
Lelaki itu tersenyum senang ketika melihat Kimmy keluar dari dalam taksi, dengan seringai diwajahnya ia langsung membekap Kimmy dan membawanya masuk kedalam mobil taksi itu dan membawanya pergi.
Angga langsung menambah kecepatan mobilnya untuk mengejar penjahat yang menyadera kimmy.
*Brum, brum, wusshhh!!
Angga langsung mencegat mobil penculik Kimmy dan berhenti tepat di depannya.
*Ciiitt!!!
Pemuda itu segera turun dan mendobrak kaca mobil itu kemudian menarik lelaki itu keluar dari mobilnya.
"Keluar kau bajing*n!!" hardik Angga
**Buugghh!!
Angga langsung melesatkan hingga lelaki itu tersungkur ke tanah, ia hanya menyeringai dan segera bersiul bahagia. Angga mempunyai firasat yang tidak bagus ketika lelaki itu bersiul, ia merasa bahwa dia sedang memanggil teman-temannya.
Benar saja beberapa menit kemudian muncul beberapa orang memakaikan baju serba hitam mengepung Angga.
"Black Tiger!, rupanya kalian masih penasaran denganku rupanya," ucap Angga Sinis
"Keluar kau Aaron!!" seru Angga
"Kamu memang cerdas Angga Wijaya, tidak salah jika kau menjadi anak dari Russell Wijaya, karena kau bisa mengenaliku dari seragam anak buahku!" jawab Aaron
"Serang dia!!" seru Aaron
Angga segera melompat dan melesatkan tendangannnya kearah anak buah Aaron, Kimmy juga tidak tinggal diam. Gadis itu membantu Angga melawan anak buah Aaron.
"Hadeeh, mau pulang dengan tenang malah ketemu Kimmy diserang sama Jin Arab lagi, nasib-nasib!" keluh Ryan yang melihat pertarungan Kimmy dengan black Tiger
"Gini nih kalau jadi jenderal, mau cuek takut si Kimmy kenapa-napa, terpaksa gue harus turun tangan," Ryan segera menepikan mobilnya dan menghampiri Kimmy dan Angga
"Halo Bro, Om Rey ganteng datang!" Ryan langsung melepaskan pukulannya kewajah Aaron hingga mengenai hidungnya yang sangat mancung.
"Rasain lo, ngap-engap tuh idung, makanya kalau punya hidung itu jangan terlalu mancung, bagi gue dikit napa," ledek Rey
"Emang lo pikir punya hidung mancung kaya gini itu enak apa?" ujar Aaron
"Au, lo yang punya kenapa nanya gue," jawab Ryan
"Kagak enak tahu, kalau boleh milih gue juga mau punya hidung normal kaya kalian!" ucap Aaron
"Diih gaje, gak ada yang nanya dijawab sendiri, kamu waras kan Jin Arab?" tanya Ryan
"Sialan lo!!" Aaron segera melesatkan pukulannya kepada Ryan beruntugnya lelaki itu masih bisa menghindar dan membalas pukulan Aaron.
"Ni buat lo yang udah berani nyakitin Kinan putri gue!" Ryan melesatkan tendangan mautnya ke wajah Aaron
*Buughhh!!
"M*mpus Lo!, go to the hell!!" cibir Ryan
"Dasar Noob, beraninya melawan Jenderal Mentari, keok kan lo!" jawab Ryan
"Thanks Om, sudah bantuin Angga," ucap Angga sumringah
"Sama-sama bro, btw kok kalian bareng sih, jangan-jangan kalian pacaran lagi," ledek Ryan
"Jadi Kimmy inilah yang sebenarnya mau aku selamatin Om, tapi keburu Devin yang menyelamatkannya, jadi ya Angga nolong Kinan deh,"
"Dasar lo, kenapa gak bilang dari awal kalah lo sama Kimmy pacaran, kan gue bisa bantu kalian biar bisa cepat nikah," jawab Ryan
"Kita gak pacaran Opah Rey!" seru Kimmy
"Gitulah Om, cinta gue bertepuk sebelah tangan sama Kimmy, padahal aku sayang banget sama dia tapi Kimmy gak cinta sama aku," bisik Angga
"Oh gitu, sans nanti om bantu biar lo gak usah pacaran sama Kimmy tapi langsung nikah," jawab Ryan enteng
__ADS_1
"Masa sih Om, emangnya Om beneran bisa atau cuma php doang?" tanya Angga
"Serius dong, lagian Om ini kan sahabat dekatnya omahnya Kimmy, dan Kimmy itu cucu tiri Om," jawab Angga sumringah
"Beneran Om?" tanya Angga
"Bener dong, lo tinggal tunggu aja tanggal mainnya," jawab Ryan
"Ok siap Om," sahut Angga
"Opah ayo pulang!" seru Kimmy
"Kamu bareng Angga aja, Opah mau ketemu klien dulu, nanti kelamaan lagi kalau kamu ikut Opah!" tolak Ryan mengerlingkan matanya kearah Angga
"Emangnya jam berapa Opah pulang?" tanya Kimmy
"Paling sekitar jam sepuluh atau sebelas malam, gimana masih mau ikut?" tanya Ryan
"Gak ah, mending naik ojeg," jawab Kimmy
"Jangan naik ojek, pulang bareng Angga atau kau akan celaka!" seru Ryan dengan nada tinggi membuat Kimmy ketakutan dan langsung mengangguk setuju.
