ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 73 # Terhalang Restu


__ADS_3

"Aku tidak merestui hubunganmu dengan pangeran Arjowinangun itu!" suara Eros


terdengar menggema ketika mendengar permintaan izin dari Naya untuk menerima cinta Ganendra


"Kenapa kak, apa ada yang salah dengan hubungan kami!" Naya menarik baju Eros meminta penjelasan darinya kenapa ia melarangnya untuk berhubungan dengan Ganendra


"Karena merekalah pembunuh Felix dan Ares," jawab Eros


"Tapi bukan Gaga yang membunuh ka Felix dan Ares, yang membunuh mereka bukan orang kerajaan ka, tapi Bayu leader dari Cobra hitam dan gadis kecil bernama Cassey," jawab Naya berharap Eros akan merestui hubungannya dengan Gaga


"Bukankah Cassey itu adalah menantu kerajaan jadi sama saja dia adalah keluarga kerajaan, dan Bayu juga adalah sahabat karib Ganendra, jadi sudah jelas kalau Ganendra ikut terlibat dalam pertempuran yang menewaskan Felix dan saudara kembaranku, aku tidak sudi memiliki ipar pembunuh," jawab Eros kekeh membuat Naya tidak kuasa menahan tangisnya


"Aku tidak mengijinkan kamu bertemu dengannya, jika besok aku lihat kamu bertemu dengannya sengaja atau tidak disengaja aku akan mengirim kamu ke Italia menemui ibumu yang merupakan seorang Jal*ang disana," jawab Eros


"Kau boleh melarangku berhubungan dengan Ganendra tapi tidak untuk menghina ibuku, dia bukan seorang jal*ng seperti yang kamu tuduhkan tadi," jawab Naya kesal dan berlari ke kamarnya


***********


Suasana pagi di istana terlihat lengang apalagi pasca kepergian Maya dan keluarganya ke Australia, membuat suasana semakin damai.


Cassey menggenakan t-shirt putih dipadu padankan dengan celana joger mengawali ritual paginya di istana dengan lari pagi. Ia berhenti di tempat pacuan kuda dan terpukau melihat Pandu dan Naeswari yang sedang berlatih berkuda.


"Apa aku boleh ikut latihan kuda?" tanya Cassey


"Bolehlah, tapi sebaiknya kamu meminta izin dulu kepada suamimu, takutnya kamu tidak boleh lagi," jawab Tama


"Paman tenang saja, si baby pasti setuju," jawab Cassey santai


"Hmmm, baiklah kamu boleh ikut tapi tunggu disini dulu, akan aku carikan kuda yang sesuai untukmu," Tama bergegas mencarikan Cassey


"Wow!, keren sekali kudanya paman," Cassey berdecak kagum dan segera naik keatas kuda tanpa memakai pengaman yang sedang Tama ambilkan


"Kyaaa!!!, paman tolong!!" teriak Cassey ketika kudanya berlari dengan kencang dan ia tidak dapat mengendalikannya


"Pegang talinya, dia kuda bukan motor!, kamu harus bisa mengikuti gerakannya dan mengendalikannya!!" teriak Tama mengejar Cassey yang menuju ke istana


Nay dan Pandu juga berusaha mengejar Cassey, namun kuda yang ditungganginya berlari lebih cepat sehingga keduanya tidak bisa mengejar Cassey.


"Aaaaaa!!" Semua dayang istana menjerit ketika Cassey memasuki istana dengan kudanya menabrak apa saja yang ada didepannya


"Stop baby!, c'mon jangan ngambek lagi!!" Cassey berusaha mengikuti gerakan kuda putih itu agar dirinya tidak terjatuh, is bahkan menarik talinya untuk menghentikan lajunya. Tapi si kuda tampaknya tidak mau mendengarkan ucapan Cassey.


"Sue!!, baiklah kalau kamu tidak mau berhenti aku akan menjualmu ke tukang sate supaya dijadikan sate kuda," ancam Cassey dan berhasil membuat kuda itu berhenti

__ADS_1


Yes, ternyata aku berhasil menakut-nakutinya, gumamnya dalam hati


Ketika Cassey bersiap-siap untuk turun Kuda itu kembali berlari dan kali ini ia ternyata bersiap-siap melompati sebuah sendang kecil yang ada di kaputren istana, membuat gadis itu ketakutan dan memejamkan matanya karena takut jatuh ke sendang, apalagi dia tidak bisa berenang.


*Mudah-mudahan tidak jatuh ya Allah, aku takut tenggelam, batinya sembari menutup matanya


**Byuuur*!!!


Rupaya kuda itu tidak mampu melompati Sendang, dan jatuh terperosok kedalamnya.


"Tolong!, tolong!" teriak Cassey


"Ada apa sih ribut-ribut?" tanya Bagas yang baru keluar dari kamarnya


"Yang mulia tercebur di Sendang kaputren bersama dengan kudanya," jawab seorang dayang


Bagas segera berlari menuju ke Sendang kaputren untuk menolong Cassey, seperti seorang penjaga pantai di film Baywatch Bagas langsung menjatuhkan kedalam sendang untuk menyelamatkan Cassey.


