidak ada maksud lainnya," tutur Nilam mencoba menjelaskan


"Jangan bohong kau Nilam, aku sudah hafal semua gaya penjahat, itulah sebabnya mengapa aku bisa tahu apa yang kau pikirkan," sahut Harsiwi


"Sekarang kau harus menjelaskannya padaku di Istana," Harsiwi segera membawa Nilam menuju ke mobilnya.


"Mamp*s lo jal*ng !!, makannya jangan suka menantangku, kualat kan kamu!!" seru Kinan


"Tante lepaskan aku, aku bisa menjelaskan semuanya sama Tante!" seru Nilam


Kinan segera meninggalkan tempat itu dan kembali ke halte bus.


Tiga puluh menit kemudian ia akhirnya sampai dirumahnya, dan menceritakan semua yang dialaminya kepada Noken yang curiga dengan keadaanya yang amburadul saat pulang dari alun-alun.


"Kamu kenapa Kin?" tanya Niken


"Aku tidak kenapa-kenapa kok Mih, emangnya ada apa sih?" tanya Kinan


"Jangan bohong deh Kinan, nih muka kamu saja babak belur, masa kamu bilang gak papa?" sahut Niken


"Memang tadi ada yang berusaha menghajar Kinan Mih, tapi beruntungnya selalu saja ada yang menyelamatkan Kinan," sahut gadis itu

__ADS_1


"Syukurlah, semoga kau selalu selamat!" seru Niken


__ADS_2