Menikah Dengan Pria Yang Kejam

Menikah Dengan Pria Yang Kejam
Episode 128


__ADS_3

Bela berdoa Dimas datang membantu nya dan menyelamatkan dia, dia sudah sangat takut sehingga seluruh badan nya berkeringat.


"siapa kau? Apa yang kau inginkan? Aku akan memberikan apapun yang kau mau asalkan lepas kan aku."


Tiba-tiba pria itu membuka topeng nya. Bela sangat kaget ternyata pria itu adalah ayah tiri nya. Orang tua yang sudah mengadopsi dia dari panti asuhan.


Bela semakin takut. Banyak bekas luka di wajah papah Tirinya.


"Aku sudah tidak ada merepotkan Kalian, aku tidak ada lagi urusan dengan Kalian, kenapa bapak menangkap ku?" tanya Bela.


"Aku ingin membalas kan semua nya kepada kamu, apa kamu tau kenapa wajah ku seperti ini? Ini semua karena kamu."


Bela bingung. "Aku tidak melakukan apapun."


"Kamu yang menyuruh anak buah Dimas untuk menghajar saya kan? kamu yang menyuruh anak buah Dimas untuk membunuh istri saya kan?" tanya pria itu membuat Bela sangat kaget.


Bela kebingungan, dia sama sekali tidak tau tentang itu, tiba-tiba pria itu mendekati Bela.


"Kamu harus menerima pembalasan ku!" ucap Pria itu mencekik leher Bela, namun Bela berhasil menendang kaki pria itu dengan kaki nya yang sedikit longgar.


Pria itu kesakitan. Dia semakin marah akhirnya Pria itu melakukan hal yang lain dengan cara mau memperkosa Bela.


Dia membuka pakaian Bela, namun Bela meludahi wajah nya. Pria itu semakin marah dia tidak berhenti melakukan apa yang membuat Bela ketakutan.


Tapi Bela tidak akan mudah menyerah dia menggigit tangan Pria itu yang menutup mulut nya sampai terluka.


Pria itu menampar Bela sehingga Bela kesakitan dan kepala nya mendadak pusing sekali.


"Lepas kan aku! Aku yakin setelah ini kak Dimas datang." ucap Bela. Pria itu membuka ikatan tangan Bela, namun dia menyuntikkan sesuatu ke badan Bela sehingga Bela sangat lemas sekali.


Pria itu tertawa. "Sekarang kau mau apa? Sekarang kau tidak bisa melakukan apapun lagi."


Pria itu mulai menciumi leher Bela membuka baju nya. Bela masih berusaha untuk berontak sekuat tenaga yang dia punya.


Di Kepala nya mengingat kejadian di waktu masih dia tinggal di rumah orang tua nya itu, dia juga mendapatkan pelecehan dari papah angkat nya itu.


kali ini Papah nya masih berusaha untuk melampiaskan hasratnya yang tidak kesampaian..Dan kini dia akan mendapatkan dan menghancurkan hidup Bela.


Bela menangis. Seluruh badan nya sudah di sentuh oleh Pria itu.


Bela berdoa agar seseorang datang menyelamatkan dia. Sekarang baju nya sudah terbuka.

__ADS_1


Dia sangat membenci pria itu. Dia berusaha mengumpulkan tenaga nya untuk menendang milik pria itu sampai menjerit kesakitan.


Pria itu terjatuh ke lantai. Bela berusaha membuka pintu namun ternyata pintu di kunci. "Kamu tidak akan bisa bebas, kenapa tidak membiarkan saya mendapatkan nya? bukan kah Dimas sudah mengambil perawan mu?"


"Saya hanya menikmati nya sebentar saja," ucap pria itu sambil mendorong Bela ke lantai.


Namun tiba-tiba pintu di dobrak dan terbuka. Bela melihat Dimas datang bersama Kevin dan juga Rio.


Bela merasa lega sekali. Pria itu langsung di bawa oleh pengawal, sementara Kevin dan Rio langsung berbalik ketika melihat Bela hampir telanjang.


Namun dengan cepat Dimas membuka kemejanya dan meminta Bela memakai nya karena baju nya sudah robek.