"good girl, Angga titip Kimmy!"' seru Ryan yang melambauiantangannya dan masuk kedalam mobilnya.
Angga langsung membantu Kimmy memasang save beltnya.
"Gak usah sok baik, gue bisa sendiri!!" ucap Kimmy ketus
"Silakan saja lo marah-marah, bentar lagi lo bakal bertekuk lutut di kakiku dan akan menjadi istriku," batin Angga.
Sementara itu Ganendra masih termenung memandangi foto Naya istrinya.
"Kapan kamu pulang Nay, aku sudah Rindu," ucapnya sedih
"Lo gak pulang bro," ucap Bayu mengagetkan Gaga
"Belum, bentar lagi. Kamu pulang aja duluan!" jawab Gaga
Tidak lama berselang Ganendra keluar menuju ke parkiran.
Setibanya di istana Ganendra menuju ke taman istana. Ia duduk menyendiri sambil menikmati gemericik air mancur di taman.
"Tumben kaka disini, emangnya Naya lagi gak dirumah makanya kaka nongki-nongki dimari," tanya Lulu
"Naya belum pulang Lu, sudah seminggu dia pergi ke rumah orang tuanya di Sidney dan tidak ada kabar sampai sekarang," jawab Gaga
"Kaka lagi berantem ya sama Naya?" tanya Lulu
"Bukan berantem sih, cuma kita lagi beda pendapat saja,"
"Beda pendapat masalah apa kak?"
"Sudah lebih dari sepuluh tahun Aku menikah dengan Naya, tapi kami belum memiliki keturunan juga. Itulah yang menjadi penyebab Kami selalu berbeda pendapat,
Naya memang bisa menerima semua ini tapi tidak dengan keluarganya. Mereka sudah terlalu lama menunggu kami memberikan mereka seorang cucu, tapi apalah daya Tuhan belum mempercayakan kami untuk memiliki buah hati." jawab Gaga lirih
"Tapi kakak dan Ayah sudah memeriksakan kesuburan kalian ke dokter kan?" tanya Lulu
"Sudah,"
"Terus bagaimana hasilnya?"
"Kami berdua sehat dan baik-baik saja, cuma aku juga tidak tahu kenapa sampai sekarang kami memiliki keturunan padahal Naya tidak bermasalah aku juga tidak bermasalah,"
"Biasalah kayak gitu Kak, Rey aja sampai sekarang belum punya anak tidak masalah. Itu karena dia tahu dulu waktu menikah Rey menikah dengan Miss. Zahra juga baru memiliki anak dalam waktu yang sangat lama. Kurang lebih hampir 12 tahun mereka baru memiliki anak. Jadi kalau saran dari aku Kak, kalian sabar aja dan kakak juga harus bisa membujuk keluarga Naya agar mereka mengerti kalau kalian itu sebenarnya subur cuma tinggal bagaimana caranya supaya kalian bisa memiliki keturunan mungkin harus banyak belajar Kak," jawab Lulu
"Belajar mana lu, kan gue udah ahli," jawab Gaga sambil terkekeh
"Iyeh, tapi gak ada salahnya belajar kepada orang yang lebih senior dan memiliki banyak anak agar kalian bisa cepat punya anak. Kalau saran dari aku, coba Kaka untuk sementara waktu resign dulu dari rutinitas kaka sebagai seorang dokter, begitu juga Naya. Coba kalian berbulan madu ulang kemana gitu, gunakan waktu sebaik mungkin agar hasilnya tidak mengecewakan. Bila perlu bawa obat kuat!" ujar Lulu sambil terkekeh
__ADS_1
"Iya yang mulia nanti aku coba deh," jawab Gaga
"Atau kalau tidak Kaka coba aja adopsi anak untuk pancingan supaya bisa memancing kehamilan Naya," tambah Lulu
"Ok, nanti aku coba. Tapi sekarang yang penting aku harus bisa membawa Naya pulang ke istana," jawab Gaga
"That's right kaka, semangat aku akan selalu mendukungmu!" seru Lulu
"Thanks Lu, udah mau dengerin curhatan aku. Padahal aku selama ini tidak pernah menceritakannya kepada siapapun, dan hanya padamu aku baru berani menceritakan semuanya, sekali lagi terima kasih Lu, karena sekarang bebankan sudah berkurang sedikit. Doakan aku agar bisa membujuk Nay untuk kembali ke Istana," ujar Ganendra
"Tentu Ka, aku akan selalu mendoakan agar Kaka dan Naya bisa kembali bersatu lagi dan segera diberikan momongan. dan satu lagi, jika Kaka butuh tempat curhat aku siap kok dengerin curhatan kaka dan dijamin rahasia aman!" jawab Lulu sambil terkekeh
"Iya Lu, kamu memang dari dulu gak pernah berubah ya, walaupun sudah nenek-nenek tapi energik masih berjiwa muda dan bar-bar pastinya," sahut Gaga
"Yoi, yaudah aku masuk dulu ka, mau istirahat. Kaka met istirahat juga ya, jangan lupa...." ucap Lulu membuat Gaga penasaran
"Jangan lupa apa?" tanya Gaga
"Jangan lupa makan ka, karena orang lagi sedih dan galau juga perlu tenaga untuk nangis atau cuthat, wkwkwk!" seru Lulu
"Dasar lebay!" sahut Gaga
"Biarinlah, dan satu lagi ka, jangan lupa bahagia. Karena bahagia itu sederhana, melihat kamu tersenyum padakubsudah membuat hatiku bahagia, eeeaaa!" seru Lulu
"Dasar alay, udah masuk sana, tidur!!" seru Gaga
Ganendra baru merasakan betapa hatinya bahagia ketika ia bisa tertawa lepas bersama Lulu. Sudah hampir seminggu lebih ia dirundung masalah dengan istrinya, sehingga membuatnya harus bekerja ekstra di rumah sakit untuk melupakan kepedihan hatinya karena ditinggal pergi Tanaya. Sudah seminggu pula Gaga tidak pernah tertawa dan lupa bagaimana rasanya tertawa dan bahagia.
