Miss Culun Dan Mr. Arrogant

Miss Culun Dan Mr. Arrogant
164


__ADS_3

Perasaan Keysa sedang tidak baik-baik saja. Patah hati dan patah tulang sama-sama menyakitkan. Ia pun meluapkan frustrasinya itu dengan bermain game dan bertarung dengan Devano, hingga akhirnya pertarungan itu berakhir dengan saling menceritakan nasib naas masing-masing.


Merasa tidak kenal dengan Devano di dunia nyata, Keysa yang butuh mengeluarkan unek-unek yang terpendam pun memilih menceritakan hal yang sedang dialaminya. Toh, suami di game-nya itu pun tidak mengenalnya dan Devano di dunia nyata.


Keysa bercerita dan memulai dari memberitahukan latar belakangnya yang lahir dari keluarga kaya raya, tetapi kabur dan menyamar menjadi orang cupu dan miskin karena tidak mau dijodohkan. Dengan senyum yang tersungging, Keysa juga menceritakan tentang pertemuan pertamanya dengan Devano yang awalnya dianggap sebuah musibah oleh Keysa. Namun, di saat hubungannya berakhir, pertemuan itulah yang selalu muncul di ingatannya. Ciuman pertama yang didapat Keysa karena sebuah insiden, membuat Keysa benar-benar jatuh cinta kepada Devano.


Pertengkaran dalam kebersamaan mereka menjadi pupuk yang membuat perasaan itu tumbuh subur dan berkembang, hingga akhirnya harus kandas saat kebohongan Keysa terungkap. Keysa harus menerima kebencian yang sangat besar dari Devano, karena lelaki itu mengira Keysa telah mempermainkan perasaan Devano dan mengkhianati hubungan mereka dengan Ezra.


[Aku mencintainya. Aku tidak pernah mengkhianati cintanya. Tuduhan kejam yang ia lontarkan kepadaku semuanya salah, tapi sepertinya dia sudah tidak mau mendengarkan penjelasanku. Dia sudah sangat membenciku.]


Tanpa sungkan, Keysa mengeluarkan semua unek-unek di dadanya. Ia utarakan semua yang hendak dijelaskan pada Devano kepada suami online-nya.


Di tempat lain, Devano mendengarkan curhatan Keysa dengan seksama, hingga lelaki itu dibuat terperangah saat menyadari bahwa gadis yang sedang bermain dengannya itu adalah Keysa.


'Jadi dia adalah Keysa? Kenapa dunia ini sempit sekali?' gumamnya dalam hati, sambil mendengarkan gadis yang terus mengungkapkan kefrustrasian.


Dari cerita Keysa, Devano sadar bahwa dirinya telah salah paham. Keysa mengubah dirinya hanya karena tidak mau dijodohkan dan sekedar untuk melihat ketulusan cintanya, bukan karena ajang balas dendam seperti yang diucapkan Alea. Termasuk, hubungan Keysa dan Ezra, semua hanya omong kosong, ia telah termakan ucapan Alea.


'Bodoh sekali kamu, Dev! Kenapa lebih mengedepankan emosi daripada mendengarkan penjelasan Keysa dulu. Harusnya kamu sudah tahu kalau Alea itu berkepala ular, kenapa percaya seratus persen sama dia." Devano merutuki perbuatannya sendiri.


Devano semakin merasa bersalah saat mendengar suara Keysa yang terdengar berat seperti orang menahan tangis.


'Haruskah aku jujur, kalau aku adalah Devano?' Devano ingin mengatakan yang sejujurnya kepada Keysa bahwa orang yang sedang dibicarakan adalah dirinya sendiri, tetapi lelaki itu tidak cukup berani. Devano takut Keysa membencinya karena perkataan kasarnya akhir-akhir ini, hingga memilih untuk tetap merahasiakan identitas aslinya.


[Jika kamu izinkan aku ingin menghapus luka yang telah lelaki itu torehkan. Aku ingin memperbaiki hubungan kita. Sejujurnya, selama bermain denganmu sebenarnya aku sangat senang dan nyaman. Tapi, aku takut atas perasaanku sendiri. Tapi ... sekarang aku yakin dengan hati dan perasaanku kalau aku sebenarnya telah jatuh cinta padamu. Aku mencintaimu. Bagaimana kalau kita perbaiki hubungan kita lagi dari awal? Aku janji aku tidak akan kasar lagi.]


[Apa kau sedang mengasihaniku karena aku sedang patah hati? Tidak. Itu bukan cinta tapi kasihan.]


[Aku mencintaimu. Aku sungguh-sungguh mencintaimu. Kita perbaiki hubungan ini lagi, ya?]

__ADS_1


[Tapi aku tidak mencintaimu.]


Setelah itu, Keysa tidak aktif lagi. Gadis itu memilih logout dari aplikasi setelah menolak Devano, meninggalkan Devano yang masih berharap Keysa mau menjadi kekasihnya lagi.