**Byuur!!!


Ia mengangkat istrinya dan membaringkannya disamping sendang.


"Uhukk!!" gadis itu segera memuntahkan semua air yang diminumnya


"Kamu sudah baikan?" tanya Bagas


"Kamu kenapa?" tanya Bagas heran


"Aku takut baby," jawab Cassey manja


"Takut apa?" tanya Bagas lagi


"Takut tenggelam, soalnya aku kan gak bisa renang, jadi takut aja," jawab Cassey membenamkan wajahnya di pelukan Bagas


"Yaudah, kamu gak usah takut tenggelam, kan ada aku yang akan selalu melindungi dan menjaga kamu dua puluh empat jam," jawab Bagas menggendong Cassey menuju ke kamarnya


"Kamu ganti baju dulu sayang, jangan lupa sekalian mandi biar wangi, setelah ini aku akan ajak kamu jalan-jalan," ucap bagas


"Iya baby," Cassey segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


***********


Ganendra merasa cemas karena beberapa kali menghubungi Naya tapi tidak pernah diangkat, bahkan pesan singkatnya pun hanya dibaca saja tanpa pernah membalasnya.

__ADS_1


"Ada apa denganmu Naya, sudah dua hari kamu menghilang dan tidak ada kabar, kamu kemana?" tanya Gaga dalam hati


Ia sudah tidak tahan lagi menahan perasaannya yang tidak menentu memikirkan gadis pujaannya itu. Ia segera beranjak pergi meninggalkan ruang kerjanya untuk menemui Naya dirumahnya.


Ia melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah sakit, tepat saat ia berhenti ketika lampu merah menyala, matanya tertuju pada seorang pemuda yang membonceng Naya. Gadis terlihat tidak canggung dan memeluk pemuda itu erat.


Apa dia yang membuat Naya berpaling dariku?


Ganendra segera mengikuti kemana motor itu melaju. Ia menghentikan mobilnya tepat didepan sebuah butik dimana ia melihat Naya sedang memilih baju disana.


Ares?, bukankah dia sudah mati?, lalu siapa pria yang bersama Naya?


Gaga berjalan masuk dan menarik lengan Naya membuat gadis itu membulatkan matanya.


"Gaga!, lepaskan aku," ucap Naya meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan Gaga yang tak mau melepaskannya


"Aku tidak akan melepaskan kamu, sebelum kamu jawab, kenapa kamu menjauhi aku dua hari ini, apa kamu sengaja membuat aku tersiksa?" tanya Gaga


"Aku yang melarangnya untuk menemuimu Pangeran Ganendra," ucap Eros menarik paksa Naya dari Ganendra


"Siapa kamu?, dan apa hubungan kamu dengan Naya sehingga berani melarangnya untuk menemui aku?" tanya Gaga


"Aku Eros, saudara kembar Ares, yang juga adalah kakak kandung Tanaya Gung Listuhayu, aku terpaksa melarangnya menemui kamu bahkan menjauhi kamu karena kamu adalah musuh kami, kamu sudah membunuh dua kakaku, makanya aku melarangnya berhubungan dengan kamu, tapi aku akan merestui hubungan kalian jika saja kamu mau menyerahkan Bayu dan juga Cassey padaku," jawab Eros dengan senyum sinisnya


"Hmmm, ternyata kamu melakukan ini semua karena ingin balas dendam, baiklah sampai matipun aku tidak akan menyerahkan mereka padamu, lebih baik aku cari wanita lain daripada harus mengorbankan Cassey yang sudah aku anggap sebagai anakku sendiri, dan juga Bayu sahabatku, mungkin kita belum jodoh Naya, jadi maafkan aku kalau tidak bisa memperjuangkan cinta kita," Gaga berusaha menahan emosinya yang sudah meledak, ketika melihat Tanaya menangis mendengar ucapannya


Maafkan aku Naya, aku sebenarnya sangat mencintaimu dan tidak ingin berpisah dengan kamu, tapi bagaimana mungkin aku harus menukar kebahagiaanku dengan dengan kesedihan keluarga Cassey dan Bayu, aku tidak sekejam itu Nay, lebih baik aku yang patah hati daripada melihat mereka bersedih karena harus kehilangan orang yang mereka cintai,


Ganendra pergi meninggalkan Naya yang masih berlinang air mata menerima kenyataan bahwa tidak ada seorang Laki-laki pun yang berani mendekatinya.


Bahkan seorang pangeran pun tak punya nyali untuk mendekatiku,


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Halo guys, jangan lupa baca Novel terbaruku juga ya...judulnya Wonderful Doctor, ceritanya seru loh...jangan lupa kasih like, love n coment ya...😘😘


__ADS_2