ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN 2
Bab. 125 # Kelahiran Narendra Sutawijaya


__ADS_3

Hidup sebagai ibu rumah tangga yang mengurus seorang balita membuat Cassey yang bar-bar berubah menjadi sosok keibuan. Kemahilanya yang mulai memasuki detik-detik melahirkan membuatnya semakin was-was menghadapi proses persalinan yang tinggal menghitung hari.


"Mih, rasanya melahirkan itu gimana sih?" tanya Cassey


"Melahirkan kalau normal sih tidak terlalu sakit Key, yang sakit tuh kalau di cesar katanya, tapi ada juga yang kesakitan saat melahirkan normal. Semuanya itu tergantung amal perbuatan Key, sakit atau tidaknya berbeda pada setiap orang, makannya lo jangan macam-macam sama mamih, mulai sekarang harus nurut dan oatuh sama mamih, jangan membantah ya...dan bila perlu cuci kaki mamih terus minum airnya saat kamu akan melahirkan," ucap Niken sambil terkekeh


"Emang harus gitu Mih?" tanya Cassey


"Iya, itu sih kalau kamu mau dipermudah proses persalinannya, kalau gak mau ya gak apa-apa, terserah kamu aja Key," jawab Niken


"Yaudah Mamih, aku mau nanti pas tanggal lima mamih aku mandiin sekalian biar semakin berkah," jawab Cassey sambil terkekeh


"Sue!, emangnya gue bayi mau lo mandiin," jawab Niken kesal


"Kan nanggung Mih, kalau cuma di cuci kakinya, mendingan di mandiin sekalian jadi lebih afdal deh," jawab Cassey


"Iyeh aja deh, biar seneng, btw Rey kemarin ngelamar mamih, terus katanya mau nikahin mamih dalam waktu dekat," tutur Niken hati-hati


"Iya terima aja Mih, tapi aku minta mamih jangan nikah bulan depan ya, nanti kalau mamih nikah siapa yang mau merawat bayi aku, pokoknya mamih nikahnya kalau aku sudah bisa merawat bayi aku sendiri, apalagi ada Kimmy juga kan, pasti nanti aku repot banget mamih," keluh Cassey


"Kan ada dayang-dayang yang bantuin kamu, Lulu juga ada, kurang apa lagi," jawab Niken


"Kan Mamah ngurusin Nay yang hamil muda mih, lagian si Nay itu hamilnya parah, sampai gak bisa ngapa-ngapain, tidur terus di ranjang, makanya mamah Lulu selalu menjaganya," jawab Cassey


"Inilah resikonya kalau nikah muda, jadi saat memiliki anak masih belum bisa merawat anak-anaknya, maklum aja masa anak-anak punya anak, hadeeh kebayang deh repotnya, belum mamih juga harus merawat Kinan,"


"Yaudah nanti mamih coba ngomong sama Rey dulu ya," jawabnya pelan


"Kinan sama Kimmy cocok tuh Mih, buktinya dari tadi main bareng akur-akur aja tuh, gak berantem, jadi gak masalah dong kalau nambah momongan satu lagi calon raja Arjowinangun, hihihi," jawab Cassey terkekeh


"Iyeh-iyeh, nasib-nasib, harusnya jadi ibu suri ini malah jadi nany,_" keluh Niken yang disambut kekehan Cassey


"Kamu gak usah takut Key, kalau mamih kamu gak bisa membantu kamu, kan ada omah yang bisa bantu kamu," ujar Arkadewi menawarkan diri


"Beneran Omah?" jawab Cassey terkejut


"Iya, lagian omah kan gak ada kegiatan, kangen juga pengin ngerawat bayi lagi," jawab Arkadewi


"Makasih Omah, seneng banget akhirnya ada yang mau bantuin," jawab Cassey sambil memeluk Arkadewi


*******


"Gimana kamu Nay, udah enakan belum?" tanya Lulu


"Belum Mah, masih gak enak banget rasanya, kenapa yah, padahal sudah memasuki trisemester kedua tapi kok masih eneg dan gak sama makan ya," keluh Naeswari

__ADS_1


"Iya, tiap orang beda-beda sayang, semoga saat kandungan kamu memasuki tujuh bulan sudah normal dan bisa beraktivitas lagi seperti biasa," jawab Lulu


"Iya Mah, Nay udah jenuh tiduran terus, aku juga mau jalan-jalan, seperti yang lainnya


"Semoga ya sayang, oh iya kemarin mamah dapat kiriman paket buat kamu ," Lulu menyodorkan amplop coklat kepada Nay


Gadis itu segera membuka amplop coklat itu didepan Lulu, ia tampak sedikit kecewa ketika melihat isi dari amplop itu.