Kevin juga memberikan jas nya untuk menutupi paha Bela.


Sementara Rio memberikan sapu tangan nya kepada Bela untuk menghapus darah yang mengalir di bibir nya.


Badan Bela sudah sangat gemetar, dia tidak berdaya.


Bela segera di bawa ke rumah sakit terdekat. Sementara Dimas mengikuti Rio mengadili Pria yang mau memperkosa Bela.


"Huff kau lagi, kau lagi, apa yang kau inginkan?" tanya Dimas menghajar habis Pria itu sampai babak belur.


Pria itu tidak berdaya lagi.


"Ini semua karena kau, kau telah mengirim pasukan nu membunuh istri ku."


"Aku melakukan nya karena Kalian yang berusaha untuk mengganggu Bela, saya tidak akan membiarkan siapapun untuk menyentuh Bela."


"Dan kau harus tau, aku masih membiarkan mu hidup karena kau sudah pernah merawat Bela," ucap Dimas.


Rio menahan Dimas jangan sampai membunuh pria itu.


"Bela sudah cukup menderita dalam hidup nya, dia tidak memiliki kesalahan kepada anda, dia anak yang baik.. Kalau anda memiliki dendam kepada saya, lakukan kepada saya jangan kepada Bela."


Pria itu diam sambil menahan rasa sakit.


"Apa Pria yang mengincar Vira juga suruan anda?" tanya Dimas. Pria itu menggeleng kan kepala nya.


Namun ternyata pria itu sudah dapat dan di hadap kan kepala orang tua angkat Bela.


Akhirnya dia mengakui kalau itu adalah suruhan nya.

__ADS_1


Dimas menghajar Pria itu. Dan setelah habis mereka di antar ke kantor polisi.


Dimas berterimakasih kepada Rio yang sudah mau membantu nya lagi dan lagi.


Dimas langsung menyusul Bela ke rumah sakit.. Ternyata Kevin dan Yana menunggu di depan sampai Bela selesai diperiksa.


"Saya minta maaf pak," ucap Kevin.


"Tidak perlu, ini semua sudah menjadi musibah."


Dimas tidak bisa terbawa emosi menyalah kan semua orang.


Tidak beberapa lama akhirnya dokter keluar.


"Bagaimana keadaan Bela dokter?" tanya Dimas.


"Keadaan nya cukup buruk, banyak Zat berbahaya di dalam tubuh nya, obat yang di suntik adalah racun, kami butuh waktu untuk mengobati nya."


"Dan pasien masih pingsan, dia masih trauma dan juga beberapa luka di badan nya tidak terlalu parah, hanya saja ada beberapa benturan keras membuat pasien patah tulang."


"Dokter saya mohon sembuhkan Bela, saya mohon."


"Pak Dimas," ucap Yana menahan Dimas yang sangat sedih.


Setelah itu mereka masuk ke dalam melihat keadaan Bela yang sangat memperhatikan.


Dimas tidak bisa menahan rasa sedih dan khawatir.


Sepanjang Malam mereka bertiga di sana, karena sudah jam tiga subuh tidak terlalu lama mereka di sana.


Keesokan paginya polisi datang memeriksa kondisi korban. Namun Bela belum sadar sampai sekarang.


Di kantor polisi tidak sengaja pak Irfan melihat Rio. Pak Irfan menatap tajam ke arah Rio.


"Kenapa pria itu ada di sini? Apa dia menangkap orang lalu memenjarakan nya?"


Namun ternyata buronan di bawa masuk ke dalam sel.


Pak Irfan kaget ternyata pria itu adalah pria yang di bayar untuk mengadopsi Bela.


Sudah lama dia tidak bertemu, di tambah lagi pak Irfan tau pria itu mau memperkosa putri nya.

__ADS_1


Pak Irfan memang membenci Bela karena tidak mengeluarkan nya, namun dia tidak akan membiarkan orang lain Melakukan hal seperti itu kepada putri nya.


Karena pak Irfan menghajar pria itu, akhirnya pak Irfan di pindahkan.


__ADS_2