
"minggir sekarang, atau-" Lyon masih menodongkan pistolnya
"hentikan Lyon, kenapa kamu melakukan semua ini?" Val berusaha mendekati Lyon
"menjauh, menjauhlah Val, kubilang menjauh!!!"
Dorr...
*Flashback...
Kanata yang menyadari ada bahaya yang akan menimpa semua penghuni penginapan, terbangun dari tidurnya dan mendengar suara beberapa langkah kaki yang cukup mengganggu baginya.
Kanata keluar ruangan, melewati ruang tengah, bahkan Yuichi yang bertanya dia abaikan begitu saja.
Yuichi dan Yuna yang saling tatap tatapan, langsung bangun lalu mengikuti Kanata.
*flashback off..
Dorr..
Seperkian detik peluru melesat dengan cepat, Lyon yang tadinya mengarahkan pistolnya kearah Val. Dia mengubah arahnya keatas yang membuat Val tidak terbunuh atau terluka sedikit pun.
Tentu saja hal itu membuat Val terkejut.
"berhenti, yang kalian cari disini" yap, siapa lagi yang bicara kalau bukan ketua detektiv.
Kanata Maki
"turunkan senjata kalian" Yuna datang dari belakang Kanata, begitu juga Yuichi
"Val masuklah, Jangan beritahu siapapun, katakan kepada semua penghuni penginapan untuk berada diruangan nya masing masing dan Jangan kemana mana. Mengerti?" bisik Yuichi
Val yang awalnya ragu, memutuskan untuk berlari kedalam.
Kanata mendekati pintu luar penginapan
"sudah kuduga, atasan kalian yang memerintahkan semua ini kan?" seperti biasa, tanpa ekspresi dan datar ciri khas Kanata
"benar, kami diperintahkan untuk membawa kalian ke hadapan pimpinan kami" Lyon menurunkan senjatanya
"kalau menolak?" kata Yuichi yang ikut mendekati pintu luar penginapan
"aku terpaksa membawa kalian dengan cara apapun, dan Jangan salahkan ku yang akan menggunkan kekerasan" jawabnya
"tapi sayangnya kami menolak tawaran mu" jawab Yuna sambil menaruh tangan kanannya dipinggang
__ADS_1
"kalau itu kemauan kalian, aku memilih menggunakan kekerasan" Lyon menodongkan senjatanya lagi kearah tiga detektiv itu.
Ckrkk
Ckrkk
Semua pasukan ikut mengarahkan senapannya
"sangat menarik. Baiklah baiklah, kita taruhan.
Kalau kalian kalah, Jangan pernah ganggu kami dan penghuni disini, tapi kalau kalian menang kami akan mengikuti keinginan mu, setuju?" Yuichi tersenyum licik
"aku terima permainan kalian" jawab Lyon
"tembak!!" perintah Lyon
Dorr...
Dorr...
Dorr...
Seperkian detik, banyak peluru yang meluncur
Kanata, Yuichi dan Yuna berpencar
Kanata menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah, yang terlihat seperti huruf V. Yuna dan Yuichi melihatnya.
Arti dari jari jari yang Kanata tunjukkan, merupakan strategi untuk menyerang musuh / lawan
Yuna menyerang duluan, dia mengeluarkan beberapa pisau bedah yang sudah dilumuri beberapa cairan mematikan, seperti cairan pelumpuh dan banyak lagi.
Jadi itu sebabnya, mengapa Yuichi dan Kanata sangat takut ke Yuna.
"sialan, berhentilah berlari!!" musuh merasa kesulitan karena Yuna sangat lihai dalam berlari dan menghindari serangan lawan
Jleb..
Jleb..
Yuna melempar pisaunya, beberapa musuh tumbang bahkan ada yang tewas ditempat.
Kanata berhenti berlari, dan menunjukkan jari telunjuknya kearah bawah, itu artinya giliran Yuichi yang menyerang musuh.
Yuichi yang mengerti, langsung berlari kearah musuh.
__ADS_1
"Yuna! menunduklah!" Yuichi berlari mendekati musuh yang ada dihadapan Yuna, lalu menendangnya sekuat tenaga.
Yuna yang tidak ingin menyianyiakan kesempatan, langsung membunuh musuh yang tadi Yuichi tendang dengan pisau bedahnya dan menusukkan nya ketubuh musuh.
Yuichi mundur beberapa meter, lalu mengeluarkan jarum panjangnya dan melempar kearah musuh yang tersisa.
Mereka langsung tewas ditempat. Jarum yang Yuichi miliki adalah jarum khusus untuk membunuh siapapun yang menurutnya adalah musuh
Menyisakan Lyon, dan empat musuh yang masih hidup
Yuna dan Yuichi langsung menjauh dari tempat mereka membunuh musuhnya, karena sekarang giliran Kanata yang menyerangnya
Kemampuan Kanata terbilang sangat mematikan bagi musuh bahkan dirinya sendiri. Karena dia cukup kesulitan mengendalikan kemampuannya itu.
Kemampuan apakah yang Kanata miliki....
__ADS_1
Jangan lupa vote nyaa🌸🌷