"Apa isinya Nay?" tanya Lulu


"Undangan pernikahan Hermes dan Agni mah," jawab Naeswari sedih


"Kok kamu sepertinya gak seneng dapat undangan pernikahan dari Hermes, kenapa?" tanya Lulu


"Gimana gak sedih mah, secara acaranya bulan depan, sudah pasti aku tidak bisa hadir, apalagi dengan kondisi aku yang seperti ini, pasti Pandu tidak akan mengijin kam aku pergi," keluh Nay


"Sudahlah, jangan bersedih, mudah-mudahan kondisi kamu akan membaik sebelum pernikahan Hermes," jawab Lulu


"Aamiin," jawab Naeswari


***********


Malam harinya Cassey merasakan perutnya mulai mules, makin lama rasa mulesnya semakin semakin mengganggunya karena bertambah sakit diikuti pendarahan hebat, membuat Bagas langsung membawanya ke rumah sakit.


"Sepertinya yang mulia akan melahirkan, pangeran. Silahkan anda menandatangani surat persetujuan operasi cesar dahulu, karena yang mulia sudah mengalami pendarahan maka kami akan segera melakukan operasi cesar agar bayi anda selamat," ucap sang dokter


Selesai menandatangani surat persetujuan operasi, Bagas langsung menunggu proses persalinan istrinya. Hanya sepuluh menit setelah Cassey memasuki ruang operasi terdengar tangisan bayi dari ruang operasi.


"Alhamdulillah, akhirnya anaku lahir dengan selamat," ucap Bagas bahagia


Setengah jam kemudian seorang perawat membawa bayi Cassey menuju ruang perawatan bersama Bagas, ia kemudian mengadzani putra pertamanya itu.


"Ya Allah aku gak nyangka banget sekarang sudah menjadi seorang ayah, padahal kayaknya baru kemarin aku menikah dan sekarang sudah hadir seorang bayi tampan menambah kebahagiaan keluarga kecil kami," Bagas terus menciumi putranya setelah mengazaninya


"Di tampan banget, mirip sekali dengan papah ya baby," ucap Damar membuat Bagas tertawa


"Masa mirip papah, ya mirip aku dong pah," sergah Bagas


"Iya deh, tapi beneran mirip banget sama aku, tuh lihat saja lubang hidungnya ada dua kan?" goda Damar


"Iya, ngomong-ngomong mau dikasih nama siapa pah?" tanya Bagas


"Bagaimana kalau Narendra Sutawijaya," jawab Damar Langit


"Aku setuju, yaudah ayah jagain Rendra, aku akan melihat Key," ucap Bagas yang menemui istrinya di ruang perawatan

__ADS_1


Ia segera mendekati Cassey yang berbaring di brankar sendirian.


"Selamat ya sayang, sekarang kamu sudah menjadi ibu, anak kita sangat tampan, namanya Narendra," ucap Bagas


"Iya, aku juga sangat bahagia, karena bisa melahirkan dengan selamat dan lancar, semoga kita semakin bahagia dengan kehadiran Rendra," jawab Cassey


"Iya sayang, terima kasih sudah melahirkan putraku dengan selamat," ujar Bagas


"Selamat Key," ucap Ryan yang datang bersama Niken dan Kinan


"Makasih papih," jawab Cassey


"Papih udah denger dari mamih kamu, dan aku akan mengundur pernikahan kami supaya Niken bisa membantu mengurus bayi kamu, jadi kamu santuy aja gak usah stress," ucap Ryan


"Gak usah diundur papih, kasian mamih bisa stress nanti kalau pernikahannya diundur, lagian udah ada Omah Arkadewi yang akan membantu Key merawat Narendra, kok. Jadi santuy pih, kalian boleh kok nikah sekarang juga," jawab Cassey


"Beneran nih boleh, atau kamu terpaksa lagi," sahut Ryan


"Beneran papih," jawab Niken


"Yaudah aku nitip Kinan kalau gitu," ucap Ryan sambil menitipkan Kinan kepada Bagas dan menggandeng Niken


"Papih mau kemana?" tanya Cassey penasaran


"Mau beli makanan Key, maklum baru pulang kerja langsung kesini belum makan," jawab Ryan


"Kirain mau nikah sekarang, habis papih tuh mencurigakan," jawab Cassey menahan tawa


"Sue!!, tapi bener juga sih, tadinya juga gitu tapi kan KUA kalau jam segini udah tutup Key, jadi ya gak mungkin nikah hari ini, tapi kalau kawin hari ini bisa Key, boleh gak?" goda Ryan


"Iissh, gak boleh!!, awas aja kalau melanggar, nanti aku hukum," ujar Cassey


"Kan dihukum kalau ketahuan Key, kalau gak ketahuan kan gak papa, iya kan Niken," jawab Ryan


"Yuhu," jawab Niken mengerlingkan matanya


"Dasar sue!!" jawab Cassey


.


.


.


.

__ADS_1


Mohon maaf karena ceritanya akhir-akhir ini kurang menarik ya...author udah kehabisan ide untuk novel ini, dan mungkin akan ditamatin dulu. Di tunggu season ketiganya ya...dimana kelahiran Bayi Nay yang begitu mengundang kontroversi, dan juga pernikahan Agni dan Hermes yang akan digagalkan oleh Garnetta. So berikan waktu kepada Author untuk bernafas dulu ya...sambil mencari ide-ide yang gila untuk melanjutkan novel ini agar lebih menarik lagi...


Terima kasih yang sudah mendukung novel ini, thangkyu, matur suwun...😘😘.


__ADS_2