Yang ada dalam pikirannya hanyalah bagaimana cara membahagiakan orang lain tanpa mempedulikan kebahagiannya sendiri.
"Thanks Lu, sudah mau menjadi pendengar setiaku, menjadi penghibur ku sekaligus penasihat ku, semoga aku bisa segera membawamu kembali ke sisiku Nay, aku rindu . Rindu senyum manismu, rindu belaianmu Aku rindu kasih sayang mu," ucap Gaga lirih
Ia kemudian masuk kedalam paviliunnya dan segera merebahkan tubuhnya ke atas ranjangnya.
Pagi harinya Ganendra sudah bersiap-siap menuju ke Bandara untuk menjemput Cassey Tanaya di Sidney.
"Hati-hati Ka, semoga selamat sampai tujuan. Aku doakan semoga Kaka berhasilembawa Naya pulang, semangat!!" seru Lulu memotivasi Gamendra
"Iya Lu, thanks ya, bye!" Gaga segera melesatkan mobilnya meninggalkan istana Arjowinangun
**********
"Om bisa bantu aku kan untuk meminang Kimmy menjadi istriku?" tanya Angga serius
"Buru-buru amat bro, kenapa gak pacaran dulu, atau tunangan dulu kek supaya bisa saling mengenal baru deh melamar," jawab Ryan
"Gak bisa, Om tahu sendiri kan Kimmy itu benci banget sama aku, makanya gak mungkin ia mau jadi pacar aku, apalagi jadi tunangan aku bisa-bisa aku ditolak mentah-mentah sama dia," jawab Angga
"Iya sama saja, bagaimana kalau lamaran lo ditolak, sakit hati juga kan?" tanya Ryan
"Beda Om, karena jarang wanita yang menolak lamaran pria yang akan menyuntingnya menjadi istri, dengan alasan kasian dan juga tidak mau mengecewakan orang lain, apalagi jika yang melamar itu adalah orang yang dipercaya atau disegani oleh keluarga pihak perempuan. Jadi Om saya minta Om membantu saya melamar Kimmy. Secara Om ini kan Kakeknya dia walaupun tiri, tapi keluarga Kimmy sangat menghormati Om karena Om ini kan teman baiknya Nenek Kimmy," bujuk Angga
"Kamu ini ingin melamar Kimmy buru-buru pasti ada udang udang dibalik bakwan?" tanya Ryan.
"Sumpah Om, demi Allah aku tidak punya niat jahat terhadap Kimmy, semuanya aku lakukan karena Angga sangat mencintai Kimmy dan ingin melindunginya dari orang-orang jahat seperti Aaron. Asal Om tahu cuma Kimmy satu-satunya wanita yang bisa membuat aku jatuh cinta," tutur Angga
"Ya kali aja lo mau nikahin dia karena dia anak raja Arjowinangun walaupun cuma anak angkat tapi setidaknya siapapun yang menikah dengannya pasti hidupnya terjamin." jawab Ryan
"Aku tidak peduli Kimmy anak siapa, mau anak raja ataupun anak kaum duafa tidak masalah, karena aku tidak perlu harta dan tahta darinya. Aku sudah mempunyai segalanya hanya cinta yang belum aku punya Om," jawab Angga
"Dasar bucin, sekarang aja lo bilang gak butuh harta, nanti kalau udah nikah pasti lo butuh harta emangnya cukup makan cinta!" cibir Ryan
"Iya Om, jadi gimana Om mau bantu kan?" tanya Angga
"Iya, karena aku percaya dengan ketulusan kamu, semoga kamu bisa membahagiakan Kimmy!" jawab Ryan
"Tentu Om, trust me its work," sahut Angga
"Iyeh, gak ada kata-kata lain gitu yang lebih kreatif, soalnya setahuku itu kata-kata iklan," jawab Ryan membuat Angga terkekeh
__ADS_1
"Om bisa saja!"