"Aku mencintaimu, Key. Takdirmu memang bersamaku. Dari sekian banyak grammar, ternyata aku menikahi kekasihku sendiri. Di dunia nyata, dunia online dan dunia game pun Keysa hanya milik Devano. Aku mencintaimu kemarin, saat ini, besok dan selamanya," gumam Devano, sambil menatap foto Keysa di layar ponsel. "Maaf, telah salah paham," lanjutnya, kemudian menempelkan bibir ke layar ponsel seakan-akan sedang mencium Keysa.


***


Keesokan paginya ....


Keysa bangun dengan tubuh yang sedikit lebih membaik. Kakinya sudah tidak sesakit kemarin.


"Apa maksud dia mengatakan hal seperti itu?" gumam Keysa, saat mengingat percakapannya dengan Devano. "Bukankah kemarin-kemarin dia ngebet banget ingin bercerai darimu?" lanjutnya, keheranan.


Ia yang kemarin memilih meninggalkan Devano yang sedang mengatakan cintanya itu pun, kembali login ke aplikasi game. Mungkin saja, lelaki itu menghubunginya lagi dan mengatakan kalau kemarin sedang ngelindur. Namun, tidak disangka ternyata di akunnya terdapat banyak atribute game.


Sementara itu, lelaki yang semalam mengatakan jatuh cinta kepada Keysa, tampak sedang bersiul dengan celemek menutupi bagian depan tubuhnya. Dengan suasana yang jauh lebih baik setelah mendengar penjelasan Keysa, Devano sekali lagi berkutat di dapur untuk membuat makanan spesial untuk Keysa.


Setelah selesai memasak, Devano menuangkannya dalam kotak bekal. Tidak lupa meletakan garnish hingga makanan tersebut indah dipandang. "Selesai. Tinggal bersih-bersih, kemudian berangkat," gumamnya, lalu pergi ke kamar untuk membersihkan badan yang tercampur dengan aroma makanan.


***


Devano tiba di kampus. Ia yang baru memarkirkan mobilnya langsung keluar mobil sambil menenteng bekal untuk Keysa. Ia pun melangkah menuju asrama. Namun, tiba-tiba kakinya terhenti saat mengingat kata kasar yang pernah diucapkannya. Keberaniannya sedikit menciut, Devano takut menolak kedatangannya.


"Hei, kamu!" Bertepatan dengan itu, seorang gadis melewatinya.


Gadis yang dipanggil Devano, tampak celingak-celinguk mencari sosok yang memanggil, tetapi tanpa memanggil nama, membuatnya ragu untuk menyahut. "Aku?" Gadis itu menunjuk dirinya sendiri. Tidak yakin kalau orang yang dipanggil Devano adalah dirinya, tetapi tidak ada orang lain juga di sana selain mereka.


"Iya, kamu. Kemarilah!" perintah Devano.

__ADS_1


Si gadis pun langsung mendekat. Sebuah anugerah bisa diajak bicara oleh lelaki terpopuler di kampus.


"Tolong antarkan ini ke asrama! Berikan kepada Keysa, tetapi jangan bilang kalau itu dari aku." Devano menyuruh gadis tersebut untuk mengantarkan makanan kepada Keysa, tanpa memberitahu kalau dirinya si pengirim.


Gadis dengan rambut dikuncir kuda itu pun mengangguk, lalu membawa bekal tersebut ke asrama.


Di Asrama, Keysa sedang duduk di tempat tidur saat pintu kamar diketuk. dari luar.


"Biar aku yang buka," ucap Disti, lalu berjalan ke arah pintu.


Tidak selang lama, Disti kembali dengan kotak makanan di tangan. Disti menghampiri Keysa dan memberikan bekal tersebut kepada Keysa.


"Apa ini?" tanya Keysa.


"Gadis barusan mengirim itu untukmu. Katanya untuk sarapan dari dia untuk kamu," jelas Disti.


Keysa mengernyit ketika mendengar ucapan Disti, tumben ada orang yang mengirimkan makanan untuknya. Keysa yang sempat melihat gadis yang mengantarkan makanan itu juga merasa tidak mengenal baik gadis tadi.


"Dimakan saja, jangan menolak rezeki," ujar Disti dengan seulas senyum, lalu pamit untuk pergi kuliah.


"Hati-hati," ucap Keysa yang dijawab anggukan Disti.


Setelah kepergian Disti, Keys membuka kotak makanan itu dan melihat isi di dalamnya. Menu yang sama dengan menu makanan yang sempat dimakannya di taman. Keysa langsung mencicipi makanan tersebut.


'Jadi kamu yang mengirim makanan ini?' Baru sekali mencicipi, Keysa bisa menebak kalau itu adalah makanan dari Devano.


'Lalu apa arti dari semua ini? Kemarin kamu menghinaku habis-habisan, sekarang Kamu mengirimku makanan seolah kamu sangat peduli padaku." Sikap Devano yang seperti angin-anginan membuat Keysa bingung, hingga akhirnya Keysa tidak semangat untuk menghabiskan makanan tersebut.


**Selamat datang para pecinta novel online. Aku kembali setelah beberapa bulan update tidak menentu🤭. mudah-mudahan bulan ini bisa konsisten lagi nulisnya. 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2